Berkisah mengenai seorang pria miskin, berparas buruk rupa bernama Johan Gabriel Hutomo dengan penampilannya yang tak kekinian membuatnya selalu tak dianggap oleh Sherly, gadis cantik yang dia sukai selama ini ternyata kekasih sahabatnya yang bernama Rey.
Suatu ketika Johan mengetahui kenyataan bahwa Rey ternyata berselingkuh dari Sherly.
Johan pun segera memberitahu Sherly tentang perselingkuhan kekasihnya, namun Johan tak dipercaya Sherly.
Johan pun sangat terluka akan penolakan yang terus dilakukan oleh Sherly, sehingga dia meminta bantuan kepada temannya untuk mendapatkan pekerjaan baru dan keluar dari cafe bucin,namun siapa sangka pertemuan tak terduga dengan Kakek Gilbert mengubah hidupnya.
ikuti kisah perjalanan cinta Johan mendapatkan hati Sherly!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fanie Liem, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Johan menyusun Strategi
Segudang pertanyaan menumpuk dalam benak Johan, dia harus menyusun strategi untuk menemukan keberadaan Sherly dan Yasmine
"Gimana sama regu lain? lu sudah memberitahunya?" tanya Johan
"Belum, gue nggak nemuin mereka di rute yang tadi gue kasih tanda."Ucap reno yang tertatih-tatih karena berlari
"Kalau gitu, sekarang lo harus mikirin cara untuk membebaskan sherly dan Yasmine." Ucap Johan
"Ini juga gue lagi mikir." Ucap Reno
"Kita cuman bertiga sedangkan mereka banyak dan gue cuman cewek mana mungkin gue bisa melawan mereka." Ucap Naya
"Ah, gue ada ide."Ucap Johan
"Apa ide lu." tanya maya
"Gini ajah sekarang maya jadi pancingannya untuk para penjaganya untuk keluar lalu gue akan masuk dan bebasin sherly gimana?" tanya Johan
"Wah, ide lu memang berlian sekali."Ucap Reno
"Ih,tega banget sih, masa gue jadi pancingan para penjaga?" Ucap Maya
"Cuman ini satu-satunya cara buat bebasin Sherly dan Yasmine." Ucap Johan
"Kalau gue di apa-apain gimana?" tanya Naya yang cemas
"akan ada Reno yang jagain lo."Ucap Johan
"Bener tuh maya, gue pasti jagain lu" Ucap Reno
"lu tenang aj maya, si reno bela dirinya udah seperti kungfu panda." ucap Johan
"Tumben lo muji temen sendiri." Ucap Reno
"Terpaksa!" Bisik Johan
"kurang ajar lu." Ucap Reno
"Bicara apa sih kalian sampai bisik-bisik begitu." Ucap Maya
"Bukan urusan wanita." Ucap Reno
"Sekarang kita fokus buat selamatkan sherly, tapi gue mancing mereka keluarnya gimana?" tanya maya
"lo nyamar ajah jadi ibu-ibu tukang jamu gendong saja."Ucap Reno dengan terkekeh
"Eh, otaknya di pake di kepala jangan di lutut. kalau gue nyamar jadi mbah jamu di tengah hutan ini pasti mereka akan curiga."Ucap Maya
"Mending lu yang jadi umpan kenapa harus gue, gue takut!" tolak Maya
"Sudahlah jangan debat, kalau maya takut lebih baik lo ajah jadi Cangcimen saja gimana?" tanya Johan
"Aduh, kenapa harus gue sih. di mana-mana cewek yang jadi umpan soalnya para penjaga itu pasti mata keranjang." Ucap Reno
"Bener sih, cuman mau gimana lagi si maya takut." Ucap Johan
"gini ajah deh, kalau lu lakuin tugas lo yang kali ini, jadi pancingan para penjaga gw tambahin hadiah yang gw janjian" Ucap Reno
"Emang lo masih apa lagi selain handphone dan skincare," tanya maya
"Gue kasih laptop deh, gimana?" tanya reno
"Wah, beneran ya?" tanya maya
"lah beneran asal lo yang jadi pancingannya." Ucap Reno
"Oke deh gue setuju."Ucap maya
"Huh! sudahlah kalian pokoknya harus tanggung jawab karena ini semua ulah keusilan kalian"ucap Johan
"Jangan nyalahin gue Jo, dia tuh yang maksa gue sampe mau kasih imbalan, makanya gue terbuai sama imbalannya." Ucap Maya
"Eh, Maya jangan nyalahin gue sendirian dong, coba lo pikir kan kita sama- sama salah," ucap reno
"Yah deh gue ngaku salah karena udah tergiur imbalan dari lo" ucap maya
"Cukup! kalian kalau mau debat jangan di sini, kita harus susun rencananya" ucap Johan
Bersambung...
...Jangan lupa untuk mendukung karya ini dengan cara Like di setiap episodenya, vote sebanyak-banyaknya, dan tambahkan rak di buku kalian sebagai menu favorite kalian...
...Terima kasih sudah setia membaca Novel ini, semoga bisa menghibur...
Penulisan huruf kapital, tanda baca, masih banyak yang perlu diperbaiki, begitu pula masih ada penempatan huruf yang salah pada beberapa kata,contoh nya kata "kemari" dalam percakapan Johan dan kakek ditulis "kemarin".
Lebih teliti ya dalam proses editing nya, overall cukup bagus, terus tingkatkan perbaikan nya dan terus semangat ya untuk berkarya.
sampai season ketiga mantap kak
mngkn harus ada revisi dikit
ayo semangat kak