TAKDIR ILLAHI : Kebahagiaan, Kesedihan dan Kesempurnaan
(BELUM DI REVISI!!)
Takdir hidup setiap manusia, sudah pasti tidak ada yang bisa menebak bagaimana jalan alur ceritanya. Begitupun dengan seorang gadis cantik nan sholehah, anak perempuan satu-satunya keluarga Muhammad. Jizah Nurreen Ahmad, itulah namanya.
Takdir Illahi membawanya kedalam kehidupan yang berbelok. Kebahagiaan berganti kesedihan, sampai datanglah kesempurnaan. Ia percaya, inilah ketetapan terindah dari-Nya.
"Terimalah takdirmu dengan lapang dada sebab Allah Maha Tahu sedangkan kamu tidak."
_
Karya Pertamaku dimasa pandemi dan ini membawaku kedalam dunia yang baru.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nurfaizah Jiza, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
(22) Do'a istri Sholehah
“Dunia ini adalah perhiasan, dan sebaik-baik perhiasan adalah wanita shalihah”.
( HR. Muslim ).
Malam harinya Aldi datang ke hotel tempat Abah dan Jizah menginap, dia ingin mengantarkan tiket pertandingan final voli putra antara Garuda Sidoarjo (tim Aldi) vs Surya 46.
"Assalamualaikum... (tok tok tok)
"Waalaikumsalam warahmatullahi yaa sebentar" jawab Jizah merapihkan hijabnya
(ceklek) pintu terbuka
"Mas? ayo masuk" lanjut nya
"iyaa, kamu sendirian? Abah kemana?" tanya Aldi setelah duduk diruang tamu hotel
"Abah ada perlu katanya sih tadi sih sebentar tapi sampai sekarang belum pulang" ucap Jizah
"Owhhh yasudah mas temani kamu sampai Abah pulang"
"Iya mas, kamu mau ku pesenin kopi atau apa?" tanya Jizah
"GK usah sayang, ini mas bawa buat kamu sama Abah juga" ucap Aldi
"Mas kenapa GK telpon Anna tadi, kan Anna bisa tunggu mas dibawah"
"Coba liat handphon mu dulu, baru bertanya" ucap Aldi kesal lalu Jizah dengan segera mencari handphonenya
"Astagfirullah maaf mas, tadi Anna baca buku di balkon hotel lalu dikamar mandi tadi agak lama" sesal Jizah setelah melihat 10 kali panggilan dan 25 pesan dari suaminya
"Untuk kali ini mas maafin lagi, sudah sering kamu Ann seperti ini kalau biasanya panggilan mas GK kamu angkat karena kamu lagi isi ceramah,kuliah atau apa mas gpp tapi jangan keseringan" ucap Aldi tegas membuat Jizah tertunduk diam
"Sini (Aldi meminta Jizah untuk mendekat kepadanya) mas itu kangen banget sama kamu Ann, maafin mas yaa" ucap Aldi memeluk erat istrinya
"Anna yang seharusnya minta maaf mas, mas benar Anna terlalu sering lalai" ucap Jizah dengan mata berkaca-kaca dan masih dalam dekapan suaminya
"Udah jangan nangis lagi mas udh maafin, tapi apa kamu GK rindu mas?" tanya Aldi melonggarkan pelukannya dan menatap Jizah
"Tentu Anna sangat rindu mas,"
Tiba-tiba handphone Jizah berbunyi dan ternyata itu panggilan dari Abah dengan segera dia angkat
"Assalamualaikum Ann, maaf yaa Abah malam ini GK balik ke hotel, karena Ustadz Gufron meminta Abah untuk menginap dirumahnya malam ini, kamu gpp kan sendirian?" ucap Abah khawatir
"Waalaikumsalam warahmatullahi, iya gpp Bahh Anna GK sendirian kok ada mas Aldi disini"
"Alhamdulillah kalau ada Aldi, tapi apa dia GK latihan?" tanya Abah
"Abah tanya saja sama mas Aldi" ucap Jizah memberikan handphonenya ke Aldi
"Assalamualaikum Bahh, iya Abah tenang aja Aldi bakal temani Anna malam ini dan Alhamdulillah GK ada latihan malam karena harus istirahat untuk pertandingan besok" ucap Aldi
"Waalaikumsalam, Alhamdulillah kalau begitu Abah jadi tenang, Yasudah Abah tutup. Assalamualaikum..." ucap Abah menutup panggilan
"Waalaikumsalam warahmatullahi"
Jizah dan Aldi memutuskan langsung istirahat karena keduanya sama-sama lelah
Keesokan harinya pagi-pagi sekali Aldi sudah harus kembali ke hotel bergabung dengan teman-temannya
"Wah-wah ada yang habis melepas rindu nihh" goda Raka
"Iya lah kangen banget sama istrinya tuhh" sahut Haikal tak kalah ingin menggoda Aldi
"Apaan sih luh pada" ucap Aldi biasa
"Jangan sampe pas final ntar malem luh capek Al" lanjut Raka
"Tenang aja ntar malem gw bakal jauh lebih semangat karena ditonton bidadari yang paling cantik" ucap Aldi lalu meninggalkan teman-temannya
Malam pun tiba, Jizah dan Abah sudah duduk di kursi VIP sebelum pertandingan dimulai Aldi tersenyum melihat kearah mertua dan istri tercintanya seolah meminta doa dan tanpa diminta pun seorang istri selalu mendoakan yang terbaik untuk suaminya
"Ya Allah berikanlah suamiku dan timnya kemudahan Rizki dengan kemenangan, jika letaknya masih jauh maka dekatkanlah, jika masih ada di langit turunkan lah, jika didasar bumi hanya engkaulah yang mampu mengeluarkannya. Ya Allah hanya kepadamu aku memohon dan hanya kepadamu lah hamba berserah diri" ucap Jizah dalam hati
Menurutnya pertandingan suaminya jauh lebih menegangkan dibandingkan pertandingan tim sepakbola nya dulu, Jizah duduk dengan harap-harap cemas sepanjang pertandingan apalagi saat Aldi jatuh tersungkur karena mendapatkan smash keras dari lawan dan itu membuat air matanya tak tertahankan, dia langsung memeluk Abah dengan erat dan Abah menenangkan putrinya bahwa menantunya baik-baik saja bahkan sudah sudah memberikan tiga poin tambahan.
Di set penentuan Jizah tak henti-hentinya berdzikir menyebut nama Allah dan Alhamdulillah pertandingan final itupun dimenangkan oleh Garuda Sidoarjo yang dikapteni Aldi.
Selepas pertandingan Aldi langsung berlari kearah tempat duduk istri dan mertuanya dan orang yang dia peluk adalah istrinya
"Sayang terimakasih ini pasti GK lepas dari doa kamu" ucap Aldi mempererat pelukannya dan mencium ubun-ubun Jizah berkali-kali
"Suamiku, semoga peluh dan tetesan keringat yang kau keluarkan dalam perjuangan mencari nafkah untuk keluarga, senantiasa berkah dan dibalas surga. Aamiin..." ucap Jizah yang tetap didalam pelukan suaminya dan membiarkan keringat di baju Aldi menempel di gamis yang ia kenakan pula
"Aamiin ya Allah" ucap Aldi lalu melepaskan pelukannya dan beralih ke Abah
"Abah, terimakasih ini semua juga berkat doa dan dukungan Abah yang tulus" ucap Aldi mencium tangan mertuanya
"Kamu menantu Abah yang hebat, kuat, pemberani, pemimpin yangang bertanggung jawab" ucap Abah menepuk bahu menantunya
Dan pemberian mendali dan piala pun diberikan, selepas dari panggung kejuaraan Aldi turun mendekat kearah Jizah untuk memintanya ikut bergabung berfoto bersama teman-temannya yang ada juga bersama istri serta anaknya, dan ada pula yang sendiri. Jizah pun dengan senang hati mengikuti perintah suaminya sedangkan Abah lebih memilih mengobrol dengan orang tua dari beberapa pemain yang ikut datang menonton Secara langsung.
*
*
*
The power of do'a istri
Betapa dahsyatnya doa istri maka jangan lupakan, jangan pernah absen setiap hari, setiap waktu, setiap suami berangkat dan pulang kerja dalam kondisi apapun berdoalah untuk suamimu untuk kebaikannya, untuk keselamatannya karena doa mu sangatlah berarti.
Jika suami ada di titik terendahnya maka semoga doamu bisa menguatkannya kembali, jika suami ada di titik tertingginya. Semoga doamu bisa melindunginya dari kesombongan dan kejahatan dari orang yang dengki.
~*[Zharavida]*~
makasih untuk ceritanya.
menjadi seorang istri yang dikhianati suami , memilih berpisah, membuka lembaran baru dengan orang yg lebih baik dr suami pertama.bisa dijadikan pelajaran untuk kita bahwa kebahagiaan akan datang setelah badai dlm rumah tangga.menemukan orang yg benar2 beriman membimbing istri menuju jannah
mau donk yg ky ustad khoirul
bukan salah abah, mungkin takdirnya berliku-liku