NovelToon NovelToon
The Heaven Land 2

The Heaven Land 2

Status: tamat
Genre:Fantasi / Petualangan / Kultivasi / Xianxia / Petualangan Fantasi-Fantasi Timur / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: gilang imannuel

Kelanjutan dari The Heaven Land 2

Setelah mengetahui siapa dirinya sebenarnya, Hao Chen mulai bertindak sebagai bentuk perlawanannya.

Dia tidak berusaha menghapus takdir, tapi dia berusaha mengubahnya menjadi sesuatu yang lebih baik.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon gilang imannuel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 401. Fakta yang mengejutkan

Lalu Hao Chen segera memurnikan Catatan Ilahi yang berhubungan dengan sejarah Era Penciptaan, dan ia juga membandingkan dengan orang-orang yang ia temui dalam Gugus Bintang ini.

Dan benar saja, Hao Chen berhasil menemukan fakta jika Wu Yue merupakan salah satu dari ras dari Era Penciptaan yang sudah lama punah, dan nama rasnya adalah Manusia Primal (Utama).

Walaupun Diera Penciptaan ras Manusia Primal disebut sebagai ras paling rendah, tapi mereka memiliki potensi yang jauh lebih besar dari semua ras yang ada, bahkan ketika keruntuhan Era Penciptaan pun manusia dizaman yang sekarang masih mendapat julukan tersebut.

Tapi ras Manusia Primal merupakan sebuah perbedaan yang sangat besar, sebab bakat yang dimiliki olehnya dianggap sangat luar biasa dizaman ini, bahkan setara dengan ras Naga ataupun ras Saint Race. Ciri khas mereka adalah penampilan serta tubuh fisik yang jauh lebih sangat sempurna dari sudut pandang manusia, bakat yang mereka miliki pun sudah melampaui ras Saint Race pada masanya.

Namun tidak hanya itu, Lin Luye juga bukanlah ras Iblis biasa ataupun ras Iblis Kuno, melainkan ras Iblis Leluhur yang merupakan asal mula dari ras Iblis.

Entah itu ras Manusia Primal ataupun ras Iblis Leluhur, kedua ras ini merupakan salah satu dari bagian Era Penciptaan yang sudah lama punah!

Hao Chen juga merasa sangat aneh saat Kesadaran Ilahinya memeriksa kondisi orang-orang yang ada didalam Starship, dan secara alami mereka semua berada diranah Dewa, dimana tingkat kekuatan mereka sudah melampaui ranah Dewa yang normal.

"Apakah semua ini berhubungan dengan Badai Ruang Waktu yang melindungi Gugus Bintang ini? atau mungkin, orang-orang dari Era Penciptaan sengaja melakukannya untuk menjaga mereka dari kehancuran, tapi kenapa tidak ada satupun orang dari alam semesta ataupun 13 Dunia Global yang menyadari kehadiran mereka?"

Pertanyaan demi pertanyaan muncul satu persatu dipikirkannya, walaupun hal seperti ini tidak menguntungkan baginya, tapi jika penghuni Gugus Bintang yang tertutup ini bisa keluar, maka mereka akan menjadi sosok yang mendominasi.

Selain itu, sumberdaya yang ada didalam tempat ini sangat berlimpah dari Alam Semestanya, mungkin saja merupakan Gugus Bintang teratas didalam Dunia Global, sebab standar kekayaan yang dimiliki oleh orang-orang yang ada ditempat ini sangat tinggi.

"Uriel! Sariel! Ciel! apakah kalian bisa mendengarkan suaraku?" Hao Chen segera mengunakan Giok World Master yang diberikan oleh Su Yao untuk menghubungi tiga pelayannya.

"Kami disini? ada apa? kau terlihat sangat panik?" suara Uriel terdengar dipikirkannya.

"Uriel...apakah kau yakin bahwa ras-ras terkuat dari Era Penciptaan benar-benar sudah lenyap?" tanya Hao Chen dengan nafas terburu-buru.

Uriel segera mengangguk dengan perasaan bingung "Tentu saja, bukannya berdasarkan catatan sejarah bahwa semua yang berhubungan dengan Era Penciptaan telah hancur oleh Badai Kehampaan, dan jika mereka masih selamat dari bencana tersebut, seharusnya dialam semesta dan 13 Dunia Global mereka akan menjadi sosok yang mendominasi. Kenapa kau menanyakan hal ini?"

"Kalian bertiga segera lihatlah apa yang aku dapatkan..." Hao Chen mengirimkan gambar tentang Wu Yue, Lin Luye berserta orang-orang yang ia temui dalam Gugus Bintang yang tertutup.

Setelah itu mereka bertiga segera terdiam, dan ketiga pelayan tersebut segera muncul dihadapan Hao Chen dengan ekspresi terkejut.

"Hao Chen! apakah orang yang kau temui itu benar-benar asli?!" Sariel yang paling bertanya sambil menguncang Hao Chen.

"Itu merupakan ras Manusia Primal dan Iblis Leluhur yang sudah punah akibat Badai Kehampaan, kenapa kau bisa menemukannya disini?" Ciel adalah yang paling panik, karena ini merupakan sejarah yang sangat penting.

"Berhentilah! jika kalian tidak tenang, aku tidak berbicara sama sekali!" ucap Hao Chen dengan kepala pusing.

"Ah? maafkan kami, ini merupakan hal yang sangat mengejutkan, sebab mahluk hidup pada Era Penciptaan adalah sosok yang sangat kuat, jadi ini merupakan sesuatu yang sangat luar biasa, dan bisa mengemparkan seluruh Alam Semesta dan 13 Dunia Global." Ucap Ciel dengan kondisi yang jauh lebih tenang.

Hao Chen mengambil nafas dalam-dalam dan segera menjelaskan, "Apa yang kalian lihat itu adalah sebuah kebenaran, bahkan ciri-ciri mereka sama persis dengan salah satu ras teratas pada Era Penciptaan, dan lagi ada kemungkinan besar ada beberapa ras dari Era Penciptaan yang ada didalam Gugus Bintang ini."

"Kau bilang saat ini posisi kita berada disebuah Gugus Bintang yang diselimuti oleh Badai Ruang Waktu yang hampir setara dengan Badai Kehampaan? tanya Uriel dengan ekspresi yang rumit.

"En, saat itu Jiwaku hampir rusak saat mengawasinya dengan menggunakan Kesadaran Ilahi, bahkan aku dapat yakin orang terkuat Dunia Global pun tidak akan bisa mengatasinya." Jawab Hao Chen dengan wajah yang dipenuhi oleh keringat dingin.

"Sekarang aku masih tidak tau apa yang sebenarnya terjadi, bahkan kami sendiri tidak bisa memahaminya dengan jelas. Walaupun kami memang berasal dari Era tersebut, tidak ada satupun hal yang kau maksud dapat kami pahami." Ucap Ciel sambil menghela nafas berat.

"Tunggu! kalian bertiga berasal dari Era Penciptaan?" tanya Hao Chen dengan ekspresi terkejut.

Ketiga pelayan Su Yao saling menatap, dan segera Uriel menjawab pertanyaan tersebut, "Huh...sebenarnya kami akan memberi tahu hal ini nanti, tapi karena kondisi yang seperti ini, kami bertiga akan jujur padamu, bahwa kami bertiga merupakan ras Malaikat Agung yang merupakan ras awal dari Malaikat dizaman sekarang."

"Ras Malaikat Agung?! lalu kenapa kalian masih mau menjadi pelayan bagi para World Master?" tanya Hao Chen dengan perasaan yang sangat kesal.

"Secara alami kami memang merupakan ras Malaikat Agung, tapi sayangnya tubuh ini bukan merupakan tubuh asli Malaikat Agung, sebab saat Bencana Kehampaan menerjang tubuh fisik kami hancur tak bersisa, dan hanya meninggalkan Jiwa kami yang mengalami luka yang sangat parah."

"Saat itu World Master pertama yang menolong kami bertiga dengan kasih sayang tulus, walaupun memerlukan beberapa pengorbanan yang cukup besar, dia masih mau memulihkan Jiwa kami, bahkan sampai membentuk tubuh kami. Karena hal tersebut, kami bertiga sangat berhutang kepada World Master tersebut dan melayaninya dengan sepenuh hati, sebab kami tidak memiliki siapapun bahkan orang-orang dengan ras yang sama." Ucap Ciel dengan perasaan yang berat.

"Saat itu ketika World Master digantikan oleh generasi yang baru, kami tetap setia menjadi pelayan World Master dari generasi ke generasi, sampai kami tidak memiliki ekspresi serta emosi lagi layaknya sebuah alat. Namun kehidupan kami kembali pulih saat posisi World Master dipegang oleh Nona Qian Zhu, dia memberikan kami sebuah kesempatan untuk membuat kami dapat bebas melakukan apapun, dia layaknya seorang Kakak, Teman, Sahabat, bahkan figur seorang Ibu bagi kami."

"Jadi ketika Su Yao melepaskan gelar World Master suatu saat nanti, kami akan berhenti menjadi pelayan World Master, dan akan menjadi bagian dari keluarga kecil kalian nanti." Ucap Uriel sambil tersenyum lembut kearah Hao Chen.

Hao Chen merasakan kesedihan yang mendalam dari kisah tiga Malaikat Agung ini, tapi rasa harunya tiba-tiba menjadi hilang digantikan oleh keterkejutan yang sangat kuat.

"Apa? bagian dari keluarga kecilku?" Hao Chen tercengang dengan mulut ternganga.

"Hahahaha...kau sendiri menganggap kami sebagai Bibimu? yah...kami senang akhirnya memiliki tujuan yang lebih jelas, jadi cepatlah menikah dan punya anak." Ucap Sariel sambil mengedipkan matanya.

"Hey! apa hubungannya dengan tujuan kalian dengan aku dan Su Yao memiliki anak?!" tanya Hao Chen dengan wajah memerah.

"Ehe~ kau jauh lebih nyaman untuk didekati dengan sikap seperti itu, tapi kami akan mendukung penuh kalian berdua, dan juga kau harus berhati-hati didalam Gugus Bintang ini, sebab jika semua penghuninya adalah mahluk hidup dari Era Penciptaan, maka sudah dipastikan mereka semua akan sangat kuat, jadi jangan bertindak gegabah oke?" Sariel segera mengelus rambut putih emas Hao Chen.

"Aku mengerti, tunggu? apa maksud kalian sebenarnya?!!" Hao Chen menjadi semakin memerah.

Tapi disaat itulah ketiga pelayan Su Yao segera menghilang dari hadapan Hao Chen dengan cepat, dan disertai oleh tawa yang bahagia.

"Aku memang berencana untuk menikahinya, tapi memiliki anak aku masih belum memikirkannya sejauh itu..." Ucap Hao Chen ekspresi malu-malu.

***

"Uriel...bukannya ini akan membuat hubungan kita dengan Hao Chen dan Su Yao akan menjadi sedikit aneh?" tanya Sariel dengan ekspresi canggung.

"Kenapa? lebih baik kita jujur saja pada awalnya, sebab aku merasa hidup bersama mereka berdua jauh lebih baik dari apa yang kita alami selama ini, kehangatan serta kebahagiaan akan selalu muncul ketika kita ada disekitar mereka. Saat itu kita sudah sangat bahagia bersama Nona Qian Zhu, tapi sayangnya ia telah pergi ketempat yang jauh lebih baik."

"Namun sekarang kita memiliki sebuah kesempatan yang jauh lebih baik, dimana hal ini akan membuat kita merasakan kehangatan serta kebahagiaan yang sempurna bukan?" Uriel tersenyum sambil memegang tangan Sariel dan Ciel.

Sariel dan Ciel segera tersenyum lembut, dan mengangguk setuju, "Um...tidak ada salahnya untuk mencoba, lagi pula kita bertiga sudah membuktikannya sendiri."

"Selain itu, tidak aku sangka para bajing*n tua itu sampai melakukan hal semacam ini untuk mencegah tercemarnya darah orang-orang Era Penciptaan, dan mengurung mereka didalam tempat layaknya sebuah penjara, bahkan sebelum mati pun mereka sudah merencanakan hal seperti ini. Dasar menjijikkan!" Ucap Uriel dengan tatapan dingin disertai oleh hawa mematikan disekitarnya.

1
ian
lanjut kak ceritanya, seru banget
Robby Tom
mengecewakan
Lily``✓
kpn lanjutnya
Lan
up
Lily``✓
kpn lanjutnya?
Lily``✓
kapan lanjutnya?
محمد فيكري موزاكي
terlalu sultan 🗿
Azka Razka
jangan lama lama thor cepet lanjut kan
Noer Rangkas
penasaran akan kelanjutan nya
Noer Rangkas
apa cuman aku doang yah yang terlalu berharap cerita nya di lanjut
God
udah baca ulang beberapa kali
God
hiatusnya lama kali
Noer Rangkas
pindah lapak di web novel apa judul nya
Noer Rangkas
tolong kasih tau pindah lapak mana
Noer Rangkas
mohon maaf klu emang pindah lapak di web novel apa judul nya...???soalnya ceritanya seru
Yaser Levi
untung gw gak jd baca..males klu udah lebih 200 chap..eh gantung..
ᜫ͢ ⁶²ハナフィ⁵⁴
sekarang lu udah di peringkat Platinum woy.. kagak di Gold lagi.. balik lagi kesini, dan lanjutin nih novel ┌( ◕ 益 ◕ )ᓄ
Jak 09
Luar biasa
Saadiah Ismail
teruskan usahamu
Xmx79
👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!