NovelToon NovelToon
Terpaksa Menjadi Wanita Simpanan

Terpaksa Menjadi Wanita Simpanan

Status: tamat
Genre:Romantis / Pelakor / Tamat
Popularitas:8M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rini Jayanti

Merasa menjadi tumbal kehidupan yang keras membuat Alina menjadi pekerja malam yang dikorbankan oleh tantenya sendiri.

Akankah hidup Alina berubah setelah bertemu dengan Tuan Muda bernama Leon Hansen Wijaya?

Kepoin kisahnya di novel ini yah...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rini Jayanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21# Aku Jatuh Cinta Padamu

Day Eleven,

Alina melangkahkan kakinya pelan di samping Leon. Wajah Alina terlihat pucat dan perutnya berasa tidak enakan.

"Kamu sudah enakan?" Leon menghampiri Alina dan membantunya berjalan menuju kamar mandi.

"Lumayan Tuan, terimakasih sudah menolong saya,"

"Sudah seharusnya aku menolongmu. Apa mau aku bantu untuk masuk ke dalamnya?" Leon menyeringai.

"Tidak usah Tuan Muda, saya bisa sendiri," tolak Alina gugup.

"Kamu ini padahal kita sudah sering melakukannya masih saja malu-malu," ucap Leon membiarkan Alina masuk sendiri.

Pada sore hari yang masih cerah, Leon menyuruh Alina untuk duduk bersamanya di taman belakang dekat kolam renang.

Leon ingin mengajak Alina ngobrol santai menceritakan tentang jati dirinya.

Apa yang ingin dia tanyakan?

"Aku ingin tahu tentang dirimu Alina, aku memang sudah tahu hanya sebagian dan tidak ada lagi yang aku tahu. Bisa saja aku menyuruh seseorang menyelidiki masa lalumu tapi itu tidak membuatku merasa tertarik sama sekali."

Leon menyesap rokok yang ia pegang sedari tadi, baru kali ini Alina melihatnya merokok.

"Apa yang ingin Tuan tahu tentang saya?"

"Pertanyaan bagus Alina, apa orang tuamu masih ada?" pertanyaan pertama yang dilontarkannya.

"Ayah saya sudah meninggal belum lama ini dan ibu saya meninggalkan kami karena tidak tahan dengan kehidupan kami yang miskin," tangan Alina mengepal.

"Adikmu yang dirawat itu?"

"Iya Tuan, adik saya Doni mengalami kecelakaan setelah ayah meninggal. Saya baru tahu kalau keadaannya memburuk setelah kepergian saya ke Jakarta,"

Leon menatap Alina dengan tatapannya yang serius.

"Apa kamu mau bertemu lagi dengan adikmu?"

"Tentu saja Tuan, saya ingin melihat keadaannya sekarang. Saya merasa berdosa karena tidak mengurusnya di saat seperti ini," ungkap Alina. Leon melihat ada air di pelupuk matanya.

"Apa kamu pernah berpacaran?"

Kenapa tiba-tiba dia bertanya begitu?

Alina terdiam sejenak

Haruskah aku jujur padanya

"Pernah Tuan," Alina membuatnya semakin penasaran.

"Apa kamu punya pacar sekarang?" wajah Leon seperti sedang mengintrogasinya.

"Tidak Tuan, kami sudah putus beberapa waktu yang lalu,"

"Kenapa kalian putus?"

Oh Tuhan kenapa dia bertanya terus-menerus.

"Dia tahu kalau saya bekerja di Alexus."

Leon menghela nafasnya

"Kalau dia percaya sama kamu itu tandanya dia sangat menyayangimu, tapi buktinya kamu ditinggalkan karena bekerja di sana tanpa tahu apa-apa. Padahal kamu tahu sendiri kalau kamu baru melakukannya denganku kan?" Leon menatap Alina yang berada di sampingnya.

Alina jadi teringat tentang sosok Jimmy yang tega meninggalkannya di saat hidupnya hancur.

"Lalu Merry apa dia benar tantemu sendiri?"

"Iya Tuan, tante Merry adalah adik ibu saya,"

"Aku tidak menyangka ada tante yang rela menjual keponakannya. Kamu akan lihat sendiri Alina, bagaimana aku akan menghancurkannya sedemikian rupa," kesal Leon.

"Maksud anda Tuan? Anda akan menghancurkan tante Merry? Tidak Tuan saya mohon jangan, kasihan dengan anak-anaknya juga, mereka akan bernasib sama seperti saya nanti." Tanpa sadar Alina telah memegang tangan Leon.

"Hatimu sungguh baik Alina," ada perasaan berbeda menjalar di hati Leon, perasaan lain yang terjadi antara seorang pria dan wanita.

"Kamu tidak perlu khawatir lagi, aku sudah menyuruh EK untuk memindahkan adikmu ke Rumah Sakit Medika yang ada di Jakarta. Kamu tidak usah memikirkan lagi biayanya, Medika adalah Rumah Sakit keluargaku,"

"Benarkah? Terimakasih Tuan." Alina menghambur ke dalam pelukan Leon. Seketika ia langsung tersadar.

"Kamu tidak takut denganku?" Alina gelagapan.

"Mmm itu maaf Tuan, saya tidak sengaja,"

"Lupakan. Ayo ikut denganku!" ajak Leon menarik tangan Alina. Keduanya telah sampai di kamar, Alina menghela nafasnya rupanya Leon mengajaknya tidak lain hanya ingin dipuaskan saja.

***

Hari ini perlakuan Leon pada Alina sungguh berbeda, setelah mereka berdua selesai bercumbu, Leon menghadiahi Alina sebuah kalung berlian cantik. Alina sungguh terkejut, baru pertama kalinya melihat berlian seperti itu.

Bukan hanya berlian saja, Leon memberikan kejutan makan malam romantis di sebuah kapal pesiar pribadi miliknya. Gaun yang dipakai Alina sengaja dirancang khusus untuknya, malam ini Leon ingin memanjakan Alina selayaknya wanitanya sendiri.

AK berpendapat baru pertama kali Leon memanjakan seorang wanita dengan sepenuh hatinya, perlakuannya berbeda sekali saat memanjakan istrinya dulu.

"EK, apa menurutmu Tuan Muda jatuh cinta dengan Nona Alina?" Lusy menyipitkan matanya melihat keakraban yang terjalin diantara kedua insan di depan mereka.

"Jangan bergosip Lusy!" tatapan mata AK membuat Lusy bungkam seketika.

EK kau akan menjomblo selamanya.

Kita lupakan sejenak keributan antara AK dan Lusy.

"Maukah kamu menikah denganku Alina."tanya Leon dengan tatapan wajah seriusnya.

Menikah?Apa dia pikir sedang membodohiku.

"Maksud Tuan Muda?"

"Saya berpikir untuk menjadikanmu istriku saja dari pada wanita simpanan, apa kamu mau Alina?"

Alina menelan salivanya, seumur hidupnya baru kali ini ada yang terang-terangan mengajaknya menikah.

"Tapi Tuan saya tidak pantas dijadikan istri, saya wanita miskin mana mungkin bersanding dengan Tuan,"

"Yang boleh mengatakan pantas atau tidak hanya aku!"

Alina hanya bisa diam, ia bingung harus menjawab seperti apa. Bagaimana mau menikah keluarga Wijaya saja tidak setuju dengan kehadirannya apalagi dijadikan menantu Wijaya, bisa-bisa Wijaya murka seketika.

"Alina jawab pertanyaanku!"

"Apa yang aku berikan kurang? Kamu ingin apalagi dariku? Mansion? Tanah berhektar-hektar atau semua hartaku aku akan menyerahkannya untukmu Alina asalkan kamu mau menikah denganku!" ucapan Leon terdengar cukup serius tapi bukannya Alina menjadi setuju tapi penilaian Alina menjadi terbalik.

"Tuan, apa anda melihat saya sebagai wanita matrealistis? Saya memang buruk, wanita paling hina sudah menjual harga diri saya hanya untuk uang. Tapi apa anda berpikir tentang perasaan saya?" Alina menjadi melankolis, hatinya rapuh saat semua orang hanya menilainya bekerja demi uang semata.

"Alina, sedikitpun aku tidak melihatmu sebagai wanita seperti itu. Aku ingin menikahimu karena kamu berbeda dari yang lain. Kamu tidak terlihat seperti pelacur, kamu tahu Alina kalau kamu hanya menjual tubuhmu demi uang, sudah pasti aku hanya ingin mencicipi tubuhmu saja setelah itu aku akan membuangmu seperti sampah." Jelas Leon, tiba-tiba jantung Alina berdesir merasakan ada sesuatu menelusup ke dalam sanubarinya.

"Aku jatuh cinta padamu Alina," ungkap Leon lebih lanjut.

"Jatuh cinta?"

"Tuan, tolong anda pikirkan sekali lagi perkataan Tuan. Saya tidak mau pernikahan hanya dijadikan permainan. Anda harus ingat hubungan kita hanya berlandaskan surat perjanjian saja,"

Leon masih bisa bersikap santai menanggapi ucapan Alina. Di tatapnya Alina lebih dalam. Wajah cantik Alina telah menghipnotisnya terlebih sikap lemah lembut Alina memikat hatinya.

Kalau saja kita bertemu lebih awal, mungkin aku tidak harus menikahi Bella.

"Kamu yang harus berpikir Alina karena aku tidak pernah main-main dengan ucapanku,"

Leon menatap jauh ke luar jendela kapal pesiar, suasana terasa romantis apalagi ditemani lagu dari David Hazeltine - I'll Let You Know menambah suasana tambah romantis.

"Berikan saya satu malam untuk menjawabnya Tuan,"

"Dengan senang hati Nyonya Alina Hansen Wijaya."

***

Tbc...

1
Healer
jodoh ak kali c adel
Healer
syarat enak2 kali..
Healer
good job Alina ❤️💜
Healer
Leon ngidam......👍👍💜❤️
Healer
Aaron Kwok n Leon my fav actor from HK
Jannatun
Kecewa
Imas Hidayat
tasyaaaaa
Arnis Taliya
Hai itu nama ibu ,woy
Vignillia Makalunsenge
seru
Meili Mekel
semiga saja renata tdk gegabah
Meili Mekel
jgn smpe renata jatuh cinta sama alex
Meili Mekel
seandaix dokter ada di indonesia seperti kai enak banget
Meili Mekel
zia belum hamil
Meili Mekel
semiga saja anakx alina kembar
Meili Mekel
lanjut
Meili Mekel
ada yg cemburu
Meili Mekel
🤭🤭🤭🤭🤭
Meili Mekel
akhirx ada kesepakatan
Meili Mekel
kai bingunh
Meili Mekel
rita sdh mendapatkan ganjaranx
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!