NovelToon NovelToon
ISTRI KONTRAK ASDOS TAMPAN

ISTRI KONTRAK ASDOS TAMPAN

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikah Kontrak / Dosen
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: Risti rika safitri

Gea menerima tawaran bara yang mengajaknya menikah,walaupun ini awalnya hanya pernikahan kontrak namun gea berharap akan tumbuh cinta diantara mereka. Atau justru harapan gea harus pupus dengan kehadiran orang ketiga yang menyukai bara? Akankah hidup gea berubah atau justru ia akan semakin merasakan sakit?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Risti rika safitri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Setelah menempuh beberapa menit perjalanan kini mereka sampai dirumah. Mungkin karena kelelahan gea pun tertidur dimobil. Bara dengan pelan menggendong istrinya,jejak air mata masih membekas dipipi gea.

"Sepertinya aku akan membuat pertemuan dengan mertuaku tanpa sepengetahuan gea"batin bara

Bara meletakkan gea dengan pelan,ia membuka sepatu istrinya dan juga menyingkirkan tasnya. Bara masuk kedalam kamar mandi untuk membersihkan dirinya. Tak menunggu waktu lama kini bara sudah selesai dengan ritual mandinya,ia hanya memakai handuk yang menutupi asetnya.

Berjalan ke arah walk in closet,memakai baju tidur dan tak lupa mengambilkan baju tidur untuk gea. Gea masih tertidur pulas,tak ingin menganggu bara pun memutuskan untuk pergi keruangan kerjanya.

"Bara"panggil sekar

"Iya ma ada apa?"tanya bara

"Duduk disini mama mau ngomong"jawab sekar

"Ada apa ma?'tanya bara

"Apa kamu tidak ada niatan untuk mengajak gea kerumah orang tuanya? Jujur saja beberapa hari yang lalu mama bertemu dengan ayu,dan mama memberitahu soal gea yang diculik. Ia terkejut dan katanya kamu tidak ada memberitahu dia"jawab sekar

Bara menghela napas panjang,ia membuka ponselnya dan membuka riwayat chat whatsaapnya.

"Mama lihat ini aku sudah memberitahu mama ayu jika gea diculik dan berada dirumah sakit,tapi sampai hari ini pesanku tak pernah dibuka"ucap bara menunjukkan bukti chatannya dengan ayu

Sekar melihat itu dan benar saja jika bara sudah memberitahu ayu,tapi mengapa ayu mengatakan tidak ada?

"Mama bingung bar,mama gak paham dengan permasalahan gea dan kedua orang tuanya"ucap sekar

"Mama ayu dan papa reo sibuk bekerja,apalagi saat mereka mulai naik jabatan dan mendapatkan penghargaan. Waktunya hanya ia abadikan untuk pekerjaan,mereka membiarkan gea sendirian dirumah,sarapan sendiri bahkan saat ada acara penting dikampus pun mereka tidak hadir karena sibuk bekerja. Jadi wajar jika saat ini gea marah kepada orangtuanya"sahut bara

Sepenting itukah pekerjaan hingga membuat mereka lupa dengan anaknya? Apakah tidak ada rasa rindu yang muncul dihati mereka? Entahlah sangat sulit untuk sekar pikirkan.

"Tadi dikantor mama ayu juga menelpon gea ia marah kepadaku karna tak bisa menjaga gea,dan aku tidak masalah dengan itu semua. Sejujurnya aku juga masih sangat bersalah akan kejadian itu"sambung bara

"Lalu bagaimana dalang nya sudah ketemu?"tanya sekar

"Sedikit lagi pria itu tidak mau mengatakan siapa yang sudah menyuruh mereka"jawab bara

"Kamu harus cepat bara jangan sampai orang itu kembali mengincar gea,mama tak ingin menantu mama terluka"ucap sekar

"Iya mama tenang aja aku bakal jagain gea,aku juga udah nyewa beberapa bodygourd untuk gea"sahut bara

"Baguslah! Lalu dimana sekarang menantu mama?"tanya sekar

"Sedang tidur sepertinya dia kelelahan karena menangis"jawab bara

"yasudah biarkanlah nanti kalau sudah bangun suruh dia makan,mama mau kekamar dulu pinggang mama sakit"ucap sekar

"Papa mana?"tanya bara

"Papa kamu keluar kota mengurusi lahan perkebunan nya disana mungkin besok dia pulang"jawab sekar

"baiklah istirahatlah ma"ucap bara

Sekar menganggukkan kepalanya,lalu setelah itu ia pun pergi kekamarnya. Bara juga berdiri dan berjalan menuju ruang kerjanya. Ia duduk dikursi nya dengan mata yang terpejam,tangannya memijit pelipisnya yang terasa berdenyut.

"Aku melupakan kontrak itu"ucap bara saat mengingat kontrak pernikahannya

Bara membuka lacinya dan mengambil kertas yang bertuliskan kontrak pernikahan. Tangannya membuka kontrak tersebut dan membacanya.

"Sudah 1 bulan pernikahan ini berjalan,kontrak ini 1 tahun. Apa aku bakar saja kontrak ini? Tapi bagaimana jika gea belum mencintaiku?"tanya bara pada diri nya sendiri

"Tapi aku bukankah gea sudah menjadi milikku seutuhnya? Berarti kontrak ini tidak berlaku kan"ucapnya lagi

"Aku tidak ingin egois,biarlah semua berjalan sesuai isi kontrak ini. Yang terpenting sekarang aku harus membuktikan kepada gea jika aku mencintainya"sambungnya lagi

Bara kembali menyimpan map tersebut,ia membuka laptopnya dan akan kembali bekerja karena tadi sempat terhenti untuk menemani gea. Bara mencari-cari kertas-kertas yang akan ia tanda tangani namun tak sengaja ia menjatuhkan sesuatu.

Bara meraihnya dan terkejut ketika melihat foto perempuan cantik yang tak lain adalah winda mantan kekasih dan cinta pertamanya.

"Kenapa foto ini masih ada disini?"tanya bara

Ia memandang foto winda yang sedang tersenyum dengan memeluk boneka yang diberikan bara. Entah sadar atau tidak bara juga ikutan tersenyum dan mengusap foto tersebut.

"Maaf mas ini kopinya"ucap gea yang mengejutkan bara

Bara langsung meremas foto tersebut dan berdiri menatap gea dengan wajah gugupnya.Ia merutuki dirinya sendiri yang malah hanyut dengan masalalu nya.

"Sayang mas bisa jelaskan"ucap bara

"Jelaskan apa mas? Foto dan senyuman kamu tadi? gapapa kok semua orang punya masalalu. Aku pamit ke kamar ya mau istirahat besok aku harus kerja aku bangun cuman ingin mengantarkan kamu kopi saja"sahut gea tersenyum

"Sayang tolong dengarkan dulu"ucap bara menahan tangan gea

"Aku gapapa mas udah biasa aja ah"sahut gea terkekeh

"Aku duluan ya"pamit gea

Bara menatap kepergian istrinya dengan raut wajah merasa bersalah,ia tak ada niat untuk menyakiti hati gea. Bara memungut foto tersebut dan berjalan keluar menuju halaman,ia membakar foto tersebut tak ingin gea semakin salah paham.

Sedangkan kini didalam kamar,gea tengah menangis. Hari ini mood nya sangat kacau,bohong jika gea tak merasa sakit hati karena melihat dengan jelas suaminya tersenyum dan mengelus foto mantan kekasihnya. Gea datang saat bara sudah mulai sibuk mencari berkas-berkas nya,ia yang terlalu fokus tak mendengar jika gea masuk.

"Kenapa rasanya sakit sekali,gea apa benar kamu sudah mencintai bara? Lalu bagaimana dengan bara? Dia saja masih mengingat masalalu nya"ucap gea lirih

Gea merebahkan tubuhnya dan menarik selimut hingga menutupi kepalanya,sesak sekali rasanya. Gea baru saja ingin mempercayai bara,gea baru saja melihat ketulusan dimata bara untukknya,namun kejadian tadi malah membuatnya ragu kembali.

Apa benar bara mencintainya? Apa benar bara peduli padanya? Atau justru ada maksud lain? Entahlah gea merasa pusing memikirkannya.

Ceklek!

Gea langsung menutupnya saat mendengar pintu dibuka,bara menghela napas saat melihat istrinya sudah seperti kecebong. Ia naik ke atas ranjang dan mendekat ke arah gea,ia kembali menghela napas dan merasa bersalah.

"Sayang maafkan mas karena membuat kamu sakit hati,maaf mas tak ada maksud untuk mengingat masalalu mas. Itu tadi hanya lah sebuah kereflekan,maafin mas ya sayang"ucap bara lembut

Gea tak menyahut matanya masih terpejam,ia sedang menahan isakan tangis yang sangat ingin ia keluarkan.

"Mas sudah membakar fotonya sayang,maafin mas ya. Tolong jangan berpikiran yang tidak-tidak,mas sangat mencintai kamu dan wanita itu hanyalah masalalu. Masa depan mas saat ini hanya kamu,tolong percaya sama mas ya sayang"ucap bara lagi

Namun gea masih memejamkan matanya,ia mendengar semua yang dikatakan oleh bara.Entah harus bagaimana menyikapinya yang jelas saat ini gea merasa ragu kembali. Mood nya juga memburuk seharian ini. Bara hanya bisa menghela napas saat melihat gea tak meresponnya sama sekali. Bara mencoba berpikir positif mungkin istrinya sudah tertidur.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!