21+
Sinara perempuan 24 tahun mendekati
seorang lelaki yang sudah beristri.
apa jadinya kelanjutan kisah percintaan
yang terlarang tersebut.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Yuyuwe, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
#21
Sinara hanya diam,tanpa berkutik,
tatapannya kedepan seolah kosong,
membuat pak erik yang melihat tidak sampai hati.
"Kamu tenag saja aku yang akan mengurus semuanya,jadi kamu jangan mikirin apa-apa lagi,semuanya akan beres,.ayo aku antarkan pulang.,!" Pak Erik ingin menarik lengan Sinara yang sudah berdiri sama rata. Tapi di kibas empunya.
"Tunggu, maksudnya,!?" Sinara yang masih terdiam, langsung menoleh ke arah sumber suara, yang membuatnya untuk berpikir keras, apa yang di maksudkan dengan kata-kata Pak Erik barusan.
"Maksudnya apa, ,mengurus, mengurus
apa,!?"
"Mengurus administrasi biaya pengobatan
Ibu kamu, selama di rumah sakit, termasuk biaya transplantasi hati yang baru untuk ibu mertua aku, hee!! " Senyum merekah. "Tenag saja bu ada menantu kamu yang baik hati ini, dan akan menjadi suami terbaik untuk anak mu." Matanya menatap Sinara dengan bangga yang di lihat bergidik ngeri, mendengar ucapannya.
Haaa, kok tau semuanya, apa ada yang memberi tahu, siapa?? Kan yang tahu
masalah ini cuman aku dan dokter edo,
apa jangan-jangan dia menguping, sampai-sampai masalah Transplantasi hati pun dia juga tahu. Apa benar yang dia katakan mau membantu!? Ahhh apa-apaan dia itu ibu mertua mimpi apa dia.
"Dari mana bapak tahu,kalo ibu saya masuk rumah sakit!?dan masalah transplantasi hati Bapak juga tahu,tahu dari mana!?" Alisnya menyatu,matanya memicing menatap Pak Erik curiga.
"Masalah aku tahu dari mana, itu nggak penting, yang penting aku mau mengurus semuanya, jadi jangan banyak berpikir yang tidak-tidak."Jawabnya santai,padahal dalam hati takut juga ketahuan kalo dia sudah menguping pembicaraan Sinara bersama dokter Edo tadi.
Iya juga sih, tapi aku nggak habis pikir,
kok bisa-bisanya dia tahu masalah ini.
aku rasa dia memang sengaja datang kesini diam-diam, untuk mencari tahu, tapi diakan bisa menyuruh sekretarisnya,secara diakan orang kaya,,Tapi untuk apa,untuk menjadi pahlawan gitu,dengan cara dia membantu masalah aku, lalu dia memberi syarat agar aku menikah dengannya secara diam-diam. apa begitu caranya,!?kalo begitu licik sekali dia.
Pak Erik memang menyuruh sekretarisnya mencari informasi tentang ibu Sinar,tapi yang dia dapatkan hanya informasi mengenai penyakit yang di derita.Masalah Transplantasi hati,ia baru tahu tadi di waktu slSinara dan dokter Edo berbicara.
Tangan Pak Erik mengibas-ngibas di depan wajah Sknara,yang membuat Sinara terkejut bukan main.
"Hahh hahh, Apa-apaan sihh,!?" Gerutu
Sinara.
"Kamu yang kenapa,aku ngomong dari tadi nggak di jawab-jawab, , " Balik kesal.
"Ya mana saya dengar,,"
"Kamu yang bengong, makanya nggak dengar"
"Kok nyalahin orang bengong sih,,"
"Ya bukan gitu, kamu mikirin apa lagi sih,!?kan masalah ibu udah menjadi urusan aku,apa lagi yang membuat kamu bengong begitu,!?" Suara lembut dan mengalah.
Kok dia jadi lembut begitu,apa aku yang terlalu menyeramkan, Ahh tahu ahh.yang penting dia mau membantu ibu,agar ibu
cepat sembuh.Aamiin ya allah.
Sinara hanya geleng-geleng kepala,.
"Tidak ada, apa benar bapak mau membantu ibu saya,tidak ada maksud lainkan,!?"
Sedikit curiga.
Pak Erik mengangguk." Tapi kamu harus menikah dengan ku." Dengan senyuman bahagianya,ini waktu yang tepat baginya untuk mengatakan niatnya. Pikirnya Sinara tidak akan bisa menolak kalo sudah menyangkut masalah ibunya.
Sinara yang mendengar jawaban Pak Erik, membuatnya tak habis pikir.raut wajahnya yang tenag menjadi merah padam.
Ahh tu kan,tidak salah lagi apa yang aku pikirkan,dengan niat liciknya.
"Saya tidak bisa" Dengan nada penuh percaya diri dan penuh penekanan ia berbicara. Kepalanya mengeleng-geleng berulang-ulang kali.Yang membuat Pak Erik tidak habis pikir, dengan jawaban Sinara.
"Kenapa, ,??? "
Like😘😘