NovelToon NovelToon
Milik Sang Mafia Seutuhnya

Milik Sang Mafia Seutuhnya

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia / Action / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:3.8k
Nilai: 5
Nama Author: riri-can

Akibat tuntutan menikah dari kedua orangtuanya, Yorinka memilih jalan pintas dengan cara menghabiskan malam panas dengan seorang pria misterius.

Yorinka berpikir dengan dirinya hamil, maka kedua orangtuanya tidak akan menyinggung soal pernikahan lagi. Tetapi yang ada Yorinka malah di usir karena hamil tanpa adanya seorang kekasih atau calon suami, pada akhirnya Yorinka memilih untuk hidup berdua dengan bayi yang dikandungnya.

Tetapi pria yang menghabiskan malam panas dengannya tiba-tiba datang ke apartemennya dan menuduhnya telah membawa milik pria itu, lebih parah lagi pria itu adalah seorang Mafia dari klan Cyrillus.

Cyrillus, adalah salah satu klan mafia terbesar saat ini dan tentunya semua tunduk padanya, apa jadinya Yorinka mengandung dari anak dari seorang mafia kejam.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riri-can, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Mansion Vlad

Setelah menempuh perjalanan udara yang teramat panjang dan menyesakkan dada penuh haru perpisahan, raungan mesin helikopter militer itu perlahan-lahan mulai melambat. Burung besi bercat hitam legam tersebut akhirnya mendarat dengan sempurna di atas landasan beton sebuah mansion terisolasi milik Vlad di pinggiran Saint Petersburg, Rusia. Mansion yang dikelilingi oleh hutan cemara bersalju itu tampak kokoh laksana benteng kuno, menjanjikan proteksi yang tak tertembus oleh ancaman eksternal mana pun.

Sebelum mereka berangkat dari markas Valletta, Vlad yang terkenal dengan otak manipulatif dan taktisnya telah bergerak cepat. Ia memerintahkan seluruh bawahan terbaiknya di Rusia untuk mempersiapkan penyambutan yang luar biasa bagi Yorinka.

Sebenarnya, mansion pribadi Vlad ini adalah pangkalan riset sekaligus kediaman steril miliknya yang sama sekali tidak memiliki pelayan wanita. Isinya hanya berisi para tentara bayaran, peneliti lab, dan interogator berdarah dingin. Namun, demi kenyamanan Yorinka selama berada di Rusia, Vlad melakukan sebuah perombakan gila dalam hitungan jam.

Tiba-tiba saja, di depan lobi mansion, sudah berdiri berbaris lima orang pelayan wanita dengan seragam rapi yang tampak siap mengurus segala keperluan Yorinka. Faktanya, kelima wanita tersebut bukanlah pelayan biasa, melainkan agen elit tempur di bawah komando Vlad yang menyamar. Demi menyukseskan skenario ini, kelima pembunuh terlatih itu bahkan harus dipaksa belajar memasak hidangan hangat dan mencoba menjadi pelayan yang anggun hanya dengan mengandalkan waktu pengarahan beberapa jam saja sebelum helikopter Yorinka mendarat.

Begitu pintu helikopter ganda dibuka, embusan angin kutub yang ekstrem langsung menerobos masuk. Di mansion ini cuacanya memang sangat dingin, sebuah konsekuensi geografis karena pada dasarnya negara ini selalu dilingkupi salju dan suhu di bawah nol derajat Celsius.

"Astaga, dingin banget! Ini tempat tinggal atau dalam freezer sih?!" seru Shela spontan dengan nada yang ceria namun sembrono

Ia langsung menggigil hebat, hampir saja menjatuhkan tas jinjingnya sebelum ditarik oleh Vica. Vica yang memiliki sifat ceria dan hangat segera memakaikan syal bulu tambahan ke leher Yorinka

"Nyonya, anda harus menggunakan pakaian tebal ini jika tidak ingin mati kedinginan di sini. Ayo, pelan-pelan turunnya"ucapnya lembut

Bi Martha dengan kehangatan keibuannya merangkul lengan Yorinka yang tampak gemetar, menuntun langkah wanita hamil tua itu menuruni tangga helikopter.

Yorinka mengeratkan mantel wol tebal pemberian Zeus, matanya yang bulat menatap sekeliling dengan perpaduan rasa takut dan kagum. Sifat penakutnya sedikit terpicu melihat hamparan salju luas dan barisan pria berbadan tegap yang berjaga di perimeter.

Vlad melangkah turun terlebih dahulu. Begitu kakinya menyentuh tanah Rusia, aura dokter klan yang ramah buatan langsung bergeser menjadi sosok penguasa wilayah yang disegani. Namun, saat ia berbalik menatap Yorinka, Vlad kembali menampilkan pesona hangatnya yang manipulatif demi menjaga stabilitas mental istri sahabatnya itu.

"Selamat datang di Saint Petersburg, nyonya Yorinka. Tempat ini mungkin dingin di luar, tapi saya jamin di dalam sana anda akan merasakan kehangatan yang sama seperti di mansion Cyrillus" sapa Vlad lembut mempersilakan Yorinka melangkah menuju pintu utama yang megah

Di depan pintu utama, Bernaz, tangan kanan kepercayaan Vlad, sudah berdiri menyambut. Bernaz adalah seorang eksekutor lapangan yang terkenal sangat kejam dan bermata dingin saat menjalankan misi tanpa kehadiran Yorinka. Namun, atas perintah mutlak dari Vlad, pria berwajah tegas itu kini harus memasang topeng ceria yang dipaksakan.

"Selamat siang, nyonya besar Cyrillus! Suatu kehormatan bagi kami bisa melayani anda" ujar Bernaz dengan nada suara yang dibuat seceria mungkin meskipun otot-otot wajahnya terasa kaku karena tidak terbiasa tersenyum ramah

Di sebelah Bernaz, berdiri Muz, asisten laboratorium utama Vlad. Berbeda dengan Bernaz, Muz memiliki pembawaan alami yang hangat, namun di balik kehangatan itu ia adalah pria yang sangat kejam dan licik dalam meracik zat kimia mematikan di lab. Muz membungkuk takzim, memberikan gestur formal yang sangat sopan.

"Semua kamar dan fasilitas medis untuk persalinan anda telah disterilkan dan disiapkan dengan baik, nyonya. Silakan masuk, udara di luar tidak baik untuk kandungan anda" ucapnya hangat

Vlad benar-benar melakukan tugasnya dengan sangat profesional saat menjaga Yorinka di sini. Begitu melangkah masuk ke dalam interior mansion, rasa dingin yang menggigit langsung lenyap, digantikan oleh kehangatan dari sistem perapian bawah lantai yang mutlak diatur pada suhu konstan yang nyaman untuk ibu hamil.

Seluruh penjaga di mansion ini juga menaruh hormat yang luar biasa pada Yorinka selama ia berada di sini. Mereka sangat ramah pada Yorinka atas perintah tegas dari Vlad, meskipun bagi para tentara Rusia bertubuh kekar itu, memasang wajah ceria dan bersikap manis adalah tugas yang jauh lebih sulit daripada harus melakukan baku tembak di tengah badai salju. Setiap kali Yorinka berjalan melewati koridor, para penjaga akan membungkuk hormat dengan senyuman kaku yang dipaksakan, yang terkadang justru terlihat lucu di mata Shela dan Vica.

"Nyonya, lihat penjaga di sebelah sana. Badannya seperti beruang, tapi senyumannya mirip lumba-lumba, kaku sekali" bisik Shela ceria sembari tertawa kecil membuat suasana cemas Yorinka sedikit mencair

"Hush, Shela! Jaga bicaramu, kita ini menumpang di sini" tegur bi Maria dengan nada hangat namun tegas

Bi Maria menggelengkan kepala melihat kesembronoan pelayan muda itu. Yorinka tersenyum manis melihat interaksi mereka. Rasa takutnya perlahan menguap digantikan oleh kehangatan dari sambutan yang ia terima. Ia berjalan menuju sofa besar di ruang tengah, mengelus perut buncitnya yang mendadak kembali aktif bergerak.

"Si Gendut sepertinya tahu kalau kita sudah sampai di tempat yang aman, bi" ujar Yorinka dengan nada manja dan ceria merujuk pada gerakan bayinya di dalam kandungan

Muz melangkah mendekat dengan nampan berisi secangkir susu cokelat hangat yang telah dicampur dengan suplemen kehamilan rahasia racikannya.

"Ini untuk anda, nyonya. Sangat baik untuk menenangkan otot rahim setelah penerbangan jauh" kata Muz dengan senyuman hangatnya yang licik

Licik dalam artian ia tahu ramuan ini akan membuat Yorinka tidur pulas tanpa menyadari bahwa di luar sana, sistem pertahanan luar mansion sedang diperketat hingga level maksimal.

Sementara Yorinka menikmati minumannya ditemani obrolan ceria dari Vica dan Shela, Vlad memberi isyarat mata kepada Bernaz untuk mengikutinya ke ruang pemantau utama yang kedap suara di lantai bawah.

Begitu pintu ruang pantau tertutup, atmosfer ramah dan hangat di sekitar Vlad langsung lenyap tanpa bekas. Matanya berubah menjadi dingin laksana es Siberia, memancarkan aura kejam sebagai salah satu petinggi dunia bawah tanah Rusia.

"Bagaimana laporan disini, Bernaz?" tanya Vlad dengan nada suara formal yang kaku dan berat

Bernaz yang tadinya memasang wajah ceria di depan Yorinka, kini langsung berubah drastis menjadi sosok tangan kanan yang dingin dan tanpa ampun.

"Seluruh jalur radar di sekitar hutan telah diacak. Lima agen elit yang menyamar sebagai pelayan wanita telah diposisikan di ring satu kamar nyonya Yorinka dengan senjata tersembunyi. Jika ada tikus klan lain yang berhasil melacak tempat ini, mereka akan mati sebelum sempat menginjakkan kaki di halaman depan" jelas Bernaz

Vlad mengangguk puas, mengisap rokoknya perlahan. Bernaz memang pandai untuk membuat Vlad senang.

"Bagus. Pastikan para penjaga di luar tetap memasang wajah ramah jika berada di dekat Yorinka. Saya tidak ingin stres mentalnya memengaruhi janin penerus Cyrillus. Zeus mempercayakan kelemahan terbesarnya di tangan saya, dan kegagalan bukan pilihan bagi klan kita" ucapnya serius

"Dimengerti, tuan Vlad" jawab Bernaz patuh

Wajah kejamnya sama sekali tidak menyiratkan keraguan. Di bawah kendali manipulatif Vlad yang perfeksionis, mansion terisolasi di Rusia ini telah berubah menjadi surga semu yang aman bagi Yorinka. Di luar benteng ini, badai salju dan perang berdarah antar-klan yang dipimpin oleh Arzeus Ezoic Cyrillus mungkin sedang mengoyak belahan kota lain dengan aksi baku tembak yang menegangkan. Namun di dalam sini, Yorinka dapat bernapas lega, terbungkus oleh proteksi kaku dari para monster yang terpaksa berpura-pura menjadi pelayan ramah demi menjaga keselamatan dirinya dan sang jabang bayi.

🔪🔪🔪

Ternyata Vlad tidak kalah ngerinya dengan Zeus ya.😰 Tapi namanya lingkungan mafia pasti isinya mengerikan semua. Sial sekali ya Yorinka terhubung dengan klan mafia, kalau author mah mending kabur aja sih.😁

1
223
suka
Jessica Xie
Tolong thu istrinya disembuhkan dari masa traumanya biar ngak terus kepikiran ucapan si tunangan palsunya mas Zeus
Jessica Xie
jujur sama yorinka baru ada gunanya
gak perlu jujur sama yang lain
menguras waktumu az Zeus
Jessica Xie
si Dom ini suruh Zeus jangan bersikap lembut malah dia yang bersikap lembut ke Yorinka🙄
Jessica Xie
si Dom keqnya menyamar jadi sekutu ngak sih
padahal sebanarnya dia lah musuh yang sebenarnya
Jessica Xie
yang kubaca koq nampaknya si Dom keq manipulatif banget sih
Potatoes 🥔
Licik banget mas mafia 🤣 ada2 aja 🤣
Potatoes 🥔
Takut diculik sama kamu Domi🤭
Potatoes 🥔
Kejam banget hukumannya
Sumawita
yorinka di lawan👍👍👍
Sumawita
suka bangett dengan peran wanita nya
Sumawita: pasti suka kak
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!