NovelToon NovelToon
Kembalinya Puteri Tengkorak Putih

Kembalinya Puteri Tengkorak Putih

Status: tamat
Genre:Teen / Action / Fantasi / Sci-Fi / Peningkatan diri -peningkatan kemmapuan / Chicklit / Tamat
Popularitas:48.4k
Nilai: 5
Nama Author: orpmy

Dia yang telah berjuang sendirian dalam perang tiga ribu tahun, diberikan kesempatan kedua untuk memulai dari awal.

Kirana berhasil mengalahkan Dewa Kehancuran Yagdragoath yang berusaha menghancurkan bumi. Tapi harga dari kemenangan itu begitu besar. Keluarga, teman, rekan dan bahkan bumi itu sendiri hancur, hanya Kirana yang tersisa dari reruntuhan dimensi. Tidak ingin menjalani hidup abadi di dalam kesendirian, Kirana menciptakan ulang dunianya dengan dia yang menjadi dewa.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon orpmy, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 23 : Pahlawan Bryan

“Kau cukup memiliki uang untuk membeli saham dari guild Bouty Money atau Wongasu, tapi kenapa kau justru datang ke guild kecil kami.” Bryan yang begitu penasaran bertanya pada Kirana.

“Itu sederhana, aku tidak bisa bekerja sama dengan mereka yang memiliki tujuan sama sepertiku. Itu akan merepotkan jika harus berbagi hasil.” bakas Kirana.

“Tujuan, tujuan apa?.” Bryan semakin penasaran.

“Tentu saja menguasai seluruh daerah ini, memang ada hal lain yang menarik di tempat ini selain menguasai seluruh wilayah?.”

Bryan tercengang mendengar tujuan Kirana yang ingin menguasai seluruh daerah kumuh.

“Bagaimana kau yakin jika aku tidak ingin melakukan hal yang sama?, Menguasai seluruh daerah ini adalah impian setiap pemimpin guild kau tahu?.”

“Tidak, kau tidak akan memiliki mimpi seperti itu.”

“Kenapa kau begitu yakin?.”

“Karena kau adalah seorang pahlawan?.”

““‘“Hah?!”’””

Semua orang di ruangan itu yang sejak tadi hanya mendengar percakapan antara Bryan dan Kirana, seketika dipenuhi tanda tanya di kepala mereka. Mereka semua menatap Bryan dengan tatapan tidak percaya.

“Apa kau kemari hanya untuk bermain-main nona? Hentikan karena aku benar-benar sibuk.”

“Aku mengatakan yang sejujurnya.”

Di balik topeng Kirana menatap Bryan dengan mata emasnya. Dia dapat melihat potensi pada diri pemuda itu.

“Jika kau masih tidak percaya aku bisa membangkitkan sedikit kekuatan seorang pahlawan yang kau miliki, tapi sebelum itu tandatangani kesepakatan pembelian saham lebih dahulu.”

Kirana kemudian memberikan secarik kertas bertuliskan kontak. Semua orang melihat kontrak yang tertera dan memang tidak ada yang aneh dari kontak itu.

“Yah, walaupun kau membual tentang pahlawan, tapi setidaknya bayar kami dengan sesuai.” walaupun dia menandatangani kontrak, Bryan masih tidak percaya jika dirinya adalah seorang pahlawan.

“Tentu…”

Saat Bryan menyerahkan berkas yang telah dia tandatangani, tiba-tiba tangan Kirana mencengkeram tangannya. Bryan terkejut saat merasa ada sesuatu yang mengalir kedalam dirinya.

“Apa... apa yang kau lakukan!.” Bryan mencoba menarik tangannya tapi percuma. Semua orang termasuk Olivia yang melihat sesuatu terjadi pada Bryan mencoba untuk memisahkan keduanya, tapi sebuah penghalang melindungi keduanya.

“Lihat dirimu yang sebelumnya.” Bryan terdiam saat menatap mata Kirana yang mulai bersinar keemasan, saat dia menatap cahaya itu seolah jiwa Bryan tertarik kedalamnya dan di lempar entah kemana.

Jiwa Bryan tiba-tiba mendapati dirinya berdiri di tengah lautan manusia yang mengenakan armor besi terlihat seperti prajurit abad pertengahan.

Para prajurit itu dipimpin oleh seorang kesatria yang terlihat begitu mirip dengannya.

“Untuk melindungi mereka yang kita sayangi, untuk memastikan masa depan yang lebih baik untuk generasi yang akan datang. Siapkan jiwa raga kalian menghadapi kematian!.”

Perkataan komandan perang yang begitu menggetarkan hati semua prajurit hingga menghilangkan seluruh ketakutan yang berada di benak semua orang.

Kemudian tidak lama setelah perkataan komandan pasukan, dari cakrawala sebuah gelombang monster datang begitu cepat. Seluruh tubuh Bryan bergetar hebat saat melihat gerombolan monster sebesar itu.

“Jangan takut! Kita adalah pasukan terakhir yang tersisa, jangan mengharapkan bantuan yang tidak akan datang. Semuanya tergantung pada usaha kita sendiri.”

Bagaikan terhipnotis, seluruh pasukan itu tidak sedikitpun menunjukkan ketakutan di wajah mereka, walaupun kematian sudah di depan mata.

“Kehidupan mu, keselamatan dunia. Keduanya ada ditangan kalian. Sekarang serang!.”

Semua prajurit bergerak sesuai perintah komandan. Pertempuran besar yang dipenuhi oleh jerit tangis manusia membuat jiwa Bryan merasa tidak tahan. Tapi tidak ada yang bisa Bryan lakukan selain menonton.

Graaaah...

Komandan menjerit keras saat dua pedang milik iblis menusuk perutnya, tapi dengan luka parah itu pun komandan masih terus berusaha mengalahkan sebanyak mungkin iblis yang bisa dia kalahkan.

Satu persatu prajurit yang bertarung bersamanya mulai berguguran tapi komandan masih mengayunkan pedangnya walaupun kulit tangannya telah melepuh. Seluruh tubuh komandan dibasahi oleh darah iblis sedangkan kakinya kini berdiri di gunung mayat para iblis yang telah dia bunuh.

Hingga pertempuran yang memakan waktu berminggu-minggu itu berakhir saat komandan berhasil mengalahkan raja iblis.

Di atas gunung mayat, tepat di samping raja iblis yang baru dia kalahkan. Komandan terbaring lemah menanti ajal menjemput.

{Kau memerankan kisah mu dengan baik sebagai pahlawan, Bryan von Ciganjur}

Suara itu terdengar di seluruh langit. Komandan Penasaran dengan suara apa itu, namun kantuk yang begitu berat membuatnya tidur untuk selamanya.

{Sekarang terimalah hadiah yang pantas kau dapatkan}

Jiwa Bryan menatap saat-saat terakhir komandan itu. Hingga saat komandan menghembuskan nafas terakhirnya, seluruh ruangan kembali menjadi putih dan Bryan menemukan dirinya di dalam ruang putih tersebut bersama sang komandan.

Keduanya hanya saling menatap. Dari dekat Bryan mengakui jika wajah komandan itu lebih baik dari wajahnya. Perlahan sosok komandan menjadi butiran cahaya yang terbang kearah Bryan.

[Job Pahlawan dari dimensi lain telah berhasil diakuisisi]

Setelah suara itu terdengar, jiwa Bryan kembali ke tubuhnya yang asli. Menyadari jika Bryan telah melihat masa lalu di kehidupannya yang dahulu, Kirana segera melepas tangan Bryan.

“Sekarang kau sudah melihat siapa kau yang dahulu.”

“……”

Di pelelangan, Bryan menatap lengannya yang telah dipegang oleh Kirana. Bryan merasakan kekuatannya meningkat drastis setelah mendapatkan job Pahlawan. Dia bahkan tidak akan mengira bisa mengalahkan Belami dalam satu pertarungan.

***

Pelelangan dimulai, beberapa item yang dilelang cukup menarik perhatian peserta, tapi tidak ada yang benar-benar membuat semua orang bersemangat untuk melakukan perang harga.

Kotak harta lantai 17 yang dijual oleh Regina berhasil ditawar sebesar 4700 keping emas. Sementara semua potion dibeli dengan harga 3000 Keling.

“Madam,” seorang pria menyerahkan potion yang berhasil mereka beli pada Medusa pemimpin guild Snakebite.

“Tck!.” melihat potion itu membuat Medusa yang merupakan seorang peneliti hanya bisa menggigit jari saat melihat betapa murninya potion yang dijual oleh BlackBone Company.

“Cari tahu apa pun mengenai guild BlackBone.” perintah Medusa.

“Laksanakan nyonya.” bakas pelayannya.

Ketika Medusa tengah asik memperhatikan potion yang baru dia beli. Di stadion kembali terjadi sebuah keributan.

Penyebab dari keributan itu adalah sebuah item lelang utama.

“Hubungi ketua, kita harus memberitahu dia tentang ini.”

“Kita harus mendapatkan item itu.”

“Sial aku telah menghabiskan uangku dengan membeli seratus potion.”

“Jangan ada yang berani menawar item itu atau kalian akan berhadapan dengan guild Bouty Money.”

“Bah, siapa yang peduli kau pikir aku takut dengan kalian?.”

Melihat pertikaian semua orang yang melihat item yang dia jual, membuat Commander menggerakkan kepalanya.

“Mereka seperti sekelompok ikan di Empang yang diberi makan. Begitu ribut dengan mulut terus terbuka lebar.”

Item yang dianggap sampah oleh Commander tapi bagaikan berlian untuk semua orang didalam rumah pelelangan.

***

Chapter 23 : Pahlawan Bryan.

END.

[Jangan lupa tinggalkan komentar dan like setelah membaca]

1
xyz
klo udah pake gonna gk perlu pake to lgi gasii thor??
xyz: bukan bang...gk pernah buat novel
total 3 replies
Rei
mau nanya Thor, apakah akan ada Yuri? kalau iya kayanya gw gak lanjut baca
KyoRif🩵💙: yuri itu genre girl love girl
total 2 replies
Orpmy
Ya kan bener Yggdrasil 😧
Frando Kanan
yggdrasil Thor bkn yggdrasil 🤦
Frando Kanan
gambar yggdrasil itu....nth knp gw jd teringet yg game AO...ada dungeon yggdrasil jg....tpi agak berbeda
Frando Kanan
seharusny suruh monster lo buat akting 🤦
Frando Kanan
sosiopat?
Frando Kanan: pke gw udh lht google.... ternyata artiny...lbh tptny anti sosial....sama seperti gw deh....
total 3 replies
Orpmy
penggemar FF
Frando Kanan
slim? slime maksud?
Orpmy: maaf typo
total 1 replies
Frando Kanan
cureja? knp gk asing ya??
Frando Kanan
kasian bgt Cecilia
Frando Kanan
aleh? dungeon terturup krn ulah kirana?
Frando Kanan
dewa kultivator?! itu berarti....zaman kuno di gabungkn zaman modern?! serius?!
Frando Kanan
anjirr mlh Kentut 🤦
Frando Kanan
terkenal ratu cemburu? dgn kta lain....heh 😏
Frando Kanan
Rawa dosa?
Frando Kanan
potion?! kek game deh...
Frando Kanan
hee...itu gambar Olivia? kek dual sword
Frando Kanan
dark Phoenix? nma guild itu? hmm...
Frando Kanan
senpai? si bch itu? wow
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!