AILEEN LOVATA
seorang gadis yang cerdik dan memiliki prinsip hidup yang tinggi yaitu:
"jika bisa yang mudah kenapa harus pilih yang sulit."
itulah prinsip hidup yang dijunjung tinggi oleh seorang Aileen.
aileen juga memiliki sejuta misteri di balik sikap tenangnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fitria ardila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 22
"hikss hikss kam…kamu kok hiks ceritain yang sedih sih."kata Aileen menangis dan menenggelamkan kepalanya pada dada Zafir.
zafir hanya tersenyum melihat Aileen yang menangis terisak di dekapannya.
zafir mengelus punggung Aileen agar wanita itu tenang.
sebenarnya perasaan itu telah ada!
zafir tidak bisa mengindahkan kalau rasa cinta itu telah hadir diantara mereka.
mencoba untuk selalu mengindahkan perasaan itu ternyata membuat perasaan itu semakin nyata ada di dalam hati Zafir.
dan sekarang Zafir hanya dapat menerima perasaan itu dan berharap orang yang ada di dekapan nya ini juga memiliki perasaan yang sama.
zafir merasakan helaan nafas lembut di dadanya pertanda kalau orang yang berada di pelukannya.
zafir melonggar kan pelukan nya dan ia menghapus air mata yang masih tertinggal di pipi istri nya.
cupp
zafir kembali memeluk Aileen erat dan tanpa terasa air mata mengalir setetes di pipinya tapi langsung ia hapus.
'tidak bisakah kita bertemu dan abadi dengan rasa??'
.
.
.
.
sekitar jam enam pagi Aileen turun menuju dapur untuk mengambil minum karena air yang ada di kamarnya sudah habis.
gleek gleek
akhirnya tenggorokan Aileen menjadi segar karena diberi air.
tiba tiba Aileen mendengar suara yang bising bising di dekat kolam yang berada disamping rumah.
Aileen mendekati sumber suara itu .
MEONG MEONG
Aileen semakin mempercepat langkah kaki nya saat mendengar suara kucing dan Aileen yakin kalau itu kucingnya karena hanya dua kucing yang ada di rumah ini dan itu adalah kedua kucingnya.
mata aileen membulat melihat kucingnya yang ditenggelamkan oleh Ari .
mata Aileen tambah memerah melihat kucing itu adalah jubaidah,kucing nya yang sedang hamil.
gelas yang tadi berada di tangannya langsung melayang dan mengenai tepat di dahi Ari.
prang
gelas itu pecah di dahi Ari dan menyebabkan dahi Ari menjadi berdarah.
secara otomatis Ari langsung memegang dahinya .
Ari menatap Aileen tajam ,sangat sangat tajam begitu juga dengan Aileen yang langsung berjalan mengambil jubaidah .
aileen langsung memeluk jubaidah dan berjalan keluar dari kolam renang itu tapi baru satu langkah Ari sudah mencengkram tangannya begitu erat serta tatapan menusuk yang ia berikan.
"apa maksud mu hah?"bentak Ari dengan wajah memerah.
"saya yang harusnya bertanya seperti itu,kenapa kamu berbuat tidak bermoral seperti itu pada kucing saya?"kata Aileen begitu dingin.
"dia hewan dan anda manusia ,apakah anda merasa iri dengan hewan?anda sungguh menjijikkan."kata Aileen begitu tajam dan menusuk.
"apa maksud mu bicara seperti itu?saya tidak iri dengan binatang ini,saya cuman tidak suka dengan binatang sialan ini."balas Ari.
"saya juga tidak suka dengan anda jadi haruskah saya membunuh Anda saat ini?"
Ari terdiam.
melihat Ari yang diam Aileen tersenyum sinis .
Aileen menekan dahi Ari yang tertanam serpihan serpihan kaca gelas dan itu membuat ari mengerang kesakitan.
"belajarlah yang baik dan jadi orang yang berguna untuk hidup."
Aileen langsung meninggalkan kolam renang itu .
.
.
.
semua orang sudah duduk di meja makan tapi hanya tinggal Ari dan Arsya saja yang belum menampakkan diri sedari tadi.
tak tak tak
terdengar suara langkah kaki yang menuruni tangga.
Arsya nampak berjalan menuju meja makan dengan tatapan penuh amarah dan orang yang ia tatap ada Aileen .
zafir menyerngitkan dahinya saat mommy menatap Aileen dengan penuh amarah sedangkan Aileen hanya santai-santai saja.
PLAKK
sebuah tamparan begitu keras menggema di seluruh rumah itu.
"apa yang mama lakukan?"pertanyaan yang tak masuk akal keluar dari bibir Zafir dan zafran.
"wanita sialan ini telah melukai Ari dan itu hanya karena kucing sialan dia itu."kata Arsya dengan suara keras.
"apa yang kau inginkan hah?"
"kamu punya dendam dengan keluarga kami ,katakan apa dendammu?"
"anakku tak salah apa apa ,kenapa kau harus melukainya?"teriakan penuh emosi Arsya.
zafran langsung mendudukkan Arsya di kursi yang agak jauh dari Aileen.
hening
"anakmu sama sekali tidak berguna dalam hidupku."itulah kata pembuka Aileen.
"tapi ia mengusikku dan ia sendiri yang mencari masalah denganku."
"dan untuk permainan ini ,anakmu itu hanya pion yang menanti untuk disingkirkan."kata Aileen dingin.
"sedangkan rajanya masih bersembunyi di balik dua kudanya."
.
.
.
bersambung
jangan lupa like and vote ya 😉😉
salam hangat dari author 😘😘