Genre: Action, Martial Art, Fantasy, Over Power, Xianxia, Comedy.
Setelah kehilangan orang tuanya saat berumur 8 tahun, Wu Ming tidak memiliki semangat hidup dan tidak tahu apa yang harus ia lakukan selanjutnya.
Bertemu dengan Hui Luo, seorang pria 20 tahun adalah sebuah keberuntungan bagi Wu Ming.
Hui Luo mengangkat Wu Ming menjadi murid dan mendidik Wu Ming untuk menjadi kultivator yang baik, di bekali 7 Dantian membuat Wu Ming tak terkalahkan dan memiliki kekuatan yang besar dalam waktu singkat.
Jadilah saksi petualangan Wu Ming yang nantinya akan di sebut sebagai Kaisar Void Ming!
"Jika aku dan keluargaku tidak memiliki tempat di dunia ini, aku akan membuat duniaku sendiri. Tidak ada yang dapat menentangku disana!"
#Terima kasih kepada Kak Ron (shujinkouron) yang telah menginspirasi saya untuk menulis cerita ini.
Basic : *Journey to Immortality by: shujinkouron
*Legenda Pendekar Naga by: Shujinkouron
*Against The God by: Mars Gravity
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Vi', isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch.21 Kota Batu Hijau
Rombongan Wu Ming melanjutkan perjalanan mereka dan berencana singgah ke kota yang akan mereka lewati karena persediaan makanan mereka sudah habis.
Jarak kota tersebut dengan tempat mereka beristirahat sebelumnya cukup dekat, hanya berjarak sekitar 20 kilo meter, dengan kemampuan berlari Wu Ming yang tergolong paling lambat pun hanya butuh waktu setengah jam untuk sampai ke Kota tersebut.
Memang kecepatan berlari seorang Kultivator tidak dapat dibandingkan dengan kereta kuda, bagi seorang Cultivator kecepatan lari seekor kuda dalam kondisi prima sedikit lebih lambat dari kecepatan mereka berjalan, bisa dibayangkan jika seorang Kultivator dengan tingkat praktik seperti Hui Luo, dibandingkan kecepatan berlarinya dengan seekor kuda, akan terlihat seakan kuda tersebut berlari seperti keong.
Setengah jam kemudian Rombongan Wu Ming sampai di depan gerbang kota, di depan gerbang berdiri dua orang penjaga yang bahkan kekuatannya jauh lebih lemah dari Kultivator Tingkat Awal Fondasi Awal, seandainya rombongan Wu Ming adalah orang jahat, mereka dapat berbuat semena-mena di kota ini karena tidak ada orang yang cukup kuat untuk menghentikannya, diatas gerbang terdapat sebuah papan yang bertuliskan 'Kota Batu Hijau'.
Hui Luo segera maju untuk memperlihatkan tanda pengenal kepada kedua penjaga tersebut.
Setelah memeriksa tanda pengenal tersebut penjaga gerbang segera mempersilahkan Wu Ming, Hui Luo dan Qin Zie untuk memasuki kota Kota Batu Hijau.
Saat memasuki Kota Batu Hijau, segera saja mereka di sambut dengan suasana yang sangat ramai, kota Batu Hijau terlihat sangat makmur, disamping lemahnya Keamanan di kota ini.
Jika Kultivator Aliran Hitam mengetahui situasi kota ini, mereka pasti akan menyerang kota ini dan merampas semua harta yang ada di kota ini.
Hui Luo segera mengajak Wu Ming dan Biksu Qin untuk mencari penginapan terlebih dahulu, dirinya berencana mencari informasi tentang kota ini di penginapan tersebut.
Hui Luo memesan 1 kamar selama semalam, kamar yang dipesan oleh Hui Luo cukup besar, setidaknya cukup untuk ditempati 3 orang.
Hui Luo mempersilahkan Wu Ming untuk beristirahat terlebih dahulu, dirinya ingin mencari informasi seputar situasi Pertempuran sekte aliran putih dengan sekte aliran hitam agar tidak terlibat pertempuran secara tidak sengaja.
----
Situasi Dunia Persilatan sedang kacau karena dipenuhi oleh konflik antara sekte aliran putih dengan sekte aliran hitam, setiap harinya pasti ada satu atau dua pertempuran, tidak sedikit juga desa/kota yang terkena imbas dari situasi ini, beberapa sekte aliran hitam menyerang kota dan desa untuk mendapatkan sumber daya.
Tidak terhitung banyaknya nyawa orang tidak bersalah yang hilang dari situasi ini,
sejauh ini pertempuran yang terjadi hanyalah pertempuran kecil, sekte aliran putih ingin menekan perkembangan sekte aliran hitam dengan mengambil alih wilayah yang mereka kuasai.
Di suatu tempat berjarak 5 kilometer dari Kota Batu Hijau, terdapat beberapa tenda dan bendera yang berlambangkan sebuah Bunga yang terlilit rantai, diketahui bahwa tenda tersebut milik sekte besar aliran hitam yang bernama Sekte Bunga Rantai Neraka.
Di salah satu tenda tersebut terdapat 3 Orang Kultivator yang 2 diantaranya memiliki tingkat praktik Rune Biasa Tingkat Awal dan 1 orang lainnya memiliki tingkat praktik Rune Langka Tingkat Puncak yang terlihat berumur 50 tahun.
Mereka bertiga sedang mendiskusikan tentang strategi yang akan mereka gunakan untuk menyerang kota Batu Hijau, sebelumnya mereka mendapat informasi dari mata mata sekte mereka bahwa kota Batu Hijau memiliki banyak harta didalamnya dan Tingkat keamanan di kota ini sangat lemah.
Salah satu dari mereka memulai pembicaraan.
" Tetua, menurut saya kita tidak perlu menunda rencana penyerangan ke kota tersebut, menurut informasi dari mata mata kita keamanan kota tersebut sangat lemah, bahkan kami berdua sebenarnya cukup untuk menaklukkan kota tersebut " ucap orang tersebut dengan percaya diri.
" Benar yang dikatakan oleh saudara Dan, menurut saya kita dapat menaklukan kota Batu Hijau sekarang juga karena jika kita terlalu mengulur waktu hanya akan membuat mereka dapat mencari bantuan dari para pendekar yang bisa saja melewati desa tersebut " balas seseorang lainnya.
" Kalian berdua masih muda, bukan hanya kemampuan kalian yang lemah namun pengalaman kalian juga sedikit, kita tidak boleh ceroboh dalam mengambil keputusan, seseorang telah mengajarkan ku untuk tidak meremehkan siapapun musuh yang dihadapi" ucap Seseorang yang disebut Tetua, ia kembali mengingat kejadian pahit yang pernah ia alami saat meremehkan seseorang yang lebih lemah darinya.
Kemudian ia menarik nafas dalam-dalam sebelum mengatakan.
" Perintahkan unit pengintai kita untuk memeriksa kota Batu Hijau nanti malam, bila tidak ada seseorang dengan tingkat praktik yang tinggi mereka boleh langsung menyerang kota tersebut, namun jika ada, suruh mereka kembali kesini untuk melaporkan informasi yang mereka dapatkan " Perintah Tetua tersebut.
" Baik Tetua Hou." Jawab serempak dua orang lainnya.
jika benar tolong bhs Inggrisnya di hilangkan aj.
thanks