NovelToon NovelToon
Jangan Salahkan Aku

Jangan Salahkan Aku

Status: tamat
Genre:Nikahkontrak / Nikahmuda / Patahhati / Balas Dendam / Romantis / Berondong / Tamat
Popularitas:289.9k
Nilai: 5
Nama Author: Mayanov

Floryn menemukan suaminya selingkuh di rumah mereka sendiri. Rasa sakit hati membuatnya ingin meninggalkan laki-laki itu dengan segera. Sayang, Floryn terlalu takut untuk kehilangan kenyamanan hidup yang selama ini diberikan oleh sang suami. Apalagi, satu-satunya anak yang mereka miliki masih kecil dan memerlukan figur lengkap orang tuanya.

Floryn memang bisa bertahan di dalam pernikahan itu demi Alvin—sang buah hati—meski tidak lama. Pada akhirnya ia menyerah. Floryn memutuskan untuk menceraikan Enrik dan mendapatkan hidup yang lebih baik.

Sayangnya, untuk mencapai kebebasan itu, Floryn menghadapi banyak hal yang membuatnya terpuruk berkali-kali. Belum lagi dengan Enrik yang pandai memutarbalikkan fakta. Akankah semua berjalan dengan baik?

Note: Tulisan ini tidak mewakili individu atau instansi manapun. Jika ada kesamaan nama tokoh, tempat, dan lain-lain, hal itu bukan suatu kesengajaan. Semua hal di dalam tulisan ini bersifat fiktif, murni hasil halu penulis saja.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mayanov, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Suami Anda Selingkuh, Ya?

Di dalam mobil, Zoel mengambil banyak tissue untuk mengeringkan rambut Floryn. Hujan yang lumayan deras membuat rambut mereka lumayan basah.

"Terima kasih karena mau datang dan menolongku," ungkap Floryn dengan wajah tertunduk.

Zoel yang baru saja mulai mengeringkan rambutnya sendiri, langsung menghentikan aktivitas tersebut. Ia membuang tisu yang belum selesai digunakan.

“Saya punya banyak pertanyaan untuk Anda, Bu. Apa yang Anda lakukan di sini tengah malam buta? Bukankah seharusnya Anda bersama keluarga Anda di rumah?” tanya Zoel dengan rentetan pertanyaan.

Floryn terlihat memijat keningnya sendiri. Rupanya, wanita itu sedang berpikir, apakah ia harus menjelaskannya pada Zoel atau tidak. Akan tetapi, ia sudah sangat tidak enak karena membuatnya terlibat dalam masalah itu.

“Baiklah, saya akan menjelaskan semuanya. Tapi … bisakah Anda mengantarkan saya ke kantor polisi terdekat? Saya harus melaporkan kehilangan mobil saya …,” ungkap Floryn yang lumayan bisa menenangkan dirinya sendiri.

“Ah ya. Anda benar. Kita harus melaporkan kehilangan mobil Anda …,” sambung Zoel.

Mobil yang laki-laki itu kemudikan mulai beranjak dari sana. Ia mengendarainya dengan pelan karena hujan yang semakin deras.

Tidak lama kemudian, mereka sampai di depan sebuah kantor polisi yang paling dekat dengan lokasi kejadian. Sayangnya, kantor polisi itu telah tutup dan tidak ada yang berjaga. Seharusnya mereka sadar jika saat itu sudah sangat malam dan tidak mungkin kantor polisinya masih buka.

“Jadi, apa Anda ingin cerita sekarang?” tuntut Zoel lagi. Ia sudah terlanjur terlibat dengan semua itu. Setidaknya, ia harus tahu masalah yang sebenarnya sedang dihadapai Floryn.

Pada awalnya Floryn terlihat canggung. Sepertinya ia tidak enak dengan Zoel. Akan tetapi, karena sudah meminta bantuan orang itu, Floryn semakin tidak punya alasan untuk menolak cerita.

Sebelum mulai bercerita, Floryn meraba saku celananya untuk mengambil ponsel dan memperlihatkan pesan yang membuatnya datang ke sana. Sayang sekali, benda pipih itu tidak ada bersamanya. Floryn baru ingat kalau HP-nya ada di dalam mobil. Ia meninggalkannya di sana karena takut hilang sebelum mencari Cika.

“Gawat … HP-ku ada di dalam mobil,” ungkap Floryn dengan suara pelan.

“Kenapa?” tanya Zoel yang tidak bisa mendengar perkataan Floryn dengan jelas.

“HP saya tertinggal di dalam mobil. Padahal, semuanya ada di sana. Bukti pesan masuk dari orang jahat itu dan semuanya …,” sahut Floryn kecewa.

“Jelaskan padaku …,” pinta Zoel.

“Jadi … tadi saya mendapatkan pesan dari seorang teman. Hubungan kami cukup dekat. Dia meminta tolong pada saya. Dengan semua hal yang ia kirimkan pada saya, saya cukup percaya yang pergi untuk membantunya. Namun ternyata, semua itu hanya jebakan. Teman saya tidak ada di sana. Yang ada malah orang jahat itu. Pria … lain teman saya …,” ungkap Foryn. Ia mengetakan hal terakhir itu dengan sedikit ragu. Lalu menyesal karena telah mengatakannya.

Zoel memicingkan mata. “Pria lain teman Anda? Selingkuhannya?” Zoel memastikan.

Floryn hanya bisa angkat bahu. Ia sendiri tidak tahu hubungan seperti apa yang terjadi di antara Cika dan laki-laki itu.

"Saya tidak tahu. Seperinya bukan selingkuhan. Entahlah, hubungan mereka aneh dan membuatku bingung!" seru Floryn. "Sepertinya bukan selingkuh. Aku tahu bagaimana orang yang selingkuh. Sembunyi-sembunyi dan tetap terlihat baik -baik saja." Floryn menjelaskan dengan detail.

Di sana, Zoel merasa jika Floryn sepertinya tengah menyembunyikan sesuatu. Seperti sebuah masalah yang tengah ia hadapi.

"Suami Anda selingkuh, ya?" tebak Zoel asal.

Namun, perubahan air muka Floryn membuat Zoel tidak enak. Rupanya tebankan yang ia lontarkan barusan benar adanya.

Netra cokelat Floryn berkaca-kaca. Entah apa yang terjadi padanya, saat ini Floryn hanya ingin menangis. Perselingkuhan yang dilihatnya membuat hati Floryn hancur. Sayang sekali Floryn tidak punya tempat untuk mengadu.

Satu-satunya tempat yang ia pikir bisa dijadikan sandaran, malah melakukan hal memalukan dengan laki-laki lain. Floryn merasa Cika tidak ada beda dengan Ambar, pembantunya.

"Hei ... kalau Anda ingin menangis, silakan saja. Sepertinya kita punya banyak waktu di sini," ungkap Zoel. Ia hanya tidak ingin Floryn sakit karena memendam kesedihan yang begitu besar.

Setelah mempersilakan Floryn, wanita itu benar-benar menangis di hadapan Zoel. Lalu, ia memalingkan wajahnya ke arah jendela sebelah kiri. Ia tidak ingin Zoel mentertawainya.

Akan tetapi, Zoel bukannya melakukan apa yang Floryn pikirkan. Laki-laki itu malah membantu Floryn dengan mengusap punggungnya dari belakang. Merelaksasi agar Floryn tidak bersedih terlalu dalam. Gawat juga jika wanita itu sampai sedih kelewat-lewat.

Floryn berbalik dan menahan tangan Zoel. Ia mendekapnya di dada.

"A-aku ... dia ...."

Bersambung.

Jangan lupa like-nya, ya!!!

1
mutiara dewi
Luar biasa
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿: Terima kasih sudah mampir 🩷
total 1 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
ntabss.. tp knp buru2 tamat? pdhl baru jg malam pertama.. knp gk dilanjutkan sj thor??? 🤔🤔
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿: Terima kasih 😘😘
total 3 replies
⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘNOL💘 ¢ᖱ'D⃤
kurang nyaman di sono😁✌🏃🏻🏃🏻
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿: Wah... sayang banget kak. Padahal ada 2 buku tamat & gratis saya di sana. Kalau di apk lain, pake buka kunci 🤭
total 1 replies
Minarni Juita
berarti gk jadi cerai dong klu lagi hamil gtu
Minarni Juita
hadehhh si Zoel yg TDK tau diri mau ganggu bini org
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿: Hai, Kak. Jangan lupa like-nya ya 😘😘😘
total 1 replies
Minarni Juita
knapa suaminya bisa bilng pelacur pda istrinya
Minarni Juita
malas bgt baca yg kyk gni,istri yg lemah dan TDK tegas
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿: Terima kasih, Kak. Silakan baca sampai selesai. Biar tahu jalan ceritanya ☺☺
total 1 replies
Minarni Juita
hadeehh si florin knapa juga hrus peduli sama Zoel dasar goblok si flo
Minarni Juita
TDK usah takut utk brpisah Flo
Minarni Juita
hadeee hh jgn biarkan Ambar dan enrik bahagia Thor
Minarni Juita
bacanya sakit skali ya Thor...
Minarni Juita
gregetan liat org selingkuh gni smga secepatnya kebongkar Thor
Minarni Juita
smga kali ini florin langsung pergoki suaminya dgn Ambar.
Minarni Juita
hadehhh florin jgn kmu buka peluang utk laki laki lain nnti kmu sama aja dgn suamimu kang selingkuh
Minarni Juita
si florin knapa hrus lapor ayah mertuanya hrusnya tinggalin aja laki laki kang selingkuh gtu
Minarni Juita
hadehhh florin kan kmu sdh minta maaf langsung knapa pake nelpon sgla
Minarni Juita
florin knapa gk labrak langsung tuh suaminya sama Ambar,klu di biarin nnti malah tambah liat mrka
Minarni Juita
liatnya jdi emosi klu di depan mata gtu
𝓜𝓪𝔂𝓪𝓷𝓸𝓿
Terima kasih semua yang mendukung karya ini 🥰
Asti Sugiyo
Waaah....sial beuud nasibmu Flo
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!