NovelToon NovelToon
Kisah Cinta Varel Dan Vera

Kisah Cinta Varel Dan Vera

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / CEO
Popularitas:86.9k
Nilai: 5
Nama Author: Bunda waty

Varel dan Vera tinggal di ibu kota Jakarta , rumah mereka satu komplek yang hanya berjarak kurang lebih 100 meter, Varel dan Vera sering bermain bersama dari umur 3 tahun , karena tetanggaan, so pasti kedua orang tua mereka saling kenal satu sama lain.

Papa Vera adalah seorang pengusaha garmen yang cukup besar , dan juga punya banyak butiq di Jakarta ,Bandung dan kota kainnya, dan papi Varel bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang properti sebagai Direktur utama.

Varel dan Vera bersekolah di Taman kanak-kanak yang sama dan juga di SD yang sama, di sekolahpun mereka juga bermain bersama bak seperti anak kembar atau seperti lem sama kertas yang tak terpisahkan , saling menjaga dan saling melindungi, begitulah Varel sama Vera baik di rumah,maupun di sekolah sampai mereka kelas 5 SD ,mereka masih tetap bersahabat.

Suatu hari papi Varel di pindah kerja kan ke Surabaya saat Varel dan Vera kelas 5 SD semester pertama, dan otomatis Varel dan Vera pun terpaksa berpisah., karena perpisahan tersebut, watak Varel dan Vera berubah djngin dan tidak pernah tersenyum sampai mereka remaja

Bagaimana kisah persahabatan Varel dan Vera selanjutnya ? apakah mereka akan bertemu lagi suatu hari nanti ?

Yuk Readers ,,,ikuti kisahnya selanjutnya ,,
jangan lupa Komentar dan like nya ya , untuk penyemangat author biar bisa lebih maju lagi kedepannya

Wassalam

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunda waty, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 Go London

Setelah mendapat kan apa yang di cari, Varel dan   Marshcel  kembali ke ruangan Varel di lantai 20.

Sesampainya di ruangannya ,Varel duduk di sofa mewah yang terletak tidak jauh dari meja kerjanya, Varel langsung membuka handphone nya dan membuka dua foto yang di kirimkan Monica tadi,

Marshcel  pun merasa penasaran dan langsung berdiri di belakang sofa yang diduduki big bosnya untuk ikut melihat foto Vera.

Saat foto Vera terbuka , kedua mata dua bos dan asisten itu terbelalak , kenapa tidak , foto wanita yang di sebelah Monica tampak cantik sekali , bahkan sangat cantik dan  alami kayak bidadari.

Vera di foto itu mengenakan atasan baju berkrah warna biru baby dan jens putih , rambutnya yang bewarna coklat kemerahan di kuncir kuda agak tinggi ke atas , dan ada beberapa anak rambutnya yang yang terurai di samping wajah kiri dan kanannya , sangat cantik sekali,penampilan Vera tampak sederhana tapi elegant. Dan saat Varel memperhatikan leher Vera , ternyata Vera juga masih memakai kalung Varel , Varel sangat bahagia melihat kalungnya masih terpasang di leher indahnya Vera.

Varel membelai wajah Vera di foto itu penuh suka cita

" Vera ternyata kamu  belum melupakan kak Varel, Vera masih memakai kalung kak Varel , terimakasih sayang , kak Varel sangat merindukan mu " kata Varel mengusap wajah Vera sambil menitikkan air mata.

Marshcel  yang melihat kebahagiaan dan sekaligus kesedihan big bosnya, lalu mendekati Varel dan duduk di samping Varel sambil menepuk nepuk bahu  Varel

" Sekarang sudah ada titik terang tentang Vera , tersenyumlah pak  , hanya tinggal menghitung waktu saja untuk bisa bertemu lagi" kata Marshcel menyemangati Varel big bosnya

Marshcel dan Varel sebenarnya sahabatan ,dan ada hubungan keluarga juga dengan maminya Hanifah.  mereka berdua seumuran,

Di kantor tidak ada yang tau kalau Direktur Utama dan asisten pribadinya adalah dua sahabat dan saudaraan juga, karena dikantor Marshcel selalu bersikap formal dan profesional  pada Varel, tapi kalau di luar kantor mereka sudah seperti saudara.

" Ya,, kamu benar Cel, jadi bagaimana sebaiknya menurutmu , saya masih baru bekerja di kantor ini, satu sisi saya pingin Mecari Vera langsung ke London, saya tidak mau menahan siksaan batin ini terlalu lama lagi, dan saya takut kehilangan jejak Vera  lagi, bisa- bisa saya tidak akan pernah bertemu Vera seumur hidup saya , dan di sisi lain saya harus mengurus kantor ini, bagaimana ini cek " kata Varel sedih  curhat pada Marshcel

" Begini ya Varel Palevi , kamu lebih baik pergi ke London mencari Vera, telusuri semua rumah sakit terdekat dengan universitas  tempat kuliah Vera dulu , karena saya yakin mereka tidak akan jauh-jauh tinggal dari kampusnya Vera. Pencarian mu ini sudah termasuk babak penentu di masa depan mu nanti, karena , sebelum kamu bertemu dengan Vera, hidupmu pasti tidak akan tenang, dan apa lagi nanti kamu sampai menikahi wanita lain, pasti akan menjadi masalah besar nanti bila masa lalu mu yang rumit ini belum terselesaikan, dan saya pribadi akan  mendukung kamu dan Vera untuk menjalin hubungan serius  yang lebih dari teman, sahabat atau apalah itu , Vera wanita yang sangat cantik, jenius dan masih setia pada mu, terbukti dengan dia yang masih mengenakan kalung darimu sampai sekarang,   untuk masalah kantor, biar saya yang mengurusnya, dan bila om Bara bertanya pada saya kenapa, maka saya akan menjelaskan semuanya, saya rasa kalau sudah begini, om Bara papimu tidak akan berani macam- macam lagi padamu, karena masalah ini muncul  berakar dari papimu sendiri , dan kamu sendiri  juga tau , bukan psikis kamu yang rusak, tapi juga psikis Vera" kata Marshcel panjang lebar menjelaskan dan sekalian mendukung Varel big bos plus saudaranya

Mendengar ucapan dan pendapat Marshcel, Varel langsung memeluk asistennya itu

" Makasih Cel , saya segera berangkat ke London, tolong kamu Carikan tiket keberangkatan saya untuk besok " kata Varel bersemangat

" Baiklah Varel saya akan Carikan tiket buat kamu untuk keberangkatan kamu besok " jawab Marshcel

" Ouh Cel , selama saya tidak ada , kamu pake ruangan saya untuk bekerja, karena kursi Direktur tidak boleh kosong, tolong jaga dan majukan perusahaan ini, semua saya serahkan dan percayakan kepadamu " kata Varel memberikan tugas-tugasnya  pada asisten pribadinya

Ke esokan harinya sekitar jam 9 pagi, Marshcel sudah tiba di rumah tinggal Varel , Varel di Jakarta ini tinggal sendirian dan kedua orang tuanya masih tinggal di Surabaya

Marshcel nyelonong  masuk ke kamar Varel, Marshcel melayangkan pandangannya kesemua ruangan kamar Varel, Marshcel tidak menemukan Varel, Marshcel menajamkan pendengarannya, ternyata ada bunyi gemercik air dari dalam kamar mandi

Marshcel lalu berjalan ke arah ranjang king size milik Varel dan duduk berjuntai di sana, tak lama varel pun keluar dari kamar mandi

" Hei kamu Cel , kamu bantuin donk memasukkan pakaian dan keperluan saya  ke koper, tadi saya sempat ketiduran juga " kata Varel sambil memakai baju  casual nya

" Baik " jawab Marshcel singkat lalu melakukan perintah atasannya tersebut

Tidak butuh lama, mereka pun sudah naik ke mobil dan melaju menuju bandara internasional Soekarno Hatta.

Hanya satu jam perjalan dari rumah, mumpung jalan tidak macet juga, mereka sampai di bandara , Varel turun dari mobil dan di ikuti juga oleh Marshcel lalu mengeluarkan koper Varel,  setelah itu mereka berjalan masuk kedalam gedung bandara

" Marshcel saya masuk  dulu, dan ingat pesan saya kemaren , dan mohon do'a nya semoga saya cepat bertemu dengan Vera  " kata Varel sambil menyalami Marshcel sambil merangkulnya

" Baik Varel , selamat jalan, Do'a terbaik saya menyertaimu, kalau ada apa-apa cepat telpon saya " kata Marshcel lagi

Lalu merekapun berpisah, Varel masuk ke dalam dan langsung check in untuk keberangkatannya ,setelah itu Varel duduk di ruang tunggu yang telah di sediakan.

Di sana Varel duduk sambil membayangkan wajah cantik Vera , dan juga membayangkan detik- detik pertemuannya dengan Vera.

Ntah kenapa hati Varel saat ini  merasa senang dan bahagia hingga tanpa sadar dia senyum- senyum sendiri

" Permisi mas " tiba- tiba ada suara yang melambungkan lamunan Varel, Varel melihat ke arah suara yang menyapanya , ternyata seorang gadis yang mengambil tempat duduk pas di sampingnya, melihat itu Varel pindah mencari tempat duduk lain, saat mau berdiri

" Kok berdiri, mau kemana mas , kenalkan nama saya  Priska "  kata cewek tersebut mengulurkan tangannya sambil mengenalkan dirinya pada Varel

"  Saya mau ke toilet dulu" jawab Varel  singkat sambil

Berdiri dan berjalan menuju  kursi  ruang tunggu sebelah lain dan duduk disana

' huh ,, tuh cewek tidak bisa melihat saya senang ya, ganggu saya saja ' kata batin Varel kesal

Tidak cukup satu jam di ruang tunggu sudah ada pemberi Tahuan kalau penumpang  pesawat menuju London segera bersiap- siap ke lapangan udara

1
Bilahayoe
Halo thor, Aku mampir 😁
adara
next bund semangat
Bunda Waty
Sabar dulu ya ,, Monica pasti nyusul kok
adara
Monica dan marschel kapan nyusulnya bund
adara: siap Bund di tunggu kabar bahagianya dri marschel dan Monica 🤭😁😁
total 4 replies
adara
lanjut bund semangat
adara
hemm.. sepertinya bakal ada cinta segitiga di antara vera - varel - dan Gibran 🤔🤔 walaupun Gibran tau klo Vera sdh menikah, TPI perasaan tidak bisa di paksakan
adara
lanjut bund
adara
semoga aja setelah penyatuan mereka semalam,, mereka bisa segera di beri momongan
adara
makasih bund buat double up nya
Bunda Waty: Sama-sama bund 🙏

Terimakasih telah mengikuti cerita novel KISAH CINTA VAREL DAN VERA
Dan jangan lupa baca
novel terbaru Bunda juga ya
MEMACARI ISTRI SENDIRI

Sehat selalu ya ..
total 1 replies
adara
akhirnya mereka bersatu juga setelah semua penderitaan yang mereka alami s'lama ini
adara
deg degan aku bund untung aja varel tidak kelepasan saat dia sedang berduaan di kamar dengan vera
adara
jangan sampai Varel kelewat batas hingga melakukan hal yg tidak seharusnya terjadi
adara
marshcel sesatt masa dia nyuruh Varel melakukan hal yg salah pada vera😬 ngak tau aja dia klo Varel juga pernah khilaf menyentuh milik Vera sebelum kmu melakukannya dengan Monica 😂😂
adara
ceritanya bagus bund kisah sepang sahabat yg sama sama tersakiti karena keadaan
adara
part varel dan vera dong bunda dah lama mereka ngak muncul
adara
bund kapan varel dan vera nikah gak sabar nunggu mereka bersatu biar gak ada lgi yg mendekati varel terutama di kantor saat dia bertemu dengan kliennya
adara
jangan lama-lama pacarannya marschel cepat susul varel dan vera untuk menikah setidaknya lamar Monica sebagai pengikat🤭🤭
adara
pergi satu datang lgi satu cewe yg terpesona dengan varel, emang susah punya wajah tampan banyak yg suka🤭😅😅😅
adara
persaudaraan mereka sangat harmonis moga aja tidak ada masalah yg akan menghancurkan persaudaraan mereka nanti
adara
makin gak sabar nunggu hari pernikahan varel dan vera

semangat bund 💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!