NovelToon NovelToon
...

...

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Fantasi / Petualangan / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:49.1k
Nilai: 5
Nama Author: My Project

[Sedang Mengalami Revisi]
[Sebaiknya baca Modern System selama novel ini direvisi]

"Guru, berarti si cacat Deon tidak akan pernah bisa menjadi seorang Machitis? ... Benar-benar sampah klan Aciel."

Pada awalnya Deon hanyalah pemuda kurang beruntung dari klan terkuat tapi dapat hidup bahagia di kota Nervik.

Semenjak terjadinya suatu peristiwa di kota Nervik kehidupan Deon berubah secara perlahan. Dimulai dari kematian ibunya disusul perubahan sikap seluruh anggota klan kepada Deon.

"Aku memanglah bukan orang pendendam, tapi, aku tidak akan terima jika seluruh anggota klan ku dibantai! Apalagi jika wanita yang paling aku sayangi terluka!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon My Project, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#23 Harus Menerima

"Pertama, kita akan mencari hadiah ulang tahun untuk adikku, ke-" Deon memutuskan untuk tidak menyelesaikan kalimatnya, karena dia memang tidak tau harus apa selain menyelamatkan Wilona.

"Heh, kalau begitu kita cari hadiah dulu untuk adikmu!" Ucap Felix tidak percaya jika Deon tidak memiliki rencana.

"Oke, ayo kita bantu Deon cari hadiah untuk seorang gadis!" Ucap Lily bersemangat.

"Tapi, hadiah apa yang kamu inginkan, Yon?" Felix.

"Entah?" Deon.

"Bocah gobl0k!!!" Ucap Felix dalam hati.

"Bagaimana kalau pakaian saja." Lily mengucapkan usulannya.

"Setuju!" Ucap Deon dengan semangat yang telah kembali.

"Ayo cari toko pakaian!" Ucap Lily sambil memukul langit.

"Ayo!" Tepat setelah Deon mengucapkan kalimatnya, ia langsung berlari dengan Lily untuk mencari toko pakaian.

"Sebenarnya aku dianggap apa tidak sih?" Felix mengeluh dalam hati. "Oi, tunggu!!" Felix langsung berlari menyusul Deon dan Lily.

Setelah membeli sepasang pakaian untuk Wilona, Deon baru teringat jika Wilona sangat menyukai boneka beruang. Maka dari itu, Deon langsung mengajak Felix dan Lily untuk membantunya mencari boneka beruang.

"Kamu serius beli boneka sebesar itu, Yon?" Ucap Felix malu karena menjadi pusat perhatian semua orang saat berjalan bersama Lily dibelakang Deon menuju wilayah pemukiman klan Aciel.

"Ya, aku serius." Ucap Deon dengan perasaan sangat senang.

"Tapi, tinggi boneka itu denganmu hampir sama lho, Yon." Ucap Lily yang juga merasa malu.

Deon memilih boneka beruang berwarna coklat yang memiliki tinggi 160 Cm. Dengan membawa boneka seperti itu, pastinya akan menarik perhatian semua orang.

"Hahahaha, malah bagus kalau begitu, jadi Wilona akan selalu mengingatku karena tinggi boneka ini hampir sama denganku." Ucap Deon tambah senang.

Deon berhenti tepat di depan gerbang masuk pemukiman klan Aciel. Hal itu membuat Felix dan Lily juga ikut berhenti berjalan.

Air mata Deon mulai menetes keluar. Setelah cukup lama tidak bertemu dengan Wilona, akhirnya hari ini Deon dapat bertemu dengan adik kesayangannya.

"Hah~" Deon mulai berjalan masuk ke pemukiman klan Aciel. Diikuti oleh Felix dan Lily dibelakangnya.

Semakin berjalan masuk Deon, Felix dan Lily semakin merasakan keanehan.

"Kenapa disini sangat sepi? Padahal beberapa tahun yang lalu sangat ramai?" Ucap Felix dalam hati.

"Felix." Ucap Lily sambil memeluk tangan kanan Felix.

Sejenak Felix menolehkan kepalanya kearah Lily. Setelah itu Felix kembali memandang ke depan sambil berkata dalam hati. "Sebenarnya ada apa disini?"

"Oi, siapa kalian?!!"

Tiba-tiba saja terdengar suara dari arah belakang mereka bertiga. Hal itu membuat mereka bertiga berhenti berjalan.

Lily semakin memeluk erat tangan kanan Felix karena terkejut sekaligus ketakutan.

Secara perlahan Felix menolehkan kepalanya kearah sumber suara itu. Felix merasa lega melihat seorang pria berjalan kearahnya.

"Lily, tenanglah!" Ucap Felix kepada Lily.

"Ada apa tuan-tuan dan nona datang ke sini?" Ucap pria itu.

"Maaf, bisakah anda memberitahu kami, kenapa tempat ini sangat sepi?" Ucap Felix secara sopan.

"Hah? Apa kalian tidak tau kalau hampir seluruh anggota klan Aciel telah dibunuh?" Ucap pria itu bertanya balik.

"M-maksudnya dibunuh?" Ucap Lily terkejut. Terkejut pula yang dirasakan oleh Felix.

"Hah~ iya, hampir semua anggota klan Aciel telah dibantai, dibunuh! Ini aku dan teman-temanku diminta untuk memperbaiki kerusakan yang ada, dan sekarang semuanya sudah hampir selesai dibangun kembali." Ucap pria itu.

"Ja-jadi... Ti...dak ada la-lagi klan Aciel?" Ucap Lily terbata-bata.

"Ya, bisa dibilang seperti itu." Ucap pria itu tenang. "Kalau kalian tidak memiliki kepentingan disini, silahkan keluar! Aku mau melanjutkan pekerjaanku dulu." Pria itu langsung membalikkan tubuhnya dan kembali ketempat kerjaannya.

Felix dan Lily saling memandang satu sama lain. Meskipun Lily tidak memiliki hubungan dengan klan Aciel, tapi, air mata Lily tetap mengalir keluar. Lily tidak bisa membayangkan keadaan Deon jika dia tau akan hal ini.

"Ternyata begitu ya?" Terdengar suara Deon sangat lemah.

Felix dan Lily langsung menolehkan kepalanya kearah sumber suara Deon.

"Yon." Ucap Lily merasa tidak tega melihat Deon seperti tidak memiliki tenaga.

*JEDHERR*

Deon jatuh dengan lutut sebagai tumpuannya, dibarengi dengan suara sambaran petir.

Langit yang tadi sangat cerah, tiba-tiba berubah menjadi mendung. Tak lama kemudian, air hujan mulai turun membasahi bumi.

"Arggh!!!!!" Deon berteriak sangat kencang ditengah guyuran air hujan. Deon menangis sejadi-jadinya. Meskipun klan Aciel memperlakukannya sangat buruk beberapa tahun kebelakang ini, tapi seluruh anggota klan Aciel tetaplah keluarga Deon.

"Yon!!!" Teriak Lily tidak tega melihat keadaan Deon. Lily langsung berlari mendekati Deon.

*KEP*

Lily memeluk erat tubuh Deon.

"Ke-kenapa semua ini harus terjadi kepadaku?" Ucap Deon sambil terus menangis di pelukan Lily.

"Yon, kamu harus kuat! Ka-kamu masih memiliki keluarga! Aku dan Felix akan membantumu melewati semua ini." Ucap Lily sambil mempererat pelukannya.

Deon tambah menangis sejadi-jadinya di pelukan Lily.

"Aku, aku tidak terima, aku, aku akan membalaskan dendam klan Aciel, aku akan mencari pelakunya, aku akan membunuh semua orang yang terlibat kejadian ini!!!" Rasa dendam mulai menyelimuti hati Deon.

Felix tersentak terkejut mendengar Deon. Felix tidak bisa percaya jika seorang seperti Deon yang sejatinya anak dari wanita yang dikenalnya tidak bisa memiliki rasa dendam, ternyata dapat memiliki rasa dendam terhadap orang lain.

Deon mendorong tubuh Lily yang memeluknya dengan sangat kuat, hingga membuat Lily terjatuh kebelakang. Deon langsung mencabut kedua senjatanya, dan langsung melompat tinggi ke atas salah satu bangunan.

Felix langsung melompat menyusul Deon. Karena Felix masih lebih cepat dari pada Deon, Felix langsung menendang tubuh Deon yang masih di udara, hingga membuat Deon kembali ke tanah.

Deon dapat mengendalikan tubuhnya agar tidak terjatuh. Saat Deon mengangkat kepalanya, Deon harus menerima pukulan Felix tepat di hidungnya. Dan akhirnya, Deon jatuh kebelakang.

Saat Deon hendak berdiri kembali, tiba-tiba terdengar.

"Yon, Felix, berhenti!!!" Lily berteriak sambil berlari kearah Deon dan Felix.

Lily langsung membentangkan kedua tangannya tepat diantara Deon dan Felix.

"Kenapa kalian berdua malah bertarung disaat seperti ini?! Hiks... Hiks... Hiks..." Ucap Lily sambil menangis tersedu-sedu.

"Cih." Felix langsung melepaskan kepalan tangannya

"Masih ada anggota klan yang selamat." Ucap Lily sambil menoleh kearah Deon.

"Maksudnya, Lily?" Ucap Felix sambil mengerutkan keningnya.

"Tadi orang itu bilang 'hampir semua' jadi tidak semua anggota klan Aciel telah dibunuh." Ucap Lily sambil mengalihkan pandangannya dari Deon kearah langit.

"Tapi, aku sudah tidak peduli dengan klan Aciel, yang aku inginkan, apa Wilona selamat?!" Bentak Deon.

Bersambung......

My Project sebagai penulis "Deon Sword of Darkness" mengakui jika terdapat banyak sekali kesalahan dalam penulisan. My Project mohon kepada para senior bisa sedikit membagikan ilmunya kepada penulis ceroboh ini.

Oh iya... My Project harap kepada para pembaca berkenan untuk memberikan

Like

Comment

Vote

Rating 5🌟

Subscribe

Eh... Tapi subscribe gak ada ya? Ya udah Favorit aja.

1
Kang Nyimak
komen ahh
Mhd Sayubi Efendi
terlalu naif MC nya
Kang Nyimak
👣
Kang Nyimak
👣👣
Kang Nyimak
👣
Kang Nyimak
petualangan baru di mulai
Kang Nyimak
mantap kreatif bet lu Thor sampe buat peta Ama logo nya
Kang Nyimak
orang hebat akan lahir dari penderitaan
Kang Nyimak
makin seru nihh

muehehehe
Kang Nyimak
ya 11 12 kek Naruto waktu ujian kelulusan
Kang Nyimak
mampir di sini ahh sambil nunggu yang di sebelah Up
Off
Antara sayang dan naif beda tipis ya wkek semangat thor bagus ceritanya
Empires
pasti setelah itu dia nyari adiknya trus sembah" tu si adik iyakan ?
Empires
wah wah gelar baru nih dalam cerita, biasanya terlihat kalo dilain sisi ada kuktivator, pendekar kalo yg ini machitis kerrrennnnn
why
MC nya kurang OP cemen
Aqsa Grizzly
mantap ceritanya
ベルゼブブ
....
ベルゼブブ
.....
ベルゼブブ
...
ベルゼブブ
h...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!