NovelToon NovelToon
Celana Dalam

Celana Dalam

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / CEO / Chicklit
Popularitas:28.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere Fujianti

Celana dalam berhasil mengubah kehidupan seorang wanita kampung, sukses dengan celana dalam buatannya dia juga bertemu Ceo tampan yang menjadi teman celana dalamnya dalam dunia nyata.
ikuti kisah Vika dan celana dalamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere Fujianti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23

Dalam Perjalanan ke kantor polisi, Vika menanyakan kabar bos tuan Cikko.

"Sakit apa Bos tuan Cikko,kenapa belum sembuh juga?" tanya Vika

"Kebanyakan minum alkohol, jadi tubuhnya drop. Nyonya besar sering menegur pa bos tapi yaitu sudah candu"

"Seperti itu, semoga bos tuan Cikko cepat sembuh"

"Amin" ucap Cikko mengaminkan kata Vika.

Sampai dikantor polisi, Vika dan Cikko berjalan beriringan masuk kantor polisi. Dipersilahkan masuk untuk mendengar penjelasan bagian penyelidik.

"Selamat pagi bu pak, silahkan duduk"

"Terima kasih" ucap Vika Dan Cikko yang menduduki kursi yang tersedia.

"Ini pak bu, hasil intrograsi kami pada preman-preman itu. Mereka orang suruhan dari Nona Korry Carolina, apa ibu mengenalinya? Ucap pa polisi

"Apa?? Jadi Korry pelakunya, saya mengenali wanita itu pa. Dia anak rektor ditempat saya kuliah dulu, bahkan satu kelas dengan saya. Hanya saja saya kurang begitu akrab dengan wanita itu, saya berhenti kuliah karena wanita itu, setiap hari dibully anak miskin anak kampung. Apa Korry akan ditangkap pa?" kata Vika karena mustahil orang tuanya punya jabatan pasti akan susah ditangkap.

"Tadi anggota kami sudah berangkat kediaman nona Korry, apa ingin menunggu agar bisa dipertemukan dengan nona Korry yang akan kami mintai keterangan."

Menatap Cikko yang terdiam mendengar penuturan Vika, karena Vika adalah mahasiswa tapi berhenti kuliah hanya karena bullyan temannya. Hebat gumam Cikko, dia bangkit dari hinaan dan sukses dengan konveksinya.

"Saya akan menunggu pak" ucap Vika

"Baik silahkan menunggu dikursi tunggu bu, saya akan memanggil kembali jika pelaku sudah dibawa"

Vika dan Cikko keluar dari ruangan penyelidikan dan menunggu kedatangan pelaku.

"Tuan Cikko, apa tidak pulang saja karena ini akan lama. Saya bisa pulang naik angkot nantinya."

"Saya akan menemani nona Vika sampai ini tuntas, tidak perlu mengawatirkan pekerjaan saya. Bisa saya handle nona" ucap Cikko yang mulai memainkan gawainya sambil menunggu.

"Terima kasih atas bantuan ini, padahal saya sudah memfitnah anda dan bos besar anda. Tapi anda malah berbaik hati membantu saya,"

"Tidak masalah, ini hanya salah paham. Saya membantu anda tulus. Kalau masalah anda selesai, saya berharap orderan kami bisa selesai juga. Saya salut dengan kegigihan anda, bangkit dari bullyan teman dengan membuka konveksi sendiri." ucap Cikko mantap menyebutkan karena dia bangga dengan kegigihan wanita yang tak pantang menyerah.

"Saya pasti akan membuat orderan itu, saya hanya wanita kampung tuan. Niat kesini dengan membawa beasiswa dari sekolah dan bisa berkuliah agar kelak bisa bekerja kantoran. Saya meninggalkan ayah saya seorang diri disana, beliau tahunya saya kuliah. Tapi..saya malah berhenti. Maaf tuan saya jadi curhat." kekeh Vika yang tertawa kecil karena menceritakan hidupnya pada orang lain.

"Kenapa harus berhenti hanya karena bullyan, saya percaya nona bisa melewati bullyan itu. Apa memang nona ingin berdedikasi untuk jadi pengusaha, hee" kekeh Cikko juga yang merasa dirinya juga dari kampung, pergi kekota hanya membawa ijasah SMA dan disekolahkan nyonya besar untuk membantu Rymon diperusahaan ayahnya.

Tidak waktu lama, Korry datang bersama Ayah Ibunya yang tak lain adalah rektor dikampus kami. Mata Korry yang menatap Vika penuh kebencian.

Vika tidak menunduk atau takut, dia juga menatap tatapan Korry yang membencinya. Vika berjanji dia akan melawan Korry, tidak ingin diam dan tidak ingin Korry menghancurkan usahanya yang masih dia rintis.

Pa polisi bagian penyelidikan memanggil kami untuk memasuki ruangan, karena pelaku sudah ditangkap.

Ditangkap apaan gumam Vika, orang tadi jalan dengan santai tanpa tangan diborgol. Begitulah kalau anak penjabat, dianak emaskan meskipun penjahat.

Mengetuk pintu Vika membungkuk permisi masuk keruangan dimana disana sudah ada Korry dan orang tuanya.

Aku dan Tuan Cikko duduk dikursi yang disediakan penyidik. Kami duduk berhadap-hadapan dan pa polisi duduk ditengah atas kami.

"Nona Korry apakah benar anda yang menyuruh preman-preman itu merusaki usaha ibu ini" tanya pa polisi menatap Korry.

"Tidak, saya tidak pernah merasa melakukan semua itu" jawab Korry ketus dengan tangan yang disilangnya didada.

"Apa bukti anda menuduh anak saya melakukan perusakan pada usaha anda, dan saya lihat anda ini seperti.mahasiswa saya jalur beasiswa, apa itu benar" tanya ayah Korry yang tak terima anaknya dituduh melakukan pengerusakan pada usaha orang bahkan menyuruh preman.

"Maaf Pa, biarkan saya yang berbicara disini. Ada waktu anda untuk menjawab atau menyanggah"

"Maaf pak saya emosi anak saya difitnah seperti ini, silahlan dilanjutkan" ucap ayah Korry yang tak terima.

Aku hanya diam, menunggu semua ini terbongkar karena polisi sendirilah yang melihat kejadian itu saat preman-preman menghancurkan usahanya.

"Baik, saya lanjutkan kembali. Nona Korry apa anda mengenal mereka"

Pa polisi memberikan foto foto beberapa orang preman yang berhasil ditangkap. Dan masih saja Korry mengelak tidak kenal kepada para preman itu. Meskipun terlihat muka Korry pucat, mungkin ketakutan karena sebentar lagi dia akan masuk penjara.

Pa polisi yang mendengar perkataan itu, terlihat memecet bel. Dan datang lah seseorang anggota polisi yang masuk dan menghampiri komandannya itu.

"Tolong bawakan preman-preman itu kesini" ucap pa polisi pada pa polisi satunya lagi.

Terlihat wajah Korry mulai pucat pasi, dia mulai ketakutan karena perbuatannya sendiri.

Kami disuruh menunggu preman-preman itu datang oleh pa polisi.

Saat salah satu preman itu masuk dan menundukkan mukanya karena tidak berani menatap Korry yang menatapnya tajam.

"Kamu, apa orang ini yang sudah menyuruh kamu menghancurkan usaha ibu Vika. Jawab yang jujur, kalau tidak hukuman kamu bisa ditambah kalau membohongi pihak berwajib" kata Pa Polisi tegas terhadap preman itu.

"Betul pa, ibu Korry yang menyuruh kami untuk menghancurkan toko itu" ucap preman itu menatap Korry dan orang tuanya.

Korry berdiri dan mengatakan itu tidak benar, dia tidak kenal dengan laki-laki itu. Dan polisi wanita masuk untuk memegang tangan Korry dan memborgolnya.

"heii, apa-apa ini pa. Anak saya sudah mengatakan tidak mengenal preman itu. Kenapa jadi diborgol" Ayah Korry emosi saat anaknya diborgol polisi wanita yang masuk.

"Bawa pergi preman dan pelaku kedalam sel" ucap polisi itu tanpa menghiraukan bantahan orang tua Korry. Dan aku juga tuan Cikko masih terdiam menyaksikan semua ini.

"Silahkan bapak membawa pengacara untuk kasus ini, kita bertemu dipengadilan. Anak bapak terbukti telah menyuruh orang lain untuk berbuat kejahatan, kami punya bukti dari chat anak bapak bersama preman itu tadi. Saya mencari kejujuran dari pelaku tapi pelaku mengelak semua itu dan tidak kooperatif menjawab pertanyaan kami. Sampai disini Bapak dan Ibu boleh keluar dari ruangan ini" ucap pa polisi tegas.

"Saya tidak terima anak saya diperlakukan seperti ini, saya akan tuntut balik anda" Ayah Korry menunjuk tangannya kearah Vika.

Bapak dan Ibu Korry pergi meninggalkan kantor polisi, terlihat Ibu Korry yang dari awal datang tidak berbicara apa-apa hanya menangis dikursinya.

"Ibu Vika, kami pihak polisi akan terus memantau kasus ini. Nanti akan ada surat panggilan untuk anda saat persidangan dimulai"

"Terima kasih pak, saya kira karena dia anak penjabat jadi dianak emaskan. karena saat Korry datang tangannya tidak terborgol. Dan menatap saya begitu benci. Saya minta maaf akan pikiran saya yang salah pak" ucap Vika yang jujur pada pa polisi.

"Tidak masalah Ibu Vika, kami memang tidak memborgolnya dari rumah agar mereka mau datang kemari untuk dimintai keterangan saja, bukan pelaku. Agar pelaku tidak kabur saat kami datang penjemputan."

"Sekali lagi saya minta maaf pak, saya ucapkan terima kasih sudah membantu mengusut ini semua. Saya dan teman saya undur diri pa" ucap Vika membungkuk dan menyalami polisi diikuti Cikko.

Dalam perjalanan Vika dan Cikko keparkir mobil, tidak ada percakapan diantara mereka. Cikko dibuat takjub dengan kebesaran hati seorang Vika, jujur dan mengatakan apa adanya.

Dimobil, Vika mengucapkan terima kasih atas bantuan Cikko mengantar dan menemaninya. Dia lega karena pelaku berhasil ditangkap.

Cikko pun mengucapkan sama-sama tidak menyangka akab secepat ini proses penangkapannya.

Vika sudah sampai ditokonya dan melihat toko kembali ramai pembeli. Cikko ikut turun juga dari, mobil.

"Memang hebat anda nona, meskipun diterpa masalah tapi toko ini tetap banyak pembeli. Parkiran mobil dan motor juga banyak, anda luar biasa"

"Tuan berlebihan, apa tuan masuk kedalam untuk minum sebentar?"

"Terima kasih, sepertinya saya langsung pulang, karena kasian Bos kalau lama saya tidak ada" Cikko pamit dan pergi pulang bersama bodyguard bosnya kembali

Vika menunggu mobil Cikko sampai tak terlihat dan masuk kedalam toko lewat jalan samping karena toko benar-benar penuh pembeli. Vika bersyukur banyak orang baik dikelilingnya meskipun juga ada beberapa yang tidak suka padanya karena orang kampung dan miskin. Tapi Vika mencoba menjalani dengan iklas semuanya.

Bersambung

1
Bonaria Simbolon
knp lama x up nya sih thor ceritanya?
HIll Diamond
tetap semangat kak..ceritany bagus..
HIll Diamond
baguss..saya suka ceritany...tetap semangat kak
sigit daryanto
knp g uuuuup uuup sih
Dwi Setiari
kenapa upnya kok lama banget ya thor....
Bonaria Simbolon
good rymon, kamu lgsg to the point sm vika, semoga vika bisa terima kamu ya ?
Bonaria Simbolon
lanjut lg thor ceritanya ?
Bonaria Simbolon
waduh gawat tuh pak gunawan, korry belum bisa juga utk tdk lg berbuat kesalahan, malahan korry akan melakukan bala dendam. thor di lanjut up lg ya ?
Dwi Setiari
kami tunggu updatenya ceritanya cukup ringan dan tidak membosankan
Rere: trmks byk 🙏🙏
total 1 replies
Bonaria Simbolon
bagus pika,tetapkan pendirian kamu,jgn takut menghadapi sesuatu masalah krn kamu benar,kamu tdk salah.
Rere
trmks, diusahkn 😘
Bonaria Simbolon
cikko bucin melihat ayu sampai melamun,😂😂. thor dilanjut up lg yg byk bab ceritanya ya.
Diana Budhiarti
ya sepertinya jodoh ..terkadang ada yg mendapat petunjuk seperti itu,karna ak juga pernah ngalamin ketemu seseorang melalui mimpi
Rere: betul ka, aku belum mengalami tapi mendengar cerita orang juga.
total 1 replies
sigit daryanto
lanjut upp
Diana Budhiarti
nakal bener tuh CEO gendut
Rere: harus dapat serum cinta ditunggu update selanjutnya ❤️🤩
total 1 replies
Lina Zascia Amandia
Semoga sukses ya. Sy sempat lihat karya Kakak di FB. Rajin up date ya...
Lina Zascia Amandia: Semangat...
total 2 replies
Bonaria Simbolon
siapa ya tmn chiko waktu sma dulu, lanjut dong thor ceritanya yg banyak..
Rere: ditunggu yaa kk update nanti malam❤️
total 1 replies
Bonaria Simbolon
asyik jg thor cerita nya, dilanjut dong thor sampai habis ceritanya,😊
infinite soul
Keluarkan semua babmu Thor! Mata ini masih kuad membacanya!
Bonaria Simbolon
dilanjut lg dong thor ceritanya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!