Mahasiswi cantik berdarah campuran Indonesia - Amerika yang bernama Elena, terpaksa harus kabur dari Amerika ke negara ibunya untuk menghindari perjodohan yang diatur oleh kedua orang tuanya. Di Indonesia sendiri Elena selalu memberi batasan untuk berteman, terlebih dengan para lelaki. Suatu hari Elena mengalami suatu kejadian yang mempertemukan dirinya, dengan seorang pria tampan keturunan Italia - Indonesia yang bernama Edric De Winnight.
Elena tidak pernah menyangka, jika teman pria pertamanya ini adalah orang yang akan dijodohkan dengannya. Saat malam pertama setelah pernikahan, pertama kalinya Elena merasakan sakit hati yang amat terdalam karena perkataan suaminya yang membuat hatinya hancur berkeping-keping!!
"Apa alasanmu menerima perjodohan ini? " tanya Elena
"Karena aku sudah mempunyai wanita yang aku cintai, dan aku hanya ingin menikah dengannya. Dan hal itu harus aku dapatkan dengan menerima perjodohan ini" jawab Edric
Elena tidak tahu pasti sejak kapan dia mulai mencintai suaminya, dan hal itulah yang membuat Elena terus berusaha melakukan segala cara agar suaminya bisa mencintai dirinya. Yang Elena inginkan dari suaminya hanyalah mencintainya dengan tulus, bukan karena mencintainya karena paksaan
Penasaran dengan kisah mereka berdua?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Renza Aira, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Tipe Wanita Dingin
Setelah sampai di mansion keluarganya, Edric langsung masuk ke dalam setelah selesai memakirkan mobilnya. Dia berjalan naik ke lantai atas menuju kamarnya dan sampai di dalam kamar. Dia jalan ke ranjang dan merebahkan tubuhnya disana dengan keadaan masih memakai sepatu
Dia mengambil ponsel dari saku jasnya, kemudian menyalakannya dan mencari aplikasi bertuliskan kontak dan menyetuhnya. Jari telunjuknya men-scroll terus ke atas, untuk mencari kontak yang bertuliskan inisial huruf E. Padahal jelas-jelas ditengah atas tertulis kata pencarian, tapi Edric seakan lupa dengan fitur yang tersedia untuk memudahkan penggunanya dalam mencari nama
Dia lebih memilih untuk mencarinya sendiri dengan men-scroll pelan-pelan layar ponselnya. Jarinya berhenti pada satu nama yang tertera di layar ponselnya "Elena (The Coldest Woman)". Melihat nama yang diberikan Elena untuk kontaknya, membuat Edric tersenyum lebar. Entah apa yang dia rasakan saat ini, tapi yang pasti dia merasa bahagia. Menekan nomor Elena dan dihubungkan ke aplikasi berwarna hijau, bergambar telepon diantara gelembung obrolan
Edric mengetikkan beberapa kata lalu mengirimnya, tetapi Elena belum menjawabnya. 15 menit berlalu dan tetap saja tidak ada notif masuk di ponselnya, akhirnya Edric memutuskan untuk mandi
• • • • •
Edric keluar dari bathroom lalu jalan ke walk in closet untuk memakai pakaiannya, dia mengenakan kaos hitam kesayangannya dan celana pendek. Membawa laptop berlogo apel digigit, dan meja lipat di tangannya lalu naik di ranjang. Membuka meja nya dan menaruh laptop dan ponsel diatasnya, dia akan bekerja sebentar sebelum tidur
Edric menyalakan laptop sebelum dia melihat ada pesan masuk di ponselnya, Edric pun langsung cepat-cepat membukanya dan membacanya
MESSAGE ON
Edric
Hi Elena, this is me :). Save my contact okay
^^^Pesan yang tadi tidak dibalas^^^
Elena
Hi, but who are you?
Edric
OMG!!! You don't know me, i'm your friend Elena. The one and only handsome guy in your life
Elena
Hahahaha. Is that you Edric?
Edric
Astaga, kenapa kamu sangat jahat hem? Baru saja aku mengantarmu pulang dan sekarang kamu sudah melupakanku. It hurts :(
Elena tersenyum melihat pesan yang dikirim Edric
Elena
Maafkan aku, kalau begitu tunggu sebentar aku akan menyimpan nomormu
Edric
Apakah kamu tidak tidur? Tidak baik bagi perempuan untuk tidur malam-malam, kamu harus tidur secepatnya
Elena
Aaa aku tidak bisa tidur, dan juga saat ini aku sedang mengerjakan tugas kuliah. Jadi sepertinya aku akan tidur malam
Edric
Besok bolehkah aku menjemputmu pulang dari kampus?
Elena
Hm, apa itu tidak merepotkanmu. Kamu seorang CEO tentu saja pasti sangat sibuk, lebih baik tidak perlu
Edric
Tidak apa, aku hanya ingin menjemputmu bukankah kita ini teman? Were friend right?
Elena
Tentu saja kita berteman
Edric
Baiklah kalau begitu maaf sudah mengganggumu, silahkan lanjutkan tugasmu dan aku juga melanjutkan pekerjaanku. Good Night ~
Elena
Alright. Good Night too~
MESSAGE OFF
Elena mematikan ponselnya, terlihat senyuman kecil muncul di bibir mungil Elena. Mengapa hanya dengan berbicara dengan Edric bisa membuat Elena sedikit mengurangi rasa rindunya pada sang kakak
Elena juga tidak sadar dengan apa yang dirasakan nya saat ini. Dia menggeleng kan kepalanya, lalu kembali fokus untuk mengerjakan tugas kuliah yang besok harus di kumpulkan tepat waktu
• • • • •
Keesokan harinya, Elena akan berangkat kuliah dan menurut saja diantar oleh driver, karena dia juga sedikit lelah untuk berjalan kaki lalu naik bus ke tempat kuliah. Perjalanan menuju kampus, Elena menyempatkan untuk menyalakan ponsel nya sebentar dan melihat obrolannya bersama Edric semalam
Elena penasaran dengan profile picture yang digunakan Edric, dan bisa dilihat jika pria itu menggunakan foto dia sedang berada di pantai menatap sunset dan hanya di perlihatkan siluet atau badan belakangnya
• • • • •
Jangan lupa like, komen, vote, dan tambahkan novel saya di favorite :)
mampir juga ya 🙏😢
semangat upnya
likeback ke Who is He yaa😁