NovelToon NovelToon
Ustadz Muda

Ustadz Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Supernatural / Tamat
Popularitas:9.5M
Nilai: 4.8
Nama Author: syiba'

Seorang santri perempuan yang menetap di sebuah pesantren yang terletak di sebuah kampung kecil.

Dia mondok di pesantren sejak usia sebelas tahun.

Pesantren itu di khususkan untuk wanita saja,karena guru guru di pesantren itu juga wanita yang di sebut ustadzah.Namun,ada satu orang guru laki laki yang di sebut Ustadz.

Ustadz itu masih muda.Dia baru pulang dari pesantren.Namun dia di cegah oleh ibunya yang menjadi pimpinan pesantren itu agar tidak berangkat ke pesantren lagi supaya bisa membantu mengajar di pesantren yang di pimpin ibunya itu.

Hampir semua santri wanita mengagumi Ustadz muda itu.Namun hanya satu orang yang di pilih Ustadz muda itu.

Siapa yang di pilih Ustadz muda tampan itu? dia adalah pemeran utama wanita di novel ini....

Bagai mana ceritanya?
Ikuti alur ceritanya!

Salam hangat dari Author....
Ig/fb :AuthorSyiba

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon syiba', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

#22 bukan makhrom

Tidak lama kemudian datang bu Ani datang membawa baki yang di atasnya ada dua piring nasi beserta lauknya.

"Assalamualaikum,kang ini nasi nya!" kata bu Ani.

Kok kang Ustadz berduaan dengan Hana ya,kan mereka bukan makhrom,Hana juga gak pakai cadar...

"Terima kasih bu!" kata kang Hatim.

"Sama sama kang Ustadz,saya permisi dulu!" kata bu Ani dan di jawab anggukan oleh kang Hatim.

"Assalamualaikum!"

"Waalaikumusalam!" jawab Hana dan kang Hatim.

"Makanlah dulu,setelah makan baru kita mulai tes!" kata kang Hatim.Kang Hatim mulai fokus dengan laptopnya.

"Apa kamu tidak mendengar saya?" tanya kang Hatim.

"Dengar kang!"

"Ya sudah,ayo makan!"

"Emh tapi kang..."

"Ya sudah,kita duduk di sana dan kita makan bersama!" sambil menuju sopa yang ada di ruangan itu.

"Ayo makan,kalau gak makan nanti sakit dan pingsan,dan kamu harus di bawa ke dokter dan pasti harus di gendong,kamu mau saya gendong?"

"Ah tidak kang,saya akan makan!"

Modus...

Ukhuk Ukhuk,Hana tersedak.

"Aduh,mana gak ada air lagi,sebentar!" kang Hatim berlari ke luar ruangannya untuk mengambil air.

"Makanya kalau makan pelan pelan!" kata kang Hatim sambil mengelap bibir Hana menggunakan jempol nya.Bibir Hana basah karena minum air.

Seketika pandangan mereka beradu,kang Hatim menatap mata Hana begitu juga Hana yang menatap mata kang Hatim dengan jarak lumayan dekat.

Cantik gumam kang Hatim dalam hatinya.

Tampan gumam Hana dalam hatinya.

"Assalamualaikum!" teh Alvi langsung masuk membuat keduanya tersadar dari saling mengagumi dalam diam.

Kang Hatim buru buru melepaskan tangannya dari bibir Hana dan Hana buru buru menunduk malu.

"Ups,maaf ganggu!" teh Alvi langsung keluar lagi dari dalam ruangan.

Mengganggu saja bisanya,padahal aku sudah bisa memandang wajah cantiknya dari jarak dekat dan mungkin bisa mendapatkan itu...

Astagfirullah,ya Allah ampuni hamba ya Allah,hamba telah berdosa dengan zina mata ya Allah,eh tapi kenapa teh Alvi gak marah? dia malah tersenyum seperti senang begitu.

"Saya ke toilet dulu,kamu lanjutkan makan,saya gak akan lama!" kata kang Hatim berlalu pergi meninggalkan Hana di dalam ruangannya sendirian.

"Di kamar,jangan di ruangan terbuka!" sindir teh Alvi saat kang Hatim melintas di depan jalan ke arah toilet.

"Apa maksud nya?" tanya kang Hatim.

"Kalau mau bermesraan di kamar atau di ruangan yang tertutup,atau tutup pintu!"

"Mau di manapun bebas,di atas unta sekalipun asalkan sudah menikah,teteh yang mengganggu!"

"Apa? teteh mengganggu?"

"Iya!"

"Emangnya kamu udah kasih tahu dia?"

"Belum!"

"Kalau sampai aku tidak datang,dan santri atau orang lain yang datang,bisa timbul fitnah tahu!"

"Tidak ada yang berani masuk ke ruangan ku tanpa seijin dari ku kecuali teh Alvi,teh Dawa,teh Zahra,dan teh Putri!"

"Jadi siapa yang salah?"

"Tidak ada yang salah,semua benar.Karena apa? karena sifat manusia itu selalu ingin benar,tidak ingin salah,walaupun salah kita tetap ingin benar!"

"Apa kamu menyindir?"

"Tidak,buat apa aku menyindir kalau orang yang maksud aku sindir sudah mengakui kesalahannya!"

"Dasar,sudah pergi sana!"

"Assalamualaikum!" Kang Hatim langsung pergi meninggalkan teh Alvi untuk kembali ke ruangannya menemui Hana.

1
Yani Cuhayanih
Banyak juga orang seperti erni di dunia nyata...
Yani Cuhayanih
perasaan sudah mengiriris bawang merah satu kilo...sediiiih..
Yani Cuhayanih
Masih muter2....blm ada petunjuk yg meneror ...siapa
Yani Cuhayanih
Aku juga. pernah kenal dengan orang soleh yg punya istri berlidah panjang...tp akhirnya beliau keluar rumah utk selamanya karena..di maki maki oleh anak nya yg sangat beliau sayangi nya....
Yani Cuhayanih
MasyaaAlloh ustadz Fahmi...
Yani Cuhayanih
Ini cerita mistis..nya
Yani Cuhayanih
Semoga bukan karena gangguan makhluk halus...ya...aku takuut
Yani Cuhayanih
Bukan gejala keguguran kan...jadi ikutan panik...
zevayya abrielle
iya hana lu istrinya
Yani Cuhayanih
Othor kenal gk sama Ceng Ahmad..dari Garut..beliau seorang Qori..terkenal
Yani Cuhayanih
Apakah ini gambaran harapan othor ketika akan menikah nanti sungguh khidmat sekali...
Yani Cuhayanih
Suara ustadz Hatim mirip dgn suara othor gk...jd penasaran...
Yani Cuhayanih
Masih disini..
Yani Cuhayanih
Thor boleh request lagu alamate anak soleh atau sholawat nastiti...Subhanallah..bikin kepala bergoyang...poko nya top
Yani Cuhayanih
Alhamdulilah aku gk di absen dibagian kebersihan...wioslah thor abdi mah bagean ngitung sate...sambil nyicipin makanan parasmanan takut gk pas bumbunya...kalo ngebustik boleh kan....haha...
Yani Cuhayanih
othor bisa bahasa Jawa..
Yani Cuhayanih
Hamil nya blm di doakan ngidam duluan...
seharusnya di bayar lebih baju nya...
Yani Cuhayanih
pdkt sama istri sendiri...halal
Yani Cuhayanih
Aisyah dan Hana orang yg sama..
Yani Cuhayanih
Apakah kebohongan kang Hatim kepada Hana bisa di benarkan menurut agama...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!