NovelToon NovelToon
TIGER'S

TIGER'S

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta pada Pandangan Pertama / Kehidupan di Sekolah/Kampus / Harem / Bad Boy / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 5
Nama Author: Defri yantiHermawan17

Karena kecerobohan seseorang Camelia harus mempertahankan hidupnya dari kejaran para penjahat yang menginginkan sesuatu didalam tubuhnya. Dia tidak sengaja menelan sebuah microchip yang berisikan informasi penting untuk para penjahat kelas kakap di seluruh dunia dan mengancam nyawanya. Melibatkan Sang Putra Mahkota keluarga bangsawan Albarack yang ternyata menjadi pelaku utama atas kecerobohan ini.
Bagaimana hal itu bisa terjadi? Apa yang akan dilakukan sang putra mahkota Albarack pada Camelia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Defri yantiHermawan17, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tiger's Bab 22

Camelia terlihat mondar-mandir tidak karuan. Dia mengigiti ujung kukunya sendiri saat wanita cantik yang tadi membawanya ke kamar ini tidak kunjung datang lagi. Dia sendiri tidak tahu harus berbuat apa sekarang, untuk memberanikan diri keluar dari kamar ini saja rasanya keberanian yang dimilikinya tidak mencukupi.

"Tante itu kemana ya? Kayaknya dia marah banget waktu aku cerita tadi. Apa jangan-jangan-,"

Camelia terlonjak saat mendengar pintu kamar terbuka. Gadis itu reflek menoleh kearah pintu, mata bulatnya berkedip cepat saat melihat seorang pria berkaos putih bermotif Harimau berjalan cepat kearahnya.

"Apa yang kau bicarakan dengan Mamaku?!" Desisnya tajam.

Camelia meringis saat merasakan sakit diarea pergelangan tangannya terasa sakit. Wajahnya mendongak menatap berani pada orang yang sedang mencengkram salah satu bagian tubuhnya.

"Sakit!" Bukannya menjawab pertanyaan orang itu Camelia justru berbicara jujur tentang apa yang dirasakannya saat ini. Netra bulat berwarna coklat itu berembun, menampilkan kaca-kaca yang siap tumpah menggenangi kelopak mata dan berakhir mengalir di pipinya.

"Apa yang kau bicarakan dengan Mamaku?!" Pertanyaan itu kembali muncul, kali ini tidak ada cengkraman di area mana pun. Tiger menatap tenang, tidak beriak tidak seperti sebelumnya yang begitu berombak ingin segera menenggelamkan gadis yang ada dihadapannya saat ini.

"A-aku tidak bicara apapun. Hanya berbicara apa adanya, aku menceritakan apa yang terjadi padaku." Camelia melakukan pembelaan, dia tidak mau kalau Tiger menyalahkannya. Camelia sadar kalau saat ini remaja pria itu pasti sedang kesal atau bahkan marah padanya, mungkin wanita cantik yang Tiger panggil Mama itu sudah melakukan sesuatu yang membuat pria muda itu rugi.

Rasakan!

Suruh siapa Tiger bermain-main dengan nyawa orang lain. Camelia sangat senang karena masih ada orang yang sudi membelanya, hatinya tersentuh dia teringat pada Ambu nya yang jauh disana.

'Ambu, Melia kangen banget sama Ambu. Nanti Melia telpon lewat video ya biar kangennya ilang.' Rintih pilu Camelia dalam hati.

Jujur selama beberapa hari ini memang dirinya belum menghubungi keluarganya di Indonesia. Waktu yang cukup jauh berbeda, juga jadwal yang sering tidak singkron membuatnya sedikit susah saat membagi waktu untuk sekedar menelpon. Ditambah jadwal belajarnya semakin intens karena waktu yang Camelia butuhkan untuk belajar disini kian menipis tapi tugas masih cukup banyak.

Abang dan Ambunya pun tidak bebas untuk terus menghubunginya, karena mereka berdua tahu kalau Camelia tidak bisa setiap saat menerima panggilan.

"Kau mengacaukan semuanya! Mamaku-,"

"Bagus dong kalau Mama mu itu tahu. Harusnya kau yang berpikir dan mengintropeksi diri karena sudah membuat nyawa seseorang selalu terancam. Kau dan kalian semua hanya peduli pada benda yang ada didalam tubuhku tanpa peduli dengan perasaanku, apa kau dan temanmu itu pernah bertanya bagaimana keadaanku? Apa yang aku rasakan? Tidak." Camelia mengeluarkan semua uneg-unegnya yang selama ini tersimpan didalam hati. Masih banyak uneg-uneg yang ingin gadis itu tumpahkan tapi menunggu waktu yang tepat.

"Hanya Mama mu, orang yang baru aku kenal. Dia yang berusaha menenangkan ku, memberikan semangat agar aku tetap optimis bisa hidup lama, bisa menikmati masa mudaku, sekolah, kuliah bahkan sampai menikah walaupun para penjahat itu selalu mengancam nyawaku." Air mata Camelia tidak dapat terbendung lagi. Dia terlalu melankolis saat membahas tentang nyawa, baginya saat ini nyawa adalah harapan terbesarnya untuk bisa bertemu dengan Abang serta Ambunya nanti.

Semua yang terlontar dari bibir Camelia ada nyata, Dahliara memang memberikan pelukan dan kata kata penenang sebelum wanita itu pergi meninggalkan Camelia sendiri dan menemui putra serta suaminya.

'Kayaknya yang jadi istri Tiger nanti beruntung banget punya Mama mertua Tante cantik itu. Udah mah orang kaya, pangeran, walaupun rada suka bikin emosi tapi ketutup sama gantengnya, udah gitu Mama nya baik pake banget lagi.' Pikiran Camelia justru berkelana jauh setelah mengeluarkan semua isi hatinya.

Gadis itu termenung, dia menatap kosong pada Tiger. Bahkan saat remaja itu menarik tubuhnya dan memberikan pelukan untuk menenangkan Camelia tidak sadar sama sekali. Usapan dan gumaman Tiger sepertinya tidak berguna karena Camelia masih sibuk dengan lamunannya.

"Sorry," Bisiknya.

Disisi lain Dahliara tengah menatap penuh tuntutan pada Lionel yang saat ini sudah duduk tegang diatas sofa. Saat ini mereka sudah berada di kamar, tempat yang menurut Dahliara paling aman karena tidak akan ada orang yang berani memasukinya selain mereka berdua.

"Sayang, apa yang ingin-,"

"Memberikan sesuatu yang berbahaya pada putramu sendiri dan berakibat fatal bagi orang lain, aku enggak nyangka kamu bisa seceroboh itu." Dahliara memotong ucapan Lionel. Kedua matanya menatap tajam pada pria yang sudah menjadi suaminya selama hampir 19 tahun ini.

Dahliara melipat kedua tangannya di dada, menampilkan wajah flat bahkan terlihat kecewa dengan suaminya.

"Aku bisa jelaskan-,"

"Kamu tau, beberapa kali Camelia hampir kehilangan nyawanya gara-gara kecerobohan putramu dan kedua temannya itu. Apa kalian enggak mikir gimana takutnya dia, gimana khawatirnya dia kalau setiap hembusan napas nyawanya bisa saja melayang!" Dahliara sama sekali tidak memberikan Lionel kesempatan untuk membuka suara.

Pria yang sudah tidak bisa lagi di katakan muda itu menjilat bibirnya, menunduk seperti tengah berpikir atau malah terlihat seperti seorang anak yang tengah di marahi oleh ibunya.

"Aku tau Sayang, aku akan menjelaskan padamu. Kemarilah dan duduk denganku," Lionel menepuk pahanya, memberikan senyuman yang jarang dia perlihatkan pada orang lain atau mungkin tidak pernah, selain pada Dahliara tentunya.

Tapi sayang sepertinya rayuan yang Lionel berikan tidak mampu membuat Dahliara luluh, wanita cantik beranak satu itu malah memalingkan wajahnya kearah lain. Lionel dibuat gemas sendiri jadinya, pria bertato itu terkekeh lalu bangkit, dia mendekat pada Dahliara dan meraih pinggang ramping istrinya yang masih sama seperti dulu.

"Kamu benar, itu memang kecerobohan ku. Sekarang yang bisa aku lakukan hanya melindungi gadis itu. Aku tidak akan membiarkan siapa pun menyentuhnya, aku akan membuat dia tetap hidup, menjalani hari hari seperti biasa, bersekolah, bermain, bahkan sampai menikah." Ucap Lionel tenang tapi sarat akan keseriusan.

Dahliara masih terdiam, bahkan saat Lionel memberikan banyak kecupan di pucuk kepalanya. Dia sepertinya masih belum puas dengan ucapan yang suaminya itu lontarkan.

"Aku berjanji, sungguh. Aku akan selalu memberikan perlindungan walaupun gadis itu sudah meni-,"

"Bagaimana kalau pria yang menjadi suaminya nanti adalah seorang penjahat yang juga menginginkan benda aneh didalam tubuh Camelia? Apa kamu bisa menjamin keselamatannya?" Suara Dahliara kembali terdengar, masih sama datar dan penuh tuntutan.

Lionel menghela napas pelan, dia meregangkan pelukannya, menatap sepasang mata yang saat ini tengah meminta penjelasan darinya.

"Jadi sekarang apa mau kamu, hm?"

"Nikahkan putramu dengan Camelia. Biarkan dia mempertanggung jawabkan kesalahnya, biarkan Tiger menjadi pelindung gadis malang itu sebagai balasan dan tanggung jawabnya!" Titah Sang putri.

Lionel membeku, dia tidak bisa mengeluarkan satu kata pun setelah mendengar ucapan Dahliara yang terdengar serius dan cukup sulit untuk diwujudkan.

"Aku menunggu jawaban kamu sampai nanti malam, kalau sampai nanti malam belum ada keputusan silahkan tidur bersama putramu untuk 30 hari kedepan!" Putusnya lagi tidak ingin diganggu gugat.

BERSAMBUNG...

SEE YOU TOMORROW😘😘😘

1
Diana Dwiari
ih ....buat apa punya saudara banyak di indo termasuk polisi jika kamu ga bisa nemuin dg cepat....
Diana Dwiari
ngapain susah2 cari alamat....bukannya bisa dilacak melalui mikrochip ditubuh Camelia....pada lupa ya
Diana Dwiari
Weh....meski diam tapi tetap perhatian.....
Diana Dwiari
Adam ya
Sherly Neovita
🥰🥰🥰🥰🥰
alpaca_09
ada ga sih novel nya om raga
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
udah tamat aja thor, masih kurang babnya.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
waduuuhhh ga kelar² bahaya ngintai Camelia dan bayi'nya dong.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
aduuuhhh itu Ambu kasihan mamah Dahliara...heboh bener.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Aamiin ambu.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Werrrr... Anak macan nerkam.🫣🫣🫣💪
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
harusnya mau sih karna nafkah bathin itu tujuannya bukan hanya untuk ngeluarin chiff itu aja tp sudah kewajiban kamu Camelian sebagai istri menuhin kebutuhan biologisnya Tiger sebagai suami mu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Azka ada² saja pencair dibsaat lagi tegang²nya suasana, mentang² bos cabe itu cabe di bawa² trs.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Emmir sama Lucas kah yg nyususl.🤔
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
Kemal thor bukan Kenan.. ada beberapa typo jadi kadang bacanya sambil mikir teka teki nyambungin.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
cieee ada yang mulai baper di belain Cuami Anak macan.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
saaahh juga Anak singa sama Camelia, siap² di terkam aja tar pas sepi kamu Camelia.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
gkgkgkgk lucu anak singa kalau udah mulai bucin garang sama galaknya entah pergi kemana malah tingkahnya sekarang jadi kayak anak kucing.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
akhirnya ketemuan juga... bakal jd nikah dadakan gemparin kampung ini mah, apa lagi kalau musuh bebuyutan tau pasti tambah iri.🤣🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎🤍
jeng jeng jeneengng... bakalan jadi ketemu ga Tiger sama Camelia ya.🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!