Arc 1 : Kota Awan Harmoni (1 - 110)
Arc 2 : Menjelajahi Dunia yang Luas (111 - 254)
Arc 3 : -
Novel pertamaku jadi mohon maaf banyak typo.
•—•
Genre : Petualangan, Fantasy, Xianxia, Xuanhuan, Weak to High, Protagonis.
Bai Chen seorang anak muda yang hidup ditempat terpencil dengan keinginannya ia ingin memasuki Jalur Bela Diri seperti yang lainnya.
Saat ia sudah menetapkan waktunya dan mulai melangkah ke Jalur Bela Diri, ada gesekan yang membuatnya jatuh dalam keadaan keheningan setelah gagal melakukan langkah awal.
9 Cahaya memilihnya untuk menanggung beban di pundaknya, Untuk mencapai puncak bela diri, ia akan menggunakan semua yang ia miliki untuk sampai kesana!
Mari kita ikuti Bai Chen dalam melangkah ke jalur bela diri!
•—•
👉 Mohon dukungannya melalui Like, Koment(yang membangun), dan lainnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Evolution of the coccon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Ch 21 - Keinginan Ketua Klan
Ch 21 - Keinginan ketua klan
Bai Chen mengikuti arah suara yang terdengar, sebelum sosok pria paruh baya yang tampak biasa namun dalam, muncul disamping Bai Chen.
Persepsinya tidak bisa melihat melalui kultivasinya, Saat umur 6 tahun Bai Chen pergi dan mengasingkan dirinya, Bai Chen tidak pernah lagi bertemu dengan ketua klan, saat berpapasan muka dan bertemu kembali.
Bai Chen menyembunyikan dirinya sebisa mungkin, agar ketua klan memperhatikan ia tampak biasa dan tidak ada sedikitpun kultivasi.
Bai Zhen yang memperhatikan anak ini tampak aneh, saat ia tiba menemuinya, ada perasaan kuat didalam tubuhnya beberapa saat yang lalu, namun itu menghilang sesaat. "Apakah aku berhalusinasi?!"
Mencoba kembali, Bai Zhen tidak menemukan apa-apa dan tampak menemui orang biasa di tubuh anak kecil ini, ia memenangkan dirinya dari pikiran acak di benaknya.
Ekspresi Bai Chen tersenyum tipis melihat ketua klan yang gagal melihat melalui dirinya, jika bukan karena ia telah melatih mengoordinasikan energi dalam beberapa bulan yang lalu, mungkin persepsi ketua klan akan menemukan sesuatu dalam dirinya.
Bai Chen kemudian maju dan menangkupkan tinju kearahnya dengan hormat. "Salam pemimpin klan!"
"Heh! Nak, Mengapa kamu begitu formal, sepertinya kamu masih belum menganggapku saat itu?" Ketua klan melambaikan tangan kearahnya, kata-katanya memberi isyarat pada Bai Chen.
Ekspresi Bai Chen tersenyum kecut mendengar ini, sepertinya ketua klan masih mengingat sifat keras kepalaku saat meminta izin untuk tinggal di tempat kecil dan mengasingkan diri.
Kepergiannya dan mengasingkan diri adalah Bai Chen pernah bertanya pada ketua klan tentang orang tuanya. Namun, hasil jawaban yang ia dapatkan justru mengecewakannya.
Pikiran Bai Chen saat itu cukup keras kepala dan hanya ingin lebih mengenal orang tua disaat kecilnya.
Setelah mental Bai Chen telah ditempa selama beberapa tahun serta bertemu dengan guru yang memberikan metode kultivasi serta terpilih.
Pemikirannya menjadi lebih tenang dan stabil.
"Baiklah! tidak perlu dipikirkan untuk masa lalu saat itu." Melihat keheningan diwajahnya, Bai Zhen tersenyum menepuk pundaknya berkata. Menghela nafas matanya melirik patung dibelakangnya dan kemudian melanjutkan.
"Leluhur adalah seorang jenius sejati!"
Mendengar kata-kata ketua klan, Bai Chen menganggukan kepalanya sebagai jawaban.
"Ruang rahasia ini diciptakan olehnya sebelum leluhur menjelang wafatnya, dengan upaya sungguh- sungguh, leluhur akhirnya bisa mengundang ahli formasi peringkat ke-5 yang merupakan teman yang paling dekat dengannya. Namanya adalah Ren Tianzi."
"Ren Tianzi ini cukup terkenal sebagai ahli formasi, untuk mengundangnya mau itu seorang yang memiliki latar belakang yang kuat ataupun kaya, ia tidak akan menurunkan mata terhadapnya."
"Setelah formasi ruang rahasia diciptakan, leluhur Bai Yuan meminta Ren Tianzi untuk menjaga klan ini setelah kematiannya."
"Ren Tianzi saat itu cukup sedih mendengar kisah leluhur Bai Yuan, sebagai temannya yang paling dekat, Ren Tianzi memegang janji keinginan leluhur untuk menjaga klan kami."
Bai Zhen menghela nafas sedih, disatu sisi ia sangat gembira karena Ren Tianzi merupakan salah satu ahli formasi dan terkenal yang menjaga keinginan leluhur untuk menjaga klannya.
"Setelah kematian leluhur Bai Yuan, Ren Tianzi mengirim pesan kepada ayahku yang saat itu adalah pengganti pimpinan klan dari leluhur."
"Dikatakan Ren Tianzi akan mengambil murid jenius yang handal dalam formasi untuk memenuhi keinginan leluhur. Namun, setiap kali ayahku mengirim beberapa murid jenius dan handal, tidak ada darinya yang dapat belajar formasi dibawah bimbingannya, yang berakhir membuatnya kecewa sampai aku menggantikan ayahku sebagai pemimpin."
Bai Zhen menghela nafas sedih saat melanjutkan perkataannya. "Dalam kekecewaan teman leluhur Ren Tianzi, ia hanya memberikan kami 1 kesempatan untuk mengirimkan yang benar-benar jenius. jika gagal lagi, Ren Tianzi tidak akan membantu murid-murid klan dan hanya membantu saat Klan Bai kami dalam keadaan jatuh."
Bai Chen menghela nafas panjang mendengar kisah penjelasan dari ketua klan. Itu tak terbayangkan untuk bisa mendapatkan uluran tangan dari seorang ahli formasi terkenal Ren Tianzi, namun tidak ada dari kaum muda klan yang bisa belajar dibawah bimbingannya dan malah berakhir membuatnya kecewa.
Meskipun ia tidak mengenal Ren Tianzi ini, setidaknya ia memegang janji keinginan leluhur klan dengan tulus.
"Ketua klan, apakah belajar formasi itu cukup sulit?" Bai Chen bertanya dengan rasa ingin tahu.
"Aih! aku tidak tahu apa-apa tentang array formasi." Bai Zhen tersenyum kecut, menggelengkan kepalanya.
"Lalu, mengapa para murid yang selalu dikirim berakhir dengan kegagalan?" Mendengar jawabannya, Bai Chen kembali menanyakan kembali.
"Itu.. aku pernah bertanya saat itu kepada murid yang diangkut dan belajar di bawah bimbingannya, Ren Tianzi tidak menyuruhnya untuk mempelajari formasi tersebut, melainkan bekerja secara acak, entah itu menyapu, membersihkan dan lainnya."
"Hal Itu membuat para murid merasa resah dan kesal, akhirnya semua berakhir dengan kegagalan." Mengelus dagunya, Bai Zhen mengingat itu tampak aneh saat bersuara dengan pelan.
Bai Chen tampak terkejut dengan perlakuan Ren Tianzi ini, mungkin dia memiliki niat lain.
Murid jenius selalu bangga dalam hati dan memiliki kesombongan tak terbatas, mengingat untuk bekerja keras menyapu membersihkan adalah itu pasti membuat dirinya merasa menjatuhkan harga dirinya, mungkin inilah yang menjadi penyebab kegagalan setiap murid!
Bai Chen melirik kearah ketua klan yang tersenyum dibawah wajahnya, tampak memiliki beban didalam pikirannya. Ia tersenyum berkata, "Ketua klan, sepertinya ada masalah dalam pikiranmu bukan?"
"Aih! Kamu sepertinya bisa mengetahui pikiranku brat!" Bai Zhen berkata tampak mengisyaratkan Bai Chen untuk tidak terlalu memikirkannya.
"Katakan saja Ketua klan, jika tidak itu akan menjadi simpul dibatinmu." Bai Chen mengingatkan dengan keseriusan diwajahnya.
"Nak..! Seperti keras kepalamu masih sama saat itu... Baiklah! aku hanya memiliki keinginan agar leluhur mendapatkan kembali martabat dan harga dirinya untuk membalas dendam orang itu!"
"Dan juga aku ingin mendapatkan rasa syukur dari Ren Tianzi, sebagai keturunan leluhur Bai Yuan, setidaknya aku tidak mengecewakan orang itu setelah menjadi pemimpin klan dan mengurus para anak muda." Melihat tatapan tekad tegas dimata Bai Chen, Bai Zhen menghela nafas sejenak dan berkata.
Beban dalam pundaknya cukup berat sebagai pemimpin, leluhur melahirkan yaitu ayahnya sendiri dan menjadi pemimpin klan saat itu, namun, ayahnya tidak bisa memenuhi keinginan leluhur semasa hidupnya.
Hal yang paling sedih adalah teman yang paling dekat dengan leluhur, Ren Tianzi telah mengulur tangan untuk membantu klan dan berakhir dalam kekecewaan melihat kegagalan setiap murid yang ayahnya kirim berada dibawah bimbingannya.
Dan ayahnya memberikan kepemimpinan penuh untuk Bai Zhen, saat itu ayahnya memberikan pesan agar Bai Zhen bisa memenuhi keinginan leluhur, serta mendapatkan rasa syukur dan hormat dari Ren Tianzi.
Namun, selama ini semua keinginannya tidak ada satupun yang selesai, itu membuat Bai Zhen mendesah sedih.
Siapa yang bisa ia ingin salahkan mengingat keinginan yang semuanya tidak terpenuhi, ia mengantisipasi kelahiran anaknya saat itu dan berharap kelahiran istrinya agar diberikan seorang anak laki-laki untuk memenuhi keinginan dan melanjutkan garis silsilah pemimpin.
Hasilnya adalah seorang anak perempuan yang istrinya lahirkan, meskipun ia menerima ini, ia mencoba lagi untuk mendapatkan seorang anak laki-laki untuknya.
Namun, tidak ada sedikitpun tanda-tanda kelahiran anak didalam istrinya, sebelum akhirnya meninggal. Bai Zhen menghela nafas panjang dengan beban dalam pikirannya, ia hanya memiliki anak perempuan tunggal yang harus ia syukuri sebagai kelanjutan garis keturunannya.
Apakah langit tidak bersikap adil kepadaku?
Saat tenggelam dalam pikirannya, Bai Zhen melirik Bai Chen didepannya, sebelum yang pertama menepuk pundaknya tampak lelah saat ia mengingat beban berat dipikirannya.
"Nak! Selama hidupku hanya itu keinginanku, aku hanya memiliki anak tunggal dan itupun perempuan, apakah aku harus memaksa anak perempuanku untuk memenuhi keinginan leluhur? tentu tidak! dari setiap anak muda laki-laki dalam klan, hanya kamu yang aku percaya membantuku memenuhi keinginan leluhur."
"Meskipun kamu tidak memiliki garis keturunan dengan asal yang sama denganku, aku telah menganggap dirimu anak laki-lakiku sendiri. Jika mungkin aku meminta tolong untuk memenuhi keinginan leluhurku."
Mendengar perkataannya, Bai Chen tampak merasa sedih dengan beban berat dipundak pemimpin, selama masa kecil, orang yang selalu memperhatikan dirinya adalah ketua klan dan penatua Wang yang dekat dengannya.
Ia sebenarnya dalam hati telah menganggap kedua orang ini sebagai ayah dan pamannya sendiri.
Melihat keinginan ketua klan, ia tidak bisa membantu merasakan keinginan mendidih dalam dirinya dan berkata, "Harap tenang ketua klan! Suatu saat nanti Bai Chen akan memenuhi keinginanmu, suatu saat leluhur akan mendapatkan kembali martabat dan harga dirinya saat itu."
"Haha! Nak, aku percaya dengan perkataanmu! Baiklah, tidak perlu terlalu membawa suasana sedih untuk saat ini."Bai Zhen berkata dengan senyum, ia kemudian melanjutkan.
" Nak! tubuhmu cukup kuat dalam menapaki Jalur kultivasi, aku percaya tidak akan membutuhkan waktu lama untuk memasuki langit pertama."
Bai Chen tersenyum misterius mendengar perkataannya, ia berkata dengan tenang, "Ketua klan terlalu menyanjungku."
Disisi lain, Bai Chen cukup berusaha keras untuk menutupi kultivasinya, didepan ranah Xiantian, ia tidak bisa harus dengan santai memunculkan kekuatan dalam tubuhnya. Jika tidak, itu akan membuatnya sakit kepala karena menarik terlalu banyak.
Untuk saat ini Bai Chen tidak ingin mengungkapkan dirinya, apa yang paling ia takuti adalah orang-orang dari organisasi Pertalian Darah yang tidak sedikitpun memiliki pergerakan, jika keberadaan dirinya terungkap, kekuatan diatas para nyamuk liar pasti akan mengejarnya.