NovelToon NovelToon
Douluo Dalu : Legenda Pemanah Ilahi

Douluo Dalu : Legenda Pemanah Ilahi

Status: sedang berlangsung
Genre:Reinkarnasi / Sistem / Fantasi
Popularitas:6.9k
Nilai: 5
Nama Author: mianno

Update 1 × 10 bab per 7 hari

*******************

Li Yu’er hanyalah seorang pekerja kantor biasa di dunia modern.

Hidupnya dipenuhi lembur, kopi pahit, dan rutinitas tanpa akhir… sampai sebuah kecelakaan merenggut nyawanya dan membuatnya terbangun di dunia Douluo Dalu.

Ia bereinkarnasi sepuluh tahun sebelum kelahiran Tang San.

Di dunia tempat kekuatan ditentukan oleh roh bela diri dan soul ring, Li Yu’er terlahir dengan bakat yang bahkan mampu mengguncang seluruh Spirit Hall

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mianno, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Spar Pertama

Pagi hari di area asrama Spirit Hall sudah ramai sejak matahari belum sepenuhnya naik.

Beberapa murid terlihat berlatih di halaman belakang. Ada yang memukul boneka kayu, ada juga yang bermeditasi sambil menyerap soul power dari udara sekitar.

Suara benturan dan teriakan latihan terdengar bersahutan.

Li Yu’er berdiri di dekat jendela kamarnya sambil memperhatikan semua itu dengan tenang.

Ia sudah bangun sejak subuh.

Semalaman ia mencoba memahami perubahan pada tubuhnya setelah awakening roh bela diri.

Semakin ia merasakan soul power di dalam tubuhnya, semakin jelas perbedaannya dengan manusia biasa.

Tubuhnya terasa jauh lebih ringan.

Pendengarannya lebih tajam.

Bahkan refleksnya meningkat.

Dan semua itu baru permulaan.

Spirit master sejati dengan soul ring dan soul skill jauh lebih mengerikan.

Li Yu’er perlahan mengepalkan tangan.

“Dunia ini benar-benar berbeda…”

Tok tok tok.

Suara ketukan pintu terdengar.

Li Yu’er membuka pintu dan melihat seorang staf Spirit Hall berdiri di luar.

“Li Yu’er.”

“Senior Mo Han memintamu menuju area latihan.”

Li Yu’er sedikit mengangguk.

“Baik.”

Tak lama kemudian ia berjalan keluar menuju halaman belakang Spirit Hall.

Area latihan itu cukup luas dengan lantai batu abu-abu dan beberapa arena spar sederhana. Banyak murid Spirit Hall berkumpul di sana.

Begitu Li Yu’er muncul—

beberapa tatapan langsung tertuju padanya.

Anak dengan innate full soul power.

Berita itu sudah menyebar ke seluruh cabang Spirit Hall Kota Luo’an hanya dalam satu malam.

Di dunia spirit master, bakat adalah sesuatu yang paling dihargai.

Li Yu’er bisa merasakan rasa penasaran sekaligus iri dari tatapan mereka.

Namun ia tetap berjalan tenang seolah tidak menyadarinya.

Di tengah area latihan, Mo Han berdiri sambil berbicara dengan Elder Xu.

Ketika melihat Li Yu’er datang, Mo Han sedikit mengangguk.

“Kemari.”

Li Yu’er segera mendekat.

Tak jauh dari sana, Zhao Kai juga sudah berdiri sambil menyilangkan tangan.

Tatapannya langsung bertemu dengan Li Yu’er.

“Akhirnya datang juga.”

Nada suaranya masih terdengar arogan.

Namun kali ini Li Yu’er bisa merasakan rasa kompetitif dalam tatapan anak itu.

Mo Han melirik mereka berdua sebelum berkata,

“Aku mendengar kalian ingin melakukan spar.”

“Karena kebetulan semua murid baru juga sedang berkumpul, anggap saja ini latihan pembuka.”

Beberapa murid langsung terlihat antusias.

Spar antar spirit master muda memang cukup menarik untuk ditonton.

Apalagi salah satu pesertanya adalah genius baru yang sedang ramai dibicarakan.

Mo Han kemudian melanjutkan,

“Kalian hanya boleh menggunakan roh bela diri. Tidak boleh menyerang area vital.”

“Kalau salah satu tidak bisa melanjutkan, spar langsung dihentikan.”

“Paham?”

“Paham,” jawab Zhao Kai cepat.

Li Yu’er juga mengangguk pelan.

Tak lama kemudian mereka berdua berdiri saling berhadapan di arena.

Beberapa murid langsung berkumpul di sekitar arena.

“Menurut kalian siapa yang menang?”

“Zhao Kai sudah jadi spirit master magang hampir setahun.”

“Tapi Li Yu’er punya innate full soul power.”

“Roh bela dirinya juga katanya kelas atas.”

Bisikan terdengar dari berbagai arah.

Zhao Kai memandang Li Yu’er sambil tersenyum tipis.

“Aku tidak akan menahan diri.”

Li Yu’er menjawab datar,

“Lakukan sesukamu.”

Jawaban itu langsung membuat Zhao Kai sedikit kesal.

Ia merasa anak baru ini terlalu tenang.

Seolah tidak menganggapnya ancaman.

Mo Han mengangkat tangan.

“Mulai.”

Begitu suara itu jatuh—

WHUSSH!

Zhao Kai langsung memanggil roh bela dirinya.

Cahaya hijau muncul di tangannya sebelum berubah menjadi tombak pendek berwarna hitam.

Aura tajam langsung menyebar.

“Tipe assault?”

Li Yu’er langsung membuat penilaian cepat.

Di saat yang sama, Zhao Kai sudah bergerak maju.

Gerakannya cukup cepat untuk anak seusianya.

Jelas ia memiliki pengalaman latihan lebih banyak dibanding anak biasa.

Namun di mata Li Yu’er—

gerakan itu masih terlalu mudah dibaca.

WHUSSH!

Moonlit Arrow muncul di tangan kanannya.

Busur perak bercahaya bulan langsung menarik perhatian semua orang.

“Roh bela diri itu memang keren…”

“Tekanannya beda dari roh biasa.”

Beberapa murid langsung berbisik kagum.

Namun Zhao Kai tidak peduli.

Ia melompat maju sambil menusukkan tombaknya lurus ke arah Li Yu’er.

“Menangislah nanti!”

Tatapan Li Yu’er tetap tenang.

Tubuhnya bergerak sedikit ke samping.

SWISH!

Tombak Zhao Kai hanya melewati udara kosong.

“Apa?!”

Zhao Kai sedikit terkejut.

Refleks Li Yu’er terlalu cepat.

Namun sebelum ia sempat bereaksi—

Li Yu’er sudah menarik tali busurnya.

Cahaya biru keperakan berkumpul di udara.

Sebuah panah energi terbentuk dalam sekejap.

Mata Zhao Kai membesar.

Cepat sekali!

TWANG!

Panah cahaya melesat lurus.

Zhao Kai buru-buru mengangkat tombaknya untuk menahan.

DUAK!

Tubuhnya langsung terdorong mundur beberapa langkah.

Tangannya terasa mati rasa.

“Serangan kuat…”

Ekspresi Zhao Kai mulai berubah serius.

Ia awalnya mengira Li Yu’er hanya mengandalkan bakat.

Namun kekuatan serangan tadi jelas bukan lelucon.

Sementara itu, Li Yu’er sendiri sedikit terkejut.

“Jadi begini rasanya…”

Saat menggunakan MoonlitArrow, tubuhnya terasa sangat sinkron dengan busur itu.

Seolah memanah adalah insting alami.

Tidak perlu berpikir.

Tubuhnya bergerak sendiri.

Zhao Kai menggertakkan gigi lalu kembali menyerang.

Kali ini gerakannya lebih cepat.

Ia mencoba mendekati Li Yu’er dari sisi kiri.

Namun—

TWANG! TWANG! TWANG!

Tiga panah cahaya ditembakkan hampir bersamaan.

Gerakan Li Yu’er sangat halus dan cepat.

Zhao Kai bahkan hampir tidak melihat kapan tali busur itu ditarik.

“Cepat sekali!”

DUAK! DUAK!

Dua panah berhasil ditepis.

Namun panah ketiga mengenai bahunya.

“UGH!”

Tubuh Zhao Kai mundur beberapa langkah.

Rasa sakit menyebar di bahunya.

Meski Li Yu’er menahan kekuatan serangannya, tetap saja dampaknya cukup kuat.

Area latihan mulai ramai.

Banyak murid memandang Li Yu’er dengan terkejut.

Mereka akhirnya mengerti kenapa Spirit Hall begitu memperhatikan anak ini.

Kontrol roh bela dirinya terlalu bagus untuk anak enam tahun.

Bahkan Mo Han sedikit mengangkat alis.

“Bakat tempur alami…”

Biasanya anak yang baru awakening membutuhkan waktu lama untuk beradaptasi dengan roh bela diri mereka.

Namun Li Yu’er berbeda.

Cara ia menggunakan busur terasa terlalu alami.

Seolah sudah berlatih bertahun-tahun.

Elder Xu juga memperhatikan dengan serius.

Tatapannya perlahan menyipit.

Ia semakin yakin anak ini tidak sesederhana yang terlihat.

Di arena, Zhao Kai mulai merasa malu.

Begitu banyak orang menonton, tetapi dirinya justru terus ditekan.

“Aku belum kalah!”

Ia meraung kecil lalu mengerahkan seluruh soul power miliknya.

Tubuh Zhao Kai melesat maju lebih cepat dari sebelumnya.

Tombaknya diarahkan langsung ke Moonlit Arrow milik Li Yu’er.

Jelas ia ingin menghentikan serangan jarak jauh itu.

Namun—

mata Li Yu’er tiba-tiba berubah tajam.

Dalam sesaat, dunia di sekitarnya terasa melambat.

Gerakan Zhao Kai terlihat jelas di matanya.

Naluri tempur aneh muncul dari dalam tubuhnya.

Dan hampir secara refleks—

Li Yu’er bergerak.

Tubuh kecilnya berputar ringan ke samping.

Tombak Zhao Kai kembali meleset.

Di saat bersamaan—

Moonlit Arrow sudah diarahkan tepat ke leher Zhao Kai.

Ujung panah cahaya berhenti hanya beberapa sentimeter dari kulitnya.

Seluruh arena langsung sunyi.

Zhao Kai membeku.

Keringat dingin mengalir di dahinya.

Kalau ini pertarungan sungguhan…

barusan ia sudah kalah.

Li Yu’er perlahan menurunkan busurnya.

“Aku menang?”

Suasana tetap hening beberapa detik.

Lalu—

“Luar biasa…”

Seseorang bergumam pelan.

Tatapan semua murid pada Li Yu’er langsung berubah.

Tidak lagi sekadar penasaran.

Melainkan kagum… dan waspada.

Karena mereka baru saja menyadari satu hal.

Genius baru Spirit Hall ini…

bukan sekadar memiliki bakat tinggi.

Ia juga sangat berbahaya.

1
Dayu Mency
kok berputar" terus, padahal sebelumnya udah beberapa kali jumpa sama limit douluo
Fajar Fathur rizky
cepat update bab 46 thor
Äï
tiba² sembilan tahun njirr itu perjalanan dari akademi sampe ke rumah guru nya menghabiskan tiga tahun kah? secara pas 6thn roh bangkit, dateng ke akademi blm 2h langsung di ajak berburu roh pertama dapet cincin 100 tahun besok nya, dapet guru langsung otw ke rumah nya guru nya, blm 3h udh ujian ketemu patung freya, besok nya ke aula utama di situ cincin roh 100 tahun berubah jadi 800 dan blm sebulan sejak roh mc bangkit tp umur udh naik dari 6 tahun jadi 9 tahun. 👍
Äï
dah deg dag deg mulu njirr udh kaya indosiar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!