NovelToon NovelToon
BHUMI AYU

BHUMI AYU

Status: tamat
Genre:Cinta Seiring Waktu / Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / Tamat
Popularitas:262k
Nilai: 5
Nama Author: santy puji

Ayu Lestari, gadis cantik yang ditinggal menikah oleh kekasihnya saat ini sadar kenapa pacaran dilarang, dan ia menyadari jika memang pacaran hanya membuang waktu dan tidak bermanfaat sama sekali, bahkan membuat pikirannya kacau.

Perlahan Ayu mulai memperbaiki diri. Hijrah menuju hal yang lebih baik, belajar tentang bagaimana cara menyalurkan fitrahnya sesuai dengan syari'at. Apakah Ayu akan menemukan pasangan yang tepat?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon santy puji, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Terkejut

Karena tidak ada persiapan sama sekali, akhirnya pak Harun dan bu Fatimah hanya menjamu seadanya keluarga Bhumi. Keduanya juga menawarkan untuk menginap saja di rumahnya, kebetulan juga tidak ada Ayu. Jika bersedia pak Harun akan menghubungi pak Rt setempat untuk meminta izin.

Keluarga Bhumi tidak menolak dengan niat baik keluarga Ayu, padahal bisa saja mereka menginap di hotel atau menginap di rumah orangtua Mira.

Bu Fatimah mengantarkan calon besannya bunda Siska beserta Nia dan anaknya tidur di kamar Ayu, sedangkan untuk yang laki-laki  Bhumi dan Arjuna tak apalah tidur di ruang keluarga menggunakan kasur lantai.

"Mohon maaf sekali, hanya seadanya seperti ini," ucap pak Harun pada keluarga Bhumi.

"Nggak apa-apa pak, kami juga biasa sederhana," ucap Bunda Siska. Justru bunda Siska senang dengan suasana kampung yang seperti ini, mengingatkannya saat waktu kecil dulu, jika keluarga besar sedang berkumpul pasti ada saja yang tidur di ruang keluarga.

Bu Fatimah bergegas ke dapur, membuatkan makanan seadanya juga, untung saja ada stok sayuran. Bunda Siska juga ikut ke dapur, membantu calon besannya sambil mengenal lebih dekat.

"Bu, sudah biar saya saja," ucap Bu Fatimah. Bunda Siska tersenyum semringah, hanya membantu memasak baginya bukanlah perkara sulit.

"Nggak apa-apa bu, biar kita lebih dekat," ucap Bunda Siska. Sambil membantu memasak bunda Siska bercerita perihal Bhumi yang tiba-tiba saja ingin melamar gadis. Hal ini juga membuat bu Fatimah terkejut hingga tidak sempat mempersiapkan semuanya. Keduanya mengobrol seperti sudah akrab saja.

"Nanti kalau mereka sudah menikah, titip Bhumi ya Bu, insyaallah dia bisa bertanggungjawab seperti ayahnya," ucap Bunda Siska. Bu Fatimah lalu menanggapi dengan sebuah pesan juga, kasihi dan sayangi Ayu kelak nanti jika menjadi istri Bhumi. Bu Fatimah berharap kelak keluarga Bhumi bisa memperlakukan putri semata wayangnya dengan baik seperti dirinya dan suaminya mencintai Ayu sepenuh hati.

"Pastinya Bu, saya juga mengalami menjadi menantu, jadi hal-hal buruk apa yang dirasakan menantu saya sangat paham, dan berkomitmen untuk tidak melakukan hal buruk itu, saya akan anggap Ayu seperti anak kandung sendiri, Alhamdulillah Nia dengan saya selama ini baik-baik saja," ungkap bunda Siska.

Bu Fatimah merasa lega, karena ia juga merasakan jika calon mertua Ayu itu terlihat sangat baik. Harapan seorang ibu untuk anak perempuannya yaitu kebahagiaan.

Selesai memasak keduanya menghidangkan masakannya ke ruang keluarga. Pak Harun sekali lagi meminta maaf karena hanya bisa menyuguhkan makanan seadanya, terlebih lagi malah bunda Siska juga ikut membantu memasak dan menghidangkan.

"Nggak apa-apa pak, kan begini justru malah enak, seperti sudah lama mengenal, keluarga Ayu saja sangat baik, apalagi anak gadisnya nanti, sudah nggak sabar saya ingin ketemu Ayu di Bandung nanti," kata bunda Siska antusias.

Keluarga Bhumi menikmati malam yang sejuk di rumah Ayu, selesai makan malam dan berbincang-bincang, mereka bersiap untuk istirahat karena esok pagi akan bersilaturahmi ke rumah orangtua Mira.

Bu Fatimah dan pak Harun kembali dikejutkan dengan ucapan Bunda Siska jika saudaranya itu adalah Mira yang beberapa bulan yang lalu menikah dengan mantan kekasih Ayu. Namun keduanya percaya semua ini bukanlah hal kebetulan, tapi memang sudah takdir.

☘️☘️☘️

Ajeng mencubit kedua pipi Ayu dengan gemasnya, ia gemas juga karena Ayu tidak bercerita jika Bhumi akan melamarnya, penasaran kapan keduanya dekat, padahal selama ini Ayu tidak kemana-mana, berdua terus dengannya.

"Bisa bisanya ada yang disembunyikan dari sahabat sendiri," sindir Ajeng sambil melirik Ayu.

"Mana ada, beli daleman baru saja aku cerita, apalagi hati yang baru, sumpeh, itu di luar dugaanku, boleh deh tanyakan sendiri sama calon suamimu, bila perlu ke mas Bhumi sekalian," ucap Ayu meyakinkan sahabatnya jika dirinya juga terkejut dengan kedatangan Bhumi ke rumahnya.

Ajeng tersenyum lalu memeluk Ayu, "Iya aku percaya, tapi kamu seneng kan dilamar pak Bhum Bhum itu, ganteng tahu."

"His, sudah punya calon suami, jangan puji lelaki lain," celetuk Ayu. Ajeng tergelak, lalu meledek Ayu jika sedang cemburu.

"Terus kapan kalian akan menikah?"

Ayu mengendikan bahu, ia berniat besok akan menelfon orangtuanya untuk menanyakan kelanjutan dari lamaran ini. Malam ini yang terpenting adalah jawabannya menerima mas Bhumi atau tidak, untuk kelanjutannya pasti sedang dibicarakan kedua keluarga.

"Pasti nggak bakal lama, pak Bhumi sudah matang, sama kaya mas Ilham, pasti ya rencana menikah pasti dalam waktu dekat, Yu. Mau nggak kalau begitu?"

Ayu mengangguk, "Mau dong, nanti skripsian ada yang bantu."

Ajeng terkekeh, sedang bahas pernikahan malah melenceng ke skripsian. Memang yah otak mahasiswa tingkat akhir isinya ya skripsi dan skripsi tidak ada yang lain.

"Jodoh tuh menakjubkan ya, Jeng," ucap Ayu sambil mesem manis.

"Kalau tahu akan digantikan dengan lelaki baik, nggak bakalan kan nangis guling-guling kemarin waktu ditinggal nikah," ledek Ajeng yang langsung mendapat cubitan dari Ayu.

"Kan semua berproses."

"Aku nggak bisa membayangkan mantan kamu kalau tahu kamu nanti akan jadi bagian dari keluarga dia."

"Ya jangan dibayangkan, nantinya juga kita tinggal di kota yang berbeda."

"Pokoknya kalau ada apa-apa jangan takut Yu, lawan."

Ayu mengangguk sambil menguap, ia sudah mengantuk. Berharap terlelap diiringi mimpi indah. Mengetahui sahabatnya itu sepertinya sudah mengantuk, Ajeng menyuruh Ayu untuk tidur saja, tugas kuliah bisa dilanjutkan besok saja. Begitu pula dengan Ajeng, ia harus menjaga kesehatannya karena seminggu lagi akan menikah.

☘️☘️☘️

Pagi harinya setelah sarapan Bhumi dan keluarganya pamit ke rumah saudaranya, sekaligus pamit pulang, mereka akan kembali lagi bulan depan untuk membicarakan perihal tanggal pernikahan. Bulan depan Ayu juga akan diajak untuk bermusyawarah mengenai kapan dan apa saja yang dibutuhkan saat pernikahan nanti.

Di mobil bunda Siska memuji keramahan dan kebaikan keluarga Ayu, ia yakin Ayu juga tidak jauh berbeda dari kedua orangtuanya.

Karena jarak antara rumah Ayu dan rumah Mira tidak jauh, mereka kini sudah sampai di depan rumah orangtua Mira yang merupakan sepupu bunda Siska.

Keluarga Bhumi disambut hangat oleh Hadi, ayah Mira. Suara tangisan bayi begitu nyaring saat mereka memasuki ruang tamu, ternyata bayi mungil anak dari Mira dan Harsa baru selesai dimandikan. Harsa dan Mira dan bu Tami berjabat tangan dengan keluarga Bhumi. Mira kembali lagi ke kamar, sedangkan Harsa duduk ikut menemani mertuanya di ruang tamu.

"Kenapa sih mendadak banget ngasih kabarnya?" tanya bu Tami pada Bunda Siska.

"Bhumi juga minta lamarannya mendadak nih," jawab Bunda Siska. 

"Bisa pas banget yah dapat jodoh orang dekat sini, siapa sih? kemarin belum cerita lhoo," tanya bu Tami penasaran. Gadis yang manakah yang sudah meluluhkan hati Bhumi.

"Namanya Ayu, anaknya pak Harun itu lhoo," jawab bunda Siska. Bu Tami melirik ke arah menantunya, pernah mendengar gosip jika sebelum menikah dengan putrinya, menantunya itu sempat menjalin hubungan cukup lama dengan Ayu si gadis cantik yang cukup terkenal pintar di desa sebelah.

Mendengar nama Ayu disebut, Harsa langsung salah tingkah, ia terkejut kenapa harus Ayu yang ia cintai yang akan menikah dengan laki-laki yang kini duduk di sebelahnya.

Mira juga ikut terkejut, mendengar dari ruang tamu ketika nama Ayu disebut. Ia lalu memanggil suaminya pura-pura meminta bantuan. Harsa pamit menemui istrinya. Mira yang sedang memakaikan baju anaknya di kamar depan melirik suaminya dengan tajam.

"Sainganmu Bhumi, laki-laki hebat, jadi urungkan usaha kamu bisa kembali lagi dengan wanita itu," ucap Mira lirih namun ketus.

*Bersambung*

.

.

.

.

.

.

.

.

Ayu : Pertemuan jodoh itu terkadang menakjubkan ya Jeng.

Ajeng : Kalau tahu akan digantikan dengan lelaki baik, nggak bakalan kan nangis guling-guling kemarin waktu ditinggal nikah.

Ayu : Itu aku menirukan emak otor waktu di tinggal nikah begitu juga

Author : Heh, jangan bawa bawa otor dong, buntutnya udah dua nih🤣 sekarang udah ga guling guling di lantai lagi, tapi udah jadi bantal guling paijo🤭🤭🤭

1
Vivo Blue
Luar biasa
RithaMartinE
luar biasa
mbak i
Ngadi Adi kamu Mak🤣🤣🤣
mbak i
ah legaaaa,,,kirain mas dosen🤣🤣🤣🤣
mbak i
nggak tahu kalau Mak San ada nopel baru,,,nggak ada notif😥
imhe devangana
thor melelh aku baca part ini.semoga dpt jg jodoh sprti bhumi atau ilham,Aamiin
ehh jd halu 🤭
imhe devangana
ngk segitu jg ajeng postur tubuh nya sprti papan tulis 🤣🤣🤣
imhe devangana
blokir aja nomornya ayu, itu lbh baik dr pd di teror terus sm si mantan.
Maaaaaak"utun"..nie🍉
🤣🤣🤣😁😁
Maaaaaak"utun"..nie🍉
😢😢😢🤣🤣🤣
Maryana Fiqa
keren mba Santy 👍👍👍
☠☀💦Adnda🌽💫
lagi seru ko tamat aj see Mak San ..masih pengin tau kehidupan mereka stlh menikah
☠☀💦Adnda🌽💫
kenapa nggak langsung dijawab yu ....bukannya kamu udah ada calon ,kenapa nggak ngomong aj
☠☀💦Adnda🌽💫
beda y kalo udah mahasiswa yg dilamar yg ngelamar dosen pula 😁
☠☀💦Adnda🌽💫
nggak usah dengerin rayuan gombal Harsa yu ....inget kenyataanya aj karena dia suami orang titik jngn pke koma LG 🤭
☠☀💦Adnda🌽💫
keren msk San dua nama orang digabungin JD bhumi & ayu ....
Hap£!π
ceritamu bagus thoorr, singkat padat, ringan, konyol, informatif dan tata bahasa yg bs membawa pembaca masuk dlm crt
Fitriana
👍👍👍👍💪💪💪
ᴹᴮ☣️❤cintaRita️.HS .༄༅⃟𝐐
🤭🤣🤣🤣🤣🤣
ᴹᴮ☣️❤cintaRita️.HS .༄༅⃟𝐐
betuull Mak...beras dan teman temannya lebih utama😘😘
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!