Menikah di usia muda, akan kah bahagia? akankah berjalan seperti yang di inginkan para orang tua mereka?
Satrio Putra Ardiansya, pemuda 22 tahun yang mau tak mau harus menikahi Gadis 18 tahun, Nazia Maharani. Gadis yang baru saja tamat sekolah menengah atas di sebuah pesantren milik Kakak ipar nya.
Materi tentu bukan lah hal yang menjadi masalah di rumah tangga mereka. Karena Rio dari kalangan kaya raya.
Namun, apakah ini sebuah takdir? Atau mungkin ini sebuah pengabulan doa Nazia yang slalu menyebut nama Rio didalam sujud nya, sejak dia pertama kali melihat Rio.
Cinta? Apakah cinta itu akan tumbuh di hati kedua nya. Atau Cinta di Hati Nazia juga akan sirna karena sikap Rio yang dingin dan tidak peduli dengan nya.
Bagaimana kisah Menikah Muda ini? Bertahan lama atau malah menjadi cinta sejati, suatu saat nanti.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mumtazah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Di ikuti
keesokan hari nya, rio mengantar nazia ke kampus, sebelum ke kampus nazia pulang ke rumah nya untuk mengambil beberapa baju dan bahan bahan makanan yang ia simpan di kulkas, karena minggu ini nazia akan di tinggal rio ke amerika, otomatis nazia akan tinggal bersama papa ardi.
nazia "mas turunin zia di simpang saja"
rio "kenapa?"
nazia "nanti ada yang lihat"
rio terdiam, ia juga takut kalau farel melihat nya..
rio "hmm.. baiklah"
tak lama kemudian nazia turun dari mobil.. nazia berjalan menuju kampus nya. sesampainya di kampus, seperti biasanya farel menunggu nya di pos satpam.. lalu farel berjalan di belakang nazia. nazia tidak memperdulikan farel.
jam 12 waktu makan siang, nazia berjalan menuju kantin.. farel kaget karena tak biasanya nazia pergi ke kantin.
farel menghampiri nazia "tumben makan di kantin"
nazia "gakpapa" jutek
farel "makanlah, biar aku yang bayar"
nazia "tidak terima kasih" jutek
farel pun kembali ke tempat duduk nya.
mita (teman dekat nazia di kampus) "loh kenapa sih ran, kok gak mau di deketin dia? padahal dia selebgram, ganteng, tajir.. kayak nya di bener bener suka deh sama lohh, butinya berbulan bulan ngejar ngejar lo"
nazia "hmm.. aku gak mau mit, aku gak suka saja sama dia"
mita "hmm.. andai gue jadi elo.. hahaha"
nazia "udah ayo kita duduk dimana ini?"
mita "hmm.. disana saja"
nazia dan mita pun makan siang dengan nikmat tak memikirkan apapun.
jam 3 sore nazia berdiri di depan kampus menunggu taxi.
farel "ayo gue antar ran"
nazia "maaf makasih, aku naik taxi"
farel "ayo ran, lagian rumahmu cuma di belakang kampus ngapain naik taxi"
nazia "maaf kak, aku masih ada urusan. assalamualakum" meninggalkan farel dan masuk taxi yang barusan ia hentikan.
farel "waalaikumsalam"
yaa ampun kenapa susah sekali sih dapatin dia, sudah 4bulan juga, bahkan aku sampai gak nafsu lihat cewek lain.. aaaarrrggghhhhhh.... --batin farel sambil mengusap kepalanya dengan kasar.
farel mencoba mengikuti nazia, ia berfikir bahwa nazia akan ketemu dengan cowo lain.
tak lama kemudian nazia mengetahui bahwa farel mengikuti nya, dan akhirnya nazia memutuskan untuk belok ke mall.
kenapa dia ikutin aku sihh, lebih baik aku cari buku saja biar nanti gak ngerepotin papa-- batin nazia lalu masuk ke dalam mall. nazia menelpom rio bahwa ia masih mampir ke mall, rio pun tak mempermasalahkan nya.
farel terus mengikuti nazia dari belakang, bahkan sampai ke dalam toko buku.. nazia mencoba tidak menghiraukan farel.. setelah mendapatkan beberapa buku, nazia langsung pulang, karena farel terus mengikuti nya, akhirnya ia memutuskan untuk mampir ke rumah yang ada di belakang kampus.
setelah melihat nazia masuk kedalam halaman rumah, farel langsung memutar balik mobil nya dan pergi.
dia benar benar wanita baik baik, semoga di jodohku hahahah... aku kayak orang gila sekarang.. baru kali ini aku di buat galau cewek -- celoteh farel sambil cengengesan sendiri di dalam mobil
sedangkan nazia langsung pulang ke rumah papa ardi dengan taxi online.
huh.. merepotkan sekali -- kesal
setelah makan malam, nazia dan papa mengantar rio ke bandara, rio akan pergi ke amerika untuk ujian.
rio "paa.. rio berangkat.. doain rio ya" manja dan memeluk papa nya
papa "sudah jangan manja lagi, udah punya istri juga"
riopun malu dengan tingkah nya, ia lupa bahwa ada nazia.
nazia menciun tangan rio "hati hati mas"
rio "hmm." seketika kembali cool..
rio "aku masuk dulu pa, zia.. assalamualakum"
"waalaikumsalam"
nazia dan papa ardi langsung pulang bersama supir pribadi papa.
___
cerita nya tergantung....
awal baca seru,tiba2 koq ada hal2 ghaib ny .. ...