NovelToon NovelToon
That Day I Became A Daughter Of The Demon Lord

That Day I Became A Daughter Of The Demon Lord

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Fantasi / Supernatural / Fantasi Timur
Popularitas:296.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: Onee - sama

"Harusnya kau mati 63 tahun 21 hari lagi, tapi kau malah menyelamatkan anak kecil itu dan mati terkena reruntuhan bangunan. Sebagai apresiasi, kau akan diberikan kesempatan kedua untuk menikmati hidupmu sebelum dikirim ke nirwana."

Karena mati sebelum ajal yang dituliskan, Tuhan memberikan kesempatan kedua untuk menikmati hidup padaku dengan menjadikanku putri seorang raja iblis yang kejam di dalam game! Oh Tuhan, aku lebih baik ke nirwana daripada harus melalui ini.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Onee - sama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 16,5

Semua pelayan yang telah diperintahkan untuk memasak telah berada di dapur. Bahan-bahan juga telah disediakan. Bukan hanya mereka yang memasak, tetapi juga ada pelayan lain yang memasak makanan untuk tamu.

Pesta telah berlangsung di ruang tengah istana. Madam Amber telah diberi instruksi untuk memasak makanan untuk Felice, ditemani oleh Lina. Mereka akan membuat kue kering rasa pisang yang dulu sering dibuatkan Lina untuk Felice. Tentu saja ia juga tau bahwa ini hanya akal-akalan Edgar untuk menjebak Lina. Berbeda dengan pelayan lain, mereka membuat kue di kamar Madam Amber.

"Selanjutnya apa?" tanya Madam Amber setelah menghancurkan beberapa buah pisang menjadi sangat lembut.

Lina hendak memgeluarkan sihir, namun tangannya ditahan oleh Madam Amber.

"Tidak tidak tidak, dilarang memakai sihir. Ini harus dibuat dengan cinta dan penuh kasih sayang," ucapnya sembari mengambil mangkuk berisi tepung dari tangan Lina. "Apa yang harus aku lakukan?"

Lina membalas dengan senyuman, kemudian menjelaskan. "Sihir itu hanya untuk mengaduk bahan-bahan ini dengan cepat, bukan untuk mempengaruhi rasanya."

Madam Amber menggeleng. "Tidak bisa. Akan aku aduk dengan tanganku sendiri," ucapnya sembari meletakkan mangkuk yang baru saja ia rebut ke atas meja. Perempuan itu beranjak, mencuci tangannya sebersih mungkin dengan air dan sabun.

Ia kembali dengan tangan yang masih basah. Tanpa mengeringkannya terlebih dahulu, Madam Amber menguleni adonan itu dengan tangannya. "Aku bisa melakukan ini. Kalian para iblis terlalu memanfaatkan sihir sehingga kalian melupakan cara primitif. Padahal cara ini membuat adonan terasa lebih nikmat," celotehnya.

Lina tertawa, mencolek pelan pipi Madam Amber yang terkena tepung. "Kau semangat sekali. Carilah pasangan hidup."

Tangannya berhenti bergerak, menghadiahi tatapan penuh kesal pada Lina. "Kau dan Arthur sama saja."

Madam Amber kembali melakukan pekerjaannya, mengurus adonan lembek yang nantinya akan dicetak dan dipanggang. Sementata itu Lina sibuk menyiapkan pemanggang.

Tidak lama kemudian, kue hangat dengan aroma pisang yang lezat telah jadi. Madam Amber menyusunnya di atas piring, memberi hiasan berupa potongan pisang. Tak lupa ia menyiapkan segelas susu hangat dan semangkuk kecil madu.

"Baiklah, aku akan memberikannya sekarang." Madam Amber berdiri, bersiap untuk pergi. "Ahh, satu lagi. Tolong suruh pelayan membersihkan kamarku, ya?"

"Aku yang akan membereskannya, kau berikan saja itu pada Tuan Putri. Jangan lupa mencelupkan kue itu ke madu atau ke susunya terlebih dahulu agar lebih mudah ditelan." Lina mengibaskan tangan, mengusir Madam Amber dari ruangan.

Yang diusir hanya mengangkat bahu, beranjak keluar dari kamarnya.

"Yaaa, cerewet."

-~~~-

Madam Amber berpangku tangan. Di sebelahnya ada Arthur dan Sacha yang mengerutkan dahi. Semua makanan telah diuji, mulai dari kue kering rasa pisang yang dibuat Madam Amber bersama Lina, bubur labu, kue kering rasa susu, dan lainnya.

Madam Amber telah membuat semacam ramuan yang dapat mendeteksi racun. Merah warnanya, dan jika diteteskan pada makanan beracun, ramuan itu akan berubah menjadi ungu. Tapi tidak ada satupun yang menunjukkan bahwa makanan itu berancun. Ramuan itu tetap berwarna merah.

Arcy datang dengan tergesa-gesa. Bahkan ia harus terbang di dalam istana agar cepat sampai. "Bagaimana?"

"Tidak ada yang beracun. Kami telah memeriksa semuanya," jawab Madam Amber.

Arcy berpangku tangan, melihat satu per satu makanan yang telah ditetesi oleh ramuan penguji milik Madam Amber. Semuanya tidak menunjukkan perubahan warna. Tetap berwarna merah segar seperti darah. Apa yang terjadi? Padahal ia telah begitu yakin bahwa mata-mata kerajaan Agatha ada di antara mereka.

Tunggu, mereka tidak memeriksa semua makanan. Belum.

Arcy meraih sebotol kecil ramuan di dekatnya, menumpahkan ramuan itu ke dalam madu yang tadi disiapkan oleh Lina.

Mereka serentak merasa kaget. Warna merah ramuan perlahan berganti menjadi ungu pekat dan sedikit mengeluarkan asap. Mereka saling berpandangan. Terasa sulit untuk mengatakannya, apalagi pada Edgar. Ini bisa melukainya.

"Apa yang harus kita lakukan? Kita tidak bisa memberitahukan Edgar bahwa—"

"Tidak." Arcy memotong ucapan Madam Amber. "Dia bukan anak kecil lagi. Kita tangkap wanita itu, Amber beri tahu Edgar bahwa mata-mata itu telah tertangkap."

Semua serentak bergerak, diiringi perasaan tidak enak dalam hati.

-~~~-

Madam Amber telah berada di tengah ruangan, melihat ke arah singgasana. Namun kursi berwarna merah dan dihiasi oleh emas itu kosong. Kemana Edgar dan Felicia?

Seorang pelayan melintas, menyapa Madam Amber dengan nada sopan. Tanpa membalas sapaannya, Madam Amber langsung bertanya. "Dimana Yang Mulia dan Tuan Putri?"

"Sepertinya ke tempat ibu pohon, Madam."

Tanpa mengucapkan terima kasih, Madam Amber langsung berlari ke sana. Jantungnya berdegup kencang, takut memberitahukan hal ini pada Edgar. Dan jantungnya berdegup lebih kencang saat melihat Edgar dan Felicia benar-benar ada di sana. Mereka tampaknya sedang berkomunikasi dengan ibu para iblis, Lilith.

"...!"

-~~~-

1
blueby
bagus. unik. konsep menarik.
latar fantasi, tokoh utama putri kerajaan dan seorang ayah. pengenalan karakter dan pengembangannya sangat bagus. alur cerita tidak lambat dan bahasa yang di pakai mudah dipahami.

aku suka.
Tri Haryanto
Luar biasa
Deby Anggraeny
Kecewa
Deby Anggraeny
Buruk
mrn_zmrn
ngak dilanjut ceritanya thor?
Giserin Pitta Loka
GK up LG thorrrr
Nurul Zakiah
lanjutttt thorrr
cungkring
semangat thor.
Leona
thor up nya kpn?
..🥰: kak, liat profilku yuk.. ada nopel bagus
total 1 replies
Ra
Thor Udah 4 bulan loh, kenapa belum Juga Up😭😭😭😭😭😭😭
Querido🦋: udh setahun we😌
total 1 replies
Ra
Thor Up
Ra
Up thor
DuchessElia
apakah biar edgar engga dibunuh?
DuchessElia
bagus banget ceritanya, terimakasih author😭❤
Ra
up thor
mrs jungkook 💜
thor,, up nya kapan,,
ℚ𝕌𝔼𝔼ℕ 🖤
thor up-nya kpn nih?
Ritasilviya
lanjut
Ritasilviya
lanjut lagi thorttttttt
Ritasilviya
lanjut lagi thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!