NovelToon NovelToon
Anugerah Cinta.

Anugerah Cinta.

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Penyelamat / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:1.5k
Nilai: 5
Nama Author: Bisqttz

Agatha Tatjana Putri gadis biasa yang bukan cucu atau anak dari kiai atau ustadz, yang bar-barnya bisa bikin orang berkali-bali istighfar, gadis biasa yang tiba-tiba di sukai hingga dilamar oleh anak Kiai pemilik pesantren ternama.

Gus Zayn Raffan El-fatih anak pertama dari pemilik ponpes Al-Muhadzirin ponpes yang banyak di minati, termasuk Gus Zayn nya sendiri banyak yang minat. paras yang hampir sempurna, dan pewaris.

Pertemuan yang tak pernah ia bayangin, bisa merubah jalan hidupnya, yang tadinya berniat untuk kuliah malah tinggal di lingkungan pesantren.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bisqttz, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

21. UKS

Agatha dan Mela selesai Madin, keduanya pun pergi dari kelas. Agatha meminta untuk mengantarnya ke rumah, lewat belakang. karna kepalanya tiba-tiba terasa sakit, sepertinya migran Agatha kambuh, di tambah lagi kemarin-kemarin ia sempat memikirkan tentang kedua orang tua ustadzah Halimah yang tiba-tiba datang.

Kini kedua nya sudah sampai di pintu belakang rumah Agatha, "masih pusing kepala lo? " tanya Mela.

"Udah gak terlalu gue langsung masuk, ya. "

"Gus Zayn belum pulang? " Agatha menggeleng.

"Katanya dia balik nanti jam 10."

"Yaudah kalau gitu gue temani lo. "

"Gak usah Mel, gue gapapa kok. Cuma kecapean aja, nanti kalau ketemu ummi di dalam bilangin gue udah balik, ya? " Mela mengangguk.

"Yaudah gue balik ke asrama, Assalamualaikum. " Agatha langsung masuk kedalam rumahnya, sebenarnya Mela aga ragu meninggalkan gadis itu sendirian, apalagi gadis itu sering sakit kepala. Tapi Mela juga tau kalau Agatha itu keras kepala, akhirnya ia berbalik kembali ke asrama.

Agatha masuk kedalam rumah dan langsung rebahan di sofa untuk menghilangkan rasa pusingnya, "pala gue kenapa lebih sering sakit gini si, kayanya harus minum obat lagi ni. "

Ia beranjak dari sofa untuk mengambil kotak p3k yang berada di dalam laci, setelah mendapatkan obat yang ia cari, ia segera meminumnya setelah itu ia pergi ke kamar untuk istirahat di dalam kamar.

   •••••√√√•••

Zayn pulang lebih awal dari yang di jadwalkan, harusnya ia pulang jam 10. Tapi setelah kajian selesai ia segera langsung pamit pulang karna Agatha sendirian di rumah.

Abah Hamdan mengizinkannya dan lelaki itupun bergegas kembali ke rumahnya sebelum jam 10.

Tepat pukul 9:30 Zayn sampai di rumahnya, "Assalamualaikum, sayang. "

Tidak ada sahutan, Zayn menutup pintu lalu bergegas menuju kamar untuk memastikan istrinya ada di sana atau tidak.

Ceklek.

Dengan nafas yang sedikit terengah-engah, Zayn membuka pintu kamar, senyumnya langsung terbit di bibirnya begitu melihat istri kecilnya sedang tertidur pulas. Zayn berjalan perlahan kearah Agatha lalu duduk di tepi ranjang, ia menyingkirkan anak rambut yang berada di wajah cantik istrinya. Tindakan Zayn membuat Agatha sedikit terusik dengan perlahan ia membuka matanya, "Assalamualaikum, Zawjati. " ujar Zayn sambil tersenyum manis dan tangan yang masih setia di atas kepala sang istri.

Dengan mata yang masih mengerjap-ngerjap, Agatha membalas senyuman itu sambil menatap suaminya, "waalaikumsalam, Hubby. "

"Hubby? " ulang Zayn.

Agatha ingin duduk dan Zayn segera membantunya, "iya Hubby, bolehkan aku panggil itu? "

Zayn tersenyum sambil mencubit hidung mancung sang istri.

"Aww.. sakit sayang, " Agatha mengelus hidungnya.

"Iya maaf ya istri ku yang galak, " Zayn langsung berlari kearah kamar mandi untuk membersihkan dirinya sekaligus menghindari amukan istri kecilnya.

"Iihh MAS buka gak pintunya, " teriak Agatha sambil menggedor-ngedor pintu kamar mandi.

"Agatha mau mandi bareng? " sahut Zayn dari dalam.

"Astaghfirullah Mas. "

Zayn membuka sedikit kamar mandi lalu menonjolkan kepalanya membuat Agatha langsung berbalik badan, "kamu kan istri mas, jadi boleh-boleh aja. Kan sudah sah, " goda Zayn.

"Jadi? mau mandi bareng? " sambung Zayn sambil menahan tawa. Percayalah, Zayn tidak sungguh-sungguh mengajak Agatha ia hanya ingin mengerjai istrinya saja.

"Dasar mesum, sana ah. " Agatha mendorong pelan kepala suaminya lalu menutup pintu tersebut, ia berjalan kearah kasus sambil menggerutu. "Nyebelin banget si, baru juga pulang udah bikin darah tinggi. Padahal gue baru bangun tap__"

Saat sedang menggerutu, sekilas Agatha mempunyai ide cemerlang untuk membalas suaminya. Gadis itu bersembunyi di samping pintu kamar mandi, dan dengan sabar ia menunggu suaminya keluar.

Ceklek.

Gadis itu tersenyum saat mendengar pintu kamar mandi terbuka, Zayn menatap ke sekeliling tapi tidak melihat istrinya, "Ta kamu dimana? "

"MAS ZAYN! " teriak Agatha mengagetkan Zayn sambil menyentuh lengan suaminya.

"Astaghfirullah, Ta Mas punya wudhu.. " ini yang Agatha rencanakan, ia ingin membatalkan wudhu suaminya. "Hehe maaf Mas, sengaja. " Agatha langsung berlari kearah kasur, sedangkan Zayn masuk kembali ke kamar mandi untuk wudhu kembali. Tapi gak sampai situ, Agatha kembali menunggu Zayn di depan kamar mandi.

Zayn ingin keluar, tapi di hadang olehnya. "Eitsss.. " refleks Zayn mundur satu langkah agar tidak bersentuhan dengan istrinya lagi.

"Sayang udah ya, nanti keburu malam Mas belum sholat isya. " rengeknya Zayn sangat lucu, memang setelah kajian bersama Abahnya Zayn langsung pamit pulang tanpa sholat isya dulu, karna memikirkan sang istri yang sendiri di rumah.

Namun gadis itu menulikan pendengarannya, ia ingin menyentuh lengan Zayn tapi tidak jadi.

Hal itu membuat Zayn menyembunyikan kedua tangan di balik badanya, ia memutar otak agar Agatha berhenti membuatnya deg degan karna gadis itu selalu berpura-pura menyentuhnya tapi selalu di pelesetin sama dia.

Contoh, Agatha ingin menyentuh lengan Zayn tapi ternyata ia malah nyentuh tembok.

Zayn pun tersenyum saat mendapatkan ide, "Agatha ada tikus. "

"Akhh, mana? mana? " panik Agatha langsung melompat ke pelukan Zayn, secara refleks pula Zayn menangkap istrinya, "ya Allah sama saja batal-batal juga, " ujar Zayn dengan muka memelas. Sedangkan Agatha tertawa ngakak di dalam gendongan Zayn, posisi mereka ala koala.

"Mangkanya jangan ngerjain istri! kualat kan, hahaha." mau tak mau Zayn kembali mengambil wudhu untuk melaksanakan sholat.

Cup!

Agatha mencium pipi suaminya, membuat Zayn tertegun di tempat. "Buat Mas karna udah bikin aku bahagia plus kesel juga! tapi makasih karna selalu bikin tertawa dengan segala sifat kejaihalan Mas, " ujar Agatha dengan senyum manis.

"Itu sudah tugas Mas buat bikin kamu bahagia dan selalu tertawa. Rasullullah shalallahu alaihi wassalam bersabda, “Sebaik-baik kalian adalah yang terbaik bagi istrinya dan aku adalah orang yang terbaik di antara kalian terhadap istriku“ hadis riwayat at-Tirmidzi no 3895 ibnu Majah no 1977."

"Jadi memuliakannya seorang istri itu hal wajib dan sangat di anjurkan oleh Rasullullah shallallahu alaihi wassalam. Kalau kamu bahagia, Mas jauh lebih bahagia," sambung Zayn dengan tulus. Agatha meneteskan air matanya, ya... sebut saja ia cengeng.

Gadis itu memeluk tengkuknya dengan erat, "Agatha beruntung punya Mas Zayn. "

"Aku lebih beruntung punya kamu. Jangan pergi apapun yang terjadi nanti, ya? Mas... Mas takut kehilangan mu nanti, " balas Zayn.

"Agatha gak akan tinggalin, Mas. Janji!" Zayn hanya tersenyum dan meng-Aamiin kan dalam hati.

"Yaudah Mas mau wudhu lagi, " Agatha turun dari gendongan suaminya, Zayn segera mengambil wudhu ulang sedangkan Agatha kembali ke kasurnya. Kali ini, ia tidak membatalkan wudhu Zayn.

  •••••√√√•••

Siang ini Agatha berada di depan masjid sedang menunggu teman-temannya yang sedang setoran hafalan, gadis itu baru saja selesai setoran hafalan.

Perut ia tiba-tiba sakit membuat dirinya lemas, ia duduk sambil menyandarkan punggungnya di salah satu tiang masjid. Adel yang baru keluar dari dalam masjid melihat Agatha yang sepertinya menahan sakit pun menghampiri nya, "kamu kenapa? muka kamu pucat ta? "

"Gu-gue gapapa, cuma sakit perut aja. "

"Mau ke uks? aku temani ayo? " ajak Adel. "Gapapa Del, gue bisa sendiri kok. Lo tunggu yang lain aja di sini," balas Agatha.

"Tapi muka kamu pucat banget Ta, lagi pula jarak uks dari sini lumayan. Aku temani aja, ya? " bujuk Adel namun Agatha tetap menolak.

"InsyaAllah gue bisa sendiri del, nanti kalau yang lain nanya gue kemana gue ke uks, gitu. Assalamualaikum, " Agatha pun beranjak dari duduknya menuju uks dengan memegangi perutnya yang sakitnya luar biasa. Melihat temannya yang keras kepala Adel masuk kedalam masjid untuk bertemu teman nya yang lain, untuk mengajak nya ke uks.

Di perjalanan Agatha memegangi perutnya terus sambil beristighfar, "ya Allah kenapa sakit banget? padahal bukan jadwal haid, " monolog Agatha.

"Gue gak kuat, minta bantuan siapa ya? " tanya nya pada diri sendiri sambil melihat ke kanan dan ke kiri mencari orang untuk di minta bantuan.

Di sisi sebrang Agatha ada Zayn yang sempat memperhatikan istrinya yang terus saja memegangi perut. Zayn langsung berlari seperti orang kesetanan membuat atensi para santri yang melihat menatap heran, namun apa pedulinya Zayn.

"Assalamualaikum, sayang muka kamu pucat banget, sakit? " tanya Zayn setelah sampai terlihat khawatir plus panik. Agatha melihat suaminya yang terengah-engah.

"Waalaikumsalam, " balas Agatha, rasa sakit nya tiba-tiba hilang saat melihat wajah panik dan khawatir suaminya.

"Sayang.. perut kamu sakit? " tanya Zayn lagi.

Agatha masih menatap suaminya, "udah gak terlalu, Mas lari dari mana? " Zayn mengangguk, "dari depan rumah, kenapa bisa sakit? " tanya Zayn.

"Aku juga gak tau Mas, perasaan aku gak makan yang aneh-aneh terus lagi ini bukan jadwal haid aku. "

"Yaudah kita periksa ke uks dulu, ya? "

Agatha pun mengangguk, Zayn membantu istrinya berjalan, "kuat jalan? " tanya Zayn di balas gelengan kecil oleh Agatha. Zayn pun dengan sigap menggendong Agatha ala bridal style, membuat beberapa santriwati dan santriwan menundukan kepalanya. Sedangkan Agatha menyembunyikan wajahnya di tengkuk Zayn.

Ada seseorang tersenyum getir melihat adegan itu, "pada dasarnya istri lo pemenangnya. " Bukannya ia pergi malah mengikutinya sepasang suami istri itu ke uks diam-diam.

•••••√√√•••

Kini Mereka sudah sampai di uks, Zayn merebahkan tubuh mungil istrinya di atas brankar yang tersedia. Tak lama setelah itu datanglah seorang dokter yang biasa menjaga uks, "Assalamualaikum, Agatha kenapa? "

"Waalaikumsalam, Dok. Perut istri saya tiba-tiba sakit bisa tolong di periksa dok? " ujar Zayn.

Dokter itu mengangguk, ia mendekat kearah Agatha untuk memeriksanya lebih lanjut. Sedangkan Zayn hanya diam memperhatikan sang dokter memeriksa istrinya, selang beberapa menit dokter Alila selesai memeriksanya.

"Sepertinya kalian harus periksa lebih lanjut ke rumah sakit, " ujar Alila membuat Zayn panik.

"Kenapa dok? apa ada hal serius? "

"Oh tidak-tidak, saya hanya takut salah saja. Agata.. terakhir datang bulan kapan?" yang di tanya tampak berfikir sampai dahinya mengkerut, "bulan lalu kayanya dok. Dan bulan ini.. belum. "

Dokter Alila mengangguk paham, tapi Zayn dan Agatha malah kebingungan, "Jadi.. Kenapa, dok? " tanya Zayn.

"Kemungkinan besar, istri kamu hamil. "

Deg!

Sampai sini dulu ya guys!

Jangan lupa like and comment biar authornya makin tambah semangat.

See you next chapter selanjutnya..

Bye bye muanhhhhh!!!

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!