Ansel dan Angela terpaksa menikah karena dijebak. Karir mereka sebagai artis papan atas dipertaruhkan karena skandal satu malam mereka.
Kedua artis itu bekerja sama untuk memperbaiki karir mereka yang sudah berada di ambang kehancuran dan mencari pelaku yang menjebak mereka hingga tersangkut skandal memalukan itu.
Apakah Ansel dan Angela berhasil menemukan orang yang menjebak mereka?
Apakah akan terbangun rasa cinta di antara mereka seiring berjalannya waktu?
Happy Reading 😏🥰🥰😁👍
Ig : @linnight28
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linanda anggen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
S1. Dia Milik Gua
Sesampainya dirumah, Angela langsung meminta Ansel untuk beristirahat di kamar dan tidak banyak gerak karena luka di kepalanya.
"Kamu istirahat aja dulu ya? Aku buatin kamu teh anget ya," ucap Angela.
"Hm ... gak mau ... aku mau kamu disini aja." Ansel memeluk pinggang Angela dengan manjanya.
Angela hanya menghela nafasnya dan mencium kening Ansel yang masih terduduk di atas kasur.
"Bentar ya sayang nanti aku balik lagi," ucap Angela sambil tersenyum.
"Jangan lama-lama ya, sayang," teriak Ansel kepada Angela yang sudah berjalan kearah dapur.
.
.
.
***
Tak lama kemudian, Angela pun datang dengan membawa segelas teh hangat untuk Ansel. Angela pun membantu Ansel untuk meminum teh tersebut. Sedari tadi Ansel sepertinya menyimpan sesuatu dalam pikirannya. Angela yang tersadar akan hal itu pun langsung bertanya kepada Ansel.
"Kamu kenapa? Kayaknya lagi ada yang dipikirin?" tanya Angela penasaran.
"Hm ... kamu tau aja kalo ada yang aku pikirin," jawab Ansel.
"Jadi apa yang kamu pikirin?" tanya Angela lagi.
"Kamu sama dokter yang tadi akrab banget ya? Siapa namanya?" tanya Ansel.
"Oh, Kak Ezra ... iya aku memang deket banget sama Kak Ezra soalnya kami dari kecil sampai besar tumbuh bersama," jawab Angela.
Ansel terdiam sejenak sambil mengelus dagunya.
"Kayaknya dia ada perasaan sama kamu," tukas Ansel sedikit cemburu.
"Kamu tau darimana? Sok tau ih." Angela mencubit pipi Ansel gemas.
"Aw ... sakit tau! Ya aku tau lah kan aku ini cowok jadi aku tau kalo ada cowok yang suka sama cewek itu gimana gerak-geriknya,' ucap Ansel menjelaskan.
"Ya tapi kan kenyataannya aku istri kamu." Angela tersenyum melihat Ansel yang sedang terbakar cemburu namun tampangnya sangat imut.
.
.
.
***
Keesokan harinya di Agung Jaya Konstruksi, Fildan terlihat bingung dan kesal karena USB yang diberikan Angela ternyata bervirus dan datanya tidak dapat dibuka. Lebih parahnya virus itu mengganggu sistem jaringan komputer milik Fildan hingga terjadi eror.
"Wah sialan! Bisa-bisanya gua ditipu sama Angela!" teriak Fildan kesal sambil melempar asbak rokok yang berada di meja kerjanya.
Fildan pun ingin melapor kepada Pak Michael pamannya itu, namun ia takut Pak Michael akan lebih marah kepadanya. Akhirnya dia pun mengurungkan niatnya.
.
.
.
***
Seminggu kemudian, tepat hari dimana Angela akan melakukan pemotretan dan syuting untuk produk kosmetik milik Fildan.
Angela datang ditemani oleh Miranda manajernya. Hari itu Ansel tidak ikut menemani Angela karena dia harus menemui Pak Joseph di kantornya. Ditempat syuting ternyata ada artis lain yang akan melakukan syuting bersama Angela, yaitu Reno.
"Apa kabar, Angela?" sapa Reno.
"Hm ... baik, jadi kamu yang berperan jadi pria yang kagum karena kecantikan saya karena memakai produk kosmetik ini?" tanya Angela.
"Sayangnya iya." Reno tersenyum manis kepada Angela.
Sebelum Angela tersandung skandal dan menikah dengan Ansel, Angela pernah digosipkan dekat dengan Reno. Bahkan banyak sekali publik yang menggunggah di media sosial, setuju akan hubungan mereka berdua.
Sebenarnya Reno pun menyimpan sedikit perasaan kepada Angela semenjak dia digosipkan dekat, maka dari itu dia sangat tidak suka dengan tindakan Pak Michael yang memfitnah Angela dengan skandal yang sangat memalukan itu.
Reno yang mengetahui bahwa Angela menikah dengan Ansel karena terpaksa pun sedikit demi sedikit mendekati Angela di sela-sela istirahat.
"Pasti berat, ya?" tanya Reno kepada Angela.
Angela bingung harus menjawab apa dan dia hanya tersenyum bingung.
"Kok cuma senyum doang?" tanya Reno heran.
"Ya saya bingung, kamu tiba-tiba nanya pasti berat. Padahal saya lagi gak ngangkat apa-apa," jelas Angela.
Reno hanya tertawa mendengar jawaban dari Angela yang terkesan polos.
"Saya lanjut dulu pemotretan, permisi." Angela meninggalkan Reno yang masih tertawa.
.
.
.
***
Angela sangat profesional saat melakukan pemotretan produk kosmetik itu. Dia pun terlihat sangat cantik dan menawan walaupun hanya dengan dandanan minimalis. Dandanan Angela sesuai dengan konsep yang diusung produk kosmetik itu, yaitu cantik alami dan segar.
Reno yang masih beristirahat pun tersihir oleh kecantikan Angela. Dia bahkan tak berkedip menatap Angela yang sedang berpose didepan kamera.
Angela memang bener cantik dan menarik, sayangnya bukan gua yang dapetin keuntungan dari skandal itu ... hah, batin Reno.
.
.
.
***
Tak lama kemudian, datanglah Ansel ke tempat syuting tersebut. Ansel pun langsung tersenyum dan melambaikan tangan kepada istrinya yang masih berpose didepan kamera. Angela pun membalas kedatangan Ansel dengan senyum manisnya.
"Sayang semangat, ya!" teriak Ansel memberikan semangat kepada Angela.
Reno yang mendengar teriakan Ansel pun hanya mendengus geli sambil tersenyum mengangkat sebelah bibirnya.
Aktingnya emang luar biasa ya, udah kayak rumah tangga yang harmonis beneran, batin Reno.
.
.
.
***
Ansel pun duduk di kursi yang berada di sebelah kanan Reno. Reno pun bersikap ramah kepada Ansel seolah mereka benar-benar akrab.
"Hai, Bang Ansel, apa kabarnya?" tanya Reno dengan senyuman yang tersungging dari bibirnya.
"Kabar baik." Ansel menjawab pertanyaan Reno dengan senyuman pula.
"Enak ya punya istri cantik kayak Angela, tapi kalo didepan gua gak perlu sungkan soalnya gua udah tau semuanya," bisik Reno.
"Maksud lo apa, ya? Tau apa?" tanya Ansel dengan wajah yang dipaksakan tersenyum.
"Lo sama Angela kan cuma nikah kontrak," bisik Reno lagi.
Ansel hanya mendengus sedikit tertawa mendengar perkataan Reno.
"Terus lo mau apa?" tanya Ansel lagi sambil berbisik.
"Gua mau deketin Angela karena gua tertarik sama dia," jawab Reno.
"Jangan macem-macem dia itu milik gua," ucap Ansel tegas.
Reno yang mendengar itu pun sedikit heran karena dia mendapatkan jawaban yang berbeda dari yang dia pikirkan.
.
.
.
***
^Kira-kira Reno mikir apa ya? Kenapa jawaban Ansel berbeda dengan yang dia pikirin^
^GOMAWO^