NovelToon NovelToon
Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Ternyata, Sahabatku Mertuaku

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Patahhati / Tamat
Popularitas:449.7k
Nilai: 4.4
Nama Author: najwa aini

Setelah lebih dua tahun menjalankan pernikahan dengan lelaki yang tak pernah mencintainya, akhirnya Sherin Mumtaza menyerah. Ia putuskan untuk membatasi kesabarannya karena menyadari bahwa cinta Alarick William—sang suami— tak akan pernah bisa,ia genggam selamanya.

Tapi di saat langkahnya mantap untuk meninggalkan segala harap yang tertuang dalam doa permohonan, Sherin dihadapkan pada sebuah kenyataan yang membuat langkahnya harus berhenti dan tetap memilih bertahan.

Quinsha Daneen—sahabat Sherin—juga mengalami kisah cinta tak jauh beda darinya. Hampir dua tahun ia menyebut nama Bayhaki Arfan dalam doanya, tapi berakhir dengan lelaki itu melabuhkan hati pada satu nama, yang bukan namanya.

Di saat bersamaan, hadir seorang Rafardhan Malik yang seolah datang sebagai penawar luka. Namun sebenarnya, artis muda terkenal itu, hanya ingin membawa Quinsha dalam pusaran luka di masa lalu yang belum selesai.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon najwa aini, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Cinta Tak Bertuan 21

Quinsha Daneen tak perlu bersembunyi menghela napas. Bahkan Dengan terang-terangan dan jelas terdengar, ia menghela napas berat sekarang. Sepasang matanya menatap satu per satu rekan guru yang sama-sama menatap ke arahnya—sedang meminta jawaban—dari yang berdiri tepat di depannya, atau yang tetap duduk di kursinya. Yang intinya mereka semua sama-sama menanti jawaban dari Quinsha.

“Santai saja, Mbak, Kita hanya bertanya aja, kok.” Itu ucapan Lila, guru paling senior di antara mereka sekarang. Walaupun usianya tak sampai 40 tahunan.

‘Gimana bisa santai, kalau mendadak diinterogasi begini’. Batin Quinsha.

“Ya, kalaupun memang benar kalian ada hubungan, gak papa kok, Mbak, Kita malah ikut senang. Mana tau suatu saat jadi ikut terkenal,” sambung Lila kemudian yang disambut gelak tawa renyah dari yang lain.

“Gak ada hubungan apa-apa, mbak,” jawab Quinsha dengan cepat. Sebelum pemikiran mereka semua yang membuat kemungkinan-kemungkinan sendiri itu kian bergulir dan tak bisa lagi dicegah.

Quinsha merasa dirinya seakan didudukkan di kursi panas. Padahal, mereka semua hanya sekedar bertanya saja, berdasarkan berita yang sudah mereka lihat atau yang sekadar mereka dengar. Itu hal yang wajar. Tapi Quinsha merasa ini bukan hal yang menyenangkan untuknya. Keraguan yang semalam sempat menyusup dalam jiwa untuk menemui Rafardhan, kini berganti menjadi keyakinan dengan seketika. Bertemu Rafardhan dan berbicara dengannya, itu menjadi agenda wajib Quinsha sekarang.

Pasti sudah bisa ditebak, apa yang dialami Quinsha saat ini. Ya, gadis itu diinterogasi oleh sesama rekan guru di Yayasan. apalagi yang menjadi pokok permasalahan, kalau bukan berita kedekatannya dengan seorang artis terkenal, yang beritanya sudah kian menyebar.

Terhitung sudah dua kali dalam satu hari ini, ia di dudukkan sebagai "pesakitan" di kursi interogasi. Pertama oleh ibunya sendiri, dan kedua oleh rekan-rekan gurunya di sini. Dan itu dengan satu masalah yang sama. Kalau saja Quinsha tahu pada buku catatan Takdirnya, bahwa ia akan dipertemukan dengan Rafardhan, Gadis itu pasti akan menolak habis-habisan.

“Saya gak begitu kenal Rafardhan. Saya hanya sebatas tau saja, itu pun karena kami gak sengaja bertemu. Saya bahkan gak pernah nonton web series yang dibintangi dia sekarang. Jadi, saya gak tau apa-apa tentang dia,” terang Quinsha.

Sebagian dari mereka menganggap jawaban Quinsha ini sudah cukup, tapi tidak pada sebagian yang lain, yang masih meretas tanya, “katanya, dua hari yang lalu, Rafardhan menemuimu ya, Di sini?”

“Ya.” Quinsha menganggukkan kepalanya.

“Nah itu dia, kalau gak begitu kenal, kenapa dia sampai menemui Kamu di sini?” satu pertanyaan kecil dan wajar saja, mengingat Rafardhan itu seorang artis terkenal, tiba-tiba dia menghampiri Quinsha di yayasan. Semua orang pasti mempertanyakan.

Lagi-Lagi Quinsha merasa disudutkan. Tapi haruskah ia menjelaskan kepada semua orang kronologi pertemuannya dengan Rafardhan? Capek banget pastinya. Quinsha berharap jam masuk pelajaran segera tiba, agar ia segera terbebas dari interogasi tak resmi dari ibu-ibu yang mungkin adalah fans berat Rafardhan Malik ini. Dan saat dia melirik jam tangannya, waktu istirahat masih tinggal 10 menit lagi. Cukup lama.

QUinsha hanya bisa meminta didatangkannya seorang dewa penyelamat, yang akan membuatnya terbebas. Dan tak sampai satu menit, Keajaiban terjadi. Permintaan Quinsha terkabulkan.

“Paket!” terdengar seruan pengirim paket dari arah teras kantor. Setelah beberapa jenak saling pandang, terpilihlah satu orang yang segera keluar untuk melihat. Sesaat topik pembicaraan mereka pun teralihkan. Momen ini dipergunakan oleh Quinsha untuk segera beranjak. Tapi baru juga ia berdiri. Risma, yang keluar untuk memeriksa kiriman paket itu, masuk kembali bersama seorang laki-laki yang membawa buket bunga.

“Paket untukmu, Mbak Quinsha,” kata Risma sambil tangannya menyilakan pembawa paket itu untuk meletakkan bucket bunganya di atas meja depan Quinsha.

“Dari siapa, Pak?” tanya Quinsha.

“Ada nama pengirimnya, Mbak. Silakan diperiksa!”

Quinsha mengangguk dan segera membaca nama si pengirim. Wajahnya seketika berubah pias saat tau siapa pengirimnya. Hal mana membuat Lila dan Risma yang berdiri di dekat Quinsha, ikut melihat pada kertas yang dipegang gadis itu. Di kertas putih berukuran tak terlalu besar itu, tertulis nama Rafardhan Malik.

“Rafardhan Malik? Wauu!” seru Risma dan Lila secara bersamaan.

“Jadi ini kiriman bunga dari Rafardhan? Benar gak ada hubungan apa-apa, Mbak Quinsha?” sindir Lila diikuti gelak tawa Risma.

Quinsha hanya bisa diam. Mau bilang tidak ada apa-apa setelah dikirimi serangkai bunga mawar? Pasti tak akan mempan. Fix, dia harus menanyakan maksud dari semuanya kepada Rafardhan. Mau lari kemana pun pemuda itu akan ia kejar, tekad Quinsha sekarang.

'Apa sih maunya Rafardhan, dia seperti sengaja memancing di air keruh'.

rutuk Quinsha dalam diam.

\*\*\*\*\*\*\*\*\*

1
Rahmawati Putri Harsap
masya allah suka ceritanya kak dari kisah Aura dan Arres tdk perna bosan baca dari awal sampai akhir🥰🥰🥰
Rahmawati Putri Harsap
suka ceritanya 🥰🥰🥰🥰🥰
YuWie
istri imitasi..heheh
Deuis Lina
selalu ada pelajaran yg baik dan harus d ambil d setiap bab dan d setiap novel yg kak nazwa tulis terimakasih pencerahannya ,,,terus berkarya dan sehat teruus
Najwa Aini: Amiin Ya Rabb..
Hanya dua kata utk semua kebaikan hati kakak...
Terima kasihh...🥰🥰🥰
total 1 replies
Deuis Lina
wow sweet banget aku gak bosen baca novel ini berkali kali aku ulang2 v tetep aja bikin guemes sama pasangan ini,,,
Deuis Lina
sama rafardhan Tante quinshanya
Isti Qomah
kak, knpa novel yg brjudul Bertaruh Cinta Diatas Takdir blm up lg,,
msh stia menunggu kisan Meidina & Irfan Arafka Wafdan,, Davinna & Ra Fattan..
Isti Qomah
wah jangan2 nanti jodoh ny Quinsha anak ny Alarick lg,, kalau Alarick aja adik mertuanya Aura..
kurnia rahayu
Luar biasa
Ayudisa Mecca
tor, itu novel judul dia bukan surgaku kenapa di hapus..
aq nunggu kelanjutanya lho
Ayudisa Mecca: aq tunggu ya..
semangat💪
total 2 replies
Zahwa Putri Bunda
aku bantu promosikan kak...ayo semua yg baca novel ini baca ya... bertaruh cinta di atas takdir..cerita tentang Irfan arafka wafdan...sangat...sangat ..bangus ceritanya....di jamin gak bakalan kecewa ..👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah.. Terima kasih banyak ya kk
total 1 replies
Zahwa Putri Bunda
aku suka dengan karakter Raffa kak...terkesan slenggekan,cuek,tapi menghanyutkan...😄😄
Zahwa Putri Bunda
saya heran deh...novelnya kak Najwa itu bagus² Lo..tapi kenapa komennya selalu dikit ya..ayo kak..tetep semangat...aku dukung semua novel kak Najwa...👍🏻👍🏻👍🏻
Najwa Aini: Alhamdulillah kak..sudah menilai novelku bagus2..
mungkin rejekinya aku di NT hanya sebatas ini kak..yg like dan yg komen dikit..
Dan terima kasih banyak utk kakak atas dukungannya ya
total 1 replies
Rissa Reviana
Luar biasa
Risa Aprilia
ceritanya bgus,, tp bnyk typo di tanda baca di beberapa part,,lumayan bikin rada puyeng bacanya,,
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
meleleh thor
Rubiyanti
Kecewa
Rubiyanti
bagus banyak ilmunya
Wahidah Husni
Biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!