NovelToon NovelToon
Pelangi Cinta Shafiya

Pelangi Cinta Shafiya

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Contest / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Office Romance / Cinta Murni / Tamat
Popularitas:734.6k
Nilai: 5
Nama Author: shakila kanza

Shafiya Alifa gadis manis dan shalehah yang terlahir di keluarga sederhana. Kerja kerasnya yang tinggi menjadikan ia karyawan di sebuah perusahaan besar. Namun siapa sangka itu awal dari hujan ujian hidup baginya. Pertemuan dengan Fatih menjadi awal mendung baginya. Namun yakinlah tidak semua hujan itu buruk, akan ada pelangi setelahnya. Warna warni perjalanan cinta Shafiya hadir di sini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon shakila kanza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Seharian Bersamanya

Mentari masih malu-malu menunjukkan wajahnya, udara dingin pun masih menusuk tulang, membuat selimut malas untuk di lepaskan, namun itu tidak dilakukan oleh pemuda yang satu ini.

Sebelum subuh pemuda itu sudah mandi, shalat subuh lalu melajukan mobilnya ke Cafe tempat pujaan hatinya.

Cafe masih sepi belum buka, karyawan pun belum datang namun Fatih sudah memarkirkan mobilnya di depan Cafe itu. Saking buru-burunya dia tidak sempat sarapan, ingin membeli sesuatu untuk mengganjal perutnya namun minimarket Shafiya belum juga buka.

Setelah 30 menit menunggu akhirnya Cafe itu buka, nampak beberapa karyawan bersih-bersih dan menyiapkan barang-barang.

Fatih masih setia di dalam mobil, belum keluar karena gadis yang di tunggu belum menampakkan hidungnya.

Karena lama menunggu akhirnya Fatih memilih keluar dan membeli roti dan minum ke minimarket.

Dari kejahuan nampak Shafiya berboncengan dengan Ade, mereka nampak asik bercanda, sesekali Shafiya tertawa.

Fatih yang melihat dari minimarketpun nampak kesal, buru-buru dia keluar dan menghampiri Shafiya.

" Ehm ehm... " Dehem Fatih.

Ade dan Shafiya pun akhirnya berhenti tertawa dan menoleh, Shafiya terkejut, dia fikir Fatih sudah kembali ke tempatnya.

Fatih maju dan menyalami Ade sambil memperkenalkan diri.

" Hai... salam kenal Aku Fatih, calon suami Shafiya. " Kenalnya pada Ade, ada penekanan pada akhir kalimatnya.

Ade yang mendengarpun akhirnya terkejut, matanya meminta penjelasan pada Shafiya.

" Saya Ade, Kakak sepupu Shafiya. " Jawab Ade berusaha ramah.

Shafiya kabur kedalam dan berpura-pura sibuk, meninggalkan kedua pemuda yang tengah berkenalan.

***

Setelah mengobrol sedikit Ade pamit pergi untuk bekerja, karena sudah cukup lama dia meninggalkan usahanya sendiri.

Fatih masuk ke Cafe dan mencari keberadaan Shafiya. Tanpa bertanya pada karyawan Fatih main nyelonong ke ruangan Shafiya.

Shafiya tengah sibuk menulis sesuatu tidak menyadari keberadaan Fatih yang tengah sibuk di depannya.

Cukup lama Fatih memandangi gadis di depannya itu, namun yang di pandangi masih tak menyadari.

Saat Shafiya mau mengambil bolpen yang jatuh tiba-tiba dia mendapati kaki laki-laki dan sepatu hitam mengkilap di dekat bolpennya.

Shafiya terkejut dan mendongak ke atas, nampak pemuda dengan senyum manis tengah asik memandanginya.

" Sejak kapan anda di sini? " Tanya Shafiya sedikit ketus.

" Isht..... benar-benar tidak sopan , emang dia pikir ini tempat miliknya. " Gerutu Shafiya berbisik, namun cukup jelas bagi Fatih untuk mendengar.

Fatih tak memperdulikan gerutuan Shafiya,

" Fiy... temani aku dong... " Ujar Fatih.

" Maaf saya sedang bekerja... " Jawab Shafiya malas.

" Aku borong semua makanan di sini dan pergilah denganku. " Kata Fatih memaksa.

" Anda tidak berubah ya... masih seperti dulu... kapan anda akan menghargai orang lain. " Jawab Shafiya masam sambil bersedekap.

" Kau sendiri tak menghargai aku sebagai tamu di sini. " Kali ini Fatih sedikit ketus.

" Kenapa kamu tidak bisa ramah seperti kamu pada orang lain. " Kata Fatih.

" Aku rindu padamu Fiy... sebulan tak bertemu denganmu rasanya aku tak kuat. Jangan lari lagi dariku, aku janji tidak akan menyakitimu, besok aku akan ke jogja, ada hal yang penting ku urus di sana. Makanya temani aku jalan-jalan hari ini... please... " Oceh Fatih pada Shafiya.

Shafiya diam tak bergeming, masih sibuk dengan berkas di depannya. Fatih yang merasa di acukan pun akhirnya merampas berkas itu dan menyimpanya di rak.

" Kau mau jalan sendiri apa aku gandeng keluar Fiy.... " Ucap Fatih dinginnya kembali kambuh.

" Kenapa anda suka sekali memaksa sih. " Gerutu Shafiya.

" Saya bukan bawahan anda lagi yang bisa anda suruh-suruh lagi. " Lanjut Shafiya.

" Baiklah.... Nona Shafiya bisakah anda menolong saya hari ini, saya sangat membutuhkan bantuan anda, saya ingin berjalan-jalan namun saya tak tau daerah sini. " Kata Fatih bersikap selembut mungkin.

Shafiya menggeleng, dan mengambil berkasnya kembali. Fatih nampak jengkel namun dia tidak juga pergi dari tempat duduknya. Lama Shafiya berharap pemuda di depannya ini pergi namun justru pemuda itu sibuk memandanginya.

" Kenapa Anda masih di sini, bukannya anda akan berjalan-jalan. Silahkan keluar bila sudah tidak ada kepentingan. " Tandas Shafiya.

" Karena kamu menolak ajakanku aku berpikir ulang, lebih baik aku di sini menemanimu seharian, kurasa itu menyenangkan. " Kata Fatih tersenyum jail.

Shafiya memelototkan matanya tak percaya, lalu menutup berkasnya, menarik nafas dalam.

" Kenapa ni orang kekeh banget sih. " Batinnya.

Shafiya berdiri bukannya menjawab Fatih namun dia melangkah keluar, mengawasi karyawanya yang tengah berkerja.

Karyawan Shafiya tersenyum dan mengangguk pada Shafiya, namun setelah Shafiya berlalu nampak bisik-bisik di belakangnya.

" Wah... Mbak Shafiya hebat ya... cowoknya ganteng bangettttt. " Bisik salah satu karyawanya pada temannya.

Shafiya mendengar sedikit bisik-bisik itu lalu menoleh , rupanya sedari tadi Fatih membutuntinya.

Merasa gemas akhirnya Shafiya melangkah ke toilet. Mana mungkin Fatih akan mengikutinya sampai toilet pikirnya.

Shafiya berlama-lama di toilet berharap Fatih segera pergi. Setelah cukup lama akhirnya Shafiya keluar dan ternyata Fatih masih menunggunya tepat di sebelah pintu.

" Aist....... !!! Anda benar - benar menyebalkan !!! sampai kapan akan terus mengintili saya. " Shafiya jengkel , kali ini dia sedikit membentak Fatih.

" Anda benar-benar membuat saya malu pada karyawan-karyawan. " Gerutu Shafiya.

Fatih tak bergeming, hanya mengikuti kemanapun Shafiya melangkah. Akhirnya Shafiya menyerah dan kembali ke ruanganya, lalu mengambil tasnya.

Shafiya keluar dari Cafe, di susul Fatih di belakangnya.

" Mau kemana kita ? " Tanya Shafiya malas.

Fatih tersenyum bahagia, matanya berbinar terpancar indah. Ada sedikit getaran di dada Shafiya saat memandangnya.

Fatih membukakan pintu depan mobil untuk Shafiya, namun Shafiya memilih membuka pintu belakang dan duduk di belakang.

" Aist.... kau pikir aku supirmu... " Umpat Fatih.

" Jadi anda tidak suka. " Tantang Shafiya mulai berani.

" Ah... baiklah hari ini aku jadi supirmu. " Fatih menyerah.

Fatih menjalankan mobilnya perlahan dan menuju jalan raya. Mereka menuju tempat - tempat wisata di daerah Shafiya.

.

.

.

.

.

# Dukung terus karya aku ya teman-teman, please yang udah baca tinggalin jejak kalian... 💖💖💖

Like , komen dan vote kalian aku harapkan... biar aku tambah semangatttt 😊🤗🙏

1
DESNELLY
semoga kedepannya bosnya jatuh cinta 🤣🤣,,,baru tahu rasa 😄😄
Setio Ningsih
bagus
Syahrial
buat cerita baru aja thor
Syahrial
semoga fatih berjodoh dg shafiyah ya thor....😍😍😍
noza
WOWWWWWW NOVEL NYA LUAR BIASA BAGUS👍👍👍
echa purin
👍🏻
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
ngambek...
merajok tuee..
Rusie Abdullah Ibu Kidorin
Fatih yg di pikirannya...
restu sudah didapat tidak ada yg merintangi...
tinggal hati yg belum mantap
Yuliati Soemarlina
emang fiya orangnya ngeyel n keras kepala..kadang bikin kesel juga
Yuliati Soemarlina
fiya udah cukup umur..udah lulus kuliah juga...namanya itu istri egois..suami lirik wanita lain baru mewek...
Yuliati Soemarlina
fiya kok manggi fatih klo tdk tuan..anda yg lebih sopan dong ke calon suami..
Yuliati Soemarlina
fiya nasibmu blm beruntung..ada yg mencintai dg tulus..saudara sepupu..saudara sesusu..
Yuliati Soemarlina
bayangan yg lewat sepertinya fatih....
Yuliati Soemarlina
smg yg terbaik keputusanmu Fiya..dapat jodoh terbaik..
Yuliati Soemarlina
fstih malang nian nasibmu..sehari ini ditampar 3 org...smg perjuanganmu berhasil ...
Yuliati Soemarlina
sesungguhnya fatih itu baik..hanya trauma oleh kelakuan ibunya...
Yuliati Soemarlina
fatih kamu menggunakan kekuasaan seenakmu..ceo yg tdk punya adab
Yuliati Soemarlina
2 pilihan yg sulit..fiya mencintai alif tapi ibunya alif tdk merestui..fatih ayahnya baik n merestui..anaknya semau gue..tinggalkan saja ke 2 nya fiya..dari pd hidup menderita...
Yuliati Soemarlina
fiya gadis tangguh tdk tergiur dg harta..jarang ada wanita seperti itu...adanya di dunia halu..😄
Yuliati Soemarlina
fatih semena mena..hargailah fiya..tdk semua mslh dapat disekesaikan dg uang
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!