NovelToon NovelToon
Cinta Sendiri

Cinta Sendiri

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cintapertama / Perjodohan / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:110.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Hanny sun

Zira harus pindah sekolah karena ulah Refan yang membuat sahabatnya menjauh darinya. Bukan karena ada paksaan tapi karena itu adalah pilihan yang tepat. setidaknya ia tidak akan berjumpa lagi dengan Refan cowok dingin dan kasar itu.

Setelah pindah Zira menjadi lebih tertutup dari sebelumnya dan tidak ingin bersahabat dengan siapapun lagi. Karena bukannya persahabatan harus didasari kepercayaan. Kecuali Deva cewek tomboi yang berhasil menjadi sahabat Zira satu-satunya.

7 tahun berlalu Zira kembali bertemu dengan Refan di waktu dan tempat yang tidak terduga. Dan mendadak orang tua Refan menjodohkan Zira dengan Refan. Sedangkan ibu Zira setuju dan meminta Zira berhenti kabur seperti dulu.

Apa yang akan terjadi dengan Refan dan Zira selanjutnya ?

IG @hanmiiie

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Hanny sun, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penolakan

Keesokan harinya Zira datang terlambat dan langsung menuju toilet di sana ada rekan kerjanya yang lain.

“enak banget ya jadi sekretarisnya pak Refan sekarang. Bisa datang telat jarang ikut rapat.”

“bagusan lagi mbak Tias sekretaris pak Refan dulu. Udah cantik, pintar, cekatan. Sempurna lah pokonya”

“oya sekarang kan mbak Tias lagi ada di ruang pak Refan. Sepertinya mau menggantikan sekretaris tidak becusnya lagi”

Zira yang sedari tadi di sana tidak peduli dengan ocehan rekan rekannya itu mendadak merasakan sakit dan sesak di dadanya. Dan dia bergegas keluar dari ruangan itu. Setelah sampai di mejanya dia teringat harus memberi dokumen penting pagi ini. Zira pun langsung masuk ruangan Refan.

“permisi. Maaf saya..” pembicaraan Zira terhenti setelah melihat apa yang terjadi di depannya.

“Zira” Refan tersadar dan mendorong Tias.

Entah apa yang telah di lakukan mereka tapi saat ini dada Zira terasa sakit.

“maaf mengganggu. Saya permisi” Zira langsung keluar dari ruangan Refan. Meletakkan berkas di mejanya dan langsung menuju lift. Entah ke mana tujuannya saat ini tapi sekarang dia sudah di luar gedung perusahaan.

Refan mengejar Zira namun tidak terlihat keberadaan Zira di matanya.

Sekarang Zira sudah berada di atap kampusnya dulu. Entah kenapa ini menjadi tempat favoritnya sejak awal masuk kuliah. sedangkan mahasiswa yang lain takut untuk naik ke atap itu.

“berengsek. Kok lu bisa lupa dengan yang di bilang wanita-wanita di toilet tadi sih Ra. Dan kenapa lu enggak ngetuk pintu dulu sih” Zira menyalahkan dirinya sendiri.

Lama zira di sana memikirkan banyak hal bahkan dia melewatkan makan siangnya hingga matahari terbenam berganti bulan.

“kamu dari mana ra?” Bu ana.

“kerjalah buk” jawab Zira santai

“terus tas kamu mana? “ Bu Zira.

“Zira tinggalkan di kantor” saat ini Zira malas sekali berdebat dengan ibunya

Jalannya terhenti saat melihat seseorang yang duduk di sofa ruang tamu.

“kamu teledor sekali. syukur nak Refan mengantarkan tas dan Hp kamu” Bu Ana

“terima kasih. Tapi bapak tidak perlu repot-repot mengantarnya ke rumah karyawan bapak yang sempit ini” Zira langsung berlalu melewati Refan

“aku mau bicara” Refan

“saya lelah. Besok saya kan masih kerja. Kalau ada hal penting Besok saja ya Bos” Zira menaiki tangga menuju kamarnya.

“maaf ya nak Refan. Biasa Zira tidak seperti itu. Tapi belakangan ini dia sedikit aneh” bu ana.

Keesokan harinya di ruang Refan.

“kejadian semalam tidak seperti yang kamu pikirkan” Refan

“Maaf karena saya terlalu lancang masuk ruangan bapak tanpa mengetu dahulu” Zira

“di sini Cuma ada kita berdua. Kamu tidak perlu formal gitu” Refan

“saya pikir saya dan bapak tidak cukup dekat untuk berbicara santai. Kata ibu saya itu tidak sopan” Zira

“Zira.. “ pembicaraan Refan terpotong

“kalau sudah selesai saya permisi ”Zira yang langsung keluar ruangan.

Siang hari Tias datang ke kantor Refan.

“Zira. Refan nya ada?” Tias tersenyum manis.

“ada. Silakan masuk saja” Zira yang sudah tidak peduli dengan mereka. Namun hatinya masih sangat sakit sekali.

“tenang Zira. Tahan perasaan mu kalau tidak Ini hanya akan menjadi Cinta sendiri. Dan akhirnya lu sendiri yang akan terluka” Batin Zira menenangkan dirinya.

Tidak berapa lama Refan dan Tias keluar ruangan.

“kami mau makan siang. Kamu mau ikut” ajak Tias

“enggak nona. Saya juga belum lapar” Zira tersenyum tanpa melihat atau melirik Refan yang berdiri di samping Tias.

“ayo ikut. Ki..” Refan

“tidak pak. Terima kasih” tolak Zira.

Menjelang sore hari Refan belum juga pulang dari makan siangnya.

“hmm apa letakkan di mejanya saja ya. Tapi ini sudah lewat jam pulang. Ya sudah aku letakkan saja” Zira

Setelah dari makan siang Refan tidak kembali ke lagi kantor. Keesokan harinya Refan melihat surat di atas meja.

“Surat pengunduran diri? Punya siapa?” Refan membukanya.

“Zira. Berani sekali dia. Bukanya nya di kontrak sudah di jelaskan” Jerit Refan Kesal.

Refan langsung menghubungi zira namun tidak di angkat. Dia juga bertanya dengan Kianu tentang surat ini tapi Kianu juga terkejut mendengarnya.

“jangan-jangan dia sudah menerima lamaran itu bro. Dan berniat tinggal di luar negeri” Kianu

“siapa yang berani melamarnya dan berani sekali dia menerima lamaran itu “ Jerit Refan dengan kesal.

Siang hari Zira sudah berada di sebuah rumah bak istana.

Zira menarik nafas dalam dan menghembuskan” haa.. Bagaimana pun dilihat lu enggak selevel dengan Refan. Dan ini sudah keputusan yang benar” melihat rumah orang tua Refan dan membayangkan rumah orang tuanya sendiri.

“kenapa kamu tidak telepon dulu sayang. Tante kan bisa siapkan masakan enak buat kamu. Oya Raya adiknya Refan sudah di sini loh. Katanya dia penasaran dengan calon Refan” Jelas Bu Lia dengan bahagianya.

“maaf Zira datang tiba-tiba. Karena ada yang ingin Zira sampaikan”

“apa itu nak”

“maaf sebelumnya kalau Zira mengecewakan tante dan om. Tapi Zira tidak bisa menerima lamaran tante dan om” Zira

“kenapa sayang. Apa Refan kurang pantas untuk kamu. Atau dia pernah menyakitimu” Bu Lia dengan raut wajah sedih.

“kami tidak saling cinta. Yaah walaupun cinta itu bisa datang kapan saja tanpa permisi. Tapi Zira tau kalau Refan sudah punya pilihannya sendiri dan itu bukan Zira.” Zira

“tante dengar sendiri kok. Kalau Refan maunya kamu yang jadi istrinya dan tante lihat sikap dia ke kamu berbeda dengan sikapnya kepada wanita lain. Sepertinya dia sangat menyukaimu” Bu Lia.

"beda karena dia sangat membenci ku" Batin Zira

“kami punya hubungan yang tidak bisa di jelaskan tante. Kami satu sekolah tapi bukan teman maupun sahabat. Apa lagi untuk menjadi pasangan. Jika Refan ingin Zira menjadi istrinya bukannya dia sendiri yang harus mengatakannya. Kenapa harus om dan tante kenapa buka Refan yang membicarakan niatnya menikahi Zira. Maaf atas kelancangan zira tante” Jelas Zira yang tanpa sadar sudah meneteskan air mata. Dan zira pun langsung tertunduk.

“pasti Refan menyakitimu? Apa yang telah di lakukannya. Kamu bisa ceritakan ke tante semuanya. Biar tante hajar dia”

“Tidak tante. Zira hanya merasa bersalah tidak bisa memenuhi janji yang sudah dibuat ayah.” Zira terus tertunduk dan menangis.

Bu Lia pun mendekati memeluk zira dan menepuk-nepuk punggung Zira untuk menenangkan nya.

“ada apa ribut-ribut mi” Raya baru turun menghampiri Bu Lia dan Zira.

“tidak apa Ay. Ini Zira yang mami papi ceritai ke kamu” Bu Lia melepas pelukannya.

“Ooo calon istri mas Refan” Raya

Zira pun secepatnya menghapus air mata yang sudah membasahi kedua pipinya.

“ini.” Raya memberi tisu ke zira yang di terima zira.

“terima kasih” Zira masih menunduk.

Raya memberi kode ke mamanya menanyakan kenapa Zira menangis. Dan mamanya memberi balasan kode karena Refan.

“Zira ini Raya adik Refan satu-satunya” Bu Lia

“salam kenal. Aku Zira” memperkenalkan dirinya.

“jadi kakak yang sudah membuat mas Refan kelepek-kelepek” Raya tersenyum

“sepertinya kamu salah orang deh.” Zira tersenyum dengan mata yang masih sembab.

“enggak mungkin salah. Mas Kianu sering cerita tentang wanita yang selalu membuat mas Refan marah-marah tidak jelas.

Walaupun abang gue itu tidak tau perasaan nya sendiri. Hmm.. Kenapa mami melahirkan makhluk tidak peka itu sih. Sama perasaannya sendiri aja tidak tau. “gerutu Raya dengan cepatnya seperti sedang Rap.

“Kianu pasti salah orang”

“kakak yang pada saat kelas 2 pindah sekolah karena mas Refan kan”

Zira hanya diam saja karena bingung mau jawab apa.

“setelah kakak pindah kak Refan terus mencari keberadaan kakak. Bahkan dia langsung mengajukan akselerasi. Karena Raya waktu itu masih di anggap anak tidak tau apa-apa jadi Kak Refan sering curhat ke raya dengan sejuta kekesalannya membahas wanita bernama Nazira.” Raya

“yang benar Ay! Kamu kenapa tidak pernah cerita. Pantas begitu mendengar nama Zira dia langsung minta cepat-cepat melamar ” bu Lia

“kalau kesal dengan aku mungkin itu benar. Karena Refan emang sangat membenci ku bahkan sampai sekarang. ”Zira yang menerima kenyataan.

“haaa. Ternyata kakak dan mas Refan sama saja ya. Sama-sama tidak mengerti perasaannya sendiri.” Raya

“bukannya aku tidak mengerti. Tapi harus tau diri untuk tidak menyukai orang yang bahkan tidak pernah melihatku dengan tulus.” Batin Zira

“sepertinya zira harus pulang deh tante. Maaf sebelumnya sampaikan salam zira ke om ya. Raya senang bertemu dengan kamu.” Zira salim dan berpelukan dengan Bu Lia dan Raya.

1
Olis Setiawati
thor terus kelanjutan Dimas sma deva , kianu sama raya gimana
melodyfatma: iya Thor
total 2 replies
Pipit Rinda Susanti
Mohon Maaf lahir dan batin🙏🙏🙏🙏
N@t@ D€ ©o©o: maaf mengganggu klo sempet mampir ya ke novel q judulnya

"Asisten Nona Muda"

thanks 🌸🌸🌸🍀🍀🍀🍀
total 2 replies
Esther Wuntu
sru ni critax.....romantis en exzien mantafff thor lnjt tyusss🙏💪
Astuty Fazrin
up upnya mana ini
Yeni Purwaningsih
di tunggu lanjutannya
Anggi Leonora Gombong
ko aku ky ga suka karakter nya zira....ya...lemah...tak mandiri manja...ga asyik orgnya
Astuty Fazrin
maña upnya
Martina Alfarizqi
semangat
Martina Alfarizqi
5 like
Martina Alfarizqi
8 like semangat
Martina Alfarizqi
semangat
Martina Alfarizqi
semangat.
Martina Alfarizqi
semangat
Martina Alfarizqi
semangat up
Astuty Fazrin
upx 2 minggu sekali ya
Hanny Sun 💎: Sebenarnya author sudah Up dari hari sabtu. Tapi sampai sekarang masih direview huhu 😖. Sabar yaa
total 1 replies
Susi Ana
like, mampir ya
Martina Alfarizqi
semangat.
Martina Alfarizqi
semangat
Joejoe
ternyata oh ternyata fita😒
Martina Alfarizqi
semangat up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!