NovelToon NovelToon
Balas Dendam Si Kembar

Balas Dendam Si Kembar

Status: tamat
Genre:Romansa / Cinta pada Pandangan Pertama / Anak Kembar / Chicklit / Tamat
Popularitas:128.8k
Nilai: 4.9
Nama Author: mamie kembar

Dia datang untuk menemui saudara kembarnya tapi kenyataan pahit harus dia terima, saudara kembarnya sudah meninggal dua hari sebelum bertemu dengannya.
Lila meninggal karena kecelakaan, mobil yang dia kendarai masuk ke dalam jurang.

Luna hadir ke dalam keluarga tersebut, dan menyamar menjadi seorang pembantu, dan dia menemukan fakta bahwa saudara kembarnya meninggal tidak wajar. Ada sekelompok orang yang sengaja ingin melenyapkan nya.

Luna marah dan bersiap untuk balas dendam, satu persatu informasi dia dapat dan perlahan dia memberikan hukuman kepada para penjahat tersebut.

Bagaimana Luna membalas mereka semua?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mamie kembar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ini baru permulaan

Miranda hanya meneguk sedikit jusnya. Kemudian dia membanting kembali tubuhnya ke sofa. Kepalanya menengadah menatap langit-langit ruangan, pikirannya kalut.

Baru saja dia merasa bahagia dengan kepergian Lila, rasanya dia ingin bersorak kegirangan, Lila sudah tidak ada lagi di hadapannya. Entah dimana, ke mana? meninggal atau apa yang pasti dia sudah enyah dari pandangannya sekarang.

Lalu kenapa muncul lagi Alfian si tikus pengganggu." Miranda mengurut hidungnya kepalanya pusing memikirkan semua permasalahan ini.

Alfian bukan lawan yang mudah, dia sudah beberapa kali bersitegang dengan pria itu, namun saat itu ada suaminya yang membela nya, tentu saja setelah menghasut nya, tapi kini dia sendirian.

"Huh! berat rasanya tapi bukan Miranda namanya jika tidak bisa menyingkirkan Alvian sama seperti tujuh tahun yang lalu." ucapnya tersenyum sinis.

"Permainan kita mulai," ucap Miranda lagi.

"Aku tidak mau menunggu lama, dan kecolongan." ucapnya mantap

Miranda merogoh tasnya dan mengambil ponsel miliknya disana. Lalu dia menelepon seseorang lama mereka berbicara.

Setelah panggilan terputus Miranda pun tersenyum licik.

Seperti sudah mendapatkan ide yang begitu cemerlang, Miranda tersenyum, tenaga dan semangatnya kembali. Dia kemudian meneguk jusnya hingga setengah lalu berjalan menuju kamarnya.

Luna hanya mengintip tanpa bicara apapun. Dia kembali ke dapur dan duduk termenung disana.

Baru saja Luna mendaratkan pantatnya di kursi makan, Gadis itu mendengar suara teriakan yang berasal dari arah kamar Miranda.

Luna tersenyum lucu pasti ada sesuatu yang menimpa wanita itu.pikirnya.

"Lun..Luna..." Panggil nya

Luna bangkit dan berjalan menuju kamar Miranda begitu juga bibik yang ikut berlari mendengar teriakan nyonya nya.

"Ada a..." Luna juga ikut berteriak dan melompat ketakutan.

"Ti..tikus..." ucap gadis itu heboh, semakin memperkeruh keadaan.

"Bik, awas Bik." ucap Luna pada Bik Anne, saat melihat seekor tikus berlari kearah Bik Anne, tak hanya sampai disitu Luna juga mendorong Miranda hingga wanita itu terjatuh diatas tempat tidur, dan yang membuat Miranda semakin histeris, diatas tempat tidur juga banyak sekali tikus bahkan ada yang masih sangat kecil dan berwarna kemerahan.

Sontak dia bangun dan berlari keluar, begitu juga dengan Luna yang ikut lari meninggalkan bibik sendirian dalam kebingungan.

Penjaga rumah dan tukang kebun pun datang, mendengar kehebohan dari dalam rumah. Dan merekalah yang membersihkan semua tikus berserta anaknya. Tak lupa Bik Anne membersikan kamar dan mengganti sprei nya.

Di ruang tamu, Miranda duduk mengatur napas nya. Luna datang membawa segelas air untuk Miranda.

"Maaf nyonya, kenapa ada banyak tikus?"

"Seharusnya saya tanya sama kamu, kenapa di kamar saya ada tikus."

"Saya?" tanya Luna menunjuk dirinya.

"Iya, kamu." ulang Miranda dengan suara ketus.

"Saya mana mungkin, wong saya juga takut sekali sama tikus, dan lagi hari ini saya belum masuk ke kamar nyonya, tadi pagi saya belanja ke pasar dan Bu ana yang membersihkan kamar nyonya."

"Jadi kamu menuduh Bik Anne?" tanya Miranda sambil menyipitkan matanya.

"Tidak, bukan seperti itu nyonya, saya cuma bilang kalau bukan saya yang membersihkan kamar nyonya bukan menuduh Bik Anne." tegas Luna

"Lalu siapa pelakunya?"

"Saya juga enggak tau nyonya?" sahut Luna.

"Kau pergilah dari sini bicara dengan mu semakin membuat kepala saya pusing." ucap Miranda

"Saya permisi nyonya." ucap Luna pergi dari sana.

"Pasti ini ulah Alvian, ya pasti dia yang mengerjai ku, awas saja nanti." ucap Miranda mengepalkan tangannya.

Triiiing ponsel Miranda berbunyi.

Sebuah pesan masuk, dari nomor yang tidak dikenal, karena penasaran Miranda membukanya.

["Bagaimana kejutannya, kamu suka?"]

Miranda membanting ponselnya di sofa, dia tahu siapa pengirimnya dan kini dia tau jika semua itu adalah ulah si tikus curut itu.

"Sialan!" makinya lagi dengan penuh rasa kesal.

"Sudah nyonya," ucap bik Anne pada Miranda

"Malam ini aku tidur di kamar tamu aja Bik, tapi pastikan besok pagi aku tidak lagi melihat dan mencium aroma amis dari hewan sialan itu."ucap Miranda

"Semua sudah bersih dan steril nyonya, anda bisa memeriksanya."

"Tidak, besok saja. Aku masih sangat trauma." dengus Miranda

"Oh ya, aku mau mandi, ambilkan bajuku sekaligus piyama untuk nanti malam."

"Baik nyonya," kembali Bik Anne masuk ke kamar Miranda mengambilkan pesanan wanita itu.

Miranda berjalan masuk ke dalam kamar tamu dan istirahat disana.

Ditempat lain, seseorang tersenyum penuh kemenangan, siapa lagi kalau bukan Alvian.

"Ini baru perkenalan Miranda, aku akan membuatmu angkat kaki dari sana, Karena kau tak pantas tinggal di rumah itu." ucap Alvian.

Pria itu kembali mengusap wajahnya dengan kasar, usahanya untuk mencari dan menemukan sang ponakan belum juga berhasil, mayat llla belum ditemukan, dan Alfian berprinsip sebelum mayatnya ditemukan di yakin dan percaya bahwa Lila masih hidup tapi di mana dia sendiri belum bisa menemukan jawabannya.

Alfian kembali menghubungi anak buahnya namun yang dia terima masih sama mereka belum menemukan petunjuk apapun.

1
Suila Cantik
laa ya kok lansung habis?
@ni
👎👎👎👎👎
Diana Lely S
kok end ya masih gantung nih ceritanya...
Kustri
byk BGT typo, mohon lbh hati" thor, bikin bingung, jd ilfil malas nerusin baca jd'a
Kustri
piye to kiiiiiih....
othor fokus 1 novel aja spy g salah, yg baca jd bingung & byk typo lho SMP part ini
Kustri
lhaaaa... malah ky sinetron ikan terbang🤦‍♀️
Kustri
kata'a tdk sekolah... tp pengen kuliah😵‍💫

hpmu jgn lupa diambil, lumayan merekam smua obrolan bs jd bukti
Kustri
yg gercep Lun

skip" obrolan pas nenek lampir & anak'a
Kustri
byk typo jd galfok😁
Kustri
alvian & Luna 1 7an
siapa hayo yg kepoin Luna...
Kustri
siapa yg menguping, pasti'a bkn di pihak si 2 ular
Kustri
awal yg menarik
ᴿᴾғᴀᴛʜɪʏᴀʜ
kok ini gak ada lanjutannya lagi..... malah nulis yg lain ..... udh gitu nama yg dsini kebalik2 dengan karya yg lain.😔😔😔
ParyaTi Cnil
kok ke bolak balik ya regan ma daren jadi bingung ya
𝆯⃟ ଓε_Asti_ᵉᶜ✿🌱🐛•§͜¢•🦢🍒
luar biasa 👍👍
🌵
Ini judul ketiga karya author yang aku baca, tapi nama karakter nya yang paling bikin pusing kepala, meski di judul lain ada typo juga masih bisa di pahami, berbeda dengan yang ini makin lanjut makin pusing dengan nama karakter nya, padahal alurnya udah bagus loh menurut aku
Fitrie Yaatie
maau up date gk yaaa
Fitrie Yaatie
luuu amaa up nya
Siswati Endang
jadi yg jahat ini sebenarx daren atau regan tor ???
Siswati Endang
plos tor yg nolongin luna ini yg bener regan atau daren ???
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!