Ini kisah seorang dewa yang kembali dari masa lalu untuk satu tujuan yaitu menjadi yang terkuat di alam semesta dan membalas dendam untuk semua orang yang menyakitinya!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Saha_01, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Chapter 22
Saat Flowiy dan yang lainnya keluar dari bangunan Sekolah mereka langsung menuju lapangan dan di sana sudah terdapat banyak sekali orang baik itu murid dan guru wajah mereka sangat hitam dan tertekan semua orang ketakutan dan masih shock dengan kejadian barusan, beberapa gadis bahkan menangis di tanah.
Jumlah orang yang terluka juga tidak sedikit adapun orang yang tidak selamat masih tertinggal dan terjebak didalam sekolah tidak diketahui seperti seorang anak yang ditemukan oleh Flowiy dan yang lain saat akan keluar.
Mata Flowiy menyipit dan seakan-akan mencari seseorang di antara kerumunan itu sampai akhir di menatap kearah seorang gadis muda yang cantik yang sedang berbicara dengan sekolompok murid. Flowiy berjalan menghampiri gadis tersebut dan berkata dengan ramah sambil tersenyum.
"Nona Cailing ternyata ada selamat dan tidak terluka, sukur lah?"
Cailing melihat kearah sumber suara tersebut dan melihat Flowiy yang berbicara sambil tersenyum ramah kearahnya, beberapa murid juga dikagetkan dengan kedatangan Flowiy yang mendadak dan mengambil inisiatif untuk menyapa Cailing dengan ramah di dalam pikiran mereka Flowiy adalah anak orang kaya yang sombong dan sombong tidak memperdulikan rakyat biasa seperti mereka dan Cailing juga berpikir begitu.
Pada akhirnya semua orang yang berbicara dengan Cailing memilih untuk menghindari Cailing dan pergi satu persatu. Mereka teringat dengan kejadian di dalam kantin beberapa waktu lalu, mereka semua tidak ingin terlihat dalam masalah.
Cailing mengangkat kepalanya dan melihat kearah Flowiy dan berbicara dengan acuh tak acuh.
"Aku baik-baik saja, terima kasih untuk ucapannya."
Dengan dingin dia menatap Flowiy dalam kesannya tentang Flowiy dia adalah gadis sombong dan angkuh yang memperlakukan semua dengan rendah mengingat apa yang Dain alami Cailing dengan terang-terangan memperlihatkan ketidak senangnya kepada Flowiy.
Flowiy hanya bisa menghela nafas dan tampak tidak berdaya melihat sikap dingin Cailing kepadanya ini semua karena kesalahan bawahnya yang dengan sembrono menyerang dan menodongkan pistol kearah Dain tanpa ada yang menyuruhnya. tanpa sadar Flowiy melihat kebelakang kearah salah satu pria yang menjadi pengawalnya dengan tajam penuh kebencian.
Melihat tatapan mata Flowiy kearahnya pria itu langsung gemetar ketakutan keringat mulai merembes keluar dari tubuhnya dia sangat ketakutan, dan cepat menunduk kepalanya tidak berani menatap mata Flowiy secara langsung.
Setelah itu Flowiy menarik tatapan dari pria itu lalu dia melihat ke sekeliling Cailing seolah-olah mencari sesuatu.
Sadar dengan gerakan gerik Flowiy yang ane Cailing tidak bisa nahan diri untuk tidak bertanya.
"Apa yang sedang kamu cari?"
Mendengar pertanyaan Cailing Flowiy diam sebentar dan ragu-ragu untuk menjawab, tapi pada akhirnya dia berbicara.
"Saya sedang mencari Dain. apa nona Cailing melihat dia?"
Cailing terkejut saat Flowiy mencari Dain dia tidak tahu ada urusan apa Flowiy ingin menemui adiknya apa Flowiy ingin mengganggu Dain lagi. dengan dingin Cailing berkata.
"Untuk apa kamu mencarinya apakah kamu kurang puas membuat dia menderita."
Mendengar jawaban Cailing yang dingin Flowiy mengerutkan keningnya dan kesabarannya sedikit berkurang dia sudah mencoba sebisa mungkin untuk berperilaku baik kepada Cailing terlepas dari hubungan antara Cailing dan Dain. bisanya Flowiy tidak akan bersikap ramah dan baik kepada orang lain bahkan jika itu orang-orang dari pemerintah dia akan bersikap acuh tak acuh tidak peduli.
Tapi sekarang Cailing hanya orang biasa berani berbicara tidak sopan kepadanya bahkan jika Flowiy tidak terlalu peduli dengan sikap dingin Cailing kepada dia pada awalnya. tapi tetap saja dia masih merasa tidak senang Flowiy sudah mencoba bersikap ramah kepada Cailing tapi ini balasan yang dia terima dari Cailing? Akhirnya Flowiy dengan sedikit emosi berbicara dan menatap langsung mata Cailing.
"Nona Cailing saya tidak akan berbicara omongan kosong dengan anda. saya mencari Dain karena mempunyai bisnis dengan dia."
"Saya harap anda dapat memberitahu saya dimana dia jika tidak....."
Sementara itu di tempat lain didalam sebuah koridor yang gelap dan tampak kacau terdengar langkah kaki yang bergema di seluruh ruangan dan memecahkan keheningan, sesosok bayangan berjalan dengan pelan dan tanpa terburu-buru mendekat tumpukan puing-puing bangunan di salah satu pojok ruangan.
Jika kita memperhatikan lebih teliti kita dapat melihat bahwa seorang terperangkap di sana dan tidak sadarkan diri kondisi orang tersebut cukup parah beberapa bagian tubuhnya lecet-lecet dan berdarah tapi yang paling memprihatinkan adalah wajahnya yang tidak dapat dikenali!
Dari mulut hingga pipinya sudah bengkak dan lebam-lebam beberapa giginya juga telah copot hanya memperlihatkan rahang yang terbuka yang terus mengeluarkan darah dari mulutnya hidung yang patah juga sama buruknya, hanya nafas yang lambat dan pelan yang masih menandakan bahwa orang ini masih hidup dan tidak mati.
"Sial, gadis itu benar-benar kejam dan berhati dingin."
"Sampai-sampai membuat orang ini. menjadi seperti ini?"
Sosok bayangan tersebut berbicara dan melihat orang dihadapannya dengan kasihan tapi didalam sorotan matanya tidak terdapat empati sedikitpun melainkan rasa dingin dan acuh tak acuh yang menusuk tulang.
"Sebaiknya aku cepat menyelesaikan ini kalau tidak kak akan mencari ku."
Sosok itu berbicara lalu dia mengangkat kakinya tanpa berpikir panjang dia langsung mengarahkan tendangan kearah kepala orang yang sedang berbaring di sana dengan kuat!
Bang!.....
"Ahhh!......."
Terdengar suara buk yang keras disertai jeritan yang histeris dari orang yang terkapar di bawah rasa sakit seperti ditusuk ribuan jarum mulai merembes ke dalam kepala orang itu karena rasa sakit yang intens dan kuat membuat orang tersebut langsung sadar dari pingsannya. Setelah rasa sakit di kepalanya mulai meredakan di melihat kearah depan pandang sedikit kabur dan bingung tentang apa yang baru menghantam kepalanya beberapa waktu lalu Dian meninju muka dia itu membuat wajahnya sakit dan gigi dia copot dan tak berselang lama seorang gadis cantik dari keluarga bangsawan tiba-tiba datang Tom awal ingin meminta gadis itu untuk membantu dia keluar dari sini.
Tapi Tom tidak pernah menyangka bahwa gadis itu langsung menendang wajahnya tanpa banyak pikir bahakan Tom sendiri tidak tahu kesalahan apa yang membuat gadis itu marah sampai-sampai di ingin menendang Tom dengan sangat kuat Tom bahkan sampai dibuat pingsan olehnya.
Dan sekarang dia dibangunkan dengan rasa sakit yang menusuk kepalanya Tom sendiri tidak tahu benda apa yang jatuh di atas kepala dia. kenapa hari ini banyak kejadian yang sangat menyakitkan menimpa Wajah dan kepalanya rutinitas ini benar-benar aneh dan membuat dia hampir gila!
Setelah beberapa saat pandang Tom menjadi mulai jelas dan dia dapat melihat sosok yang berdiri di depannya dengan mata dingin tanpa emosi Tom sedikit terkejut dan tidak percaya melihat sosok itu dihadapannya.
"K-kamu kenapa kembali lagi?!"
Aduh.... ngilu banget