NovelToon NovelToon
Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Kembali Dan Memperbaiki Cinta Yang Diabaikan

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Mengubah Takdir / Romantis
Popularitas:1.4k
Nilai: 5
Nama Author: Quin

Setelah mengetahui fakta tentang penghianatan orang yang paling di cintai, Florin Eldes memutuskan untuk mengakhiri hidupnya, namun di akhir hayatnya, seseorang yang begitu ia benci dan selalu ia siksa dengan sadis malah menangisi kepergiannya dan berharap ia tidak mati. " Kenapa kamu ingin menolongku? padahal aku sudah menyiksamu selama ini. bukankah kematianku adalah hal yang paling kamu inginkan..." Florin menutup matanya untuk terakhir kali setelah mengucapkan kalimat itu. Tapi di saat ia mengira ia sudah mati, ia Malah kembali ke malam dimana ia bertunangan dengan pria yang ia cintai sekaligus pria yang telah menghancurkan hidupnya. Ia membalaskan dendamnya, namun ia tak pernah menduga akan kembali mengalami kematian dan kehidupan tapi di tubuh orang yang berbeda. penasaran bagaimana alurnya? ikuti terus ya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Quin, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tidak percaya

" Siapa kamu? Berani sekali kamu bertindak seperti itu di hadapan kami!. Apa kamu tahu kami ini siapa? Kami adalah pengusaha kaya raya di negara ini. Sementara kamu hanya karyawan biasa yang bekerja di perusahaan Eldes beraninya kamu begitu pada kami!." Ucap Albert yang kesal pada Wilson.

" Saya tidak perduli jika kalian pengusaha besar, tapi saya harap kalian menjaga sopan santun kalian di hadapan nona Florin atau kalau tidak kalian akan menanggung akibatnya!." Ujar Wilson dengan tatapan tajam ke arah mereka semua satu persatu.

" Wah, sungguh luar biasa nyali karyawan ini. Lihat nona Florin, bahkan kamu memiliki karyawan seperti ini bagaimana kami bisa yakin mempertahankan kerja sama dengan anda!." ujar salah seorang diantara para investor itu.

" Tanpa kalian perusahaan ini juga akan bangkit, karena aku sendiri yang akan menjadi investor besar di perusahaan ini!."

Deg

Florin terdiam, Stefany juga terdiam. Serta orang orang yang ada di ruang rapat itu terdiam setelah mendengar ucapan Wilson. Florin menggeleng pelan dengan apa yang dilakukan Wilson.

Beberapa saat kemudian gelak tawa mengisi ruang rapat itu, para investor yang ada di sana tertawa terbahak bahak sampai menepuk nepuk meja sangking lucunya. " Apa? Kamu akan berinvestasi di perusahaan besar ini? Apa kamu tahu jumlah investasi yang harus kamu berikan?. Jangan bercanda di saat serius seperti ini karyawan!."

" Kau benar tuan Albert, dia hanya karyawan biasa dan sok soan mau berinvestasi di perusahaan Eldes, dan dia tidak membutuhkan kita semua. Ini sangat konyol!." gelak tawa mengisi ruangan itu, tapi tidak dengan Florin. Saat ini Florin hanya diam sambil menahan sesuatu di dalam hatinya.

" Nona, apa yang dilakukan Wilson?." bisik Stefany pada Florin. Namun tak ada respon dari gadis itu.

" Nona Florin, sepertinya kami memang harus membatalkan kerja sama ini karena sudah ada investor baru di perusahaan anda. Akhirnya semuanya selesai." ucap Albert dengan tertawa ke arah Florin.

" Ya kalian boleh pergi sekarang! Selanjutnya saya yang akan bekerja sama dengan perusahaan Eldes, hanya saya!." ucap Wilson lagi dengan tatapan dingin.

" Kita lihat sejauh mana perusahaan ini akan berkembang dengan investor baru seorang karyawan biasa." ujar salah seorang di antara mereka.

" Sepertinya kalian sudah terlalu banyak tertawa, apa kalian tahu siapa aku?. Aku adalah pemilik perusahaan Derelick!."

Suasana kembali hening, semua mata kini menatap ke arah Wilson. Florin dan Stefany juga terkejut mendengar Wilson mengatakan jika ia adalah pemilik perusahaan Derelick. Tak berselang lama Albert berjalan maju ke arah Florin.

" Nona, sepertinya anda mempermainkan kami. Bagaimana bisa seseorang seperti dia mengaku sebagai pemilik perusahaan Derelick. Saya harap permainan ini anda hentikan, kita sedang membahas masalah yang jauh lebih serius!." ucap Albert pada Florin.

" Iya benar, berani sekali pria biasa ini mengaku sebagai pemilik perusahaan terbesar di negara inggris. Saya saja tidak bisa menjalin kerja sama dengan perusahaan besar itu, apalagi dia yang hanya seorang karyawan." Sahut yang lain.

Wilson berdiri dengan marah " Saya bisa membuktikan kalau perkataan saya benar, setelah kalian mengetahui semuanya kalian akan bertekuk lutut di hadapan saya!. Nona Florin, anda percaya pada saya kan. Saya akan membuktikan kalau perkataan saya benar."

" Cukup Wilson! Hentikan!."

Deg

Wilson menatap tak percaya ke arah Florin yang memintanya untuk diam. Terlihat wajah kesal dan marah dari Florin. " Nona, saya akan membuktikannya."

" Wilson, hentikan!. Kamu sudah merusak semuanya. Sekarang aku minta kamu pergi dari ruangan ini!."

Wilson tidak percaya dengan apa yang ia dengar, Florin mengusirnya di hadapan semua orang. " Nona percayalah, biarkan aku membuktikannya. Asisten ku sedang dalam perjalanan menuju ke sini. Dia akan segera sampai." Wilson terlihat memohon.

" Wilson, mengertilah! Ini masalah serius, rapat ini menyangkut masa depan perusahaan Eldes. Ini bukan permainan Wilson!." terlihat kekecewaan dari manik Florin.

" Nona."

" Stefany, bawa Wilson pergi dari ruangan ini! Sekarang!."

" Baik nona". Stefany berjalan ke arah Wilson dan memintanya untuk meninggalkan ruangan itu.

" Nona, aku mohon percayalah padaku, sebentar lagi Antony akan datang dan memberitahu semuanya. Antony adalah asisten ku!." ujar Wilson.

" Wilson, berhentilah. Aku tahu kamu mencoba melindungiku, tapi kali ini caramu salah. Aku mohon keluar dari sini!."

" Nona..."

" Keluar Wilson!." Terlihat Florin sangat marah dan mengarahkan telunjuknya ke arah pintu ruangan meminta Wilson untuk segera keluar dari ruangan itu.

Wilson yang tak bisa berbuat apa apa akhirnya di bawa pergi dari ruangan itu oleh security. Wilson tak menyangka jika Florin tidak percaya padanya. Di luar, Wilson terlihat frustasi dan meninju angin saking kesalnya. " Kenapa kamu tidak percaya padaku Florin? Kenapa?." ujarnya dengan gigi beradu.

Sementara itu di dalam ruangan, Florin menghela nafas dengan berat. Rencananya hancur berantakan karena Wilson. Florin tahu jika Wilson ingin melindunginya, tapi caranya salah. Wilson tidak mengerti resiko apa yang akan terjadi karena tindakannya itu. Jika para investor akan membatalkan kerja sama, maka perusahaan Eldes akan langsung bangkrut dan semuanya akan berakhir sia sia.

" Nona Florin, anda membuat kejutan luar biasa pada kami hari ini. Saya tidak akan melupakannya." ujar Albert dengan tatapan sinis ke arah Florin.

" Wilson adalah teman ku, dia berkata seperti itu untuk melindungiku. Jangan salahkan dia atas tindakannya. Dia hanya berusaha melindungi ku. Saya harap tuan tuan tidak membatalkan kerja sama ini. Karena hanya kalian harapan saya untuk mempertahankan perusahaan ini." jawab Florin.

Kemudian para investor itu saling pandang, lalu setelahnya mereka mulai bicara tentang kesepakatan mereka.

" Nona Florin, kami tidak bisa mempercayai anda sebagai pemimpin. Tapi kami akan memberikan waktu kepada anda untuk membuktikan bahwa anda layak menjadi pemimpin perusahaan." ucap Albert dengan tatapan sinis ke arah Florin.

Florin tersenyum senang. Terlihat secercah harapan untuknya. " Saya akan berusaha tuan Albert, berapa lama anda akan memberikan kesempatan kepada saya?."

" Dua hari!."

Seketika senyum di bibir Florin memudar, dua hari adalah waktu yang sangat singkat. Bagaimana ia bisa membuktikan kepada mereka bahwa ia layak menjadi seorang pemimpin. " tuan Albert, apa tidak ada penambahan waktu? Dua hari sangat..."

" Kalau anda mengakui tidak sanggup dengan waktu dua hari, sekarang juga kami akan mengambil semua saham kami di perusahaan anda!." ujar salah seorang diantara para investor itu.

Florin menggeleng cepat " Saya sanggup, saya akan membuktikan kepada anda bahwa saya bisa menjadi seorang pemimpin."

Stefany terlihat khawatir dan tidak percaya dengan ucapan Florin. Bagaimana bisa ia membuktikan dirinya dalam waktu dua hari. Itu sangat mustahil.

" Baiklah kalau begitu rapat ini telah selesai! Kami akan pergi dari sini." satu persatu diantara para investor itu mulai beranjak dari tempat duduknya. Mereka akhirnya benar benar meninggalkan ruangan itu.

Florin mematung di tempatnya dengan tidak berdaya, ia bingung harus melakukan apa untuk bisa meyakinkan para investor itu. Di tambah lagi dengan masalah Wilson yang berbohong di hadapan semua orang. Membuat citranya semakin rusak.

" Nona, saya akan mencoba memikirkan jalan keluarnya. Nona jangan khawatir!." ujar Stefany mencoba memberikan semangat pada Florin.

" Terimakasih Stefany!." Florin terlihat tidak bersemangat.

Stefany mengangguk pelan, kemudian ia membuka ponselnya yang baru saja menerima pesan. " Nona, Wilson ingin bertemu dengan anda."

Florin menatap ke arah Stefany. " Katakan padanya aku tidak ingin bertemu dengannya untuk beberapa waktu ini." ujar Florin sambil memijit pelipisnya.

" Baik nona." Ucap Stefany.

1
partini
setelah selesai,hai florin berapa lama hati bisa berubah dasar PA
partini
ko nikah sama orang lain,,percuma balik dong
partini
dasar florin PA guooooblok,,
partini
good story
partini
semua ke NY
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!