NovelToon NovelToon
Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Cahaya Dalam Kegelapan ( Sebuah Ketulusan)

Status: tamat
Genre:Romantis / Cintapertama / Patahhati / Duda / Tamat
Popularitas:55.9k
Nilai: 5
Nama Author: selvi_19

sebuah kebahagiaan hilang dalam sekejap karena terjebak dalam lingkaran yang tak pernah dia inginkan, semua orang yang melihat kehidupannya berada dalam kebahagiaan tetapi kenyataannya tidak seperti yang mereka lihat.

"aku tak pernah menginginkan kehidupan seperti ini dan apa aku masih bisa merasakan kehidupan seperti dulu lagi". Sintia

"andai dulu aku mencari kebenaran lebih dulu pasti jalannya tak seperti ini".Ilham

Bertemu kembali dengan orang di masa lalu sangatlah menyakitkan saat dirinya tak seperti dulu lagi, itulah yang Sintia alami saat bertemu kembali dengan ustadz Ilham. pertemuan itu membuat ustadz Ilham selalu memimpikan Sintia sedangkan Sintia selalu bermimpi bertemu dengan seorang wanita yang tidak dia kenal yang memintanya untuk menikah dengan suaminya dan menjaga anaknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon selvi_19, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jalan Takdir

Kini keduanya sudah sampai di apartemen dan Sintia mendudukkan dirinya di sofa yang ada di ruang tamu.

"Zahra lain kali kita ke desa mu lagi ya". ucap Sintia

"iya nona, nona saya mau ke rumah sakit dulu ya lamaran saya dapat balasan dan saya di suruh untuk datang ke rumah sakit". ucap Zahra

"wih selamat Zahra semoga saja bisa langsung bekerja di rumah sakit dokter Zahra". ucap Sintia

"nona tidak apa apa kan di apartemen sendirian". tanya Zahra

"tidak apa apa Zahra, cepatan pergi selagi masih ada kesempatan". perintah Sintia

setelah izin dari Sintia, Zahra langsung berlari menuju lift dan Zahra mencegah lift itu tertutup dengan kakinya setelah itu Zahra langsung masuk. di dalam lift Zahra hanya berdua saja dengan seorang pria. setelah lift sampai di lantai dasar langsung keluar sedangkan pria itu terseyum sambil memandang punggung Sintia.

pria itu berjalan sambil menyunggingkan senyuman dan sambil bersiul lalu menuju ke mobilnya dan melajukan ke sebuah tempat.

Sedangkan Sintia yang mulai merasa bosan lebih memilih untuk berjalan jalan, setelah kejadian itu Bagaskara tidak menemuinya dan juga menghubunginya bahkan Nomornya di blokir oleh Bagaskara. Sintia mengendarai mobilnya sendirian dan berhenti di sebuah restoran, di restoran Sintia memesan seratus box makanan. setelah semua box makanan berada di dalam mobilnya, Sintia melajukan mobilnya dan menghentikan di sebuah gang, Sintia masuk ke gang itu dan memanggil beberapa anak anak untuk membantunya membawa box makanan itu karena mobilnya tidak bisa masuk ke dalam sana.

di sinilah sekarang Sintia berada yaitu di sebuah perumahan yang terbuat dari kardus dan lingkungan yang kotor, kemudian sintiay dan anak anak itu membagikan makanan tersebut kepada orang yang tinggal di sana

"terima kasih nak semoga hidup mu selalu dalam kebahagiaan". ucap seorang nenek nenek

"terima kasih nek atas do'anya". jawab Sintia

"sungguh akan beruntung orang yang bisa mempersunting mu nak, nenek dapat melihat bahwa dirimu orang yang baik". ucap nenek itu sambil mengusap pipi Sintia dan Sintia hanya tersenyum untuk menanggapi ucapan sang nenek setelah mengatakan itu nenek tersebut meninggalkan Sintia

"anak anak terima kasih sudah membantu kakak membagikan makanannya". ucap Sintia

"sama sama kakak tadi kakak berbicara dengan siapa". ucap salah satu anak

"dengan nenek". jawab Sintia

"nenek siapa tadi aku lihat kakak berbicara sendirian". ucap anak itu lagi

"kakak tidak bicara sendirian tadi kakak benar berbicara dengan seorang nenek". jawab Sintia

"tapi benar kak apa yang dikatakan Edo tadi, Rara juga lihat kakak berbicara sendirian". ucap Rara

"Rara dan Edo benar kak lagian di tempat kami tidak ada nenek nenek hanya ada anak anak dan ibu ibu". ucap lili

Sintia diam untuk mencerna ucapan anak anak itu dan Sintia memegangi pipinya yang di pegang oleh nenek tadi.

"tapi tadi aku benar sedang berbicara pada seorang nenek tapi kenapa anak anak ini bilang aku bicara sendirian dan mereka juga bilang tidak ada nenek nenek tinggal di sini, lalu tadi aku berbicara dengan siapa, apa aku sedang berhalusinasi". monolog Sintia dalam hati

"hmmm ya sudah ya kakak pulang dulu, lain kali kakak datang kemari lagi". ucap Sintia

"iya kak dan terima kasih untuk makanan". jawab anak anak itu

Sintia berjalan memandang ke depan dan memikirkan ucapan anak anak tadi. saat sampai di tempat dia parkir mobil Sintia terkejut saat tidak melihat mobilnya dan semua barang barangnya ada di dalam mobil.

"astaga Sintia kenapa tadi kamu bisa lupa tidak mengunci mobilnya dan meninggalkan kuncinya di dalam mobil". ucap Sintia sambil menepuk kening dan membuang nafasnya dengan kasar

dengan langkah gontai Sintia berjalan menyusuri jalan dan jalan dalam keadaan sepi, saat sedang berjalan tiba tiba ada tiga pria yang menghadang jalan Sintia

"Hay cantik sendirian saja". goda salah satu pria dan Sintia mundur saat orang itu akan memegangnya

"cantik jangan jual mahal dong kami bisa memuaskan mu". ucap pria lainnya

bugh

bugh

bugh

ketiga pria itu meringis saat Sintia menendang area pribadinya, Sintia langsung berlari dan melepas heelsnya dan ketiga pria itu masih mengejar Sintia. sekuat tenaga Sintia berlari dan langkah Sintia memasuki sebuah pesantren, Sintia terus berlari sampai di Salah satu bangun

brugh

Sintia menabrak seseorang dan saat itu tali baju yang di pundak Sintia lepas satu. Sintia yang masih memejamkan matanya , mengkerutkan dahinya saat tidak merasakan sakit.

"astagfirullah". pekik seseorang sehingga membuat Sintia membuka matanya dan saat itu juga ustadz Ilham mendorong Sintia dan orang yang melihat mereka langsung menutup matanya saat salah satu aset Sintia hampir terlihat karena talinya lepas

"astaghfirullah ustadz Ilham apa yang kamu lakukan nak". ucap ummah langsung melebarkan sarung yang dia bawa untuk menutupi tubuh Sintia, ummah berjalan saat ke bangun itu saat mendengar benda jatuh dan pekik seseorang

"tadi saya lihat ustadz Ilham zina dengan perempuan ini ummah". ucap santri yang memergoki mereka

"tunggu tunggu saya dan ustadz Ilham tidak berzina". ucap Sintia

"tidak berzina bagaimana tadi jelas jelas saat melihat mba dan ustadz Ilham sedang berada di posisi yang sangat intim bahkan mba sudah setengah telanjang, apa jadinya jika saya tidak datang, mungkin mba dan ustadz Ilham Sudah benar benar melakukan zina di pesantren ini". ucap santri tadi

"ummah ini tidak seperti yang ummah lihat". ucap ustadz Ilham

sedangkan di depan sudah banyak santri berkumpul bahkan mereka berbisik-bisik mengenai ustadz Ilham, Abah dan Ning Aida yang sudah sampai di sana bertanya pada ummah apa yang terjadi dan Abah memijat. dahinya.

kini ustad Ilham dan Sintia sudah berada di ndalem

"Abah aku yakin ustadz Ilham melakukan itu dan Aida yakin perempuan ini yang sengaja menggoda ustadz Ilham agar di nikahi". ucap Ning Aida dan menatap tajam pada Sintia sedangkan Sintia bisa merasakan perempuan yang barusan berbicara tadi tidak menyukainya

"hmm maaf saya rasa di sini ada kesalahpahaman, tadi saya di kejar oleh beberapa preman dan saya bingung hingga akhirnya saya berlari masuk ke sini dan tidak sengaja menabrak ustadz ini dan masalah saya yang hampir telanjang itu karena tali pada baju saya lepas". Sintia menjelaskan apa yang sebenarnya terjadi

"ya iyalah di kejar preman orang pakaiannya saja seperti itu pasti sudah tidak suci lagi". ucap Aida

"Aida". bentak Abah

"benar seperti itu kejadiannya ustadz Ilham". tanya Abah

"iya bah tadi saya baru selesai memulangkan peralatan olahraga dan tertabrak olehnya". jawab ustadz Ilham

"tapi semua orang percaya kalian sudah melakukan zina dan kalian harus menikah". ucap Abah

"tidak bisa seperti itu Abah, perempuan ini pasti senang jika bisa menikah dengan ustadz Ilham yang pandai agama dan kasihan ustadz Ilham menikah dengan ahli neraka". ucap Aida yang tidak terima karena dia sangat mengungkapkan menikah dengan ustadz Ilham

1
ary rachmawati
🤩🤩🤩🤩🤩👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼👍🏼
ary rachmawati
mungkin ini yg menyebabkan dilarangnya seorang istri menceritakan perlakuan suaminya ke istrinya kpd orang lain, krn yg dikuatirkan timbul rasa spt yg dialami aida ke suaminya kania... 🙏🏼🙏🏼
selvi_19: makasih sudah mampir
total 1 replies
New Oppo Medan
udah d bc,, tinggal lanjut an y aja Thor 🙂
New Oppo Medan
cantik2 dan ganteng2
ma" athif 😊
siiip ka lngsng cus meluncur 😅😅😅
Rhysna
bukanka nama mamanya Ilham mawar kenapa d sini tertulis Fatimah
ma" athif 😊
ka boleh g ilhamnya akun pinjem buat jd suamiku di tuker boleh dech 😅😅😅😅
selvi_19: jangan ntar gak ada yang bisa buat Sintia berbunga bunga lagi 😁
total 1 replies
ma" athif 😊
mau dong ka boncapnya 😅😅
mawar
mau bgt kk aplg yg asisten mantan sintia yg ketemu laki2 dmasa lalu yg sering ngebully
mawar: dtggu kk
total 2 replies
Maisyaroh
mau bngt dong Thor.....
My Hanni Hartono
Mau banget thor
ma" athif 😊
ilham aku padamu 😘😘😘😘 slmt ya Sintia mau jadi calon umi 😅😅
Ajeng Ina
Alkhamdulillah... akhirnya hamil lagi sintia.,. selamat buat ilham dan Sintia menjadi orang tua
selvi_19
maaf baru ke up ya sebenernya up-nya dari semalam dan baru lolos sekarang
My Hanni Hartono
Alhamdulillah semua bisa teratasi tanpa harus ilham jadi anak durhaka becik ketitik olo ketero
ma" athif 😊
kapok ma" nya ilham
Maisyaroh
emng y...mamanya si Ilham ini kyknya cocok tinggl d pesantren biar dia d ajrrkn LG tntng mnghargai n mensyukuri hidup ini...pdhl udh tua tp kok y sikapnya masih kyk ank SMA yng labil...kasian anknya yng jd korban..lnjt....
selvi_19
update besok ya
My Hanni Hartono
Untung ada cctv walaupun mulut tidak bicara tapi allah maha adil dan melihat
ma" athif 😊
rasain tuch bu marwah kena semprot ilham sama abinya habisnya jahat bngt..... ka klo bisa up nya tiap hari apa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!