Ella gabriela seorang wanita muda,cantik dan pekerja keras.yang baru saja dilamar oleh bosnya.Dia tidak menyangka bos yang diam diam dicintainya.Melamar dirinya didepan banyak orang.
Alex rahardian hasanata seorang ceo muda dan tampan.Dia mewarisi perusahaan hasanata group yang begitu besar.
Namun kebahagiannya tidak bertahan lama setelah bertemu dengan keluarga hasanata.
Harapannya kandas setelah tiba tiba seorang pria tidak dikenal menidurinya semalaman.
Dan hal itu dipergoki oleh calon suami dan ibunya.menanggung malu begitu dalam.Kini dia harus menikahi pria yang tidak pernah dia kenal yang ternyata adalah orang yang memiliki cacat otak..
diusahakan up jam 00.00
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Fauji irawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
Diapartemen Nanda merasa sangat cemas dan gelisah.Sudah hampir pukul 17.00wib,Namun Ella masih belum pulang.Nanda mencoba menelepon istrinya tapi tidak ada jawaban.
'Kenapa Ella masih belum pulang? Apa Ella marah lagi? Atau jangan jangan Ella pingsan lagi?' Batin Nanda.
Dia sangat ingin keluar dari apartemen dan mencari istrinya.Tapi dia juga merasa takut,karena memang ella menyuruhnya agar tidak keluar Apartemen.
Bimbang dan bingung Nanda hanya bisa terdiam menunggu tanpa kepastian.Nanda merasa kemungkinan besar Ella sedang marah kepadanya.
"Cara menghadapi kemarahan Ella.Search!" Nanda membuka ponselnya dan mencari sesuatu untuk menghadapi kemarahan Ella.
Lalu sampailah Nanda pada sebuah situs yang memberinya solusi.
"Untuk menghadapi kemarahan istri,Peluklah dia! Dengan memeluknya maka akan meningkatkan moodnya.Dengan begitu kemarahanya akan memudar lalu menghilang." Baca Nanda.
Setelah membaca situs itu.Nanda langsung menyiapkan strategi untuk memeluk Ella.Dia akan bersembunyi dibelakang pintu,ketika ella datang dan masuk ke apartemen.Maka Nanda akan langsung memeluknya dari belakang.
'Asik.. pasti berhasil nih.' Pikir Nanda.Dia mulai berekspentasi bagaimana reaksi Ella. Dia merasa pasti ella tidak akan jadi marah dan semakin menyayangi dirinya.
Dia sudah siap berdiri dibelakng pintu.Beberapa saat kemudian kenop pintu berputar dan pintu terbuka.Ella sudah pulang ke apartemen.Nanda sudah mulai bisa melihat bagian belakang Ella.
Nanda terdiam sementara dan menarik nafas panjang.Ketika pintu tertutup kembali.Nanda langsung melompat dan memeluk Ella dari belakang.
Baru tangan kanannya yang berhasil meraih pinggang istrinya.Sebelum benar benar memeluk Ella.Dia malah terkena sabetan keras dari tas Ella ke arah wajahnya.
"Awh... Nanda.Gak sopan!" Teriak Ella setelah memukul suaminya.Ella langsung memeluk dirinya sendiri untuk membentengi dirinya.
"Aduh sakit La!" Ucap Nanda Sambil mengusap pipinya yang memerah.
''Rasain dasar otak cabul!" Teriak Ella.Ella merasa sangat marah saat Nanda ingin melecehkan dirinya.
"Kenapa emangnya? ehmm.. Ella." Nada suara Nanda memelan ketika melihat Ella mengambil sebuah sapu di pojok ruangan.
"Ella...!" Ucap Nanda pelan.
"Rasain nih!" Ella memukul Nanda menggunakan sapu ditangannya.
plek.. plek.. plek..
"Ampun La,Maaf!" Nanda berlarian ke berbagai ruangan untuk menghindari Ella.
Tetapi Ella selalu saja bisa menemukannya.Ella langsung memukuli Nanda dengan sapu panjangnya.
Setelah kejar kejaran itu berlangsung cukup lama.Kini Nanda tengah Duduk disofa sembari menahan rasa nyeri disekujur tubuhnya.Dia juga menundukan kepala didepan Ella.
'Hah.. situs kampret.Harusnya kalau istri lagi marah.Langsung kabur aja!" Gumam Nanda.
"Maksud kamu apa? mau peluk aku kaya tadi." ucap Ella tegas.
'Udah kena pukul,sekarang kena bentak lagi.' Gumam Nanda.
"Jawab!" Ella kembali mengangkat sapunya untuk memukul Nanda.
"Eh.. gak.Aku gak ada maksud apa apa kok La." Nanda langsung reflek mengangkat tangan untuk membentengi dirinya.
"Soalnya kamu gak pulang pulang.Jadi aku kira kamu lagi marah.Terus aku cari cara biar kamu gak marah lagi.Nah makanya,aku mau peluk kamu heheh...." Ujar Nanda cengengesan.
Ella mendengus kesal saat mendengar pernyataan dari Nanda.Dia sangat tidak suka jika ada seorang laki laki yang ingin menyentuhnya.Bahkan jika itu adalah Nanda yang notabene telah menjadi suaminya
'So so perhatian! Aku tidak suka didekati olehmu.' Gumam Ella.
"Tapi kamu berlebihan La,badanku sakit semua.Kamu kejam!" Ucap Nanda perlahan.
"Apa? Kamu ngomong apa?" Ella berpura pura tidak mendengarnya.
"kamu kejam!" Ucap Nanda sedikit keras.
"Hah Apa? Aku tidak dengar!" Ella mendekatkan telinganya ke arah Nanda.
Nanda menelan ludah saat melihat sikap Ella.Firasatnya mengatakan sesuatu yang tidak enak.Dengan gemetar Nanda sedikit mengangkat kepala dan menjorokan mulutnya ke arah Ella.
"Kamu kejam!" ucap Nanda.
Plek..
Ella langsung Menampar Nanda dengan sangat keras.Lengkaplah sudah semuanya,kedua pipi Nanda berubah menjadi Merah.
"Aku ini gak kejam,Itu semua hukuman karena kamu udah ngelanggar peraturan yang aku buat." Ucap Ella sambil berteriak.
"Peraturan apa?" Tanya Nanda heran.
"Peraturan rumah tangga kita!" Tegas Ella.
"Peratutan yang mana?" Lanjut Nanda.
"Pasal 1,kamu harus bersikap sopan sama Aku!" Balas Ella tegas.
"Tapi aku lupa." jelas Nanda
"Aku gak peduli,kamu lupa atau enggak.Yang pasti kamu udah ngelanggar peraturan yang aku buat." balas Ella kesal.
Nanda mengerenyit kesal karena selalu dibantah oleh Ella.Bahkan Ella tidak menerima alasan kalau dirinya luoa dengan peraturan itu.
"Ya udah sih,jangan marah lagi.Nanti aku gak akan pinemjemin ponsel aku lagi." Ancam Nanda.
"Pasal 3,semua barang kamu itu punya aku juga.Tapi barang aku yang tetep punya aku." Balas Ella menyeringai.
"Tapi itu gak adil,kenapa peraturannya harus gitu?" Tanya Nanda kesal.
"Pasal 4 kamu nggak boleh banyak tanya sama aku." balas ella semakin keras.
"Yaudah deh iya.Aku yang salah..!" Ucap Nanda merajuk.Dia membaringkan tubuhnya disofa dan membelakangi Ella.
Tanpa diketahui Nanda.Ella tersenyum dibelakangnya.Dia merasa senang ketika melihat Nanda tidak berdaya dihadapannya.
"Pasal 2,Kamu gak boleh.." sebelum selesai berbicara Nanda sudah langsung memotong kalimat Ella.
"Aku gak boleh ngorok apalagi ngompol kalau tidur,iyakan.Aku inget kalau yang itu." Potong Nanda spontan.
"Ya udah ah.Aku mau mandi,aku malas ngurusin kamu,Belanjaannya aku mau taro di meja makan aja." Ucap Ella
Kemudian Ella pergi mengambil handuk dan kekamar mandi untuk membersihkan tubuhnya.Saat dia mulai membuka bajunya satu persatu.Dia mendengar suara ribut kresek dari luar.
Suara itu adalah Nanda yang sedang memeriksa belanjaan Ella.Nanda sangat senang ketika mengetahui Ella membeli makanan kesukaannya.Mie ayam Ahong food.
Tanpa basa basi dia membuka bungkus mie ayam itu dan menyajikannya ke piring.Aroma mie ayam yang sangat berasa mulai menggugah selera makan Nanda.
Nanda langsung mengambil sumpit dan berdoa sebelum memakan mie ayamnya.
"Makasih ya La." Teriak Nanda dari luar.
"Iya" Balas Ella dari dalam.
Dengan Lahap Nanda langsung memakan mie ayam didepannya.Dia sangat menyukai makanan itu terlebih lagi Ella yang membelikan untuknya.
'Ternyata meskipun Ella suka sering marah marah.Dia masih perhatian dan sayang sama aku.' Gumam Nanda lanjut tertawa.
Sementara Ella melanjutkan Mandinya.Setelah selesai melepas semua pakaian ditubuhnya.dia menyalakan shower dan menari dintara kucuran air yang membasahi tubuhnya.
'Sampai sekarang,hanya Nanda yang selalu bersikap kurang ajar seperti ini kepadaku.Dasar gila!' gumam Ella.
'Sebenarnya aku tidak mau mencampuri urusan siapapun.Tapi aku bisa mengatakan bahwa kamu akan jauh lebih menyesal kehilangan Nanda daripada kehilangan Alex.' Kalimat Lily masih berkumandang dipikran Ella.Ella masih terus memikirkan perkataan dari bos barunya.
'Tapi aku masih tidak mengerti,sebenarnya apa yang dimaksud oleh Lily.Kenapa aku akan menyesal jika kehilangan Nanda.' pikir ella semakin bingung.
.
.
.
.
.Like,comment ,Vote.
Fanny ..masih aja keukeuh provokasi Ella biar jauhin Nanda.
Apa maksudnya Nanda sih, koq dia minta dicariin wanita untuk dirinya? penasaran...