NovelToon NovelToon
Benih Cinta Sang Pewaris

Benih Cinta Sang Pewaris

Status: tamat
Genre:Berbaikan / Lari Saat Hamil / Keluarga & Kasih Sayang / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Cinta Murni / Percintaan Konglomerat / Tamat
Popularitas:71.8k
Nilai: 5
Nama Author: Sylvia Rosyta

Tidak pernah terpikir oleh Vincent bahwa penyakit jantung yang ia derita begitu parah sehingga ia harus pergi meninggalkan Swiss dan juga kekasihnya.Sylvia tidak percaya Vincent pergi meninggalkannya begitu saja dalam keadaan hamil tanpa alasan dan juga pesan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sylvia Rosyta, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 21

Tangan sylvia mulai membelai kepala Vincent dan menarik kepala pria itu untuk semakin dekat dengan dirinya.

Dengan santainya Sylvia membiarkan diri Vincent melakukan apapun yang ia inginkan kepada dirinya,menciumnya, membelainya,dan entah bagaimana semua kancing kemeja sylvia sudah terbuka dan menampakkan pemandangan luar biasa di mata Vincent.

Vincent merasa sangat terpana dengan bentuk kedua gundukan dada sylvia yang dua kali lebih berisi dan penuh setelah ia melahirkan Charlotte.

Seksi,mungkin kata itulah yang tepat untuk menggambarkan sylvia saat ini.Pelan pelan Vincent pun mulai menurunkan kain penutup kedua gundukan dada sylvia hingga ke perut dan mulai merasakan bagian yang sedari tadi menggodanya itu dengan bibirnya.

Bibir Vincent terasa sangat liar dan nakal ketika ia merasakan bagian kenyal Sylvia dengan mencium, menggigit dan menghisapnya yang seketika langsung membuat sylvia merasa sangat tidak berdaya dengan hasrat Vincent.

Lima menit, sepuluh menit terus berlalu, Vincent masih asyik menikmati bagian kenyal diri Sylvia hingga sebuah panggilan dari putrinya membuat mereka berdua terkejut dan buru buru menghentikan permainan cinta mereka.

"Charlotte?" ucap Vincent dan juga sylvia yang sama sama terkejut dengan kehadiran tak terduga putrinya yang sudah muncul di ambang pintu kamarnya dan melihat apa yang sedang mereka lakukan.

"Ibu?ayah?apa yang sedang kalian lakukan disini?" tanya Charlotte dengan polosnya

Menyadari kehadiran putrinya, sylvia lekas mengancingkan kembali kancing pakaiannya begitu juga Vincent yang cepat cepat membenarkan kembali posisi pakaiannya dan berdiri menghampiri Charlotte.

"Charlotte bagaimana dengan tidurmu sayang? apakah kau tidur dengan nyenyak?" tanya Vincent dan bersikap seolah olah tidak terjadi apa-apa

"Tidurku sangat nyenyak ayah, Charlotte merasa sangat senang sekali hari ini." ucap Charlotte bahagia

"Bagus,itu baru anak pintar." ucap Vincent yang diam diam melirik ke arah sylvia dan membuat gadis itu merasa malu dan membuang pandangannya darinya

"Ayah? apakah besok ayah akan mengajak Charlotte kembali berjalan jalan besok?" tanya Charlotte

"Maafkan ayah sayang,tapi besok ayah harus kembali ke rumah untuk menyelesaikan sesuatu disana.Tapi ayah janji akan datang lusa untuk bisa mengajak Charlotte berjalan jalan, Charlotte mau kan?" tanya Vincent

"Hmm Charlotte mau!" ucap Charlotte

"Baiklah kalau begitu,ayah pamit pulang dulu ya, tolong jagalah ibumu baik baik disini untuk ayah ya sayang." ucap Vincent

"Tentu ayah,mari Charlotte antar ayah ke depan." ajak Charlotte bersemangat dan langsung meninggalkan kamar sylvia dan sylvia sendiri di dalam kamarnya.

Di dalam kamarnya, sylvia merasa sangat kacau.ia pun segera memanggil putrinya untuk kembali beristirahat sementara ia ingin pergi ke kamar mandi untuk berendam.

Setelah kejadian memalukannya yang terjadi dengan Vincent,membuat diri sylvia merasa sangat kepanasan sehingga ia pun merendamkan sebagian tubuhnya ke dalam bathtub air dingin yang wangi dengan busa sabun.

Di sela sela waktu berendam nya, sylvia menyadari bahwa bibirnya membengkak, lehernya penuh dengan tanda gigitan Vincent dan yang paling membuat sylvia merasa syok adalah ketika ia melihat bagaimana kedua gundukan dadanya yang sedikit memar akibat sentuhan nakal yang dilakukan oleh Vincent.

"Apa yang harus aku lakukan padamu Vincent?kau membuat hidupku semakin rumit." ucap sylvia pada dirinya sendiri.

Malam harinya di saat sylvia terbangun dari tidurnya karena haus,ia mendapatkan sebuah pesan singkat dari Vincent.

1
Pisces97
cerita ini terlalu singkat ya Thor dari cerita yang lain
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: iya kak😄
total 1 replies
Pisces97
namanya sesuai pena mu Thor Sylvia 🥰
pasti author punya alasan sendiri kan 🙏😊
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: nggak ada alasan apa apa kak, cuma waktu itu nggak kepikiran mau buat nama apa yang bagus, jadi ya pake nama pena sendiri aja🤣
total 1 replies
Umi Kulsum
banjir air ata bacaya....sidih bbttya...semangat berjuang vincen istri dan anakmu menunggu
Umi Kulsum
sidih amat ya moga selamat gk terjadi aoa2
Umi Kulsum
ya allah berat amat cobaan silfia...moga selalu kuat
Umi Kulsum
orang klau udah sehati pasti tahu apa yg sedang di pikirkan pasanganya...semangat vincen... buat bahagia silfia di udah menderita selama 5 th
Umi Kulsum
kejutan berbulan madu knapa sivia mlah kurang bahagia
Umi Kulsum
nikahin dilu vincen gk bagus...
Umi Kulsum
kejar lagi vincen biar kecewanya menghilang
Umi Kulsum
kasian silvua...moga cepet ketemu jodoh
Umi Kulsum
sungguh haru lihat silvia....kasian dia berjuang sendiri jaga anakya
Umi Kulsum
moga cepet ketemu anakya...trus gimna tanggapanya
Umi Kulsum
moga berjodoh
Umi Kulsum
moga bisa brsatu
Umi Kulsum
tegang bangtt bacanya...sedih deh pokokya
Umi Kulsum
sungguh kurang ajar tu vjncen
Umi Kulsum
bagus...silfia gk usah oediliin vincen...semangatlah untuk putrimu
Wulan Sari
ceritanya sangat bagus banget semangat untuk Thor 💪👍 trimakasih salam sukses selalu ya ❤️🙂🙏
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: iya kak terima kasih banyak, sukses jg buat kakaknya 😍🙏
total 4 replies
pretty girl's
luar biasa
Nyi Nur
ending yg bgs dan sangat memuaskan 😍😍😍😍😍😍😍😍😍 terimakasih karyamu the best
☘️🍀Author Sylvia🍀☘️: terima kasih sudah menyempatkan waktu nya untuk membaca karyaku ya kak 🙏😊
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!