seorang murid jantung cinta kepada sang guru
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 22
yasmin mengarahkan tentang bagimana cara menyusuri sungai, arus sungai, mendeteksi akan datangnya banjir..
semua murid antusias mendengarkan Yasmin, tyara memilih menutup telinganya mendengar suaranya yasmin saja sudah membuat Tyara bete..
"ayolah ra, semangat Napa !! Kamu ga kalah cantik kali sama Kak Yasmin" ucap Luna
"tau aah !! "
"wah gawat, tyara sudah cemburu tingkat kabupaten ini" celoteh Reni
"biarin" ketus tyara
"udah ayo ra, jalan nanti ketinggalan yang main kita tersesat loh" ucap Renata
dengan hati yang dongkol tyara ikut menyusuri sungai yang cukup deras arusnya, semua murid saling berpegangan tangan saat menyebrangi sungai..
tyara nampak ragu ikut ketiga temannya yang sudah dulu nyemplung kesungai,
"tyara, pegang tanganku !! " ucap farel
"tapi kak, aku takut"
"percaya ra, aku akan jagain kamu !! Ayo sini nanti kamu ketinggalan rombongan kamu !!
tyara mulai turun kesungai, tubuh tyara nampak bergetar menahan takutnya melawan arus, tangan farel menggenggam erat tangan tyara..
dari sebrang sana Bryan mengawasi tyara yang berada disamping farel, ada rasa tak suka melihat tyara berdekatan dengan farel..
"ayok Ra sini !! kamu pasti bisa " teriak Luna
"semangat ra !! Renata tak mau kalah menyemangati tyara
Reni sedang asyik mencuri waktu, berpacaran dengan kekasihnya..
"kak sudah mau sampai belum?"
"bentar lagi ra, tetap pegang tanganku"
"iya kak"
ChaCha melihat dari kejauhan sudah mengepalkan tangannya, api cemburunya sudah diujung tanduk..
"tyara !! gara gara kamu farel menjauhiku, sekarang malah kamu makin dekat dengan farel !! awas aja kamu tyara !! "
akhirnya tyara berhasil menyabrangi sungai, reflek tyara memeluk farel,
"yey !! kita berhasil kak !! tyara kegirangan
"iya tyara"
"cie cie kalian !!! " ledek murid murid lainya
tyara melepaskan pelukannya, wajahnya berubah memerah menahan malu apalagi dari kejauhan Bryan menatap tajam tyara..
"maaf kak !! "
"is oke tyara" farel tersenyum kearah tyara
tyara berlari kearah rombongan, semua murid murid melanjutkan lagi perjalanannya Yasmin dari tadi tak lepas dari tangan Bryan..
membuat tyara lebih jengkel saja melihat kebersamaan mereka, tyara sengaja jalan berdekatan dengan mereka berdua..
"malu kali pak dilihat murid murid !! pacarnya nanti !! " ketus tyara
"iri ya kamu? Hahahhaha Yasmin tertawa mengejek
"idiiih !! mana ada aku iri !! cuman ngingetin noh lihat muridnya pak Bryan tidak malu kah?
"iya, Yasmin malu dilihat muridku" Bryan menepis tangan Yasmin melangkah duluan
tyara bernafas lega, akhirnya Bryan tidak bersama Yasmin, tyara kembali kerombonganya..
"wiidihh, sudah bahagia saja kamu" goda Luna
"harus dong "
"emang apa yang kamu bicarakan sama mereka, kok bisa pak Bryan jalannya jadi menjauh gitu" selidik Renata
"ada deh !! wllekkk " tyara menjulurkan lidah sambil berlari
"uuuuuuu, dasar kamu ya" Renata dan Luna mengejar tyara
"tyara awaaas !! teriak Luna
braak !!
tyara bertabrakan dengan rombongan yang lain,
"maaf ya kak aku gak sengaja?" ucap tyara ramah
"lain kali jalan Makai mata,jangan pake dengkul" sinis kakak kelas
"maaf ya"
tyara memukul kedua temannya..
"aauuuww, sakit tau " ucap Renata dan Luna
"biarin, malu tau"
Hahahhaha
"kaisaaan !! " ucap Renata
"eeh !! Reni dimana kok dari tadi gak bersama kita? "
"dia lagi bersama sang kekasih, jomblo seperti kita bisa apa" celetuk Luna
"apalagi kamu ra, bucin akut"
"dari pada kamu renata Bambang, dari dulu cuman memendam perasaan, nanti bongkotan tu cinta" celetuk tyara
Hahahhahaha !!
mereka bertiga tertawa renyah, ada saja bahan bercandaan mereka, tak terasa mereka sampai kekawah..
Yasmin kembali menjelaskan, para murid pria beradu kegombalan mereka untuk Yasmin tyara tertawa terbahak bahak melihat tingkah mereka.. .
"kalo pacaran gak usah dipamerkan, pelukan ditempat umum !! " suara Bryan membuat tyara berhenti tertawa
"aku kan ikutin pak bryan !! "
"kok jadi saya !!"
"emang iya, pak Bryan Dulu yang mencotohkan berpacaran sama itu sipemandu" sinis Tyara
"dia bukan pacar saya"
"Oh ya !!" melirik kearah Bryan
deg !!
"ternyata dia sedekat ini denganku, plis pak Bryan jangan membuat semakin candu" batin tyara
"Dasar murid nakal "
"Yang penting gak kenyataan nakal !! la dari pada bapak tebar pesona !! wllekkk !! menjulurkan lidah ke bryan
"kenapa dia begitu menggemaskan" batin Bryan
tyara kembali kerombonganya, Bryan melototi tyara yang masih memandanginya dengan senyuman manis dibibirnya..
"dasar anak itu" geram Bryan
dorr !!!
"Yasmin !! " teriak Bryan
"ya maaf, habisnya kamu liatin siapa si? gitu amat"
"murid muridku"
"Bryan aku senang Lo, bisa bertemu kamu lagi" ucap Yasmin duduk didekat Bryan
"kenapa kamu bisa tau, kalo aku kemari?"
"aku diberikan tugas, untuk mendalingi para murid dari SMA sekolah kamu, jadi aku langsung mengiyakan saja, sudah lama tidak bertemu kamu rindu juga"
"Oo" singkat Bryan, netranya masih mengawasi tyara
"gimana kuliah kamu? "
"sebentar lagi aku rampung"
"wwiih, selamat ya" Yasmin mentap heran Bryan
"Hhmmm" namun matanya awas ketyara
"kamu menyukai gadis cantik itu Bryan? " selidik Yasmin
"bukan urusan kamu" kerus byran
"oke oke, ayo kita bagikan makan siang Hanis itu lanjutkan flaing fox"
"Hhhmmm"
Bryan, pak Asep, dan guru lainya memberikan makan siang kepada murid muridnya,
"makanannya dihabiskan,biar gak pingsan" ucap Bryan memberikan makan siang ke tyara
"siap komandan tampan" goda tyara
Bryan tidak menggubris perkataan tyara, berjalan kembali memberikan makanan kepada murid lainya..
kebanyakam dari mereka meminta foto dengan Bryan, liat melihat itu mempercepat makananya seperti kesetanan..
"tyara, kamu kenapa ih" ucap renata
"lihat itu !! " geram tyara
"kan udah dibilangin, kalo mencintai pria yang gantengnya gak keringan harus menerima sekuensinya" ucap Luna sok dewasa
"sok kamu !! menjitak Luna
"sakit tau, rasakan kini" mencubit lengan tyara
"Luna !! tyara !! bisakah kalian tenang !! bentak salah satu guru
"iya Bu guru " ucap tyara dan Luna serentak
mereka menghabiskan makananya, melanjutkan lagi bepertualang..
"ren, aku capek " nafasnya terasa ngos ngosan
"bentar lagi sampai" ucap Renata
"boleh tidak aku istirahat sebentar" keluh tyara
"anak mami !! udah ayok aku gendong" ucap farel
"tapi"
"udah gak pa pa tyara, Gendong aja kak" ucap Luna
farel segera menggendong tyara, berjalan menuju tempat flaying fox, Bryan berdiri didepan farel..
"turunkan tyara !! " ucap Bryan dengan tatapan tidak suka
"kenapa pak? kasian tyara dia kelelahan"
"turunkan aku aja kak" ucap tyara lemah
"Dasar lemah" sinis Bryan
"kak farel !! ditunggu pak Asep !! teriak salah satu murid
farel meninggalkan tyara dan Bryan, Bryan menatap tajam tyara..
"jadi anak jangan lemah, berjalan begitu saja manja"
"aku capek sekali pak" muka tyara sangat lesu
tiba tiba tyara kehilangan keseimbangan, Bryan nampak panik tapi tidak dilihatkan ketyara..
"tyara is oke" maju mencoba memegang lengan tangan tyara
"pak, aku pengen istirahat dulu, capek sekali" keluh tyara
"ayo aku gendong"
"tapi pak,tadi bapak memarahi farel"
"aku guru kamu tyara, berhak melindungimu"
"so sweet " lirih tyara
knapa sandra malah menghabiskan jus sirsak....
hayo author'a kurang fokus niiihhhh....
maaf hanya koreksi thor...
sekali lg maaf,,,soal'a bnyk bgt yg sering salah swbut nama...
Jujur saya KECEWA BANGETT SAMA ATHOR 😭😭😭😭😭😭