NovelToon NovelToon
Cinta Marsha

Cinta Marsha

Status: tamat
Genre:Nikahmuda / Nikah Kontrak / Diam-Diam Cinta / Tamat
Popularitas:174.6k
Nilai: 5
Nama Author: Julia And'Marian

Cinta Marsha

Deskripsi

“Alga-Alga , kenapa Alga jahat banget sama Malsha , Alga kan tau kalau Malsha enggak suka sama cicak ,tapi ini ahhh Alga ” rengek Marsha sembari mengibaskan-ngibas kan rok pendek nya yang di tempelin cicak oleh Arga . Arga terkikik , “Siapa suluh kamu enggak mau jadi istli aku , kan aku udah lamal kamu” sahut Arga . “Enggak mau lah kita kan masih kecil” Marsha Adelina , gadis cantik nan lembut , harus memendam perasaan nya sedari dulu kepada seorang sahabat nya , Argantara Kusuma , bad boy tampan . Marsha selalu melindungi Arga dari segala kenakalan remaja nya , pria tampan itu selalu membuat ulah , “Kamu akan Mami hukum Arga , kamu sudah berani balapan liar , ! ” pekik Mami Reta- Mami Arga . Arga menggeleng kan kepala nya , “Enggak Mi , Arga tadi kerja kelompok kok di rumah Marsha , Arga ketiduran Mi , tanya deh sama Marsha , iya kan sha !!” Arga mengedipkan sebelah mata nya menyuruh Marsha untuk mengiyakan perkataan nya . Marsha yang faham langsung tersenyum

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Julia And'Marian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 22

Arga memijit pelipisnya nya yang berdenyut sedari tadi . Lebih tepat nya sedari kepulangan Marsha dan kedua orang tua nya .

"Woi masih sakit?" Celetuk Revan yang melirik ke arah Arga , lalu mata nya beralih lagi ke ponsel nya .

Arga mengangguk kan kepala nya . "Pusing mikirin Marsha" sahut nya .

Revan menyipitkan mata nya , melirik Arga sebentar lalu fokus lagi ke ponsel milik nya . "Emang nya Marsha kenapa ? Orang dia nya baik-baik aja gitu kok , Lo sih yang galau Mulu . Nangis enggak jelas , sampe sakit kayak gini , kan lemah " cibir Revan .

Arga membulat kan kedua bola mata nya , meraih sendok yang ada di atas meja , lalu melayang kan nya ke arah kepala Revan , membuat sang empunya langsung meringis dan memegangi kepala nya ,

"Sialan Lo Ga ! Bisa bocor kepala gue" gerutu Revan .

"Kalau bocor tinggal di jahit susah banget"

"Bangk*e , enteng banget Lo ngomong nya "

"Terus ?"

"Tanggung jawab Lo "

"Gak perduli"

"Sialan Lo Ga"

Mengedikkan bahu nya acuh, Arga menjatuhkan tubuh nya lagi ke brangkar rumah sakit .

"Mami sama Papi gue udah pulang belum ?"

"Belum , masih ada di kantin kayak nya , lagi pacaran mungkin" sahut Revan santai ,

Arga tersenyum miring ."Iya gue tau , dan gue empat hari lagi bakalan ngerasain hal yang sama kayak Papi sama Mami gue hahaha . Lo ngenes nanti Van, lihat gue tiap hari mesra di apartemen " celetuk Arga .

Revan memutar bola mata nya jengah . "Percaya diri banget Lo bakalan romantis-romantis san . Emang nya Marsha mau di mesrain sama Lo " ledek Revan .

Sialan

"Lo sih kayak kenebo . Dan heran nya lagi 4 hari lagi bro Lo mau nikah sama Marsha , tapi Lo belum bilang i love you juga" celetuk Revan

"Van --"

"Siapa yang mau nikah ?"

Arga dan Revan langsung menoleh ke arah pintu . Kedua nya membuang nafas nya kasar , ketika tau siapa yang datang .

"Dia lagi dia lagi !" Gerutu Revan berdecih sinis .

"Hai sayang " ucap Vera tersenyum manis .

Arga berdecak kesal . "Lo ngapain ke sini , ?"

"Aku mau jengukin pacar aku yang lagi sakit "

Arga memicingkan mata nya menatap ke arah Vera . "Kok Lo tau gue sakit ?"

Vera gelagapan . Berusaha memutar otak nya agar bisa mencari alasan yang tepat . "Tad--ak"

"Tadi dia jumpa gue Ga , mungkin si badut ini ngikutin gue " sahut Revan .

"Lo jumpa Revan dimana ?"

Revan berdecak kesal . "Gue jumpa di lorong rumah sakit . Lo tenang aja kali gue enggak ada something sama pacar Lo ini" sahut Revan malas .

Arga memutar bola mata nya jengah . "Bukan itu maksud gue ! Lo bisa diam dulu enggak Van , nyerocos aja dari tadi . " Lalu Arga menatap ke arah Vera dengan tatapan mengintimidasi . "Lo tadi jumpa Revan di rumah sakit . Siapa yang sakit ?" Tanya Arga .

Jantung Vera berdegup kencang . "Eh-- it-- itu Tante , iya Tante gue yang sakit . Emm udah dulu ya Ga , Gu--- gue mau balik dulu . Nanti Tante gue nyariin lagi ." Ucap Vera lalu melangkah kan kaki nya keluar dari ruangan milik Arga .

Arga menatap Vera dengan tatapan yang sangat sulit di artikan , seulas senyum miring terbit di bibir nya .

"Ternyata sudah lama " gumam Arga sangat pelan , bahkan Revan yang ada di sana tidak mendengar nya sama sekali .

"Cewek Lo aneh " celetuk Revan tiba-tiba .

Arga mengedikkan bahu nya acuh , lalu kembali merebahkan tubuh nya di atas ranjang .

"Woi , malah mau tidur"

"Tidur Van , gue ngantuk banget"

"Gue belum ngantuk , ini juga karena Lo "

Hening

Arga tidak menyahut ucapan Revan lagi , membuat pria itu berdecak kesal .

"Ga !"

"Sialan emang lu" umpat Revan , lalu menjatuhkan bokong nya di sofa . Sembari memainkan ponsel milik nya , karena jujur saja Revan belum bisa tidur .

__oOo__

Marsha menghembuskan nafas nya kasar , sedari tadi pikiran nya tidak lepas dari Kavandra dan juga Arga . Diri nya takut terjadi sesuatu kepada kedua nya .

Menjatuhkan tubuh nya di atas kasur , pikiran Marsha melayang pada beberapa tahun yang lalu ,

"Ga - Ga .. kamu mau kemana ?" Tanya Marsha yang melihat Arga sudah mengendarai motor sport milik nya lengkap dengan helm full face milik nya .

Arga menaikkan sebelah alis nya . "Gue mau balapan motor " sahut Arga .

Marsha membulat kan kedua bola mata nya m "Ga , tapi kan , tadi kamu mau ngajak kerja kelompok .?"

"Heleh enggak sempet Sha , gue udah di tungguin , by by Sha "

Brmmm brmmm brmmm

Arga langsung melajukan sepeda motor sport milik nya , dan meninggalkan Marsha yang menatap nanar ke arah nya .

"Aku harus bilang apa sama Tante Reta" gumam Marsha .

Satu jam kemudian

"Sha , Sha "

Marsha yang tengah menonton televisi di ruang tamu langsung tersentak , gadis cantik itu langsung berjalan menuju ke arah pintu rumah nya ingin melihat siapa yang memanggil nya .

"Biar Marsha saja bik , bibik bisa lanjutin pekerjaan bibik " ucap Marsha yang melihat sang asisten rumah tangga nya berjalan menuju ke arah pintu , ingin membuka nya .

"Baik non , " sang asisten pun langsung pergi , Marsha lalu melanjutkan langkah nya lagi .

Cklek

Deg

Tubuh Marsha membeku ketika melihat Arga yang di papah oleh Revan .

"Ar--Arga kenapa Van ?" Tanya Marsha panik .

"Sha , biar kita masuk dulu ya , badan gue pegel banget nih , banyak banget dosa ni anak"

Marsha mengangguk kan kepala nya , lalu membantu Revan memapah Arga , dan membawa nya menuju ke sofa .

"Aku ambil kompresan sama kotak p3k dulu ya "

Revan mengangguk kan kepala nya , Marsha lalu bergegas menuju ke dapur mencari yang diri nya butuh kan , tidak lupa menyuruh bibik membuat kan minuman untuk Arga dan Revan .

"Sini Van , biar aku yang obatin ." Ucap Marsha yang sudah kembali dengan membawa kompresan dan kotak p3k .

"Ssssh pelan-pelan Sha " ucap Arga meringis karena luka lebam di pipi nya di kompres oleh Marsha .

Revan mencibir . "Eleh , tadi ngelawan anggota nya Nathan bisa , CK depan Marsha lemah banget"

"Diam ******" umpat Arga kesal .

"Emang iya "

"Sialan , diam"

"Ehkkkm Ja--jadi yang buat kamu kayak gini kak Nathan Ga ?" Tanya Marsha menyela perdebatan antara kedua nya .

Arga menghembuskan nafas nya kasar . "Lo kan tau Sha , kalau Nathan itu musuh banget sama gue , apa lagi sama Kavandra , karena --"

"Karena Lo udah nolak adik nya kan ! Apa lagi sih Kavandra yang terang-terangan main kasar sama si Nesya , sampai tuh bocah langsung enggak sekolah lagi . Ih parah di Kavandra " sahut Revan .

Arga mengangguk kan kepala nya . Tapi diri nya tidak bisa juga menyalahkan apa yang di lakukan oleh Kavandra . Kavandra sudah benar . Karena menurut Arga , perempuan yang bernama Nesya itu sungguh sangat kelewatan .

"Tapi kan kalian enggak boleh juga kasarin perempuan . Kan kasihan si Nesya nya . " Ucap Marsha .

"Iya Sha , tapi tuh cewek . Buset . Geli banget gue lihat nya" sahur Revan .

"Tapi---"

Tring

Tring

Ponsel milik Arga berbunyi , pria itu langsung melihat siapa yang menelepon nya .

"Mami"

"Mampus Lo Ga" celetuk Revan .

Arga mendengus kesal , lalu jari nya menekan tombol hijau . Dan panggilan langsung terhubung .

"Arga kamu pulang sekarang!!"

"Tapi mi , Arga lagi ker,ja--"

"Pulang ,atau di black kesayangan kamu mami bakar !!"

"Mi--'

Tuttt

Tuuuut

"Sialan !!" Umpat Arga . Lalu mata nya menoleh ke arah Marsha .

"Sha !! Bantuin gue"

___

Marsha memijit pelipisnya nya yang tiba-tiba berdenyut , pikiran nya benar-benar tidak tenang , apa lagi diri nya mengingat masa-masa lalu nya . Ya semenjak kejadian Arga yang di keroyok oleh geng nya Nathan , pria itu tidak berhenti . Bahkan pria itu selalu ingi mencelakai Arga dan Kavandra .

Marsha menghembuskan nafas nya kasar , lalu kepalanya menggeleng. "enggak-enggak , enggak mungkin Kak Nathan , dia sudah pergi ke luar negeri lama " monolog Marsha .

___oOo___

1
Ridwani
👍👍👍👍
nurvaizatul karimah
🙄🙄
Qaisaa Nazarudin
Marsha ini Bodoh apa bego sih udah berkali2 di hina dan disakitin,masih aja berharap dgn Arga,heran deh aku..
Qaisaa Nazarudin
Kenapa peran nya Marsha kamu bikin jadi cewek yg lemah thor..😌😌
Qaisaa Nazarudin
Ckk bukannya tadi Marsha di bawa sama Arga ya,Kok bisa di bully lagi??
Qaisaa Nazarudin
Apa sih mau nya Arga sebenarnya,Saat Marsha di bully dia malah senang,Saat di dekatin Kavindra dia malah marah2,Gila nih cowok 🤦🤦🙄🙄
Minah Azhar
cerita tidak berurutan kurang ebak baca nya
dina
novel bagus,sayang belum banyak yg membaca
Julia and'Marian: makasih banyak komentar nya ♥♥♥
total 1 replies
stefani n.i.s
boneka kecil..raka raka..boneka kecil jg bisa buat keributan..lanjut thor
Julia and'Marian: lanjut nya ke judul baru ya kak ...

cerita nya tentang anak² mereka ..

"Bad girl " yuk mampir kak
total 1 replies
stefani n.i.s
thor ini masih lanjt kan ceriat anak² nya Marsha dan Arga
Julia and'Marian: masih kok , ini cerita versi kecil nya dulu ya . kalau mau yang dewasa nanti di buku yang satu lagi , di up nya setelah cerita ini selesai ♥️
total 1 replies
Nur Nuy
akhirnya Tristan bantuin, pergi yang jauh kava 😄😄😄
Nur Nuy: 🤣🤣🤣so pasti
total 2 replies
Nur Nuy
jangan ada acara jebak menjebak dah thor malas ach, masa udah tau gitu laporin aja kepolisi, ancaman itu namanya, apalagi pura pura mati harusnya dipenjara tuh si orang obsesi pendendam 😡😡😡
Julia and'Marian: 🤭 punya kuasa kakek nya
total 1 replies
Nur Nuy
kemana aja thor lama banget ga up, hadeh kok jadi gini sih, dendam ga gitu caranya si kava malas banget, semoga marsha dan arga ga bisa dipisahkan
Julia and'Marian: amiiiin
total 4 replies
Nur Nuy
yah Thor jangan sampai kava berbuat nekad dong, kasian marsha sama arga😓
Julia and'Marian: 😢😢,,😢
total 1 replies
Nur Nuy
amit-amit gila si kava segitunya, udah arga kamu berhak bawa Marsha istri sah, ajak jauh aja daripada dikelilingi kava sama kava kava yang lainnya.
Julia and'Marian: demi cinta bisa buat orang lupa segalanya 🤭
total 3 replies
Nur Nuy
ternyata cuma arga yang tulus ama Marsha, sisanya obsesi semua, pergi aja Marsha yang jauh ama arga, biarin si kava stres ngibulin orang mulu ternyata dia juga sama aja kaya nathan, kemana aja thor baru up? yang banyak apa up nya😀
Julia and'Marian: 🤭🤭🤭,,
total 3 replies
Nur Nuy
tuhkan bener kava masih Hidup jahat banget sih bohongin orang mulu, udah marsha lu sama arga aja udah bener
Nur Nuy: 😄☺☺🥰😘
total 4 replies
Nur Nuy
haduh up lagi jangan gantung thor, sekarang musim panas cepet kering nya😃
Nur Nuy: 😎😎😎💪💪💪💪💪
total 2 replies
Nur Nuy
hadeh siapa lagi sih nyulik si marsha apa si kavandra di hidupin lagi, atau si tristan, kaya g ada perempuan lain aja direbutin, jangan sampai si marsha diperkosa aja dah. kecewa saya
Nur Nuy: 🥺🥺🥺🥺🥺
total 2 replies
Nur Nuy
kalau kaya gini marsha dibayangin rasa bersalah terus thor sebenarnya, hmm jadi gimana kalau gitu
Nur Nuy: 😢😢😢😢😢
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!