NovelToon NovelToon
Mantan, Will You Marry Me?

Mantan, Will You Marry Me?

Status: tamat
Genre:Romantis / Patahhati / Tamat
Popularitas:427k
Nilai: 4.7
Nama Author: EmakJomblo

Bagi Alysia Mareana kisahnya bersama Bagas Adiputra telah luruh dan membentuk sebuah kenangan yang disebut masa lalu. Tapi siapa yang dapat mengira jika ada benang masa lalu yang belum putus dan hendak mengikat mereka kembali.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EmakJomblo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Khawatir

Aku menatap dengan tidak percaya setelah mendengar penjelasan Bagas mengenai siapa yang meneleponnya. Katanya Kak Geri yang mengajaknya ke gym bersama besok lusa.

“kau masih mencintaiku bukan?”

Aku tersentak mendengar pertanyaan itu.

Bagas bertanya dengan nada pelan dan langsung membuatku merasa pipiku merona.

“Eh? Wajahmu memerah!”

Inilah salah satu sifat dari Bagas yang sangat kubenci.

“Tidak,aku tidak malu,” sanggahku cepat sembari menutupi wajah.

“Aku tidak mengatakan jika kau malu, aku hanya mengatakan wajahmu memerah.”

Benar saja, lelaki ini benar-benar suka sekali menggoda dan aku sangat benci karena aku pasti akan tergoda. Sial! Lelaki sinting ini benar-benar.

***

Hari ini aku memutuskan pulang kantor lebih cepat karena harus berberes dan mengurus kepindahan kami. Aku sudah menelpon Bagas dan mengatakan kepadanya untuk tak perlu menjemputku. Karena aku membawa mol-mol hari ini. Saat sampai di lobi kantor, kulihat ada seorang wanita yang nampak tergesa-gesa masuk ke dalam mobil pak Yonatan.

Teman kecannya kah?

Saudara?

Pacarnya?

Ataukah…

Ah kenapa aku tiba-tiba memiliki pikiran buruk terhadap pak Yonatan?

Ah atau dia sengaja membuatku cemburu? Oh tidak, secuil perasaan saja tak kumiliki apalagi rasa cemburu.

Aku tersenyum miring memikirkannya, pa Yonatan pikir dengan cara itu aku dapat melihatnya. Astaga! Pede sekali.

Eh tunggu atau aku yang terlalu kepedean? Ah sudahlah kenapa juga aku mengurus urusan orang lain seolah-olah tidak ada kerja saja.

“Ayo Mol-mol! Kita akan bekerja keras hari ini!” teriakku dari dalam mobil sebelum akhirnya meluncur meninggalkan area kantor.

Sekitar 2 menit aku mengendara, nampak dari kaca spion aku melihat mobil pak Yonatan di belakang seolah-olah sedang mengikutiku. Oke, kali ini bukannya aku pede tapi feelingku berkata demikian.

Oke akan kulihat sampai sejauh mana mereka akan mengikutiku.

Setelah memberesekan barang yang dapat diangkut Mol-mol ku minta mang Yoso untu memasukannya ke dalam mobil. Mataku memicing radius 50 meter kulihat mobil pak Yonatan terparkir. Benar saja kan mereka memang mengikutiku.

Entah apa rencananya kali ini namun aku tak ingin berpikiran buruk.

“Hati-hati bawa mobilnya Al!” teriak Mama sebelum aku benar-benar keluar dari halaman rumah.

“Iya Ma!” balasku berteriak.

Ya begitulah istilah buah jatuh tak jauh dari pohonnya. Tapi bagaimana pohon yang hidup di tepi jurang? Bukankah kemungkinannya jatuh dalam jurang lebih dari 50%?

ah sudahlah kenapa jadi membahas jurang?

***

Kawasan perumahan kami memang tidak terlalu jauh, namun karena itu merupakan kawasan elit baru jadi ada beberapa tempat yang kulewati masih berhutan. Entah kenapa aku merasa takut secara tiba-tiba. Bukan kepada hantu namun lebih tepat kepada mobil yang tak berhenti berusaha merapat pada Mol-mol.

Sial! Ini tidak baik.

Aku mengambil ponsel dan segera menekan voice note di whatsapp.

“Bagas, aku dalam perjalanan pulang ke rumah namun mobil pak Yonatan sedang mengikutiku dia tidak sendiri tapi bersama seorang perempuan yang tak ku kenal. Saat ini aku tidak yakin akan sampai di rumah dengan cepat atau bahkan tanpa halangan, namun aku berharap saat kau mendengar ini, secepatnya kau menyusulku.”

Setelah menekan tombol kirim, gambar centang dua berwarna abu-abu nampak terlihat membuatku sedikit bernapas lega setidaknya itu terkirim.

“Mol-mol! Bantu aku dari lingkaran orang jahat ini!” ucapku sembari mengijak pedal gas.

***

Bagas sedang sibuk membaca proposal pengajuan pembangunan cabang di Jakarta Selatan saat notifikasi ponselnya berbunyi. Dia mengabaikan sebentar, setelah beberapa menit kemudian dia baru membuka ponsel dan membaca pesan dari sang istri.

“Sial!” umpatnya tanpa sadar.

“Miko, kamu urus beberapa proposal yang sudah saya tandatangani dan kembalikan ke pihak mereka, katakan saya akan menijau cabang itu dua minggu dari sekarang. Saya ada urusan mendadak, untuk rapat bersama Divisi marketing tunda besok saja!”

Tanpa menunggu lagi, laki-laki itu segera mengambil jas dan kunci mobilnya.

Dalam perjalanan turun lift laki-laki itu terus berdoa agar istrinya akan baik-baik saja namun dia mengumpat setelah sampai di parkiran ke empat ban mobilnya kempes seolah itu dilakukan secara sengaja.

Dia menoleh ke samping saat mendapati motor hitam besar milik satpam muda di kantor.

“Handri!” teriaknya tidak sabaran.

“Iya pak!”

Dengan sigap sang satpam datang menghampiri.

“Mana kunci motor kamu!” tekannya.

Handri cukup terkejut, selama Bagas menjabat sebagai direktur utama di kantor ini, baru sekali ini Bagas terlihat galak.

“Eh? Ini pak!”

Dengan segera Bagas menyambar kunci motor yang disodorkan Handri dan naik ke atas motor itu.

“Saya pinjam motor kamu, sebagai gantinya kamu telpon mobil derek dan bawa mobil saya ke bengkel, saya pinjami mobil ini selama seminggu.”

Setelah berkata demikian Bagas segera pergi dari sana meninggalkan Handri yang masih melongo.

“Oh orang kaya mah bebas!” cibirnya.

Handri harus senang karena akan menggendarai mobil yang harganya mencekik leher ini.

Sementara itu Bagas memacu motor milik Handri dengan kecepatan gila-gilaan, kalau dia ikut lomba Moto Gp, dia mungkin masuk 5 besar bahkan bisa naik podium.

Perasaannya benar-benar tidak tenang dan dua tersangka utama yang dipikirkannya adalah Yonatan dan Ganesa. Yonatan mantan sahabatnya juga yang tahu tentang peristiwa 6 tahun lalu serta menaruh hati pada Alysia dan Ganesa perempuan yang menjadi sedikit tidak waras semenjak kehilangan suaminya.

Dua orang itu sudah pasti akan melakukan hal yang tidak waras ini, sebagaimana ucapan Ganesa di telponnya kemarin.

Ya Tuhan Lindunglah istriku

1
Nadia
awalnya kupikir ceritanya bagus, gak taunya makin kesini makin aneh aja
Nyai Darkini
baru baca judulnya ko udh gimana gitu,so sama aja aku baca kisah hidupku hi hi hi/Chuckle/
Lina Ningdyar
bagus ceritanya, sempat kebawa emosi di awalll
Elis Nurida
bagus sekali
pixie
wkwkwkwk...nyebut mantan ...
Rina Fachyuliani
baru nemu bacaan yg sdh lama ada tp baru dibaca aku suka seperti aku baca cerpen dimajalah aneka yess
Nicky
ya bener,,cinta sejati mengikutkan sertatakan dalam suka maupun dukanya...Bagas cinta tp juga egois realitanya waktu 6thn itu lama,,
dapurnya tinah
lah .. aneh keluarga garda terdepan bela anak sendiri,lah ini?hemmmm tingkat imajinasi mu wow thor 👍😭
Nurhayatins Aqil
ha..ha..ngga kebyng bgmn reaksx diandra
Salma
sy jengkel am alma Kya prempuan murahan sj
Erna Novidiana
Kecewa
Nur hikmah
hihihiji...alma
Nur hikmah
waw alma ma bgas punya baby twins trnyta......mnisya tpi takdir mmpermsinkn mreka
Nur hikmah
q sykua alma g msu klah ma ganesa...ayo alma lwan ganesa....jgn biarkn bgas ma ganesa
Nur hikmah
aduh tmbh rumit.....q ko sedih klw mrka cerai ...jgn lh thor
Nur hikmah
aduh keromatisan mereka g krasa.....sekali2 jgn d skip dong thor
Nur hikmah
aduh...gawat nih thor.....
Nur hikmah
aduh q g suka situasi sperti ini.......bgas bnr2....n alma ku mhon thor jgn smpe pa yonathan miliki alma meski q g rela bgas sm alma lgi
Nur hikmah
nyesek....g hrusyaaa bgas nmpar alma....uuuh mnyebalkn bgas buang laut aj thor
Nur hikmah
q mlai numbung...bgas tanggung jwab nikahi ganesa krn d kira ganesa hmil sma damian kkaky bgas....tpi kty bgas anak itu bkn anky kakakya....gt kn thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!