NovelToon NovelToon
Mr. Culun & Mr. Perfect

Mr. Culun & Mr. Perfect

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi
Popularitas:290.4k
Nilai: 4.9
Nama Author: Yulianti Sukendar

Sequel Menikahi Sopir Kaya


Namanya Cantika, tetapi tak seperti penampilannya yang jauh dari kata cantik.


Keseharian Cantika bekerja sebagai asisten rumah tangga di keluarga yang memiliki dua orang Tuan Muda, yaitu Mr. Culun dan Mr. Perfect.

Akankah di masa depan Cantika mengalami keberuntungan yang tak pernah ia mimpikan sebelumnya? Atau kehidupannya tak akan pernah lepas dari hinaan orang-orang kepada dirinya yang jelek, miskin dan culun?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yulianti Sukendar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Aku butuh mandi

"Tidak, bukan begitu maksudku. Disana..Ah.. yang jelas tempat itu bukan tempat yang baik untuk kita kunjungi saat ini. Jadi, kumohon mengertilah dan bantu aku membujuk Nona Mentari!"

Tak puas dengan penjelasan Fino yang tak ingin mereka pergi kesana, timbul kecurigaan di kepala Inara, "Kau tidak mau kita kesana, tetapi kau juga tak bisa menjelaskan alasannya. Apa jangan-jangan kau... "

Fino sedikit panik ketika melihat sikap Inara yang berubah seketika, "Jangan-jangan apa?"

"Jangan-jangan kau punya istri simpanan disana? Ayo mengaku saja!" Inara tiba-tiba menangis sambil memukuli dada kekar Fino seakan tuduhannya bahwa Fino memiliki wanita simpanan itu adalah benar.

"Inara bukan begitu! Kau tidak bisa menuduh ku sembarangan seperti itu! Aku akan menjelaskan nya pada mu!" Fino semakin panik.

"Cukup! Aku tidak ingin mendengar penjelasan dari mu! Jika tuduhan ku salah, kau tidak akan keberatan pergi kesana bukan? Huhuhu... Kak Tari... !! Suami ku ternyata selingkuh...!!" Inara pergi sambil menangis hendak mengadu kepada Mentari, tetapi tentu saja Fino menahannya dengan menarik tangannya dan menjatuhkan tubuh Inara kedalam pelukan nya.

Fino menghela nafas panjang sambil mengusap rambut Inara yang sekarang dalam pelukannya, "Dengarkan aku Inara..Aku mencintaimu dan aku tidak mungkin menduakan mu dengan wanita mana pun. Baiklah, kita tetap akan pergi kesana. Tapi berjanjilah untuk menjaga dirimu dan Nona ketika kita berada disana!" Fino menyerah dan akhirnya tak ingin merubah rencana mereka untuk berkunjung ke Pulau Cinta.

"Berhati-hati? Memangnya kau mau kemana?? Selama ada kau bersama kami, tentu saja semua akan baik-baik saja." Tanya Inara yang tak mengerti dengan kekhawatiran Fino yang menurutnya tak beralasan.

"Tidak perlu bertanya, tanpa di minta pun aku akan menjaga kalian semua. Setidaknya belajarlah menjaga dirimu sendiri, agar aku bisa lebih tenang!" Jawab Fino masih menyembunyikan alasan sebenarnya kenapa ia tak menginginkan mereka pergi ke Pulau Cinta.

Inara menatap Fino dan mengangguk pelan kemudian berkata lirih, "Aku mencintaimu sayang!"

"Aku juga mencintaimu mu!" Fino mendekatkan wajah nya dan menempelkan bibirnya hingga bertautan dengan bibir Inara. Mereka berciuman mesra di atas balkon. Ketika Fino tak merasa puas dengan hanya mencium Inara saja, Fino membopong tubuh Inara ke tempat tidur, dan mereka pun menghabiskan malam itu dengan bercinta.

.

.

.

.

.

.

Di kamar lainnya, Argha dan Mentari baru selesai dengan aktivitas bercinta mereka. Selama mereka berlibur, Argha tak melewatkan satu malam pun untuk tidak menjamah tubuh Mentari. Mentari yang tak lagi muda sempat melayangkan protes kepada Argha untuk tidak melakukannya setiap hari, tetapi Argha berjanji, ia seperti itu hanya ketika mereka sedang berlibur saja. Padahal ketika di rumah pun Argha selalu berusaha melakukannya, hanya saja Mentari selalu memiliki berbagai macam trik untuk menghindar dari keinginan Argha yang seperti tak ada puasnya.

.

.

.

.

Malam masih terlalu larut saat Mentari membuka matanya. Seluruh badannya mulai terasa sakit karena semua rutinitas mereka selama berlibur. Mentari lebih banyak menghabiskan waktunya di luar hotel bersama Inara, tetapi tentu saja Argha dan Fino selalu mengikuti mereka dari belakang. Untung saja mereka berlibur jauh dari tempat mereka tinggal. Jika tidak, mungkin dengan melihat Argha dan Fino yang sudah seperti dua orang bodyguard itu, pamor mereka yang selama ini terkenal sebagai dua orang yang paling berkuasa, akan turun seketika dan berganti sebagai suami-suami takut istri.

Rasa lelah Mentari seketika berganti dengan perasaan bersemangat ketika dirinya membayangkan akan mengunjungi tujuan terakhir mereka yaitu sebuah kota yang terletak di Inggris. Meskipun suasana di kota itu sudah tidak sama dengan beberapa puluh tahun yang lalu, tetapi kenangan tentang kedua mertua nya yang baik dan begitu menyanyanginya , masih teringat jelas di benak Mentari. Terlebih lagi, di tempat itulah mereka melaksanakan pernikahan yang kedua kali nya. Pernikahan yang dilandasi oleh cinta di antara dirinya dan Argha.

Mentari perlahan beranjak dari tempat tidurnya karena khawatir membangunkan Argha, tetapi tetap saja usahanya tidak berhasil. Argha seperti memiliki alarm dalam tubuhnya, ketika Mentari berusaha menjauh, alarm itu seakan memberi tanda kepada Argha untuk segera tersadar.

"Mau kemana, Tari?" Tanya Argha dengan suara parau.

"Aku mau ke kamar mandi untuk buang air kecil. Kau tidur saja sayang!" Sahut Mentari.

"Apa mau aku antar?" Argha bangun dan sudah dalam posisi duduk menawarkan diri untuk mengantar Mentari ke kamar mandi yang letaknya tak sampai sepuluh langkah dari tempat tidur mereka.

"Tidak perlu! Aku bisa sendiri. Kau tidur lagi ya!"

"Baiklah, jangan lama-lama! Aku akan menunggu mu dan tidur jika kau telah kembali." Argha melepaskan tangannya dan membiarkan Mentari pergi ke kamar mandi dengan tetap mengawasinya seperti anak kecil.

Ya Tuhan..!! Apa ini yang di maksud tua-tua keladi?

***

Cantika bisa bernafas lega ketika dirinya telah berada jauh dari kamar Thoriq. Seakan baru melarikan diri dari kandang singa, Cantika merasa bersyukur dirinya masih diberi kesempatan hidup sampai dengan saat ini.

Hera yang sejak tadi menunggu Cantika untuk memberi kabar tentang kematian Tamara, tentu saja segera berlari menghampiri Cantika yang hampir membuka pintu kamar nya.

"Cantik, tunggu!" Seru Hera.

Melihat Hera berjalan kearahnya, Cantika merapikan rambut dan juga wajahnya yang pasti sangat berantakan setelah kejadian tadi di kamar Thoriq, "Ada apa Hera? Aku sedang buru-buru."

Hera mengerutkan dahi ketika dirinya memperhatikan wajah Cantika dan mendapati mata Cantika sembab seperti habis menangis, "Apa kau baik-baik saja? Kenapa kau seperti orang habis menangis?"

Cantika sedikit gugup karena ia tak ingin jika Hera sampai mengetahui penyebab dirinya menangis karena kejadian dimana Thoriq telah mencium nya dengan paksa, bahkan hendak membunuhnya hanya untuk lari dari masalah kematian Tamara.

"Aku tidak apa-apa. Mungkin mata ku merah karena tadi kemasukan debu ketika aku sedang bersih-bersih." Jawab Cantika berbohong.

Meskipun jawaban Cantika tak membuat Hera percaya, tetapi Hera mengabaikannya karena ada sesuatu yang lebih penting yang ingin Hera katakan kepada Cantika.

"Cantika, dugaan mu tadi malam benar-benar terjadi. Tamara mati karena bunuh diri tadi malam!"

Cantika sama sekali tak terkejut bahkan hanya menganggukkan kepalanya, "Aku sudah tahu. Bolehkah aku masuk ke kamar ku sekarang?"

Mendengar jawaban Cantika, justru Hera lah yang sekarang terkejut, "Kau sudah tahu? Dari mana kau tahu sedangkan kau saja baru kembali dari kamar Mr. Perfect? Atau jangan-jangan.... " Hera ingin menebak Cantika mengetahui berita kematian Tamara dari Mr. Perfect.

***

1
Miranty14
Thor mana kelajutannya
Miranty14
bagus ceritanya
Rita
cantika....
Ray D
makin gak seru....sifat mc nya buruk semua...
Made Jangkung
thor untuk kelanjutannya bisa liat di mana ya?
Ezra Sumadi
lanjut
Ezra Sumadi
mantap Thor
Jihan Zahra
kapan update nya ?
Eko Nur Yanto
Lumayan
Kaoru
up lagi Thor... penasaran nih
Sumarta Oktaviani
keren
Ismei Dhamayanti
Akhirnya pindah lapak bacanya,,,,
sibung
lanjut dong thor
Indah Yuli
percintaan luna kaya ibuny......
Erif Agustin
iris mata itu apa ya?
Linda Marlina
bgs
Alfiyati Al-Ikhlas
monoton dong kalau sama2 culum
Ayu Rezeki
keren guys novely , dapet bgt feell disetiap karakter pemainy 😍😍😍😘😘😘😘😘
semangat author nulisy 🌹🌹🌹🌹
Ayu Rezeki
ngakak sama pimikiran aidan🤣🤣🤣
Ayu Rezeki
nyimak dulu,sampai sini ternyata bagus aku suka tatanan bahasay, swmngat ya authorrr nulis novely 😘😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!