NovelToon NovelToon
Bukan Mauku

Bukan Mauku

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:2.8M
Nilai: 4.7
Nama Author: juleha2606

Kanaya, adalah seorang gadis lumpuh. Sosoknya yang lembut, penyabar. Bertanggung jawab dan perhatian.

Karena kondisinya yang lumpuh, menyebabkan ia tak pernah mengenyam pendidikan sekalipun.

Namun Allah ngasih ia kelebihan sehingga ia termasuk orang yang pandai.

Semasa dia kecil terkena sakit polio. Panas yang berlebihan, menjadikan dia yang mulanya mampu berjalan normal. Menjadi lumpuh.

Ia tinggal bersama Bapak kandung dan Ibu tirinya. Dan ketika usianya sekitar 26 tahun akhirnya dia menemukan jodoh.

Dan menikah dengan sosok laki-laki cuek. Playboy, suka mabuk. Dan sangat perokok berat, yang bernama Yuda. Naya sangat berharap! bagaimana pun sosok laki-laki itu, mampu merubah diri kelak.

Dan juga ke depannya bisa membina rumah tangga yang sakinah dengannya.

Naya juga sangat berharap dia lah jodoh terbaik untuknya. Tapi ... ternyata tidak! dia di tinggakkan suaminya yang bernama Yuda setelah tiga hari dari pernikahan mereka.

Selama kurang lebih 7 bulan dia digantung tanpa nafkah lahir maupun batin.
Yuda menceraikan nya! dan itu pun hanya melalui handhpone! Sungguh miris bukan???

Yuda menjadi sosok laki-laki yang sangat tidak bertanggung jawab. Bagi sosok perempuan lumpuh seperti Kanaya.

Kemudian Kanaya berhubungan dekat dengan seorang laki-laki bernama Dimas. Sosoknya pengertian. Penyabar dan mereka sangat saling menyayangi satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon juleha2606, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

tak direstui mertua

"Maaf Bu, setelah tiga hari dari menikah dia pergi kerja, ke Jakarta lagi. sampai sekarang." sambung Naya.

"Saya di kampung, dia sama pamannya, di Jakarta.." tutur Bu Marlina.

"Och gitu ya bu .?" seru Naya.

"Sebenarnya saya kecewa dangan pernikahan anak saya, saya gak menyangka si Yuda menikahi kamu," kata Bu Marlina.

Ibu mertua Naya sejenak menghentikan kata-katanya. Naya tertegun mendengar kan perkataan Mertuanya.

"Sudah ku duga" gumam Naya dalam hati.

"Saya kecewa pada Ibumu yang bersikap kurang ramah pada saya." lanjut Bu Marlina.

Dengan menghela napas, dan mata Berkaca-kaca Naya berkata.

"Aku minta maaf yang besar-besarnya jika Ibu kecewa dengan sikap keluarga aku. terutama Ibu aku, dia memang sikapnya seperti itu Bu.. maaf sekali lagi maaf" Naya dengan lembut.

"Saya memang gak membawa apa-apa, kan sudah saya jelaskan sama kamu, Saya gak akan membawa apa-apa di nikahannya Yuda." sambung Bu Marlina.

"Iya bu aku mohon maaf yang sebesar-besarnya atas ke salah pahaman ini." pinta Naya.

"Saya bener-bener kecewa, kok anak saya nikahin kamu," Mertua Naya geram.

"Ibu, harap Ibu tau, aku gak pernah meminta mas Yuda untuk nikahin aku, Bahkan sebelum nya aku berulang-ulang meminta dia supaya berpikir lebih matang lagi, agar gak ada penyesalan akhirnya. aku--!" ucapan Naya terhenti karena di potong oleh Ibu Marlina,

"saya tidak rela..!"

"Bu..! aku gak pernah meminta dia nikahin aku, apalagi memaksanya, gak pernah.! itu atas keinginan dia sendiri Bu..!" Naya tak bisa lagi membendung air mata yang terus meronta ingin keluar dari tempatnya,

"Jadi saya tidak perduli, Yuda mau pulang, mau gak pulang, itu bukan urusan saya lagi." desak Ibu Marlina.

"Bu, tolong, bilang sama mas yuda untuk pulang, aku menunggunya bu..!" pinta Naya penuh permohonan.

"Urus aja sendiri, saya tidak mau ikut campur." ketus Bu Marlina.

"Sekali lagi aku minta maaf atas sikap orang tua aku, yang sudah membuat Ibu tidak nyaman, atau sangat kecewa, dan--" sejenak Naya menghentikan kata-katanya. dia mengusap air mata yang terus mengalir.

"Soal mas Yuda nikahin aku, itu bukan salahku karena itu atas kemauannya sendiri. seperti apapun kondisi aku, mas Yuda tetaplah seorang suami, yang harus bertanggung jawab, terhadap istrinya." jelas Naya.

"Yuda sudah dewasa sudah bisa menentukan sikapnya sendiri, walaupun seharusnya dia tidak menikah denganmu" sahut Bu Marlina datar.

"Ibu, sebagai orang tuanya. bukan kah sudah sewajarnya mengingat kan anak laki-lakinya agar menjadi seorang suami yang bertanggung jawab." timpal Naya.

"Saya tidak bertemu si Yuda" alasan Bu Marlina.

"Coba Ibu bayangkan, bagaimana kalau seandainya, anak perempuan Ibu dinikahi laki-laki seperti mas Yuda yang membiarkan istrinya terlantar. punya suami yang tidak bertanggung jawab, gimana perasaan Ibu..? sebagai orang tua, Ibu tentu akan sangat kecewa kan.?" tutur Naya yang sedikit menghakimi.

Bu Marlina tak menjawab, pertanyaan dari Naya.

Hening sejenak...

Karena Bu Marlina diam saja, Naya pun pamit. dan menyudahi sambungan telponnya.

"Ya sudah dulu bu, Assalamu'alaikum..?"

"Wa'alaikum salam.." ketus Bu Marlina.

Naya menghembuskan napas kasar, dia makin percaya bahwa keluarga Yuda tidak merestui Yuda menikah dengannya, Naya menatap langit-langit.

"Ya Allah... Astagfirullah...." gumam Naya.

******

Disebuah tempat pembelanjaan, ada seorang laki-laki lumayan tinggi, ganteng berpenampilan nya juga rapi, rambut klimis. ialah dokter Dimas, sedang berjalan mencari barang yang ingin dia beli.

Tiba-tiba dari jauh terlihat seseorang wanita cantik memakai jilbab krem dengan setelan rok prisket yang warna senada dengan jilbabnya. menenteng paper bag. dan dia menggandeng tangan seorang laki-laki yang di sampingnya.

"Silvi, dengan siapa dia..?"Dimas mengerutkan keningnya. tadinya dia mau menghampiri Silvi, tapi dia urungkan niat itu, karena melihat Silvi bersama laki-laki lain.

Dimas mengintip dari kejauhan. memperhatikan mereka yang begitu mesra.

"Siapa sih.?laki-laki itu kenapa begitu mesra.?kalau saudara dia sih gak mungkin, karena aku pasti tau kalau itu saudaranya Silvi." gerutu Dimas.

"Ahh, sudah lah biarkan saja" Dimas menepis yang ada di pikirannya yang entah apa itu,

Dimas melanjutkan langkahnya yang hendak mencari barang yang harus di belinya.

"Tapi...kenapa ya..?ko hati aku merasa biasa aja melihat Silvi dengan cowok lain..?" gumam Dimas.

"Padahal aku sudah pernah menikmatinya..!" Dimas menggeleng kan kepalanya, sambil tersenyum licik.

Tak lama di tempat belanja, Dimas bergegas pulang dengan motor kesayangan nya. setibanya di rumah, Dimas hendak langsung masuk kamar. tapi sebelum sampai di kamar, mamak Dimas yang tengah duduk di depan tv menyapa.

"Kau dari mana..?" sapa Bu Hesa.

"Ada yang harus aku beli mak" Dimas mengangkat tangan yang memegang paper bag.

"0h, itu si Silvi sudah di kasih uang buat keperluan kuliahnya Dim..? tanya Bu Hesa.

"Sudah mak beberapa Waktu yang lalu..! kenapa mak.?" tanya Dimas. menatap mamaknya.

"Egak, mamak cuma merasa sudah lama tidak bertemu dia, apa lama juga dia tidak kesini..?" tanya Bu Hesa. dengan tatapan tajam.

"Iya, sudah lama.!" Dimas mengingat apa yang tadi dia lihat.

"Ya sudah mak Dimas masuk kamar dulu ya mak" Dimas pamit.

"Iya" Bu Hesa melanjutkan nonton tv, sementara Dimas masuk ke kamarnya.

"Ahh masa bodoh walau dia itu cowok nya, biarlah." batin Dimas mengingat laki-laki yang bersama Silvi tadi.

Dimas mengemas orgen tunggal dan juga gitar kesayangan nya. karena mau di pakai di acara keagamaan besok.

Dimas merogoh sakunya mengambil handphone miliknya, dia memainkan ponselnya, tiba-tiba dia melirik kontak my love. lalu ia menyeringai senyum.

"My love" wanita itu bukan siapa-siapa baginya, tapi begitu sangat istimewa di hatinya.

"Sedang apa dia..?" Dimas berniat menelpon wanita itu.

tut--tut--tut.! "kenapa gak di angkat sibuk apa dia.?" gumam Dimas mengacak rambutnya sendiri.

******

Naya baru selesai sholat isya, lalu membaringkan tubuhnya di tempat tidur, dia mengambil handphone nya.

"Hmm..ada panggilan tak terjawab dari Dimas." ucap Naya.

Tak lama kemudian, nada dering bunyi lagi.

"Hi..met siang..? sapa Naya.

"Malam bah, kok siang sih.?" protes Dimas.

"Oh, malam ya aku kira siang haha." olok Naya.

"Hem, kak Naya sayang.! apa kabar nih..?" tanya Dimas.

"Baik Dim..! kabar kamu gimana baik kah..?Naya balik bertanya.

"Aku baik bah." Dimas tersenyum.

"Kamu lagi apa Dim..?" Nya mengulingkan tubuhnya, di atas kasur.

"Lagi baring saja kak. kak Naya lagi apa sekarang..?" selidik Dimas.

"Lagi terima telepon." sahut Naya singkat.

"Haha," Dimas Tertawa.

"Kok tertawa sih..?" tanya Naya heran.

"Iya sambil apa kak..?" tambah Dimas.

"Hihi, iya lagi tiduran. kabar keluargamu bagai mana Dim..?"

Kalau telepon, memang di antara mereka selalu menanyakan keluarga masing-masing, walau belum saling mengenal keluarga, hanya lewat cerita masing-masing saja.

"Keluarga aku baik.! kabar keluarga kak Naya gimana..?" Dimas balik nanya.

"Baik juga, Alhamdulillah sehat kok'' sahut Naya, sambil beberkan selimut yang kurang membalut tubuhnya.

,,,,

Mohon terus dukungan nya ya🙏🙏

Maaf juga atas segala kekurangan di

novel pertamaku ini. jangan lupa selalu

lake. komens, vote nya juga agar aku tambah-tambah semangat.

1
Maulana ya_Rohman
masih nyimak thor
Maulana ya_Rohman
bukannya Sonia yqng di kejar² temennya Dimas ya thor🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
nb...... mampir lagi thor.....
walaupilun gak comen di setiap bab nya😁😁😁
Juleha2606: ya ampun ... KK makasih banyak.
total 1 replies
Bundanya Pandu Pharamadina
mampir dimari dulu mbak Author🙏
Juleha2606: terima kasih mampir juga di karya ku yang lain ya, semoga suka
total 1 replies
Maulana ya_Rohman
andaikan aku punya suami seperti Dimas🤔🤔🤔.......
Maulana ya_Rohman
pemikiran yang panjang dan jauh.......😁
Maulana ya_Rohman
cemburu🧐🧐🧐🧐🧐🧐
Maulana ya_Rohman
dah hamil tp blm menyadari...🤔🤔🤔
Juleha2606: terima kasih kk
total 3 replies
Maulana ya_Rohman
baca ulang thor
Maulana ya_Rohman
ada masalah kah🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
baca ulang thor.....
Maulana ya_Rohman
gak bosan sama ceritanya..... nie baca ulang.....
Maulana ya_Rohman
mau cari apa ya 🤔🤔🤔
Maulana ya_Rohman
baca ulang thor.....
gak bisa comen🤐
Maulana ya_Rohman
baca ulang lagi thor......
Maulana ya_Rohman
baca ulang thor.....
Maulana ya_Rohman
baca lagi thor
Maulana ya_Rohman
baca ulang thor
Maulana ya_Rohman
doubel up donk thor😭😭😭😭😭😭😭😭😭
Kurniaty
Sangat bagus
dineeeey: Hai , mampir yuk ke novelku yang berjudul
" WANITA SIMPANAN ( end ) , FIRST LOVE (end) , DI BALIK POLOSNYA ( end ) & DENDAM DI MASA LALU" dijamin seru dan bikin emosi
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!