NovelToon NovelToon
5 DUDA SOMPLAK

5 DUDA SOMPLAK

Status: tamat
Genre:Komedi / Misteri / Cintamanis / Fantasi Urban-Mafia / Tamat
Popularitas:268.6k
Nilai: 5
Nama Author: Wina

Reyhan, Hasby Nugraha, Dera, Nanda dan Baron. Mereka bersahabat sejak kecil, tumbuh bersama, menikah dan berstatus duda bersamaan.

Siapa sangka, di balik keceriaan dan kekonyolan mereka. Tersimpan misteri masa lalu yang rumit.

Siapa menduga, salah satu diantara mereka putra salah satu jutawan. Siapa yang mengira, salah satu diantara mereka putra seorang mafia yang di takuti dan telah membunuh salah satu ibu sahabat kelima duda tersebut.

Akankah persahabatan mereka tetap abadi hingga maut memisahkan? atau misteri masa lalu akan terkuak dan memecah belah persahabatan mereka?

Kunci dari jawaban itu semua terletak pada orang tua masing masing.

Bagaimana kisah selanjutnya yang akan mewarnai perjalanan mereka? asmara, wanita, dan pertengkaran diantara mereka akan menjadi batu sandungan persahabat kelima duda tersebut.

Semua tokoh terinspirasi dari member grup chat. Yuk ikuti kisahnya, jangan lupa vote, like dan komen ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wina, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Pria asing

Reyhan yang sedang duduk di bawah beringin tua sendirian, duduk melamun sambil mlintir setangkai rumput di hidungnya, sesekali bersin karena geli.

"Huachimm!!

"Sebenarnya siapa babeh gue? kenapa mak sembunyikan dari gue?" ucapnya dalam hati.

"Darrr!!"

Reyhan melonjak kaget saat pundaknya di tepuk dari belakang oleh Hasby dan Nanda.

"Sialan lu!" rutuknya menatap dua sahabatnya yang tertawa cengengesan.

"Lagian siang siang lu ngelamun, kesambet mbak kukun nyahok lu!" umpat Nanda sembari duduk di bangku berhadapan dengan Hasby dan Reyhan, lalu Reyhan menoleh ke arah ujung jalan terlihat Baron dan Dera mengendarai sepeda.

"Guys!!" seru Reyhan melambaikan tangan.

"Wah sudah kumpul kalean! sapa Dera lalu menepikan sepeda di bawah pohon, ikut bergabung bersama yang lain di ikuti Baron.

"Ada apa kalian nyuruh kumpul?" tanya Dera.

"Kalian penasaran ga sih?" tanya Nanda menatap satu persatu sahabatnya. "Rojali, siapa sebenarnya pria itu? dan sepertinya ada hubungannya sama enyak babeh lu!" Nanda menatap Reyhan dan Baron.

"Gue mana tahu siapa Rojali, babeh gue sendiri saja gue kagak tahu!" sahut Reyhan malas. "Ni ya, asal lo semua tahu, gue mau di kawinin sama si Nur.'

"Nur??!" sahut mereka serempak.

"Hahahahaha!!" ke empat sahabatnya tertawa terbahak bahak.

"Apes nya gue, di jodohin sama si Risfa yang penakut itu sama paman gue." Nanda menceritakan permasalahan yang tengah di hadapinya.

"Padahal si Aga yang duluan suka si Risfa, gimana perasaan lu Ga?" tanya Dera.

"Kita harus cari akal, bagaimana caranya rencana orang tua kita gagal semua." Usul Hasby.

"Gue setuju!" ucap Reyhan.

"Kalau gue-?" ucapan Baron terputus, saat melihat Rini tengah berlari menghampiri mereka sambil menangis. "Rini?"

"B..." ucap Rini suaranya serak.

Hasby dan yang lain ingin tertawa saat Rini menyebut satu huruf yang di sematkan untuk Baron, namun mereka tahan karena situasinya kurang pas.

"Ada apa?" tanya Baron merasa kasihan melihat Rini menangis sesegukan.

"B...ayahku menjodohkanku dengan Khai." Ungkap Rini.

"Khai??!!!" ucap mereka serempak. Siapa yang tidak kenal Khai, pria yang angkuh dan musuh besar kelima duda itu.

Rini menganggukkan kepala. "Iya B..aku tidak mau, tolong bantu aku. Apapun permintaanmu akan aku lakukan asal bisa menggagalkan pernikahanku dengan Khai." Rini melipat kedua tangannya.

Nanda dan yang lain menatap Baron, menunggu jawaban. Meski mereka serampangan dan terkesan berandal di kota itu. Namun mereka memiliki hati nurani dan rasa empati yang tinggi.

"Baiklah, gue bantu. Lo jangan nangis." Baron menyodorkan sapu tangan berwarna putih kepada Rini.

"Terima kasih B.." ucap Rini mengambil sapu tangan dari tangan Baron.

"Lu anterin si Rini pulang, kasihan!" usul Hasby.

"Ya udah deh, gue anterin dia pulang." Kata Baron lalu turun dari bangku. "Gue balik lagi ke sini, kalian jangan kemana mana." Pesan Baron kepada ke empat sahabatnya.

"Siap bro!" sahut Nanda.

Baron mendekati sepedanya, lalu naik ke atas sepeda di ikuti Rini naik di belakang. Kemudian mereka meninggalkan markas menuju rumah Rini.

Sepanjang jalan Rini memeluk pinggang Baron, dan merasa nyaman saat berada di dekatnya dan melupakan kesedihannya.

"Bukk!! gubrakk!!"

Sepeda Baron terjungkal akibat seutas tali yang tiba tiba menghalangi laju sepeda. Baron tersungkur ke jalan aspal di ikuti tubuh Rini ikut terjatuh tertimpa sepeda. Baron langsung bangkit saat melihat Rini merintih kesakitan.

"Lo tidak apa apa?" tanya Baron membantu Rini berdiri.

"Bukkk!" satu pukulan menghantam punggung Baron dari belakang. baron kembali tersungkur, Rini berusaha mencegah namun satu tamparan keras mendarat di wajah Rini hingga oleng ke samping.

"B...!" jerit Rini melihat kedua pria asing terus memukuli Baron tanpa menberinya kesempatan.

Di saat yang tepat, Nur yang hendak ke rumah Patma mengantarkan makanan di antar Tyas, langsung membantu Rini bangun dan berdiri. Tyas dan Rini berlari ke arah Baron dan membantunya berdiri. Sementara Nur memasang kuda kuda berhadapan dengan dua pria asing itu.

"Ayo maju!" tantang Nur.

Salah satu pria asing itu tertawa meremehkan Nur, kemudian dia maju dengan santai. Namun sebelum menyentuh Nur, terlebih dahulu Nur memutar tubuhnya lalu menendang wajah pria asing itu hingga tersungkur ke jalan.

"Horeee!!" sorak Tyas bertepuk tangan menperhatikan Nur unjuk kebolehannya.

"B..kamu tidak apa apa?" tanya Rini.

"Gue tidak apa apa, awas gue balas mereka yang sudah nampar lu!" sahut Baron geram lalu maju membantu Nur.

"Ayo, satu lawan satu!" tantang Baron.

Rini dan Tyas memperhatikan jalannya pertarungan satu lawan satu, Rini terus berteriak mengingatkan Baron supaya berhati hati. Begitu juga dengan Tyas mengingatkan Nur.

"Yeeeeeeaayyy!!" teriak Rini dan Tyas saat melihat Baron dan Nur berhasil membuat dua pria asing itu terdesak lalu mundur dan melarikan diri. Baron hendak mengejar dua pria asing itu, namun perutnya terasa sakit lalu muntah darah.

"B...!" teriak Rini lalu merangkul bahu Baron dan membantunya supaya tetap berdiri.

"Kita bawa Baron pulang sekarang juga, tapi bagaimana caranya?" tanya Tyas.

"Di markas ada Nanda dan yang lain, sebaiknya kita bawa ke sana dulu!" usul Rini.

"Oke!" sahut Tyas dan Nur

Kemudian Rini dan Nur memapah Baron menuju markas di mana sahabatnya menunggu, Tyas menuntun sepeda milik Baron.

Tak butuh waktu lama mereka telah sampai di markas. Reyhan dan tiga sahabatnya terkejut melihat noda darah di mulut Baron.

"Apa yang terjadi? siapa yang melakukannya?" tanya Nanda menatap Rini dan yang lain bergantian. Hasby membantu Baron duduk di meja, Dera dan Reyhan memegang tubuh Baron supaya tidak jatuh.

"Katakan apa yang terjadi?" tanya Nanda mengulang, kemudian Rini menceritakan apa yang terjadi dengan Baron.

Reyhan yang mendengarkan kebolehan Nur melawan dua pria asing, hatinya berubah menjadi simpati. Wanita yang dianggap cupu dan tidak memiliki sesuatu yang di banggakan mungkin harus di pikirkan ulang Reyhan.

"Reyhan, Dera dan kalian. Antarkan Baron ke rumahnya. Aku dan Nanda akan mencari tahu siapa pelakunya, aku yakin ini ada hubungannya dengan kejadian kemarin." Usul Hasby.

"Rojali??!" ucap mereka serempak.

"Tunggu, kalian jangan gegabah. Jangan asal tuduh, kita harus benar benar tahu siapa pelakunya." Pesan Dera.

"Kau benar, sudah kalian bawa Baron. Aku dan Nanda akan pergi mencari tahu!" sahut Hasby.

"Baiklah!" sahut Reyhan.

1
jeonlaila141💐🥀
Mak keknya aku pengen ketawa tapi jangan marahin ya makkkk😭😭😭
jeonlaila141💐🥀
wah wah wah kenapa harus Momy aku yang bayar Reyhan sini kauuu lawan aku duluuu
jeonlaila141💐🥀
ide yang bagus reyyy 😑
jeonlaila141💐🥀
ikuttttt Tanteee, aku bosen nih di rumahh 😭😭
jeonlaila141💐🥀
aduh Mak gak jadiiii aku takut di semprot kalau Gituuu gak jadi 😭😭
jeonlaila141💐🥀
kenapa Mak patmaa,makkk kamu mau gak aku jadi menantu muu👻
Intan Ellis
Luar biasa
@yra
la suee
baru baja udah srek Ama bahasenye
top markotop dah
🐊вαⷦнͣαᷟиͧ gαͨвͧυᷟтͣ
Luar biasa
Mbah dun3
beneran somplak thoorrr ..aouto ngakak
Mbah dun3
emaknye muannteep thoor
Rahmad Fauzi
RT kelakuanya kayak begitu
jeonlaila141💐🥀: terserah author nya lah 🤭
total 2 replies
Rahmad Fauzi
kok emaknya reyhan kasar banget sama si hasby, kan dia bos nya reyhan?
Randa kencana
ceritanya sangat menarik
abdan syakura
🤣🤣🤣🤣✌️💪
abdan syakura
Poor,Hasby.....
abdan syakura
wahhh....
B...
Msh muda bgt dah men'Duda'??
abdan syakura
Hayuk Thor..
Ikutan nimbrung ma Mas mas Duda
🙏🤺🏃🥰
Ika Nur
aq mau kok jadi bininya si reyhan
Ika Nur
ank perawan lagi dipingit
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!