NovelToon NovelToon
Dominasi Langit

Dominasi Langit

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi / Kultivasi / Pendekar / Dan budidaya abadi / Budidaya dan Peningkatan / Ahli Bela Diri Kuno / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:6.4M
Nilai: 4.9
Nama Author: M Rizki Pratama

Pendahuluan:

Seorang pemuda yang tidak bisa berkultivasi dengan normal, seorang pemuda yang bahkan tidak layak disebut sampah, orang yang sia-sia.

Itulah yang selalu orang katakan saat melihatnya, tapi sekarang?

Apakah dia manusia? Ataukah Dewa? Mungkinkah dia Iblis?

Dengan satu tangan membawa perdamaian dan tangan lainnya membawa pembantaian, itulah yang selalu mereka katakan.

Saat dia hadir semua keberadaan akan tertekan, Langit dan bumi ada dalam genggamanya.

Dia adalah seorang pria yang menaklukan hati setiap orang hanya dengan tatapannya,
membuat semua orang rela mati hanya karena ucapannya.

Pria yang bangkit hanya untuk menjadi penguasa - Jiang Chen

Legenda mengatakan:
Jiang Chen adalah seorang revolusioner perang yang muda dan berbakat, tapi ketika dia marah bahkan langit akan terbelah dan bumi akan berguncang ketakutan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon M Rizki Pratama, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21: Kebodohan Yan Jilin

Jiang Chen, Jilu, dan Jia Yong mengerutkan kening mendengar itu, terutama Jilu dan Jia Yong, mereka sangat menghormati Jiang Chen, tapi sekarang ada seseorang yang berani mengejeknya tepat di depan mereka, itu membuat mereka sangat marah dan hendek langsung memukuli pria itu, namun Jiang Chen mengangkat tangannya dan menghalangi mereka.

Jiang Chen menggelengkan kepalanya "Jangan hiraukan mereka, anggap saja sebagai anjing gila"

Jiang Chen sebenarnya sangat kesal, tapi dia masih tidak ingin menarik keributan, sehingga dia berusaha mengendalikan dirinya.

Pria itu marah mendengar perkataan Jiang Chen dan memandangnya dengan kesal "Apa yang kau katakan sialan, apakah kau tidak tahu siapa aku"

Jiang Chen menggelengkan kepalanya dan berkata dengan acuh tak acuh "Aku tidak tahu, Apakah kau adalah pemilik penginapan ini?"

"Bukan" Ujar pria itu dengan acuh

"Apakah kau anggota dari KlanMing"

"Bukan"

"Apakah kau memiliki saham disini"

"Tidak"

Jiang Chen mengerutkan keningnya mendengar jawaban pria itu dan berkata dengan nada yang rendah "Terus apa hak mu, untuk mengusirku dari sini"

Salah satu orang yang mengikuti pria itu berkata "Bodoh, apakah kau tidak mengenalinya, dia adalah tuan muda dari Klan Yan - Yan Jilin"

JiangChen berkata dengan nada terkejut "Ohh.... Ternyata Tuan Muda Yan, maafkan atas ketidak tahuanku"

Yan Jilin tiba-tiba merasa bangga dan mengangkat kepalanya, lalu berkata "Hmm... Aku akan memaafkan atas kelancanganmu, sekarang cepatlah berlutut dan memohon ampun"

Mereka bertiga terkejut dengan kesombongan Yan Jilin dan berpikir apakah ada yang salah dengan otaknya

Jiang Chen menggelengkan kepalanya dan berkata "Aku masih tidak menemukan alasan, kenapa kamu berani mengusir kami"

Para penonton terkejut atas keberanian Jiang Chen walapun sudah mengetahui latar belakangnya, yang sebagai tuan muda dari Klan kedua teratas di Kota Ming, mereka menggelengkan kepala mereka karna mereka pikir dia bodoh dan tidak tahu tingginya lagit.

Salah satu pengikut Yan Jilin menjawab "Kau bodoh, ucapan Tuan Yan adalah perintah mutlak di kota ini"

Jiang Chen berkata dengan kesal "Apakah kau bodoh aku sedang bicara dengan tuanmu, kenapa anjing kecil sepertimu bertingkah sombong"

Orang itu menjadi marah "kamu.."

Yan Jilin pun kesal dan berkata "Hm....Karna kamu tidak tahu tingginya langit, maka kamu hanya bisa menyalahkan kebodohanmu"

Yan Jilin melepaskan auranya yang berada di tingkat 9 Kondensasi Qi dan langsung menerjang ke arah Jiang Chen.

Melihat serangan itu, Jiang Chen masih terlihat tenang dan bahkan sangat acuh tak acuh, untungnya dia memakai topi, jika tidak dia pasti akan mengejutkan para penonton dengan ketengannya.

"Makanlah ini sialan"

Yan Jilin berteriak sambil melancarkan pukulanya, namun tepat saat pukulannya akan mendarat ke Jiang Chen, Jilu sudah berdiri didepannya dan menahan serangannya dengan mudah.

Jilu berkata dengan dingin "Seorang anjing gila sepertimu, tidak pantas untuk menyentuh Bos ku"

Jilu mengeluarkan auranya yang berada di tingkat 7 Kondensasi Qi, ini membuat semua orang terkejut karna seorang kultivator tingkat 7 bisa dengan mudah menahan serangan dari kultivator tingkat 9, namun beberapa dari mereka berpikir bahwa YanJilin belum serius dan masih menahan diri.

Yan Jilin yang terkejut oleh kedatangan Jilu, terpaksa harus mundur dua langkah, karna sebenarnya dia sudah mengerahkan semua kekuatanya pada serangan itu namun bisa di tahan dengan mudah, terutama setelah dia mengetahui bahwa Jilu hanya berada di tingkat 7 Kondensasi Qi, membuatnya marah dan tidak mau menerimanya.

Jilu berkata dengan dingin "Hm... Kau sombong di depan bos ku, hanya dengan kekuatan kecilmu itu, kau memang benar-benar tidak tahu tingginya langit"

Yan Jilin menjadi geram, karna dia tahu Jilu mengulangi kalimatnya, YangJilin berkata dengan suram "Kau sialan, aku pasti akan membunuhmu sekarang juga"

Yan Jilin pun langsung melancarkan pukulan beruntun pada Jilu. Namun Jilu bisa menghindari semua serangannya, dan membuatnya semakin kesal.

Jilu berkata dengan jijik "sampah sepertimu berani lancang di depan boss ku, sungguh tak tahu malu"

Yan Jilin yang sudah sangat marah, mulai kehilangan akal sehatnya dan langsung mengembil pedang dari pinggangnya, dan berkata "Ku bunuh kau Sialannnn...."

Yan Jilin yang sudah hilang kendali, mulai menyerang membabi buta, mungkin karna kesombongannya yang tinggi, sehingga membuat dia tidak bisa menerima kekalahannya dengan jujur.

Melihat itu Jilu masih bersikap acuh tak acuh dan mencibir "Kau memang sampah dengan sedikit tekanan saja, kau sudah menjadi gila, aku tidak tau bagaimana jadinya jika tidak ada Klan Yan di belakang untuk melindungimu"

Setelah mengatakan itu, Jilu menerjang kedepan dan melancarkan serangan yang mengarah langsung pada jantung Yan Jilin.

BAM!!

Yan Jilin yang sudah kehilangan akal sehatnya, tidak bisa menghindar ataupun bertahan, sehingga pukulan Jilu mendarat dengan lancar.

Glupp....!

Menerima itu Yan Jilin memuntahkan seteguk darah dan juga harus di paksa mundur 10 langkah sebelum menstabilkan kembali pijakannya.

Namun serangan Jilu tidak berakhir disitu, dia terus melancarkan serangan beruntun pada Yan Jilin, yang membuat dia memuntahkan banyak darah, serta memiliki wajah yang membengkak dan pucat.

Adegan itu membuat semua penonton terkejut dan tidak ada yang berani mengeluarkan suara, terutama mereka yang tadi meremehkannya, sekarang semua orang terdiam dan suasana menjadi sangat hening dan hanya menyisakan adegan Yan Jilin yang sedang dipukuli sampai mati oleh Jilu.

Yan Jilin yang sudah kehilangan banyak darah, akhirnya mendapatkan kembali kesadarannya dan berkata "Bantu aku Sialan, apa yang sedang kau lihat"

Mendengar itu, para pengikut Yan Jilin pun tersadar dan mulai mendekat untuk membantu, tapi di tengah jalan mereka dihadang oleh Jia Yong.

JiaYong berkata dengan tenang "Sebaiknya kalian, kembali ketempat kalian masing-masing, atau aku akan membuat kalian menyesalinya"

Salah satu pengikut Yan Jilin tidak terima dan berteriak pada Jia Yong "Jangan terlalu jauh Nak, kau pikir kamu bisa menanggung amarah dari KlanYan sendirian"

Jia Yong tertawa "Hahaha....Aku tidak pernah peduli dengan amarah KlanYan, namun aku dapat pastikan jika kalian tidak mundur dalam hitungan ketiga kalian akan menyesalinya"

"Satu......"

"Dua....."

Mendengar hitungan Jia Yong, sebenarnya beberapa pengikut Yan Jilin menjadi ragu-ragu dan memilih untuk mundur, mereka pikir bahwa mereka hanya mengikuti Yan Jilin dan bukan pembantunya, sehingga mereka tidak perlu berkorban, dan setelah melihat kejadian Jilu mereka menyadari bahwa Mereka bertiga juga bukan orang biasa dan bahkan berani mengabaikan Klan Yan.

Jadi mereka tidak berani mengambil resiko dan memilih mundur, namun masih ada beberapa pengkut setia Yan Jilin, dan ketika mereka melihat bahwa teman-temanya memilih mundur membuat mereka marah dan berteriak "Pengecut sialan, setelah semua yang di berikan tuan muda Yan pada kalian, kalian malah berkhianat, dasar Baj***an tak tau diri, pecundang sialan"

Beberapa orang terdiam, tapi beberapa orang juga tidak terima dan balik mengutuk "Jaga bicaramu, aku tidak sama denganmu yang merupakan anjing setianya, kami hanya berusaha menjaga hubungan baik dengannya, tidak lebih"

"Kamu...."

Sebelum bisa menyelesaikan kalimatnya Jia Yong tiba-tiba menyela dan berkata dengan acuh tak acuh "Baiklah, aku bisa menunggu tapi Bossku tidak, maka sebaiknya kalian segera maju atau aku yang harus maju terlebih dahulu"

Orang itu yang merupakan pengikut setia Yan Jilin marah dan meraung, sambil melancarkan serangannya pada Jia Yong "Sialannn......makan ini"

Melihat mereka menyerang, Jia Yong dengan santai mengambil beberapa sumpit yang ada di sebelahnya, lalu mulai melemparkannya pada mereka.

Namun karena lemparan Jia Yong sangat cepat dan tepat, membuat mereka tidak bisa menghindarinya, sehingga mereka hanya bisa melihat, setiap sumpit yang langsung menancap pada lengan dan paha mereka, serangan ini membuat mereka kehilangan kendali pada kaki dan lengannya, yang membuat mereka harus jatuh tersungkur.

"Aaaaaahhh!!"

Mereka meraung kesakitan karna setiap serang Jia Yong menancap langsung dan menembus tulang mereka.

Melihat itu, Jia Yong masih acuh tak acuh dan malah langsung menggusur mereka dengan cara menarik rambutnya, namun bukan hanya Jia Yong, Jilu juga melakukan hal yang sama yaitu menggusur Yan Jilin, dan arah mereka adalah Jiang Chen.

Setelah Jilu dan Jia Yong berdiri di depan Jiang Chen, mereka tiba-tiba membungkuk dan berkata "Bos, kami sudah membereskan semua pengganggu"

Jiang Chen tersenyum, karena dia tahu bahwa dua pria kecil ini sedang memaenkan peran untuk mengangkat derajatnya di mata semua orang.

Jiang Chen mengikuti arus dan mengangguk "Kerja Bagusss"

Adegan ini mengejutkan semua orang terutama saat adegan membungkuk, Jilu yang melepaskan topinya menarik perhatian banyak orang, karena wajahnya yang sangat indah serta rambut kuningnya yang panjang sampai pundak, membuatnya terlihat seperti seorang bangsawan, dan itu membuatnya telihat sangat tampan.

Ditambah dengan Jia Yong yang terlihat seperti seorang pujuang liar dan tampan, membuat kesan mereka berlawanan, tapi juga sangat indah saat disatukan dan ini sangat membius semua penonton.

Penonton terkejut dengan adegan ini, satu terlihat seperti bangsawan dan yang lain terlihat seperti pejuang, mereka juga seorang genius yang langka, dan pasti memiliki martabatnya sendiri, tapi sekarang mereka membungkuk di depan Jiang Chen.

Karena Jiang Chen memakai topi yang menutup wajahnya, orang-orang mulai menebak-nebak orang seperti apa dia dan kharisma apa yang dimilikinya sehingga bisa menundukan dua jenius seperti Jilu dan JiaYong.

Jiang Chen tidak menghiraukan mereka, dan berjalan perlahan pada Yan Jilin dan berkata dengan perlahan "Dulu ada seekor katak yang terjebak di dalam sumur, sejak dia lahir dia selalu di dalam sumur, dan tidak pernah mencoba memanjat keluar, karna dia bodoh dan berpikir bahwa langit hanya sebesar sumur itu"

Perkataan Jiang Chen seperti sedang membentak mereka secara halu, karena makna dari kalimat itu sangalah jelas..

Jiang Chen melanjutkan dengan santai "Sekarang aku bertanya, apakah kamu akan ganti rugi semua kerusakan ini"

Mendengar itu, Yan Jilin menjadi marah karena dia pikir Jiang Chen sedang mempermainkanya, dia menjawab dengan marah "Sialan...Aku tidak akan membayar sepeserpun untukmu"

Jelas Yan Jilin tidak mengetahui bahwa alasan Jiang Chen sebenarnya adalah karena dia sedang kekurangan uang dan tidak bisa mengganti biaya kerusakan penginapan ini.

Jiang Chen berkata dengan dingin "Kau yakin?"

Perkataan Jiang Chen membuat hati semua orang dingin, karna entah mengapa hal buruk akan terjadi pada YanJilin jika dia menolak

Yan Jilin yang marah masih tidak peduli "Kau akan mati......... Aaaaaahhhh!!!"

Namun sebelum dia selesai, Jiang Chen sudah menginjak salah satu lengannya dan mematahkannya, Jiang Chen berkata "Kau yakin"

YanJilin masih keras "Aku jamin kamu tidak akan bisa keluar dari kota ini hidup-hidup"

Jiang Chen tertawa mendengar itu "Hahahaha......Kau pikir Klan Yan mu itu penguasa dunia, kau sangat bodoh dan mungkin dimasa depan Klanmu akan hancur di tanganmu"

"Aaahhhhhh!!!"

Setelah mengatakan itu Jiang Chen kembali mematahkan lengan lainya dan kembali berkata "Kau yakin? Percayalah ini penawaran terakhirku, maka pikirkanlah karna mungkin kau akan menyesalinya"

Jiang Chen mengeluarkan niat membunuh yang sangat kuat, yang membuat semua orang di gedung merinding dan bergetar.

Disebuah ruangan dalam penginapan, ada seorang wanita yang sangat cantik dia sedang tertidur namun tiba-tiba dia terbangun oleh aura membunuh yang kuat

"Ada apa ini, aku merasakan niat membunuh yang kental dari lantai bawah"

Wanita itu pun langsung keluar dari ruangangnya dan lansung turun ke lantai bahwah, disana dia melihat Yan Jilin tergeletak di tanah dengan kedua tangannya yang sudah hancur, dan di sebelahnya terlihat seorang pria yang mengunakan topi, dan tepat saat orang bertopi itu ingin menginjak leher YanJilin.

Wanita ini berteriak dengan tegas

"HENTIKAN!!!"

1
Muh Nasrun
Umur 10 tahun harusnya masih main kelereng, kenapa sdh mengetahui wanita cantik, apa umur segitu sdh bisa mengerti tentang pacaran dan sex, thor masih2 anak2 jgn ceritanya di buat spt orang dewasa.
Muh Nasrun
Thor, pakai ilmu apa Jian cheng, sampai bisa membunuh kawannya, memahami ilmu yg di baca di perpukaan saja blm, kenapa sdh menjadi lihai, tdk di jelaskan juga ilmu apa di pakai, apa abra katabra ilmunya, ceritanya dangkal thor.
Muh Nasrun
Thor, Jilu dan Jia long hanya dpt ilmu kurtivasi, kenapa sdh bisa bertarung, dari mana ilmunya, ceritanya di buat berlogika, jgn semuanya di buat instan saja, pembaca jadi bingung thor.
Jade Meamoure
Thor novel ini kan dah lama lho tp koq belum tamat jg ya
Jade Meamoure
haishhh kasian pak'e kena tendangan mulu dari mak'e nasib nasib
Jade Meamoure
hayooo jangan umpetin anak orang
Jade Meamoure
rasa'no
Jade Meamoure
sangat bagus masih ada tuan muda yg rendah hati begitu jg semua orang yang ada di klan
Yuda Suastika
upupupupupupuppupupu
Yuda Suastika
ingat ada ming mei
Yuda Suastika
kuattttttt
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
upupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupupup
Yuda Suastika
njuuuuuttt
Yuda Suastika
upupupupupupupup
Yuda Suastika
habisinnnn
Yuda Suastika
traveling again
Yuda Suastika
mantaaappp
Yuda Suastika
msntaappp,menjadi kuaatttttt..upupupupupupupupupup
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!