NovelToon NovelToon
UPIK ABU & CEO TAMPAN

UPIK ABU & CEO TAMPAN

Status: tamat
Genre:Romantis / Action / Misteri / Cintamanis / Contest / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LIYENDI

Tiara Wijaya yang mencari orang tua kandungnya, dalam perjalanan menuju kota tempat masa kecilnya dia di jebak masuk ke lingkaran hitam dunia malam.

Dalam kondisi setengah sadar ia bertemu dengan seorang Pria Tampan yang terkenal suka bergonta-ganti wanita. Pria yang memiliki sifat dingin dan tak kenal ampun terhadap lawan-lawannya.

Demi kebebasannya keluar dari dunia malam Tiara melakukan perjanjian dengan pria itu.
Perjanjian yang membuatnya kembali terjebak dalam permainan Pria Tampan itu, yang merupakan salah satu CEO terkenal di negaranya.

Bagaimana kisahnya bisakah Tiara lepas dari jeratan CEO TAMPAN itu atau justru CEO TAMPAN itu yang terjebak dalam permainannya sendiri???

ikuti terus kisahnya, terimakasih 🙏

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIYENDI, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kalung Tiara.

Dimas meletakkan koper Tiara di samping lemari, lalu memberikan Tas yang kecil pada Tiara.

Tiara berjalan menuju tempat tidur dengan tas kecil di tangannya. Ia kemudian duduk di atas kasur. Dimas mengikuti Tiara menuju kasur, Ia berbaring dan menaruh kepalanya di paha Tiara.

"Tuan...," protes Tiara.

"Diamlah, aku lelah" ucap Dimas menutup matanya.

Tiara kembali melanjutkan aktivitasnya, Ia membuka tas kecil itu. Ia tersenyum lega ketika mendapati kotak perhiasan masih ada di dalam tasnya.

Tanpa membuka kotak itu, Tiara kemudian menaruh tas itu di atas meja yang ada di sampingnya.

Ia menatap Dimas yang saat ini ada di pangkuannya.

"Tampan" tanpa sadar tangannya menyentuh rambut Dimas dan membelainya. Dimas melakukan pergerakan kecil karena perbuatan Tiara itu. Dengan cepat Tiara menarik tangannya.

"Lakukan lagi" Dimas memegang pergelangan tangan Tiara dan melatakkannya di kepalanya.

Dimas kemudian mengubah posisi tidurnya menghadap ke Tiara. Lalu ia mengalungkan tangannya ke pinggang Tiara.

"Tuan, geli. Bangunlah Tuan, anda bisa pindah tidur dengan menggunakan bantal" protes Tiara merasa tidak nyaman.

Dimas menghiraukan ucapan Tiara, ia masih dengan posisi nyamannya. Akhirnya Tiara membiarkan Dimas. Ia kemudian menyenderkan tubuhnya di kepala ranjang dan ikut tertidur.

**********

Tampak Tuan Bagas sedang duduk di atas ranjang, Ia melakukan panggilan telepon pada seseorang melalui handphone di tangannya. Wajahnya tak pernah lepas dari senyuman.

Saat ini tuan Bagas berada di apartemennya, lebih tepatnya berada di kamarnya. Dengan di temani wanita muda yang tertidur lelap di sebelahnya.

Sepertinya mereka baru saja melakukan aktivitas yang melelahkan. Tubuh dua orang yang masih dalam keadaan polos hanya ditutupi selimut sampai bagian dada.

"Rencana sempurna" Gumam tuan Bagas setelah menutup panggilan telepon itu.

Tuan Bagas kemudian bangun, dan segera menuju ke kamar mandi membersihkan tubuhnya. Keluar dari kamar mandi dengan segera ia menuju ke lemari dan berganti pakaian. Melihat wanitanya yang masih tertidur ia melemparkan handuk yang dipakainya tadi tepat ke wajah wanita itu.

"Tuan...," protes wanita itu terkejut.

"Cepat bangun dan pergi dari sini, aku masih ada urusan" ucap pria itu kemudian mengambil beberapa lembar uang ratusan dari dompetnya dan melemparkannya ke arah wanita itu.

Wanita itu segera bangun memunguti uang itu, kemudian mengambil bajunya yang berceceran di lantai. Ia lalu mengenakannya dan pergi dari situ.

Setelah wanita itu pergi Tuan Bagas dengan segera keluar dari apartemennya, menuju ke garasi. Ia melajukan mobilnya dan 20 menit kemudian sampailah ia di depan sebuah restauran mewah.

Tuan Bagas memasuki restauran itu, tapi ia dihadang oleh salah satu karyawan disana.

"Maaf Tuan, hari ini kami tidak menerima pengunjung. Restauran ini telah di boking" ucap salah satu pegawai restauran.

"Saya ingin bertemu dengan Tuan Bayu, saya sudah janjian disini tadi" Protes Tuan Bagas.

"Oh, maafkan atas kelancangan saya Tuan. Anda sudah di tunggu Tuan Bayu di dalam" pelayan itu menunduk hormat sebagai permintaan maaf. Kemudian ia mengantar tuan Bagas menemui Tuan Bayu.

Pelayan itu membawa Tuan Bagas ke salah satu ruangan yang ada di restauran itu. Dan tampak terlihat pria paruh baya, sudah duduk di salah satu kursi yang mengitari meja itu.

"Selamat Sore Tuan" sapa Bagas menyalami pria yang ada di hadapannya.

"Silahkan duduk" ucap pria itu datar.

Tuan Bagas menarik salah satu kursi dan duduk tepat di hadapan pria itu.

"Mana barangnya?" Tanya pria itu to the points.

"Anda sepertinya sudah tidak sabar Tuan" Bagas terkekeh menatap pria itu.

Dengan segera ia mengeluarkan kalung itu dari saku bajunya, dan memperlihatkan pada Tuan Bayu.

"Bagaimana Tuan, Asli bukan" Bagas tersenyum licik menatap Tuan Bayu.

"Saya tidak bisa memastikan keaslian kalung ini karena hanya pemiliknya saja yang bisa memastikannya" ucap Tuan Bayu.

"Kalau begitu, panggil saja Tuan anda kemari untuk memastikannya" ucap Tuan Bagas sedikit kesal.

"Begini Tuan, biar saya bawa dulu kalung ini untuk memastikan..."

"Tidak, anda tidak bisa membawa kalung ini. Bagaimana kalau Anda menipu saya" Bagas menyela pembicaraan pria itu.

Tak lama terdengar suara telpon berbunyi dari HP tuan Bayu, dengan segera ia menjawabnya.

"Baik, Tuan Besar" Jawab Tuan Bayu menanggapi pembicaraan di handphone nya.

Tuan Bayu kemudian menutup teleponnya dan menaruhnya di atas meja.

"Begini Tuan Bagas kebetulan orang yang bisa memastikan keaslian kalung ini, sekarang berada di luar negeri. Besok beliau akan kembali, jadi berikan saya waktu dua hari."

"Tapi..." sela tuan Bagas

"Jangan khawatir saya akan mentransfer sebesar 100 juta untuk jaminan kalung ini. Dan sisanya 90% lagi setelah kami mengetahui keasliannya. Juga temukan kami pada pemiliknya" Ujar Tuan Bayu meyakinkan Tuan Bagas.

"Tidak Tuan 1M adalah perjanjian kita 11 tahun yang lalu, sekarang saya menginginkan 5M" Bagas tersenyum licik menatap pria itu.

"Dan beri saya 500 juta, jika anda ingin membawa kalung itu" ucap Tuan Bagas lagi.

"Baiklah saya akan transfer ke rekening anda sebesar 500 juta. Tapi untuk 5M saya perlu membicarakannya dengan Tuan Saya" ucap Tuan Bayu.

Tuan Bagas menyetujui ucapan Tuan Bayu. Mereka bersalaman sebagai tanda kesepakatan. Kemudian Tuan Bagas pun berlalu pergi dari tempat itu.

Setelah kepergian Bagas, Tuan Bayu pun beranjak dari situ dan menuju ke lantai atas ruangan itu. Ia menuju ke salah satu ruangan disana. Dan tampaklah pria paruh baya yang masih terlihat guratan ketampanan di wajahnya. Ia tersenyum menyambut kedatangan Tuan Bayu.

Pria itu duduk di salah satu sofa dengan laptop di depannya yang menampilkan gambar ruangan yang tadi ditempati Tuan Bayu dan juga Tuan Bagas.

"Ini Tuan" Bayu menyodorkan kalung itu di hadapan pria paruh baya itu.

"Dari bentuk dan ukirannya ini terlihat asli, tapi untuk memastikannya kita hanya bisa menunggu putraku" ucap pria paruh baya itu.

"Bagaimana menurutmu tentang pria tadi" Tanya pria itu pada Tuan Bayu.

"Dia terlihat licik Tuan, kita harus hati-hati untuk memastikan kebenarannya" ucap Tuan Bayu.

"Jangan kau katakan apapun pada istriku sampai kita tau kebenarannya. Kali ini kita harus hati-hati jangan sampai kita tertipu lagi" ucap pria itu.

"Baik Tuan" ucap Bayu

***********

Sementara itu di apartemen Dimas tampak Tiara sedang menyeduh secangkir kopi untuk Dimas. Selesai membuatnya Tiara membawa kopi itu ke ruang kerja Dimas yang ada di apartemen itu.

Di ruang kerja tampak Dimas masih sibuk dengan tugas kantornya.

Tiara meletakkan kopi pesanan Dimas ke atas meja kerja Dimas dan ingin berlalu pergi dari sana.

"Tiara..." panggil Dimas, ia lalu berjalan menghampiri Tiara. Ia meraih pergelangan tangan Tiara dan menuntunnya menuju ke sofa yang ada di ruangan itu.

"Bisakah kau ceritakan tentang masa lalumu" Dimas duduk di sofa dan meminta Tiara duduk di sebelahnya.

TBC

jangan lupa like dan komen ya biar makin semangat nulisnya. terimakasih 🙏😘

1
Keynan Milky
dasar make g peka
Keynan Milky
enak x y jdi orng kaya .. semuanya sudah tersedia
Keynan Milky
bodoh kau dimas
Keynan Milky
waah bakal terbongkar tu si anita
Keynan Milky
Tiara ngidam tu
Ritaxs Tarfiana
Kecewa
Keynan Milky
waaaaahh keren
Keynan Milky
akibat degil y gitu tiaraa bloonnnnn
Keynan Milky
aku heran liat Tiara ini terlalu murahan sana sini disentuh mau aja
Safira Najib
Luar biasa
Safira Najib
Lumayan
Keynan Milky
terlalu banyak pemeran nya Thor pusing aku
Arsuni Gustaf: iya benar....terlalu banyak pemerannya....bikin pusing.
total 1 replies
Safira Najib
Luar biasa
Ratu Kalinyamat
lagian gadis itu tolol juga si.udh di boking org baek baekk dilindungi juga mlh keluturan klyar dri kamar,
Ratu Kalinyamat
emg ad y kelakuan org baek d dlm vlub. kurasa smya pria hidung belang klo udh msuk club club mlm bgtu
Ratu Kalinyamat
kasian kmu tiara. masih polos blm tau kejamnya kota
Ratu Kalinyamat
ngeri juga y. jgn jgn bu anggi org jahat tuh
Ratu Kalinyamat
ok next author
Natalia Weru
Dimas kok di lawan 🥰
Ati Rohayati
Luar biasa
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!