NovelToon NovelToon
Kenapa Harus Sepupuku, Mas?

Kenapa Harus Sepupuku, Mas?

Status: sedang berlangsung
Genre:Selingkuh / Angst
Popularitas:929.6k
Nilai: 4.9
Nama Author: Na_Les

Semenjak kedatangan sepupunya yang datang untuk KKN, rumah tangga Harum dan Candra mulai merenggang, apalagi usaha katering milik Harum semakin banyak pesanan, membuat Harum sedikit lalai mengerjakan tugasnya sebagai seorang istri.

Tapi siapa sangka, sepupunya sendiri yang malah menggantikan tugas Harum sebagai istri Candra.

Akankah rumah tangga Harum dan Candra baik-baik saja setelah Harum mengetahui suaminya bermain api dengan sepupunya sendiri?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Na_Les, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KHSM BAB 22

Bukan hanya mencuci, tapi Nina juga menunggui pakaian yang tadi dia cuci sampai kering. Sambil menunggu pakaian kering, Nina membersihkan seisi rumah dan setelah pakaian yang tadi dia cuci kering, Nina lanjut menyetrika pakaian Candra, hanya pakaian Candra sedangkan pakaian Harum, dia sisihkan di keranjang pakaian.

Pukul 16.00

Setelah menyetrika bukannya pulang, Nina malah berinisiatif memasak makan malam untuk dirinya dan Candra. Karena stok bumbu dapur tinggal sedikit dan bahkan ada yang sudah busuk serta bahan makanan juga tidak ada, Nina pun pergi ke pasar untuk membeli semua bahan masakan yang akan dia masak.

Pukul 17.33.

Masakan Nina tinggal menunggu matang, sambil menunggu masakannya matang, Nina mencuci peralatan masak yang kotor.

Saat sedang mencuci piring, tiba-tiba terdengar suara adzan maghrib di kota Solo. Cepat-cepat Nina berjalan ke kamar Candra yang Nina yakini saat ini Candra masih tidur. Kata orang pamali kalau sudah adzan masih tidur.

Tok... Tok... Tok...

"Mas... Mas Candra." Nina mengetuk pintu kamar terlebih dulu, takutnya di dalam sana Candra sudah bangun.

Setelah beberapa kali mengetuk pintu kamar dan tidak ada jawaban dari dalam kamar, Nina pun memberanikan diri untuk membuka kamar itu.

Nina memegang handle pintu lalu memutarnya perlahan dan membuka pintu sedikit untuk mengintip. Melihat Candra masih tidur, Nina memberanikan diri masuk ke dalam kamar.

Karena kebiasaan tidak pernah mengunci kamar, jadi tadi Candra tidak mengunci kamarnya.

Nina berjalan mendekati tempat tidur Candra.

Sesampainya di samping tempat tidur, Nina tidak langsung membangunkan Candra, melainkan memperhatikan wajah Candra yang sedang tidur.

Astaga Mas Candra, tidur aja kamu ganteng banget loh Mas. Enak banget jadi Mbak Harum bisa melihat kegantengan kamu setiap hari Mas. gumam Nina dalam hati.

Setelah beberapa saat memandangi wajah Candra, barulah Nina membangunkan Candra.

"Mas... Mas Candra." Nina membangunkan Candra sambil menepuk lengan Candra.

"Eugh..." Candra hanya melenguh.

Nina kembali menepuk lengan Candra.

"Mas, bangun Mas udah maghrib loh." kata Nina.

Mendengar suara Nina, Candra pun membuka matanya perlahan.

Setelah matanya terbuka sempurna, Candra terkaget-kaget karena wajah Nina yang ada di hadapannya.

"Nina? Kok kamu ada disini?" tanya Candra.

"Maaf Mas, kalau Nina lancang masuk kamar Mas Candra, tadi Nina udah ketuk-ketuk pintu tapi Mas Candra gak nyahut, Nina pikir Mas Candra kenapa-kenapa di dalam, jadi Nina langsung masuk aja. Maaf yah Mas." jawab Nina.

Candra hanya menghela nafasnya kasar sambil memijat dahi nya. Gara-gara kaget melihat Nina kepala Candra jadi pusing sekarang.

"Jam berapa sekarang?" tanya Candra sambil mengubah posisinya menjadi duduk.

"Udah maghrib Mas." jawab Nina.

"Astaga! Lama juga aku tidur." pekik Candra.

"Wajar lah Mas, kan selama jagain Mbak Harum di rumah sakit Mas Candra kurang tidur." jawab Nina.

"Ya udah ayo bangun Mas, mandi terus makan malam, Nina udah masak." ucap Nina.

"Kamu masak?" tanya Candra.

Nina mengangguk.

"Harusnya gak usah Nin, kan Mas bisa beli." balas Candra.

"Gak pa-pa Mas. Nina juga udah lama gak masak. Sejak KKN Nina jarang masak, jadi pas ada di dapur, jiwa ingin memasak Nina meronta-ronta." jawab Nina.

"Ya udah kamu keluar dulu, Mas mau mandi dulu." ucap Candra.

Nina menganggukkan kepalanya lalu berjalan menuju pintu. Baru juga sampai di pintu dan hendak keluar, tiba-tiba Nina membalikkan badannya.

"Mas..." Nina memanggil Candra yang masih duduk mengumpulkan roh nya.

Sontak Candra menoleh ke arah pintu.

"Apa?" tanya Candra.

"Nina bisa pinjam baju Mbak Harum gak? Baju Nina udah bau keringat dan kotor kena kunyit pas ngulek bumbu." jawab Nina.

Sebenarnya bisa saja Nina mencari sendiri pakaian Harum yang tadi dia sisihkan di keranjang pakaian bersih, tapi itu hanya alasannya saja karena ingin cari perhatian Candra.

"Baju nya aja?" tanya Candra.

Nina menganggukkan kepalanya.

"Ya udah, nanti Mas ambilin baju Mbak mu." jawab Candra.

Nina pun keluar dari kamar Candra. Setelah Nina keluar, barulah Candra beranjak dari atas ranjang dan berjalan ke kamar mandi untuk mandi.

💋💋💋

Bersambung...

1
Yeni Nw
Oo la gemblunggg
Khairul Azam
bego ini si nina,
Khairul Azam
candra dipecat itu pasti
Khairul Azam
makanya itu tho jd perempuan harus jaga diri, kesalahan kita pasti bakalan keluarga jg keseret,
Muti
authornya di culik deh kyknya atau nyasar kemana gitu
November
lanjut
Akhmad Soimun
APA YG TERJADI PADA DIRIMU ,APA YG TERJADI PADA HOBIMU...kakak Na Les skrg udh gak hobyy bikin novel.hhhuuu pdhl aku kan kangeennnn
dalen maharini
Ini authornya kemana ya? sudah ngak lanjut atau gimana ya?
GOD BLESS
sdh sebulan ni aothor ga upload, nnti keburu lupa ceritanya😭😭
Muti
endingnya bau" T A M A T ni kyknya
dalen maharini
Koq blm upload ya thor... aku suka nih ceritanya...ngak neko-neko. Up yg banyak ya author.
lindsey
mandek dah ini mah
Nzaa Lee
Lumayan
arniya
semoga itu bukan anak bayu
arniya
lucu....bayu
arniya
habis manis sepah d buang.....
arniya
keren hanum
arniya
cepat ketahuan thor
Tiwi
keren
Tina Febbryanti
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!