NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Majikan Duda

Terjerat Cinta Majikan Duda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Duda / Tamat
Popularitas:1.6M
Nilai: 4.9
Nama Author: Muni Haryani

Seorang pengasuh yang lugu tak sengaja mampu membuat sang majikan yang seorang SINGLE DADDY tergila-gila padanya.

Rumanah sangat tak menyangka jika dirinya akan bertemu dengan dua manusia yang menjadi bagian dari hidupnya. Berawal saat dirinya sedang dalam bahaya, gadis desa itu bersembunyi di sebuah mobil yang ternyata milik seorang duda kaya.

Setelah kejadian itu, Rumanah pun di angkat menjadi pengasuh putri duda kaya itu. Beruntungnya, sang putri duda kaya itu begitu sangat menyayangi Rumanah. Hingga keinginan terbesarnya adalah memiliki seorang Ibu seperti pengasuhnya itu.

Namun, apakah sang duda kaya itu akan mengabulkan keinginan putri tercintanya?

Yuk simak kelanjutannya hanya di sini...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Muni Haryani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gila pujian

Andre mengusap lembut wajah putri sematawayangnya. Raut wajahnya yang tampan itu begitu terlihat tenang dan damai. Rumanah pun dibuat heran oleh majikan galaknya itu, terkadang pria tampan itu berwajah jutek dan sangar padanya. Tapi saat ia melihat Andre menatap syahdu putrinya, Rumanah merasa ada yang lain dari sisi pria tampan yang kini menjadi majikannya.

"Princess, apakah kau jadi berkunjung ke rumah Omma?" tanya Andre penuh kelembutan.

"Jadi dooooong Dad. Princess sangat rindu pada Omma." seru Sandrina penuh ceria.

Rumanah yang sedang menyiapkan air hangat untuk Sandrina tampak menguping pembicaraan kedua manusia itu. Tentu saja ia dapat menangkap semua pembicaraan mereka dengan jelas.

"Ke rumah Omma? Apakah mereka akan jalan-jalan? Itu artinya princess bolos sekolah hari ini." ucapnya dalam hati.

"Dewi peri, apakah sudah selesai?" tanya Sandrina membuyarkan lamunan Rumanah.

Rumanah menolehkan wajahnya dan sedikit terjingkat kaget.

"Sudah sayang." jawabnya seraya mengusap lembut puncak kepala asuhannya.

"Hmmm, dewi peri, princess perhatikan akhir-akhir ini dewi peri banyak melamun. Sebenarnya apa yang ada di dalam lamunan dewi peri? Apakah dewi peri ingin pulang ke kayangan?" celetuk gadis kecil berusia lima tahun itu.

Mendengar hal itu membuat Rumanah kembali terjingkat kaget. Ia tak menyangka jika ternyata gadis kecil di hadapannya itu telah memperhatikannya.

"Hehehe, sepertinya dewi peri sangat beruntung karena telah diperhatikan oleh princess." ucapnya sembari nyengenges.

Sandrina hanya menatap datar pada pengasuhnya.

"Tapi sepertinya princess salah menebak. Dewi peri masih ingin tetap di sini kok, menemani princess setiap hari." lanjut Rumanah seraya berjongkok menghadap asuhannya.

Sandrina tersenyum kecil.

"Dewi peri berjanji?" desaknya seraya mengacungkan kelingkingnya.

Rumanah mengangguk dengan pasti.

"Ya, dewi peri janji!" jawabnya seraya menyatukan kelingkingnya dengan kelingking Sandrina.

"Horreeee!! Terima kasih, dewi perii. Sekarang princess tidak akan takut sendirian lagi. Karena dewi peri akan menemani Daddy untuk merawat dan menyayangi princess." celoteh gadis kecil yang masih polos itu.

Rumanah tersenyum seraya mengusap lembut puncak kepala asuhannya.

"Jangan khawatir sayang." ucapnya lembut.

Sandrina tampak tersenyum dan begitu terlihat senang. Melihat gadis kecil itu mengiba dan memohon padanya membuat Rumanah luluh dan berniat untuk mengabdi pada keluarga kecil itu. Terutama pada Sandrina yang kini sudah menjadi asuhannya. Ia bertekad untuk merawat dan menyayangi Sandrina dengan baik dan tulus. Karena ia merasa iba pada gadis kecil yang sangat membutuhkan kasih sayang dari seorang ibu. Tentu saja saat itu Rumanah harus pandai-pandai berperan sebagai ibu bagi Sandrina.

Rumanah melangkahkan kakinya keluar kamar mandi, pikirannya masih berkecamuk. Gadis desa itu nampak melangkah gontai dengan beberapa teka-teki yang berputar di kepalanya.

"Ehem!" Andre mendehem kencang dan berhasil membuat Rumanah terlonjak kaget.

"Monyong lu, eh monyong-monyong. Eeeh, iish astaga. Sungguh mengejutkan!" gerutu Rumanah diiringi latahnya.

Andre yang sedang menghadap jendela tampak tersenyum kecil mendengar latah dan gerutuan Rumanah.

"Dasar boneka Annabelle." ucapnya dalam hati.

Sementara itu Rumanah tampak mematung dan menatap punggung sempurna majikan galaknya. Kedua manik matanya naik turun menyapu setiap jengkal tubuh atletis pria tampan itu. Kaos santai dan celana cinos panjang membuat Rumanah terheran-heran. Pasalnya di pagi hari seperti saat ini, majikan galaknya biasanya sudah siap-siap untuk berangkat ke perusahaannya. Tentu saja pakaiannya tidak sesantai seperti saat ini.

"Sudah kubilang jangan terlalu lama menatapku." celetuk Andre yang berhasil membuyarkan lamunan Rumanah.

"Hadeeeuuuuhh, stop Rumanah, kau harus tahan matamu untuk menatap majikan galak ini." ucap Rumanah dalam hati.

"Apakah kau lupa dengan membayar satu milyar jika menatapku dalam satu menit saja?" lanjut Andre.

Glekkk!

Rumanah tampak menelan ludahnya kasar.

"Hah? Satu milyar katanya? Hahaha, uang satu juta saja aku tidak pernah melihatnya." protes Rumanah dalam hati.

"Annabelle, kenapa kau malah bengong!?" gertak Andre yang berhasil membuat Rumanah kembali terkejut.

"Eeeh, itu.. Maaf Tuan. Saya tidak sengaja menatap Tuan seperti tadi. Sebenarnya kedua mata saya yang ngeyel dan tidak nurut pada saya. Iiish." jawab Rumanah yang berhasil membuat Andre tertawa kecil.

"Hahaha, jawaban macam apa ini." ucap Andre di sela-sela tawanya.

Rumanah meremas jemarinya dan menyengir kuda.

"Oke, untuk saat ini aku maafkan dan aku maklumi. Aku pun tidak bisa memungkiri jika pesona dan ketampananku memang selalu membuat siapa pun terpana dan terpincut saat melihatku. Begitupun denga kau, Annabelle!" ujar Andre penuh percaya diri, dan hal itu membuat Rumanah enek dan ingin muntah mendengar pengakuan majikan galaknya itu.

"Ciiiiihh, tampan sih tampan. Tapi ternyata kau gila pujian. Haha." ucap Rumanah dalam hati.

***

1
Yuni Rasyid
kenapa bahasanya banyak yang terlalu kasar.
Sarmi Sarmiati
lanjut
Ambarwati
Luar biasa
Wihelmina Yusdi
sakit perutku tertawa baca ceritamu Thor 🤣🤣🤣🤣🤣
Nurjani Lambu
astanga rumanah 🤣🤣🤣🤣🤣
Nurjani Lambu
mampir
Suriyanti
Rumanah jangan sampai di tinggalkan ya thor
Author DELILAH
salam kenal othoorr.... saling follow yuuukkk dan baca ceritaku di PREMAN CEO ya othorrr.. ditunggu komen&like nya 💖
Lai Lai
Luar biasa
Ibunya Haderra 🤩
mampir, trs pertama baca udah senyum2 sendiri 😁.. anak2 mah udh biasa liat mmhnya kayak gitu , kdg lgsg mewek tergantung yg dibaca 😂😂😂😂
Ibunya Haderra 🤩
kocak kesan pertamanya😂
Devi Handayani
eehh boneka anabelle bisa ngomong naon ceunah loh.... ada tuh tombol nya dibelakang heheheheh😆😂😆😆😅😅😅😅😂😂😂😂😂😂
pingping
ngakak bnget thor...baru tau ternyata itu ny laki bisa tersenyum usil ya??
Marlena Baim Movic
lucu
🍃yanni🍃
sumpah !! ngakak so hard😂😂😂masa ada kaki majikan menggiurkan yg menggiurkan mah kaki/ceker ayam seblak. aya aya wae rumanah😂ga nyesel aku mampir. jdi ketawa2 sendiri kea orgil gegara sifat absurd rumanah😃goodjob thor
ChiChi
haha haha ilang dewi peri terus 🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Rosita
cantik mbak rum rum thorr 😁😁
Rosita
cantik bngt si anabelle sungguh manis
Rosita
emng nggk bsa minta bantu sm perawat cewek ya kok hrs gtu andre yg melakukn semua nya... walaupun seandainya mrk kakk adik ttp nggk d boleh kn seperti itu
Keser Galby
🤭🤭🤭🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!