NovelToon NovelToon
GARA [Perjuangan Cinta]

GARA [Perjuangan Cinta]

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Cinta Terlarang / Percintaan Konglomerat / Teen Angst
Popularitas:12.3k
Nilai: 5
Nama Author: linsi putri

Bercerita tentang hubungan percintaan antara Galih dan Asmara. Sebuah kisah cinta yang dipenuhi dengan berbagai lika-liku kehidupan.

Senang, sedih, air mata serta trauma yang begitu kelam. Keduanya saling jatuh cinta secara instan, namun seiring berjalannya waktu kejadian tak diinginkan pun terjadi.

Hingga mereka dihadapkan pada suatu pilihan, BERTAHAN atau BERAKHIR.

Akankah Asmara dan Galih dapat mempertahankan hubungannya sampai akhir?

Atau Mala berakhir dengan tragis?

yuk baca dan simak kisahnya sampai akhir ya😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon linsi putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Perasaan

...☘️HAPPY READING☘️...

...----------------...

Galih hanya menatap wajah gadis itu dengan raut wajah datar tanpa ekspresi.

Nara tersenyum, hingga terlihat lesung dikedua pipinya. Ia juga memiliki mata besar serta bulu mata yang sangat lentik, tulang hidung yang tinggi dan mancung, bibirnya mungil persis seperti bibir Asmara. Mendadak membuat Galih jadi teringat dengan kekasihnya. Tanpa sadar Galih terus meneliti wajah gadis yang ada dihadapannya itu.

"Segitu cantiknya ya, sampai lo gak kedip natap gue?" tanya Gadis itu dengan tawa terselip diujung kalimatnya.

Seketika Galih tersadar, namun tetap berusaha agar tak terlihat salah tingkah. Ia berdehem sebelum akhirnya membuka suara.

"Resek lo," Tanpa rasa belas kasihan Galih mendorong Nara sampai hampir tersuruk kelantai. Untung saja dengan sigap gadis itu langsung berpegangan dengan rak yang ada disana.

Normalnya gadis lain akan marah setelah diperlakukan kasar, namun itu tak berlaku pada Nara. Gadis itu mala tertawa dan merasa lucu atas perlakuan yang diterimanya. Semakin ia ditolak sekeras itu juga ia akan berusaha.

Gadis itu berlari kecil untuk menyusul Galih yang telah lebih dulu berlalu.

Galih berdecak, saat sampai diluar langsung disambut oleh hujan yang turun entah sejak kapan. Seandainya ia tadi lebih cepat pasti tak akan sampai terjebak ditempat ini. Hari masih terlalu pagi untuk pemuda itu berbasah-basahan, jadi ia memutuskan untuk menunggu hujan sedikit lebih reda agar ia tak basah kuyup jika harus berlari kesebrang jalan tepat dimana mobilnya terparkir.

"Makasih,"

Galih menyergitkan kening, saat tiba-tiba mendengar suara wanita dari arah belakangnya. Tanpa perlu menoleh ia tentu tahu jika itu pasti suara dari seorang gadis gila yang ia temui saat didalam minimarket tadi.

Bagaimana Galih tak menyebutnya gila, jika gadis itu secara terang-terangan memperkenalkan diri sambil menyatakan perasaannya.

"Mau barengan?" Gadis itu membuka payung hingga terbuka lebar. Lalu menatap wajah Galih lekat-lekat. "Mau gak?" Ajaknya lagi sambil menaik-turunkan kedua alisnya.

Galih memilih bungkam, ia sudah sangat jengah dengan gadis yang bernama Nara itu. Tanpa mengalihkan pandangan, matanya terus menatap kesebrang jalan dimana mobil mewahnya terguyur hujan.

"Lo emang juara klo suruh cuekin orang,"

Lagi-lagi Galih mendengar suara tawanya. Sangat terdengar renyah ditelinga, Nara mengacungkan ibu jarinya tepat diwajah Galih. Membuat pemuda itu bingung. Apakah itu sebuah pujian?

Cukup lama keduanya berdiri disana, hingga Galih merasa kakinya terasa kebas.

"Duduk situ yuk?" Tanpa aba-aba Nara menarik lengan Galih yang menganggur, kemudian mendudukkan bokong pemuda itu disatu-satunya kursi kosong yang ada disana.

Galih tak bisa menahan kekesalan lagi, ia menyentak tangan kurus gadis itu dari lengannya.

"Gak usah sok akrab, kita gak kenal!!" Galih melotot pada gadis cantik dihadapannya. Memang seperti inilah sosok Galih yang sebenarnya, sikap lemah lembutnya hanya berlaku pada Asmara.

Nara mengerjakan matanya beberapa kali, kemudian tersenyum.

"Gue kenal lo,"

"Tapi gue gak kenal sama lo!" tunjuk Galih tepat pada wajah Nara. Berharap gadis gila itu tak mengganggunya lagi.

Namun yang terjadi diluar dugaan, Nara tiba-tiba mengulum jari telunjuk milik Galih.

Jangan tanyakan bagaimana ekspresi Galih, jelas ia sangat terkejut. Asmara saja tak pernah melakukan itu, namun Nara...

.

.

.

Ditempat lain, Asmara baru terbangun dari tidurnya. Tirai kamar sudah terbuka lebar hingga terlihatlah pemandangan yang ada di luar jendela kaca besar dikamarnya. Banyak pepohonan dan lapangan hijau nan luas terpampang jelas disana. Lapangan yang bias digunakan mamanya untuk bermain golf.

"Pagi sayang,"

Mendengar suara yang tak asing, membuat gadis itu menoleh dan menemukan sosok yang sangat dikenalnya.

"Pagi Tante," jawab Asmara pada Maya. Gadis itu mengulas senyum walau dengan terpaksa.

Maya terkekeh, ia sudah sangat mengenal bagaimana Asmara. Jadi sekecil apapun perubahan yang terjadi pada gadis itu, pasti ia langsung menyadarinya.

"Belum ilang ni ngambeknya?" ucapnya dengan menggoda. Maya berjalan mendekat seraya membawa nampan berisi segelas susu dan dua potong sandwich.

Asmara menyeringai, kemudian merentangkan tangannya. Maya yang mengerti pun langsung paham. Ia mendekap gadis itu dalam pelukannya setelah meletakkan nampan dengan sempurna diatas nakas.

"Kamu emang gak kangen sama pacar kamu?" Maya memulai obrolan setelah pelukan keduanya terlepas.

"Kangen, kangen banget..," cicit Asmara sembari membayangkan wajah kekasih tercintanya. Sejujurnya ia merasa sedih saat harus meninggalkan Galih malam itu, namun bagaimana pun rasa sakit hatinya juga perlu diobati. Asmara hanya takut jika ia akan melampiaskan amarahnya pada Galih yang jelas tak tahu apa-apa.

Semua ini karena Riri. Gadis tengil itu harus mendapatkan balasan setimpal suatu saat nanti. Asmara janji itu, janji yang ia buat pada dirinya sendiri.

"Terus kenapa pulangnya cepet? biasanya klo Tante gak hubungi aja susah banget pulangnya," Maya mencoba mengoreksi permasalahan yang menimpa gadis kecilnya, ia sungguh penasaran hal apa yang membuat Asmara sampai bertingkah seperti ini. Mengurung diri dikamar tanpa mau bertemu bahkan berbicara pada siapapun, kecuali Maya.

Asmara menggeleng, ia tak ingin Maya tahu permasalahannya. Cukup dia yang tahu dan takkan membaginya dengan siapapun.

"Besok aku pergi," jawab Asmara pelan. "Pergi kerumah Galih," sambungnya kemudian.

Maya tersenyum, walau jawaban Asmara tak memuaskan hatinya. Namun ia mencoba memaklumi, setidaknya gadis kecilnya itu tidak mengurung diri lagi dikamar.

"Ok,"

Asmara mulai mengunyah sandwich yang dibawah Maya dan disusul oleh susu putih kesukaannya. Menghabiskannya hingga tandas tak bersisa.

"Kelihatan banget yang gak makan dua hari," celetuk Maya yang membuat Asmara terkikik malu-malu lalu menyembunyikan wajahnya dibalik telapak tangan.

Maya terkekeh, Asmara menggemaskan. Gadis itu bertingkah sesuai usianya. Namun mengingat gaya pacarannya membuat tawanya meredup seketika.

"Galih apa kabar?"

"Baik,"

"Galih baik gak sama Ara?"

"Baik,"

"Seberapa baik?"

"Galih selalu baik sama Ara, Galih gak pernah nyakitin Ara," ucap Asmara apa adanya. seketika bibirnya tertarik keatas, membayangkan sikap Galih yang selama ini selalu manja terhadapnya.

Siapapun dapat melihat binar kebahagiaan yang terpancar dimata Asmara, namun itu semakin membuat perasaan Maya kadang tak menentu.

"Galih gak pernah ngapa-ngapain Ara kan?"

setelah ucapan itu berakhir, saat itu juga Asmara menatap serius kearah kepala pelayan mamanya.

"Maksud Tante apa?!" ekspresi Asmara berubah total. Tak terdengar ramah sedikitpun mala terkesan menantang. Ia paling tak suka saat orang lain mulai memandang lain tentang Galih.

Melihat bagaimana perubahan Asmara, membuat Maya salah tingkah. Ia bangkit dari ranjang sambil membawa nampan yang berisi gelas dan piring kosong kemudian berlalu begitu saja tanpa sepatah kata pun.

"Galih cinta mati sama gue, jadi gak mungkin dia berani ngapa-ngapain gue!!" geram Asmara sembari meremas tangannya sendiri. Matanya menyorot kearah pintu yang sempat digunakan Maya.

Dengan perasaan kesal Asmara bangkit dari ranjang, menyambar sebungkus rokok yang ia simpan dibawah lemari lalu berjalan kearah kamar mandi.

Asmara butuh menenangkan diri.

...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...

...Terimakasih sudah bertahan sampai bab ini, jangan lupa tinggalkan jejak ya😊...

...Galih dan Asmara sayang kalian🥰😘😘...

...See you...

1
վմղíα | HV💕
salam kenal Thor mampir juga kecerita ku 👃
Authophille09
lagi kak, kok udh jarang update skrg? padahal kita nungguin motifnya terus
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
lanjut kka, kok jarang bngt up nya, kangen ni🥺
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
makin seru, lanjut kka
NR
iya kak, Alhamdulillah 😊
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
lanjut kka,, 🌹 untukmu biar makin semangat
NR: makasih kak😘
total 1 replies
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
syukurlah asmara sudah siuman
gegechan (ig:@aboutgege_)
bener emang, semua orang punya porsi untuk mendapatkan suatu hal di dunia ini...
semangat terus kak, salam dari ARCTURUS, jangan lupa mampir ya
Lily Flow
tidak ada anak yg ingin terlahir tanpa ayah ataupun ibu
Lily Flow
thor emang ada perut bagian belakang?
kenapa di kasih keterangan perut bagian depan, kan perut emang cuma di depan😃
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
kasian 🐕🐩 dibawa dlm masalah ini☺️🤭

semoga asmara dan galih cepet pulih, ntar sama siapa lagi aku nitip pop ice😁🤭

🌹 untuk author,, semangat sllu kka🤗🤗
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
cepet lanjutt kka, aku kasih dua tangkai 🌹 biar cepet Up yg banyak🤗
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
ini terlalu menyedihkan 😭😭 semoga mereka berdua selamat
A̳̿y̳̿y̳̿a̳̿ C̳̿a̳̿h̳̿y̳̿a̳̿
ajjaakk aku, ni pengen banget ke pasar malem naik bianglala, tapi disini ada pasar malem becek tempatnya, hujan terus, kan ngga lucu klo aku jatuh😱🤭
Aira Lim
kenapa ada bawang disini😭
Aira Lim
biang keladi mah, kamu kali galih🤭
nona er
jadi pengen bikin kentang bola keju mozzarella huaaaa
Nuna_Endah
galih konyol sekali wkwkkw. kaki smpe terpijak pengunjung lain. wkwkkw Awaa pulang nggak dpt imbalan dari asmara..
Nuna_Endah
apa ini kok sensor wkwkw
NR: apa ya, kayanya nen*n🤭😁
total 1 replies
NR
Tau tuh si Galih, persis kaya gada tempat lain aja🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!