NovelToon NovelToon
Mafia Bucin

Mafia Bucin

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri Kasus yang Tak Terpecahkan / Mafia / Cinta Seiring Waktu / Romansa / Balas Dendam / Persaingan Mafia
Popularitas:182.4k
Nilai: 5
Nama Author: keyna elsyavira

"Menurut lah maka kamu akan mendapatkan keuntungan yang kamu mau." Bisik Marco di telingan Ruby.

"Mengapa aku harus percaya dengan perkataan mu? Bahkan aku belum mengenal mu!" Sahut Ruby dengan sarkas.

"Bukankah kita pernah berciuman? Bagaimana bisa kamu melupakan itu dan mengatakan bahwa kamu tak mengenal diriku?"

Ruby jadi mengingat dimana Marco menciumnya secara sepihak, dan itu membuat dirinya kesal.

"Aku akan menuruti semua perkataan mu jika kamu mau bertanding denganku malam ini.!" Sahut Ruby dengan senyum smirknya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon keyna elsyavira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 22

Sampainya di rumah, Melania melihat ada beberapa luka di lengan dan juga di wajah Ruby yang sudah di plester oleh Daniel tadi. Membuat Melani khawatir dan langsung menghampiri ruby yang walau tak pernah menggubrisnya sama sekali.

"Ruby apa yang terjadi padamu nak?" Ucap melanin dengan nada yang sangat khawatir.

"Sudah berapa kali aku katakan!! Jangan pernah mencampuri urusanku!! Mengapa kau batu sekali?" Ruby mengajukan Melani dan berjalan menaiki anak tangga untuk menuju kamarnya.

Brak.!!

Bahkan lebih menutup pintu kamarnya dengan sangat kencang hingga membuat suara sedikit menggema dalam rumah itu.

Melani meremas tangannya sendiri karena khawatir melihat keadaan Ruby yang penuh luka. Iya pun segera menelepon suaminya Yohanes dan memberitahukannya bahwa Ruby pulang dalam keadaan yang tidak baik-baik saja.

Saat mendengar itu Yohanes pun sedikit terkejut, bagaimana mungkin Marco membiarkan Ruby sampai terluka seperti itu.

Bukannya menelpon Ruby tapi Yohanes menelpon Marco. Ia ingin menanyakan perihal luka yang dikatakan oleh Melani kepadanya pada tubuh Ruby.

"Iya tuan Yohanes." Sahut Marco dengan sopan.

"Maaf nak Marco. Sebenarnya apa yang sedang terjadi iya dengan kalian berdua? Apa kalian bertengkar atau lebih mencoba mencelakai nak Marco?"

Marco mengerutkan dahinya dia merasa bingung dengan apa yang dikatakan Yohanes kepadanya, sedangkan tadi ia bertemu dengan ruby ya tak melihat jika ada luka di tubuh Ruby.

"0h tidak. Aku tida melihaynya dnegan seksama tadi."  karena terlalu fokus dengan isi hatinya yang berkecamuk. Marco bahkan tak memperhatikan apa yang tengh terjadi dengan tubuh Ruby.

"Maaf Tuan Yohanes. Mungkin ini sedikit kesalahpahaman antara kami berdua. Akan saya selesaikan nanti dengan melihat keadaan Ruby. Mohon maaf jika itu membuat tuan merasa kecewa kepada saya karena mungkin saya sedikit lalai." Ucap Marco dengan begitu lembut.

"Baiklah kalau begitu." Kemudian Yohanes memutuskan panggilan teleponnya.

"Apa yang terjadi?" Monolognya lalu ia menelpon Stive untuk mencari tahu apa yang tadi Ruby lakukan setelah pergi dari kediamannya.

Tak lama kemudian Stive menyambangi ruangan Marco dan memberi tahu aoa saja yang Ruby lakukan.

"Dia menghancurkan mobil mu dengan stik baseball dan dengan tanganya sendiri. Sepertinya dia meluapkan semua amarahnya dengan merusak dan menghancurkan mobilmu sampai benar-benar hancur, kemudian dia di sana tertidur dan ditunggu oleh satu teman yang bernama Daniel, teman yang saat itu menemani Ruby ketika kau bertanding denganya, dan baru dini hari dia pulang dengan mengendarai motor milik Daniel. Mungkin wajah dan tubuhnya dikenai serpihan-serpihan kaca ketika dia memukul mobilmu dengan stik baseball nya"

Nafas Marco tertahan sejenak saat mendengar penjelasan dari Stive tentang Ruby.

"Benarkah seperti itu?" Gumamnya dalam hati.

Grace masuk ke dalam ruangan Marco begitu saja dengan tanpa seizin sang pemiliknya.

"Hai baby." Grace mengitari ruangan tersebut lalu melihay di setiap incinya masih dalam kondisi yang sama sejak dulu.

"Tak ada yang berubah dari semenjak aku pergi dan saat ini aku telah kembali."  Grace merengkuh tubuh Marco dari belakang dan memainkan dasinya seolah ingin menggoda pria itu kembali.

"Pergilah atau aku akan benar-benar memusnahkanmu?" Sarkas Marco yang tak pernah suka dengan basa-basi.

Dia masih memberi sedikit kelonggaran karena dia adalah mantan kekasihnya dulu, yang memang masih suka tergiang di fikiran Marco. Tapi sejak kedatangan Ruby dalam hidupnya dan walau masih terhitung baru, tapi Ruby mampu membuat dampak yang luar biasa untuk pria itu, Marco jadi tak melulu memikirkan Grace yng sudah meninggalkan dirinya hanya demi pria lain, dan Ruby dapat mengembalikan senyum Marco yang sudah lama menghilang.

Tapi sayangnya dengan kesalah pahaman ini, Marco harus bekerja keras lagi untuk menarik Ruby ke dalam hidupnya lagi, Marco tau jika itu akan sulit karena Ruby bukanlah gadis yang mudah ia tangani. Dengan sifatnya yang keras kepala dan liarnya, Marco yakin pasti dia harus menggunakan cara yang ekstra untuk membujuk Ruby kembali.

"Kenapa kau menjadi pria yang kasar kepadaku ketika aku sudah kembali? Atau jangan-jangan karena gadis mainan barumu itu? Mungkinkah dia sudah mencuci fikiran mu? Hingga membuat mu mudah melupakan aku?"

"Aku masih bisa bersabar karena itu dirimu!! Jadi selama aku masih berkata baik, lebih baik kau enyah dari pandanganki saat ini juga."

"Tapi aku merindukan dirimu, bagaimana kalau kita menghabiskan satu malam untuk bersama? Aku yakin di hati kecilmu itu masih ada aku di dalam sana." Grace memainkan jemarinya dengan memilir dasi Marco dan duduk di meja kerja pria itu. Hinga membuat posisi mereka saat ini terlihat sangat intim.

"Jangan sampai aku mengulangi kata-kata ku untuk yang kedua kalinya!! Apa kau tuli?"

Grace benar-benar merasa di rendahkan oleh Marco saat ini, bagaimana bisa seorang Marco menolak dirinya? Sedangkan pria ini masih menyukainya? Grace murka dan memaksa untuk mendaratkan ciumanya di bibir Marco.

Dengan menjatuhkan tubuhnya di atas tubuh Marco yang masih dalam keadaan duduk, Grace lebih leluasa untuk meraub bibir Marco. Walau pria itu masih tak mau membuka bibirnya.

Dengan cekatan Marco berdiri dan membuat tubuh Grace terlentang di meja kerjanya, dengan satu telapak tangan Marco mencengkram leher Grace dengan sangat kencang, hingga membuat sang empu sampai terbatuk karena hampir kehabisan nafanya.

"Apa kau gila?? Aku bisa mati Marco." Paraunya saat berucap karena telapak tangan Marco yang masih mencengkeram disana.

"Aku bahkan sudah memperingatakan dirimu."

Marco tak segan untuk melakukan hal lebih karena merasa muak saat Grace tak mendengarkan ucapannya, mungkin wanita itu merasa bahwa Marco masih sangat menyukai dirinya hingga akan terbuai lagi jika ia goda, tapi sayangnya semua fikiran Grace ternyata salah.

"Lepaskan Marco!!! Baiklah aku akan pergi dari sini." Akhirnya Grace mengalahkan egonya untuk pergi saja dari ruangan yang sudah seperti neraka untuk saat itu juga.

"Kau akan menyesalinya Marco.!!" Ucapnya sebelum menutup pintu dengan sangat kencang.

"Dasar wanita gila. Bisa-bisanya aku dulu pernah sangat menyukai dirinya." Monolg Marco lalu mengelap jemarinya yang bekas menyentuh kulit Grace tadi, ia hanya tak ingin berkaitan  tentang hal apapun itu dengan mantan kekasihnya itu.

"Ruby. Aku akan menjemputmu lagi." Entah sejak kapan Marco mulai merindukan kehadiran gadis itu dalam hidupnya.

1
Uri
cerita nya bagus
NK Penyair
Keknya Millers punya hubungan dengan Ibunya Ruby di masa lalu🤔
Joana Santos
ayoo kak up lagi
Joana Santos
bagus
🍏A↪(Jabar)📍
*yang baru saja
@Al**
/Good/
Sus Suswanti
kayak nya seru nih
Evi Yolanda
thot please lanjutkan
Yennie Ika
lanjut thorrr 🔥
💝F&N💝
ayo kak up lg. aku sudah vote.
Yennie Ika
lanjutt thorrr. semangat up nyaaa😗😗
Kunci Nama
besok tak up 5 lagi ya🤗
💝F&N💝
aku puas membacanya, kak.
tp jangan lama lama up nya. biar gak lupa alurnya
Yennie Ika
semangat up thorrr..... setiap menit ku menunggu lanjutannya😗
Mahfud Mahfud
Kecewa
Mahfud Mahfud
Buruk
Darmi X
sepertinya ada cinta segitiga di masa lalu
💝F&N💝
double double double up nya kak. semakin seru ceritanya. aku lagi penasaran akan kelanjutannya.
Reni Anjarwani
doubel up thorr
💝F&N💝
ayo semangat, kak
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!