Seorang gadis cupu bernama Kiara dibully habis -habisan disekolah,tapi siapa sangka dibalik diamnya dia menyimpan sisi gelap yang mengerikan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon oell, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Siapa korban selanjutnya..
...Seminggu Setelah kepergian Angel waktu itu, dia tidak masuk sekolah lagi. Desas desus banyak yang berseliweran, ada yang mengatakan bahwa Angel di keluarkan dari sekolah ada juga yang mengatakan Angel pindah dengan sendirinya alias mengundurkan diri....
...Sekolah berjalan seperti biasa, tidak ada yang mempengaruhi semangat mereka untuk belajar....
...Hubungan Vanes Dan Kiara juga semakin membaik, Vanes berhasil membuat Kiara menjadi anak yang lebih ceria dan terbuka....
...Saat ini mereka sedang makan di kantin di jam istirahat, Monica dan Dewi tiba-tiba ikut nimrung bersama Vanes Dan Kiara....
..."Hey Kita boleh ikutan kan" ucap Monica sok akrab....
..."Boleh" jawab Vanes sedikit ragu, Kiara hanya menatap mereka datar....
..."Kia kok makanan nya gak di makan sih? Gak ada rasanya? Sini deh aku racikan" ucap Monica sinis, dia mengambil mangkok cabe dan menuangkan semua isi nya ke mangkok bakso Kiara. Vanes Dan Dewi terkejut dengan tingkah Monica, sementara Kiara hanya tersenyum miring....
..."Monik kamu ngapain? Mana bisa di makan kalo kaya gitu" ucap Vanes geram....
..."Ups... Sorry gue gak sengaja" jawab Monica pura-pura terkejut....
...Monica memang sangat membenci Kiara, bahkan kadang Monica lah yang terus-menerus menghasut Angel untuk lebih membenci Kiara, itu di karenakan nilai Kiara selalu lebih unggul dari nya, Monica memang selalu dapat peringkat pertama sebelum Kiara pindah ke sekolah mereka, namun setelah kedatangan Kiara, dia selalu jadi nomor dua, dan Kiara selalu menjadi yang pertama....
..."Kamu tau gak Kiara gak bisa makan yang terlalu pedas" ucap Vanes melihat isi mangkok Kiara yang isi nya cabe semua....
..."Ya ampun masa? Kita ini udah gede loh, masa gak bisa makan pedes sih, emang pantes lah ya Lo di panggil cupu" ucap Monica memandang remeh Kiara....
..."Gak papa, kebetulan aku udah kenyang, jadi ini buat kamu aja, ini belum aku sentuh sama sekali loh, masih bersih" ucap Kiara mendorong mangkok nya ke depan Monica....
Wajah Monica berubah panik, dia tidak menyangka Kiara akan mengatakan itu.
..."Gue gak mau makan, gue gak biasa makan makanan kantin kayak gini, nanti perut gue sakit" lelah Monica....
..."Masa sih? Bukan karena kamu gak bisa makan pedes juga ya?" Ledek Kiara...
..."Gue bisa makan pedas kok" ucap Monica panik....
..."Kalo gitu makan dong" Vanes ikut meledek Monica, dia menyodorkan mangkok Kiara ke depan Monica....
...Dengan tangan gemetar, Monica memasukkan satu buah bakso yang berselimut cabe rawit itu, baru suapan pertama, wajah Monica memerah dan matanya berair. Dia terlihat bersusah payah menelan apa yang ada di mulut nya itu....
...Vanes dan Dewi menahan tawanya, Kiara hanya tersenyum kecil melihat Monica....
..."Gue mau ke toilet dulu, kebelet pipis" ucap Monica berdiri dari kursi nya. Kiara dengan cepat menahan tangan Monica....
..."Habisin dulu dong Mon, mubazir tau" ucap Kiara sambil tersenyum....
...Monica dengan kesal menghempaskan tangan Kiara, dia duduk kembali dan menekan bakso itu hingga habis, keringat sudah membasahi tubuhnya, apalagi wajahnya, riasan yang di pakainya sedikit luntur dan berantakan karena terkena keringat nya....
..."Li...lihat nih, gue.. gue bilang juga apa, hah... hah...hah... gue bisa makan pedes kan, gak kayak Lo, cu...cupu banget, hah...hah...hah..." Ucap Monica sambil kepedasan, dia langsung berlari ke kamar mandi, seperti nya perutnya sudah tidak bisa di ajak kompromi....
...Dewi juga dengan panik mengejarnya, Vanes tertawa terbahak bahak melihat mereka, dia lalu mengacungkan jempol ke arah Kiara....
..."Kamu emang yang terbaik, sesekali emang harus di kasih pelajaran orang kayak dia" ucap Vanes sambil terus tertawa kecil. Kiara hanya mengangguk dan tersenyum...
...***...
...Jam istirahat telah berlalu, semua murid kini kembali pada pelajaran nya, di tengah-tengah pelajaran Kiara merasa kebelet buang air kecil, dia ijin ke guru untuk pergi ke toilet....
..."Bu saya ijin ke toilet ya" ucap Kiara mendatangi guru nya yang sedang menulis....
..."Baiklah, jangan lama-lama ya" jawab Bu Dwi...
^^^Kiara mengangguk dan langsung berlari ke toilet.^^^
dia memang bukan anak yang suka menunda-nunda pipis, karena itu buruk untuk kesehatan.
...Saat setelah dia selesai pipis, dia mendengar ada suara grasak-grusuk di bilik sebelah, namun dia tak menghiraukan nya, dia keluar lalu mencuci tangan nya....
..."Aahhkkkh..." Kiara jatuh ke lantai setelah seseorang memukul kepalanya dengan benda yang sangat berat.Dia pingsan dan tak sadarkan diri....
...Gelap, itulah yang pertama kali di lihat Kiara, hanya cahaya bulan yang menjadi penerang di dalam rumah tua yang sudah sedikit usang, dia mencoba menggerakkan badannya namun sangat sulit, dia baru sadar jika badannya kini di ikat dengan tali yang amat kuat, bahkan bernafas pun Kiara tak sanggup....
...Selang beberapa menit, terdengar suara langkah kaki mengarah ke padanya....
..."Bangun kan dia" suara wanita terdengar memerintah....
..."Baik nona" jawab seorang lelaki....
...Tubuh Kiara terasa di tarik, Kiara diam saja tak bergerak, matanya terpejam, dia berpura-pura belum sadar....
..."Kenapa dia belum sadar juga?" Tanya wanita itu tak sabaran....
..."Saya juga tidak tau nona, harusnya sudah sadar" jawab lelaki itu gugup....
...itu. "Dasar si cupu ini, lemah banget" ucap wanita...
..."Sudah lepaskan dia, ikat di di kursi kayu itu" perintah wanita itu lagi....
..."Baik nona"...
...Pria itu melepaskan tali yang mengikat tubuh Kiara, kesempatan ini tidak di sia-siakan nya....
...Setelah semua tali terlepas, pria itu hendak memindahkan tubuh Kiara ke atas kursi, dengan cepat Kiara mengayunkan kakinya menendang kepala pria itu....
...Mendapat serangan yang tiba-tiba, pria itu langsung terkapar tak sadarkan diri. Tendangan Kiara memang sudah tidak diragukan lagi....
..."Huh menyebalkan" ucap Kiara....
...Melihat kejadian yang begitu cepatnya, wanita itu langsung lari berniat melarikan diri....
...Kiara yang melihat pergerakan lawan nya dengan cepat mengejar nya, di tarik nya tangan wanita itu dengan kuat....
..."Ahhkk" jerit wanita itu, dia tak bisa berlari lagi. Tangannya terasa hampir patah karna saking kuatnya Kiara menarik nya....
...Kiara menopang wajah wanita itu, dengan sinar rembulan yang temaram Kiara bisa melihat siapa yang ada di depannya....
..."Monica...? Cih... Hahahaha" Kiara yang awalnya heran kini tertawa keras....
..."Kau juga ingin bermain-main dengan ku Monik? Kau akan kehilangan banyak hal jika bermain-main dengan ku, apa kau siap?" Tanya Kiara mengejeknya....
..."Sialan Lo Kiara, Lo cuma pura-pura pingsan tadi?" Tanya Monica bergetar, jujur saja sebenarnya Monica juga merasa takut melihat Kiara, apa lagi jika dalam keadaan seperti ini....
..."Kau menyewa orang yang sangat bodoh Monik" jawab Kiara dengan pelan....
Dia langsung menarik rambut Monica dan menyeretnya kembali ke dalam.
..."Akhhk... Sakit... Lepaskan...." Teriak Monica....
...Kiara tak menghiraukan nya, dia tetap Menyeret Monica sambil tertawa...
..."Sakit Kia...lepaskaaannn...Aku mohon" teriak Monica....
...Dengan masih menarik rambut Monica, Kiara mendudukkan nya di kursi kayu yang masih tampak kokoh itu, dengan cepat Kiara mengikat nya dengan kuat....