Xiao Han yg terlahir dengan kejeniusan luar biasa yang memakan buah apel emas yang merupakan buah kehidupan dan membuat nya abadi tanpa sepengetahuan nya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muh farhansyah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 23
Trang Trang Trang
Suara pedang yang beradu terdengar di bukit belakang. Xiao Han yang sedang melatih Lao jiang, sesekali tendangan mendarat di tubuhnya tapi Lao jiang terus menyerang menggunakan pedangnya. Xiao Han sesekali mengatakan celah-celah yang diciptakan gerakan Lao jiang.
Lao Feng yang sedang memandang dari bawah pohon cara Xiao Han melatih Lao jiang walaupun keras tapi sedikit demi sedikit gerakan Lao jiang mulai membaik dan berhasil menutup celah pada gerakan nya.
Boomm
tendangan keras Xiao Han lagi lagi mendarat dengan telak di perut Xiao Han membuat Lao jiang terlempar dan menabrak salah satu pohon. Terlihat darah mengalir di pinggir bibir Lao jiang.
"sudah cukup untuk hari ini, gerakan mu sudah mulai membagus tapi kau masih memperlihatkan celah saat mengeluarkan jurus" ucap Xiao Han melemparkan sebutir pil gosong.
"baiklah Han gege" ucap Lao jiang berdiri sambil membersihkan darah di pinggir bibirnya. "hahh.. pil apa ini Han gege, apa kau ingin membunuhku menyuruhku memakan pil rusak ini" lanjut Lao jiang protes pil milik Xiao Han.
"jika kau tidak ingin tidak usah, kembalikan karena aku membuat pil itu dengan sumber dayaku" ucap Xiao Han menjulurkan tangannya untuk meminta pil nya kembali.
"hahh.. baiklah aku akan memakannya" ucap Lao jiang lesu.
Lao jiang memakan pil itu dengan wajah yang berkeriput saking buruknya rasanya, tapi saat menelannya energi pil itu menyebar dan menyembuhkan luka lukanya dengan menyeluruh.
"wahh.. pil ini sangat hebat, walaupun rasanya sangat tidak enakkk" ucap Lao jiang .
Saat sore hari setelah Lao jiang sudah pergi untuk istirahat, Xiao Han mencoba melakukan teknik pedang malam dan seketika gerakan Xiao Han berubah menjadi seperti asap yang tertiup bergerak kesana kemari dan menghasilkan hembusan angin di sekitarnya.
Lao Feng yang masih ada di bawah pohon melihat gerakan Xiao Han dan terkejut melihat gerakannya.
Setiap gerakannya tidak jelas dan tidak berurutan tapi gerakan itu menghasilkan hembusan angin yang kencang yang menunjukkan teknik pedang itu sangat kuat.
Sewaktu melakukan teknik pedang Malam Xiao Han mengalirkan tenaga dalam kegelapan untuk mengeluarkan jurus pertama teknik pedang malam. Tapi lagi lagi tenaga dalamnya bergerak sendiri mengaliri pedangnya dan tiba-tiba pedangnya hancur berkeping-keping dan tenaga dalam Xiao Han hampir terkuras habis. Tubuhnya tidak lagi sakit saat mencoba mengeluarkan jurus berarti ia sudah membuat sedikit kemajuan.
Melihat hal itu Lao Feng mendekati Xiao Han dan berkata.
"Sepertinya kau membutuhkan pedang yang lebih kuat" ucap Lao Feng. "setidaknya senjata pusaka langit" lanjut nya.
"Memang itu yang kuingin tapi aku tidak memilikinya" balas Xiao Han.
"bagaimana jika aku memilikinya" ucap Lao Feng
"apa kau akan memberikannya" balas Xiao Han.
"tapi harganya cukup mahal" ucap Lao Feng
"apa yang kau inginkan" ucap Xiao Han.
"hahaha... hanya resep pil penyembuh dan tenaga dalam milikmu maka aku akan memberikan senjata pusaka langit"ucap Lao Feng.
" aku bisa memberikannya tapi mungkin efek dari pil buatan orang lain tak akan sebagus punyaku walaupun rasanya kurang bersahabat ,karena aku membuatnya dengan api hitam milikku" ucap Xiao Han.
"hmmm.... jadi begitu, bagaimana kalau aku akan menyiapkan sumber daya yang dibutuhkan dan kau yeng membuatnya bagaimana bukan kesepakatan yang buruk, bukan" ucap Lao Feng.
Xiao Han mengangguk tanda menyetujui kesepakatan itu. Lao Feng lalu mengajak Xiao Han ke pagoda bulan sabit Xiao Han melihat bagian dalam pagoda dipenuhi berbagai kitab jurus pedang, golok, tombak, tongkat, dan cambuk.
Lao Feng membawa Xiao Han sebuah ruangan ruangan yang memiliki pintu menuju ruang bawah tanah. Di ruang bawah tanah terdapat lagi sebuah ruangan yang berisi berbagai senjata pusaka. Lao Feng menghampiri sebuah kotak persegi panjang dan membukanya, dan menemukan sebuah pedang yang tersarung. Pedang itu memiliki gagang yang lebih panjang dari pedang biasanya, dari bentuk sarungnya pedang itu memiliki bentuk yang melengkung.
"ini adalah pedang yang ditemukan leluhur sekte bulan sabit, tapi leluhur sekte tidak bisa mencabut pedang ini dari sarungnya sehingga leluhur menyimpan pedang ini dan hingga saat ini tidak ada orang yang mampu mencabut dari sarungnya. Dan jika kau bisa mencabutnya maka pedang ini akan menjadi milikmu "jelas Lao Feng.
Xiao Han kemudian mendekati pedang itu dan memegangnya dan tiba-tiba tenaga dalamnya tehisap sampai tenaga dalamnya tinggal sedikit. setelah itu Xiao Han mengangkat dan mencoba mencabutnya dan sebuah bilah pedang perlahan lahan keluar dari sarung pedang yang memiliki warna hitam mengkilap.
Setelah seluruh bilah pedang keluar aura yang hebat terpancar dari pedang hitam itu, terlihat pedang itu sangat cantik bila diperhatikan.
"Sepertinya kita telah ditakdirkan untuk menjadi partner" ucap Xiao Han melihat pedang itu.
mungkin xiao chen kalee 😆