NovelToon NovelToon
Empat Genius Ceo

Empat Genius Ceo

Status: sedang berlangsung
Genre:CEO / Lari Saat Hamil / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:181.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Sweet House

Rosella Ran, gadis polos yang di hianati oleh dua orang yang paling ia sayangi dalam hidupnya. Namun, penghianatan tersebut justru mempertemukan ia dengan bintang takdirnya Kevin Hy, hingga ia pun hamil dan terusir dari keluarganya.

Ia yang awalnya menghilang bagai di telan bumi, malah melahirkan empat jenius yang mengubah jalan cerita hidupnya. Disisi lain, tanpa ia sadari bahwa Kevin Hy, ternyata terus mencari keberadaannya selama ini.

Akankah Kevin berhasil menemukan Rosella? Lalu, bagaimana cara anak-anak Rosella mengubah jalan cerita hidupnya?

Penuh haru dan bahagia, tetap baca disini ya 😘

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sweet House, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Anak-anak Diculik

Malam Hari

Apartemen Rosella

Rosella dan Ranran yang baru pulang dari kegiatan harian mereka pun langsung masuk sambil memanggil anak-anaknya untuk memeluk dan mencium mereka supaya bisa melepaskan beban hidup mereka hari ini, akan tetapi setelah lama di pangil anak-anak ini tak kunjung menjawab.

"Kenapa tidak ada yang respon? Apa mereka sudah tidur?"

"Mungkin saja, kau lihatlah! Aduhhh, betapa lelahnya hari ini!!", ucap Ranran sambil melempar tubuhnya ke atas sofa.

Rosella pun beranjak dari ruang tamu ke kamar Almoni dan Aliando namun ia tak melihat siapa pun disana, akhirnya ia pergi melihat ke kamara Amara dan Atika namun juga tidak ada siapa pun disana.

"Ranrannn!!!", teriaknya yang terkejut ketika tau bahwa para buah hatinya tak ada di tempat saat ini.

Mengingat kebiasaan anak-anak yang disiplin itu mana mungkin masih diluar jam segini. Hal ini baru pertama kalinya mereka demikian, jadi bagaimana mungkin Rosella tak khawatir setengah mati.

"Ada apa? Kenapa berteriak?"

"Anak-anak tidak ada di kamar mereka Ranran!!"

"Mungkin mereka masih main di luar!!"

"Tidak Ranran, itu tidak mungkin. Anak-anak tidak biasanya seperti ini! Mereka tau waktu untuk bermain, kau juga tau kebiasaan merekakan!"

"Ia, karena itu aku tidak khawatir! Mereka anak-anak cerdas dan bisa menjaga diri, mungkin mereka sedang beli makan di bawah. Kita tunggu saja atau kau hubungi mereka!!"

"Baiklah, aku hubungi mereka dulu!"

"Emm"

Tutt tutt

#Nomor Yang Anda Tuju Tidak Dapat di Hubungi

Rosella pun menghubungi satu per satu anak-anaknya namun tak ada satu orang pun yang bisa di hubungi, hal ini semakin membuat Rosella khawatir.

Bahkan Ranran yang awalnya bias

a saja juga mulai Khawatir akan keberadaan anak-anak angkatnya itu, tak biasanya mereka bersikap demikian.

"Ranran aku takut telah terjadi sesuatu pada mereka!!"

"Kau benar, mari kita turun dan cari mereka. Kini aku pun gelisah"

"Ya"

Ranran dan Rosella pun pergi keluar untuk mencari para buah hati mereka yang belum juga kembali ke apartemen padahal hari kian larut.

"Bagaimana?"

"Disini juga tidak ada, kau carilah sebelah sana!"

"Emm"

"Hubungi aku jika sudah ketemu"

"Ya, kau juga"

"Ia!"

"Dimana kalian sayang-sayang ku, hiks..?", tanya Rosella yang kini tidak sanggup menahan air matanya lagi.

Rosella dan Ranran terus menelusiri area sekitar apartemen, mendatangi setiap sudut dan tempat anak-anak biasanya bermain namun mereka masih belum menemukan para buah hati itu.

Setelah bebarapa lama mengelilingi apartemen mereka tidak juga melihat anak-anaknya, mereka sudah bertanya pada para penjaga dan orang-orang yang ada disana.

Mereka semua hanya melihat anak-anak Rosella sedang bermain di taman sore tadi namun setelah itu, tidak ada yang melihat mereka lagi. Di tengah kesibukan dan kepanikan Rosella Kevin pun mendatanginya.

"Rosella apa yang kau lakukan disini? Kenapa kau menangis?", tanya Kevin yang melihat Rosella berada di luar apartemen dengan kondisinya yang menangis.

Tapi Ranran yang menghampiri Rosella dan melihat sapaan Kevin itu sangat terkejut dibuatnya, pikirnya bagaimana Kevin bisa mengenal Rosella?.

"Kak Kevin, apa yang kau lakukan disini?"

"Ranran, apa yang kau lakukan disini?"

"Aku yang sedang bertanya!!"

"Kalian saling kenal?"

"Sudahlah kita bahas itu nanti saja, sekarang yang terpenting keberadaan anak-anak mu!"

"Jadi anak-anak mu benar-benar telah di culik?"

"Apa?"

"Apa maksudmu kak?"

...Flashback...

1 Jam Yang Lalu, Villa Kevin..

"Tuan gawat!!"

"Ada apa?"

"Ada kabar buruk dari orang-orang kita yang mengikuti dan mengawasi anak-anak Rosella, mereka mengatakan kalau mereka telah diserang oleh orang yang tidak dikenal dan anak-anak itu pun menghilang entah kemana!"

"Apa? Bagaimana bisa? Ck, sial. Kenapa baru bilang sekarang?"

"Meraka semua di bius dan baru sadar sekarang! Tapi kami terus mencari keberadaan anak-anak!"

"Ada saja masalah, apa Rosella sudah tahu?"

"Sepaertinya belum!"

"Apa? Siapkan mobil kita akan kesana, hubungi Raditya meminta dia awasi situasinya!"

"Baik tuan"

Kevin yang cemas dan khawatir ini pun pergi menjumpai Rosella, tanpa ia sadari hatinya sediri sebenarnya sangatlah gelisah akan keselamatan anak-anak ini.

...Saat Ini...

"Aku mendapat kabar dari orang-orang ku yang terus mengawasi anak-anak mu!"

"Apa maksudmu? Kau sedang memata-matai kami!"

"Bukan begitu. Ah, sudahlah ayo kita masuk dulu, kita bahas di dalam saja cuaca semkin dingin Rosella"

"Tidak aku ingin terus_"

"Rosella, kak Kevin benar! Kita masuk dulu dan bahas di dalam saja, jika kau sakit bagaimana kau mencari anak-anak mu?!", ucap Ranran yang melihat keadaan Rosella saat ini.

Mendengar ocehan sahabatnya itu Rosella pun kembali ke apartemen untuk membahas tentang keberadaan anak-anaknya bersama Kevin.

"Minumlah dulu Rosella"

"Emm"

"Jadi kak, apa maksud mu anak-anak telah di culik?"

"Itu ceritanya di mulai setelah anak-anak mengujungi ku hari ini"

"Apa? Kenapa mereka mengujungi mu?"

"Ha??"

Kevin bingung di buat Rosella, kini ia sadar bahwa betul bukan Rosella yang mengirim anak-anak itu menjumpainya dan tentu pertemuan mereka hari ini adalah rahasia. Kevinyang sadar itu pun kemudian berbohong, lalu ia mengatakan tidak ada yang special hanya saja.

"Mereka bertanya apa aku ayah mereka?"

Pancing Kevin untuk melihat reaksi Rosella dan benar saja, Kevin semakin penasaran jadinya dengan reaksi diam bisunya Rosella. Ranran yang memperhatikan suasanya pun berusaha mengalihkan keheningan mereka.

"Jadi kak, bisa kau perjelas kenapa kau mengatakan anak-anak di culik?"

"Soal itu_", ucap Kevin. Kemudian ia menceritakan tentang kejadian yang telah di alami oleh orang-orangnya itu dan kenapa ia mengatakan bahwa anak-anak Rosella pasti telah di culik.

"Jadi mereka benar-benar di culik hiks.."

"Tenanglah Rosella"

"Kau tenang saja orang-orang ku sudah mencari keberadaan mereka"

"Bgaimana aku bisa tengang hiks.. mereka sekarang tidak ada bersama ku saat ini", ucap Rosella yang hanya bisa mengais membayangkan apa yang tengah dialami anak-anaknya itu.

Saat ini mereka semua pasti ketakutan dan menangis memanggil Rosella, itulah yang ia pikirkan. Yang membuat ia semakin merasa ngilu membayangkan nyawa anak-anaknya tengah terancam saat ini.

...***...

Disisi Lain

"Emmm, emmm"

Suara berisik Almoni sambil menendang kaki Aliando yang pingsan. Kini mereka berada di sebuah van besar yang sedang berjalan, Almoni terbangun karena membentur dinding van tersebut. Saat tersadar kaki tanganya di ikat dan mulutnya ditutup sehingga ia tidak bisa berbicara apa lagi minta tolong.

"Hemm.. uuuuu,"

Almoni terus berusaha membangunkan Amara, Atika dan Aliando secara bergantian namun mereka tak kunjung meresponnya hingga ia lelah dan pingsan kembali.

1
Kati Yem
ko ga di lanjut alur ceritanya kayaknya bagus
Angraini Devina Devina
klu saya ada di sana huuuu tak bejak"rambut nya
Angraini Devina Devina
mohon ijin baca
May Afifah
Luar biasa
Shuhairi Nafsir
anàk jenius yang lemah. byk omongannya dari bertindak.
Shuhairi Nafsir
Bosan dengan sikap Rosella yang lemah . lembab cerita nya lagi membosankan
Shuhairi Nafsir
harap anàk anàk Rosella ini full pack. jenius lagi bisa bela diri
acha
wauuuu kok gantung ceritanya
lanjut lah
Tinta Hitam: aku revisi dulu ya, habis ini kita lanjut 🤗

pokoknya selalu stay di aku ya kk. Terimakasih 🙏
total 1 replies
Gubuk
kak udah rame yang komen punya mu, hayo lanjutttttttttttt
Tinta Hitam: ini mau di lanjut, tetap ikuti ya🤗
total 1 replies
Rafanda 2018
bertele tele tinggal kasih hasill tes DNA ko ribet
kinan kinan
Menunggu kelanjutanya...
矢kaguyume冬
wah mantan wibu kah anda?🤔
khayalan nya tinggi sekali 🤣
Sri Puji
Good job thor 👏 💪
Nani Mardiani
Aku vote wat karyanya, moga sukses ya thor.
Nani Mardiani
Biar Atikanya sembuah, author aku kasih kopi biar semangat up nya.😄😄
Vinoya Chan
Karya yang luar biasa 👍👍
Vinoya Chan
suka😍
Shamimi Eddie
saya suka jalan ceritanya lanjut di tunggu
Tinta Hitam: baik akan saya lanjut, tetap ikuti ya 🤗
total 1 replies
khadizah thea
semangat
Nur Lizza
semoga roselle bhgia sll
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!