NovelToon NovelToon
Rumah Warisan

Rumah Warisan

Status: tamat
Genre:Spiritual / Horor / Tamat
Popularitas:27.2k
Nilai: 5
Nama Author: Mufid Kurniawan

Serangkaian konflik, cinta, sisi gelap, konfrontasi, ego dan di bumbui dengan beberapa misteri yang pelan tapi pasti terkelupas perlahan dengan balutan horor kejawen (jawa kuno) yang cukup kental. semua berpadu dalam satu mahakarya.

Sinopsis :

Di suatu desa..hiduplah seorang nenek tua yang cukup kaya raya. Ia mempunyai 6 orang anak. Anak yang di besarkan olehnya seorang diri sebagai seorang janda. Enam orang anak yang di besarkan olehnya dengan penuh kasih sayang. Enam anak itulah yang juga memulai konflik antara sesama saudaranya sendiri. Puncaknya adalah ketika sang nenek tiba-tiba meninggal dunia.

Disini semua tragedi itu berawal. Teror kasat mata dan yang tak kasat mata mulai menghantui semua yang sedang tinggal di rumah peninggalannya. Satu...persatu.... Mereka semua punya satu tujuan yang sama! 6 orang iblis bertopeng manusia!

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mufid Kurniawan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Wohing Pakarti!

Satu malam sudah berlalu, kericuhan yang tak biasa nampak di salah satu kebun belakang milik warga. Dengan menerobos becaknya tanah yang bercampur lumpur, para warga mencoba merangsek ke dalam kerumunan. Mencari tahu apa yang telah terjadi.

Rupanya keributan di pagi hari itu di sebabkan oleh tew*snya empat sapi milik salah satu warga. Bukan di mangsa hewan buas ataupun maling yang mencoba peruntungannya, menurut mereka, hewan itu tew*s dengan cara yang cukup janggal.

Ikhwan dan putri yang baru saja datang pun sedikit terkejut. Terlihat Ikhwan yang masih mengenakan sarung dan juga putri yang masih memegang erat spatula memasaknya. mereka memperhatikan aneh hewan ternak yang sudah tak bernyawa itu. Terlihat dua buah lubang seukuran paku besar berbekas di leher keempat sapi berukuran dewasa itu. Menurut keterangan sang pemilik yang bernama pak Har, ia sedikitpun tak menemukan ada ceceran darah atau jejak manusia yang terlihat di sekeliling kandang sapi miliknya sewaktu pertama kali menemukan ternaknya sudah tergolek kaku. Bahkan menurutnya juga, darah keempat sapinya itu juga sudah kering tak tersisa sedikitpun.

Letak rumah yang saling berdekatan membuat kabar cepat menyebar. kerumunan warga yang sebenarnya hanya sekitaran daerah itu saja, mereka sudah bejibun memenuhi sesak situasi tersebut.

Kerumunan warga mulai menguarkan desas-desus kabar angin. Beberapa dari mereka juga pernah menyaksikan adanya keranda terbang yang di sekeliling rumah mereka. Ikhwan yang sekilas mendengar itu seketika teringat lusa yang lalu tatkala ia juga dengan mata kepalanya sendiri menyaksikan fenomena tersebut.

"Ia pak jok, aku lihat dengan mata kepalaku sendiri! Keranda itu seperti terbang mengelilingi rumahku. Hiii... suaranya itu lho pak, ngeri." Ujar salah satu warga.

"Aku malah tadi malem pak min, waktu aku lagi boker manja di kali belakang, aku kaget banget pak min, seumur-umur aku baru lihat ada keranda bisa terbang sendiri seperti ada yang mengangkat dan goyang-goyang. Beruntung aku nggak kenapa-kenapa." Tanggap salah satu warga menimpali.

"Apa menurutmu ini ulah keranda itu ya din?" Ujar salah satu warga yang lain.

"Embuhlah ji, (entahlah ji,) belum selesai dengan teror si lestari yang suka iseng, ini lagi..ada keranda terbang yang suka ngisep-ngisep. Haduh!" Jawab salah seorang warga membuat mereka sedikit berpikir keras.

"Semua akan berakhir ketika sudah saatnya. Kita atau siapapun tidak bisa memilih jalan takdir sendiri, kita hanya bisa menjalaninya meskipun tidak menyukainya. manungso iku amung ngunduh wohing pakarti." Jawab Ikhwan tiba-tiba, seketika memecah pandangan bapak-bapak itu.

Mereka menatap heran dengan Ikhwan. Lelaki itu paham jika perkataannya terlalu frontal dan sukar di pahami. Ia pun tersenyum dan segera berbalik menyusul istrinya yang sudah pergi pulang terlebih dahulu. meninggalkan kerumunan bapak-bapak yang sedang asik memandangi punggungnya dengan wajah pias.

"Dasar wong gendeng!" ketus bapak-bapak itu menggerutu.

...****************...

Di depan rumah reot berdindingkan bambu, nenek-nenek itu sedang melakukan rutinitas tiap paginya. Dengan langkah yang sudah tak lagi bugar, ia menyapu jalan depan rumahnya yang kotor akibat daun-daun kering yang rontok tersapu hujan. Entah mengapa hari ini ia merasa hatinya begitu bahagia.

Srakk..srakk..srakk...

"Kemanaaaa...kemanaaaa..kemanaa.. ku harus mencari kemana.. huo..huo.. kekasih tercinta..ah ah asekk.." senandungnya dengan riang sembari terus menyapu dengan sapu lidi. Hingga tak sengaja,

"Lho apa yo ini?" Mata mbok tunem terpaku tatkala melihat ceceran beras kuning yang cukup banyak. Ia dengan rasa penasaran yang memuncak mencoba menelusuri asal muasal dari beras kuning tersebut. Dengan langkah kaki perlahan ia mengikuti arah darimana datangnya beras itu.

"Aneh! Pasti ada yang iseng ini! Kurang ajar sama orang tua! Bikin repot saja!" Gerutu mbok tunem yang ternyata kembali ke depan halaman lagi.

Beras kuning itu seakan memutari rumahnya sendiri dan konyolnya mbok tunem malah mengikutinya. Mbok tunem merasa telah di kerjai oleh seseorang. Ia pun segera bergegas masuk kembali ke dalam rumah karena panas sudah mulai menerangi dedaunan basah sisa hujan semalam.

Di dalam rumah itu, mbok tunem hanya tinggal sendiri. Dengan langkah yang perlahan ia menuju ke dapurnya. Rumah sederhana itu hanya terdiri dari dua sekat yaitu kamar tidurnya yang jadi satu berada di area dapur dan ruangan satu lagi sebagai ruang tamu. Jadi bagian dapur dan pintu depan hanya berbanding lurus saja dan hanya di tutupi korden biru lusuh sebagai pembatas.

Di depan tungku sederhana, ia menjejalkan kayu-kayu kering yang akan ia gunakan untuk menanak nasi sekaligus memasak untuk dirinya sendiri. Panci yang gosong di bagian bawahnya sudah di letakkan di atas api yang mulai lamat-lamat berkobar. Ia segera meracik bumbu dan juga membersihkan beberapa alat makan. Ia memasak dengan perasaan hati yang senang.

"Ini si putri pasti suka, sudah lama 'kan aku nggak buatin dia soto ayam ala mbok tunem. Hehehe.. huffftttt..Seandainya saja, lestari masih hidup.." perlahan aktivitas mbok tunem berhenti. Tangannya gemetaran, nafasnya mulai sesenggukan. Mata tuanya yang sudah di penuhi keriput mulai menatap nanar. Ia terbawa hanyut kembali.

"Seandainya simbok tahu lebih awal nduk..hiks..hikss..hikss..."

.

.

.

.

.

Bersambung..

1
💞
apa yg bkin bulu kuduk putri merinding Thor.
gmana penampakan rumah nenek nyaa, huhuhu.
lnjut dong thorrrr
💞
cerita nya keren loh, di bkin penasaran banget sama jalan ceritanya 😱😱😱
Sekar Sekar
author nya lgi nyari inspirasi 😁👍..
lnjut thor .. bnyak yg nggu nih
ttp semangattt💪💪💪
ghina amd
authornya kemana sih?
Yuli Eka Puji R
ini sebenernya novel ceritanya smo di sni apa msh lanjut ya
Yuli Eka Puji R
klo pke daster model saringan tahu mbok ya di saat sm suami dong put bukan malah buat keluar pintu klo dah kaya begitu mau nyalahin siapa
Ciaaaaa_sasaa🌻
Kak author knpa gk up lagi??? gntung bngt kak☺
Yuli Eka Puji R
walahh hamil sampe tahunan anak jin apa anak menungso 😳😳
Yuli Eka Puji R
judulnya rumah warisan tp isinya kaya sinetron azab wes ga nyambung blas
Yuli Eka Puji R
bulu matanya yg lentik bukan matanya
Yuli Eka Puji R
menantu durhaka kali ya kok mertua durhaka
Yuli Eka Puji R
weehhhh.... di baab sebelumnya usia pernikahan 1,5thn masa anaknya juga 1,5thn juga emang pas nikah hbs lahiran apa gimana thor tlong di koreksi biar cerita fiksinya biar kaya nyata biar lebih bagus lg
Yuli Eka Puji R
keren amat tu bayi bs di atas plafon🤣😂
Yuli Eka Puji R
orang susah aja sok sokan di pempesin anaknya aq yg punya penghasilan aja klo ga mau pergi ga sy pempesin anakku🤧🤧
Mafisa Slowrock
lama sekali up nya Thor....sudah penasaran nih
Nur Yanah
ko lama banget author up ny???
Rahma Amma
KK author,kapan up nya???
Tety Novianty
thor ko llllaaammmaa
Tety Novianty: hmm pantas, smoga cepet up ya
total 2 replies
Tety Novianty
kirain udah up, akh kacau
Ciaaaaa_sasaa🌻
Knpa gk up lgi kak😥 Semangat kak Author❤
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!