NovelToon NovelToon
Kau Tak Bisa Lari Dariku

Kau Tak Bisa Lari Dariku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Obsesi / Pengganti / Kaya Raya / Angst / Menikah dengan Musuhku / Tamat
Popularitas:40.1k
Nilai: 5
Nama Author: Vitanov

Sebelum membaca karya ini sebaiknya baca juga karya yang pertama ya...biar mengerti jalan ceritanya...

🍒🍒🍒

Kebahagiaan yang dirasakan Michelle ternyata tidak bertahan lama...sang suami Dimitiri harus meninggal karna penyakit yang dia sembunyikan selama ini..

Hancur dan terpuruk itulah yang dirasakan Michelle ia tak rela dan tidak siap untuk kehilangan Dimitri, sementara itu Arga Zayn pria yang selama ini selalu mencintai Michelle justru menjadi pelampiasan kebencian Michelle..

Mampukah Michelle membuka hatinya kenyataan kalau suaminya telah meninggal??

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vitanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Hanya Bercanda..?

Setelah pernyataan suka yang di utarakan oleh Dilard, ruangan berubah menjadi hening..sementara Michelle menjadi kaku..bagaimana dia harus menjawab..ini terlalu tiba-tiba...dan Michelle tak pernah membayangkan jika pria ini akan mengatakan hal yang membuat jantungnya berdebar takut.

Dilard tertawa hingga memecah ketegangan Nila dan Michelle...pria itu kemudian menyipitkan matanya dengan tajam,..

''Jangan tegang begitu Michelle...aku hanya bercanda...aku tidak akan memaksamu untuk menjadi kekasihku atau istriku...aku hanya ingin menjadi temanmu..''

Michelle menghela nafas, seolah baru saja melewati seutas tali yang mana di bawanya adalah jurang. Dan Michelle baru bisa tenang mendengar ucapan Dilard sementara Nila pun ikut lega dia bisa melihat ekspresi syok di wajah Michelle...

''Selera humormu membuat aku sedikit tegang...''

''Apa kau baik-baik saja..'' Dilard mengangkat sebelah alisnya,.

''Yah..aku baik dan lapar..'' ucap Michelle berusaha jujur..

Sebenarnya dia belum makan apapun karna janjinya dengan Nila namun selera makannya hilang ketika ternyata Dilard yang memesan ini semua, mereka baru pernah bertemu sekali dan cukup membuatnya syok ketika pria ini terlihat menyukainya.

''Kalau begitu makanlah...jika kau merasa tak enak kalau hari ini aku yang traktir maka kau berhutang makan siang di lain waktu..''

Nila mengulum senyum, seorang pengusaha ternyata harus licik yah..dia bisa melihat itu sekarang..sangat manis dan tak terduga..

Michelle mengangkat wajahnya dan menatap Nila..apakah pria ini berencana mengadakan pertemuan berikutnya..? Jika Arga tau maka dia akan habis, pria itu akan menelannya hidup-hidup...tapi mereka cuma teman, tak lebih.

''Ehem...tuan Dilard tapi aku ingin mengatakan sesuatu...''

''Aku hanya ingin berteman tolong jangan curiga padaku Michelle...''

Mengapa dia terlihat jahat dan terkesan anti sosial..? Michelle memejamkan matanya...

''Baiklah...aku akan mentraktirmu lain kali..''Michelle menyerah...

''Bagus,...kau tau cara membalas budi..''

Suasana pun menjadi cair dan pria itu lalu mulai menceritakan hal yang lucu dan membuat Michelle tertawa, sementara Nila ikut bahagia..mereka cocok juga.

Nila melirik jam di tanganya dan menjadi sedikit panik, hal itu membuat Michelle dan Dilard menatap ke arahnya..

''Aku harus menjemput tuan muda Derrel..''ucap Nila buru-buru bangkit dari tempat duduk hingga Michelle juga ikut bangkit..

''Baiklah aku juga selesai...''ucap Michelle menyimpan ponselnya..

''Tapi aku belum selesai..''ucap Dilard protes..

Nila dan Michelle saling memandang..tak sopan rasannya ketika harus meninggalkan seseorang makan sendirian..

Michelle merasa tak enak....kemudian kembali duduk...

''Terimakasih atas pengertianmu Michelle..aku harus pergi...dan tuan Dilard, terimakasih untuk makananya..''

Nila lalu meninggalkan restoran dengan sengaja atas permintaan Dilard, dan kini hanya tinggal mereka berdua di dalam ruangan..

''Aku minta maaf karna membuatmu tinggal lebih lama Michelle...''

''Tidak masalah...makanlah tuan Dilard..''

Pria itu pun mengangguk, sambil sesekali mencuri pandang kepada Michelle..tak bisa di sangkal jika Michelle sangat cantik dan masih muda...dia mempunyai karisma yang kuat dan aura memikat dalam dirinya.satu paket yang tak mungkin di tolak Dilard..

''Apakah kau bekerja..''tanya Dilard basa basi.

'Aku punya toko bunga...''

''Benarkah...kebetulan aku sedang mencari beberapa pilihan bunga untuk di letakan di kantor..apa kau bisa membantuku..''

Michelle mengangguk tanpa ragu...

''Aku akan membantu tenang saja...''

''Terimakasih Michelle...oya...maaf kalau aku terlalu bertanya...''

''Katakan saja..aku akan menjawab jika itu tidak mengganggu..''gumam Michelle sambil meneguk juss yang hampir habis...

''Ehm....berapa usia putrimu..''

''Setahun lebih....''

Dilard mengangguk...

''Kasian dia..pada saat seperti ini anak perempuan akan merindukan sosok ayah dalam hidupnya..''

Michelle memijit pelipisnya, pria ini tak tau saja kalau anaknya punya ayah kandung yang masih hidup..jika tau dia akan syok..

''Yah....dia akan mengerti tepat pada waktunya tuan Dilard..''

Dilard mengangguk lalu kembali fokus menatap mata Michelle...

''Kau tau jika anakku juga mengalami hal yang sama...''

''Derrel maksudmu...''

Dilard mengangguk terlihat sedih...

''Ibunya meninggal ketika dia baru berusia 3 hari..''ucap Dilard menghela nafas..

''3 hari...'' jerit Michelle dengan ekspresi terkejut...

''Yah...komplikasi setelah melahirkan...''sambung Dilard menyudahi makannya..

Michelle sungguh tak mampu membayangkan anak sekecil itu sudah kehilangan seseorang yang sangat penting dalam hidupnya..

mau tak mau ingatan Michelle terbang pada putrinya Sherin, yah....Sherin sudah mulai mengerti dan tak pernah mau jauh dari Arga...dan Mikha tau kalau itu satu-satunya alasan mengapa Arga memutuskan kembali ke rumah..

''Aku turut berduka...sedih sekali menjadi Derrel..''suara Michelle terdengar lemah,..

Rasa empati yang di tujukan wajah Michelle sudah cukup memenuhi kriteria untuk Dilar...pria itu menarik sudut bibirnya,kini dia harus mendekati Michelle dan mendapatkan hatinya..

''Terimakasih atas perhatianmu Michelle ini sangat berarti bagiku..''

Ketika mulai membicarakan tentang anak hati Michelle menjadi lebih tenang..

''Kau harus menjaganya tuan Dilard...beri lebih banyak waktu untuknya agar dia tidak merasa kehilangan..''

Dilard mengangguk setuju lalu menatap Michelle..

''Michelle..minggu depan adalah hari ulang tahunnya dan aku berjanji membawa sosok ibu untuknya...jadi maukah kau menggantikan peran ibu walau hanya satu hari...? dia bahkan telah mulai melukis tentang sosok ibu....mata Dilard menjadi panas...aku terlalu sibuk dengan pekerjaan dan membuat putraku sering menungguku di waktu malam..bahkan dia tidur di sofa...aku merasa sangat bersalah..''

Michelle juga tenggelam dengan pikirannya sendiri...meminta waktunya sehari demi anak kecil..? apakah semua akan baik-baik saja..? Michelle sedikit takut menghadapi Arga..meski dia sering melawan tapi dia adalah seorang wanita dan kenyataannya adalah dia tak bisa melarikan diri dari pernikahan dengan Arga cepat atau lambat..karna Dimi juga telah memberinya wasiat tentang hal itu...apakah dia harus meminta ijin pada Arga..?

Tidak...untuk apa, selain mereka hanya terikat karna Sherin...Michelle masih belum lupa kalau pria itu membawa wanita lain ke perusahaan dan di depan matanya wanita itu menggandeng Arga..mengingat hal itu membuat Michelle menjadi panas...tak ada salahnya juga bukan kalau dia juga berteman...lagi pula ia hanya menyenangkan seorang anak kecil dan anak kecil itu butuh sosok ibu dalam sehari...

''Michelle...apakah permintaanku membebanimu...''tanya Dilard tidak enak.

''Aku setuju..hubungi aku saja...aku akan menemuinya..''

Dilard tersenyum...

''Bisakah aku mendapatkan nomor ponselmu..''

Deg!!!

*************

Michelle turun dari mobil dan sedikit terkejut ketika melihat Arga keluar dari dalam rumah sambil menggendong Sherin...tatapan Arga begitu dingin padanya dan Michelle menjadi gugup..ia melangkah mendekat..

''Sherin....''

Langkah Michelle terhenti ketika Arga melarang dirinya mendekat..sambil menyerahkan Sherin pada Tania, Arga mendekati Michelle..

''Aku ingin bicara denganmu di kamar Michelle...''

''Tapi.....''

''Sekarang.......'' desis Arga dengan tajam..

Michelle menghela nafas..

Apalagi sekarang....

1
pacarnya zayyan XODIAC💚💚💚
season pertama di buat geram sedangkan di sini baru baca di buat sedih.......
author kau berhasil membuat q menangis 😭😭😭😭....
semangat........
Denzo_sian_alfoenzo
bagus🥰 kriteria q ada smua pda karya2 kak ini aq suka
Denzo_sian_alfoenzo
aq mau bertapa dlu d tmpt u thor akn q slesaikan smua karyamu karna aq suka smua cerita mu bagus2 cpt tamatnya 🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
Denzo_sian_alfoenzo
alamak bkn kau yg akan memanfaatkan alya tp kau yg akan jatuh dlm kebaperan kpd alya
Denzo_sian_alfoenzo
cerita tomi dan tania sdh ada blm c
Novianti Ratnasari
baru baca udah sedih
Fr!$k@ wijayantie
kbnykan nulis novel yg msh on going jd nya slah nulis cerita jd ksini nh ceritanya si dary sm dars
Vitanov: Iya Friska gak bisa di hapus lagi soalnya..maaf ya
total 1 replies
Maya Sari
kok skrg d skip si Thor part haredang nya 🤔
Maya Sari
g
✨ Flow R!n 💚
salah kamar Thor 😁
Norintan Nazmie Tim's Sha
Terima kasih thor😍👌👍
𝐘𝐖💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ
Akhirx,Tamat,mkch y,De,utk Karya mu 👍🌹❤️🤗😘 ... Smngaaattttttt,De,dtnggu Karya slnjtx 🔥🤟💪
𝐘𝐖💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ
Lnjtkn,De 👍🌹❤️🤗😘
Norintan Nazmie Tim's Sha
next thor,penasaran😊👌👍
Ni Luh Putu Diah Apriyani
lanjuttt
𝐘𝐖💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ
Lnjtkn,De 👍🌹❤️🤗😘
Norintan Nazmie Tim's Sha
next,thor👌👍
Ni Luh Putu Diah Apriyani
next.. lanjut..
Neviya
up lg donk thor
𝐘𝐖💋🅢🅐🅛🅢🅐🅑🅘🅛🅐👻ᴸᴷ
Lanjutkan,Deee 👍🌹❤️🤗😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!